Home » Review Wardah Hydra Rose Micro Gel Serum

Review Wardah Hydra Rose Micro Gel Serum

Review Wardah Hydra Rose Micro Gel Serum

GoNaturalCare.com – Akhirnya, saya memutuskan untuk mencoba Wardah Hydra Rose Micro Gel Serum, produk terbaru dari Wardah yang baru saja diluncurkan pada bulan Oktober lalu. Saya sangat penasaran dengan klaim 72 hours active-nya, terutama karena kulit saya kini memasuki fase mature dan membutuhkan hidrasi ekstra.

Saya memilih varian serum ini karena kebetulan rutinitas perawatan kulit saya belum memiliki serum. Kelebihan serum adalah meskipun ukurannya kecil, ia cenderung lebih awet karena hanya membutuhkan satu atau dua tetes untuk melembapkan seluruh wajah, dan bisa digunakan baik pagi maupun malam hari.

Wardah Hydra Rose Serum

Baik dari segi kemasan maupun tekstur gel transparan dengan mini bubble pink sangat menawan. Saya berharap setelah menggunakan produk ini, kulit saya menjadi lebih cantik.

Kesan Kedua

Kemasan botol pump terasa lebih higienis dan aman dari tumpah. Wanginya sangat samar dan menguap saat diaplikasikan ke wajah. Teksturnya kental namun mudah meresap, dan setelah meresap, kulit terasa lembap tanpa meninggalkan kesan lengket atau kilap. Produk ini benar-benar meresap, terasa kesat namun tetap lembap. Sangat cocok ditumpuk dengan sunscreen dan day cream, bahkan setelahnya diaplikasikan bedak pun tetap menyatu dengan baik.

Perbedaannya sangat terasa dibandingkan serum C-Defence Wardah yang pernah saya coba, yang terasa greasy, lengket, dan sulit meresap, serta tidak cocok ditumpuk dengan day cream.

Cara Pakai: Tekan pump secukupnya (bisa diatur volumenya), lalu ratakan ke seluruh wajah. Gunakan setelah wajah bersih, setelah memakai toner dan essence (jika ada).

Jika malam hari, saya menggunakan serum ini setelah Safi Gold Essence, kemudian ditumpuk dengan Viva Waterdrop Sleeping Mask.

Jika pagi hari, saya menggunakan serum ini sebelum sunscreen dilanjutkan dengan day cream.

Segini saja sudah cukup untuk seluruh wajah. Sangat irit!🤭

Kesan Setelah Pemakaian 7 Hari Berturut-turut

Sangat bagus. Kulit saya yang memiliki pori-pori besar dan cenderung bertekstur menjadi lebih lembut, halus, dan kenyal. Saya masih ingin melihat hasilnya setelah satu botol habis dan akan memberikan update lagi.

Jadi, apakah daya tahan kelembapan serum ini benar-benar active selama 72 jam? Ya, wajah terasa sangat lembap. Namun, setelah mencuci muka, kelembapan tersebut berkurang. Bukan berarti wajah menjadi kering, tentu saja. Saya tidak mencoba untuk tidak menggunakan pelembap selama 3 hari setelah menggunakan serum ini, karena hal itu tidak masuk akal.😂

Bagaimanapun juga, kita tetap harus menggunakan pelembap setelah mencuci muka.

Mungkin karena saya hanya menggunakan serumnya saja. Jika menggunakan rangkaian Hydra Rose yang lengkap, ceritanya mungkin akan berbeda.

Mari kita bahas lebih lanjut mengenai ingredients-nya.

Penjelasan Ingredients Wardah Hydra Rose Micro Gel Serum

Bahan Aktif

Trehalose.
Merupakan sejenis gula alami dari tumbuhan yang berfungsi sebagai pelembap kulit (skin-moisturizing) dan humektan (menjaga kadar air di lapisan kulit). Contoh tanaman yang mengandung trehalose adalah kaktus, yang memungkinkannya menyimpan cadangan air yang cukup. Banyak skincare Korea menggunakan ekstrak kaktus sebagai bahan aktif, salah satunya karena kandungan trehalose yang diharapkan mampu menghidrasi kulit dengan baik.

Saccharide Isomerate.
Merupakan pelembap luar biasa yang mampu menahan kelembapan kulit hingga 72 jam. Berasal 100% dari tumbuhan, komponennya menyerupai karbohidrat alami yang ditemukan di lapisan kulit kita. Bahan ini memiliki kemampuan ajaib untuk mengikat air di lapisan kulit dan menahannya hingga 3 hari, sehingga kulit terhindar dari kerusakan dan kekeringan.

Allantoin.
Merupakan senyawa unik yang secara alami ditemukan pada tumbuhan, hewan, maupun mikroba, termasuk yeast. Juga dapat diperoleh dari ekstrak tanaman comfrey. Senyawa ini berfungsi menenangkan kulit dan merangsang pembentukan sel kulit baru, sehingga mempercepat penyembuhan luka.

Sodium Hyaluronate.
Bahan bintang (superstar) dan skin-identical. Bersifat seperti spons yang mampu menyerap kelembapan dari udara sekitar lalu menahannya di lapisan kulit kita. Karena struktur molekulnya menyerupai kulit kita, bahan ini cocok untuk semua jenis kulit, bahkan kulit sensitif sekalipun.

Baca juga : Ingredients Hadalabo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion (penjelasan lengkap)

Brassica Campestris (Rapeseed) Seed Oil. Dikenal sebagai minyak kanola. Mengandung antioksidan, tinggi vitamin E, dan asam lemak (omega 3). Merupakan agen pelembap (moisturizing), anti-inflamasi, dan agen anti-kerutan (anti-wrinkle agent). Juga membantu memperbaiki tekstur kulit.

Rose Extract.
Ekstrak bunga mawar, ratu bunga. Meskipun posisinya di urutan terakhir, ekstrak tanaman memang tidak membutuhkan konsentrasi tinggi. Bagi sebagian orang, ekstrak tanaman (terutama yang mengandung minyak atsiri) dapat menimbulkan sensitivitas kulit (alergi). Bahkan situs Paula’s Choice memberinya peringkat poor. Jadi, untuk bekerja optimal, tidak harus dengan konsentrasi tinggi. Sebaliknya, pada konsentrasi yang pas, bahan ini berfungsi sebagai antioksidan, pelembap (moisturizer), anti-inflamasi, penenang kulit (skin-soothing), antibakteri, dan anti-penuaan (anti-aging).

Tocopherol. Vitamin E murni. Merupakan antioksidan kuat dan pelembap kulit (skin moisturizer). Vitamin E berbentuk minyak, sehingga konsentrasinya dalam bahan aktif skincare tidak boleh terlalu banyak karena bahan minyak berpotensi memicu komedo.

Bahan Pelengkap

Propanediol.
Berfungsi sebagai pelarut. Merupakan alternatif yang lebih alami dari propylene glycol. Terbuat dari gula jagung, juga berfungsi sebagai pelembap kulit (skin-moisturizing) dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives-booster).

Butylene Glycol
Merupakan bahan multifungsi: sebagai pelarut, membantu formula agar cepat dan mudah meresap ke dalam kulit (penetration enhancer), membuat formula produk mudah diratakan (slip agent), dan mengikat kadar air di lapisan kulit (humectant).

Glycerine
Bahan pelengkap yang sering ditemukan di berbagai produk skincare. Bahan ini adalah bintang dan bersifat skin-identical. Fungsinya adalah sebagai pelembap yang secara alami hadir di kulit kita. Bahan ini sangat umum digunakan, efektif, dan terjangkau. Menjaga lipid kulit tetap terhidrasi sehingga melindungi kulit dari iritasi dan membantu mengembalikan fungsi skin barrier. Dalam konsentrasi tertentu, mampu memperbaiki kulit yang sangat kering.

Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer
Berfungsi sebagai agen pembentuk gel (gelling-agent), yaitu bahan yang mengubah air menjadi tekstur gel yang indah. Intinya, ini adalah bahan pembuat gel yang baik dan tidak meninggalkan kesan lengket.

PEG-32
Dikenal sebagai Polyethylene Glycol. Polimer yang banyak digunakan dalam industri pangan, farmasi, maupun kosmetik. Sifatnya stabil, mudah menguap, dan dapat mengikat pigmen. Dalam skincare, bahan ini berfungsi sebagai pelarut sekaligus humektan.

1,2-Hexanediol
Bahan pelengkap multi-talenta: pelarut, pelembut kulit (emollient), peningkat kadar air di lapisan kulit (humectant). Juga merupakan peningkat aktivitas antimikroba (anti-microbial booster) sehingga meningkatkan efektivitas pengawet (preservatives).

Disodium EDTA.
Berfungsi sebagai agen pengkelat (chelating agent). Hampir semua produk skincare menggunakan bahan ini. Fungsinya adalah mengikat ion logam dan membuatnya tidak aktif, sehingga mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur formula.

Trideceth-9.
Emulsifier. Membantu minyak dan air bersatu dalam formula.

Diazolidinyl Urea.
Salah satu jenis pengawet yang melepaskan formaldehida, selain DMDM Hydantoin. Jangan langsung panik, konsentrasi maksimal yang diperbolehkan hanya 0,5%, dan jumlah formaldehida yang dikeluarkan jauh lebih kecil, sekitar 0,2%. Menurut CIR (Cosmetic Ingredients Review), bahan ini masih tergolong aman. Namun, keputusan akhir tetap tergantung pada Anda dan kondisi kulit Anda.

PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.
Emulsifier.

Synthetic Fluorphlogopite.
Merupakan mika sintetis. Berfungsi sebagai pengatur kekentalan (viscosity controller).

Agar
Polisakarida yang diperoleh dari rumput laut/alga. Kandungan galaktosa yang tinggi menjadikannya bahan yang baik sebagai pengemulsi sekaligus penambah kekentalan sehingga tercipta formula dengan tekstur gel yang halus (smooth). Selain itu, agar juga memiliki aktivitas antioksidan dan bersifat melembapkan (emollient).

Cetearyl Olivate.
Ester yang terbuat dari cetearyl alcohol dan asam lemak dari minyak zaitun. Bersama dengan Sorbitan Olivate (dikenal sebagai Olivem 1000), berfungsi sebagai pengemulsi alami (natural emulsifier) dan menciptakan cairan dengan struktur kristal. Berkat Olivem 1000, bahan aktif yang bersifat melembapkan, memperbaiki skin barrier, dan menenangkan kulit (skin soothing), menjadi dua kali lipat efeknya ke kulit. Singkatnya, Olivem 1000 bekerja sebagai peningkat bahan aktif (active ingredients booster).

Citric Acid dan Sodium Citrate
Pengatur pH (pH adjuster).

Polysorbate 20
Berfungsi sebagai emulsifier.

Pengawet.
Phenoxyethanol, Chlorphenesin, Diazolidinyl Urea, Ethylhexylglycerin.

Bahan Pemicu Fungal Acne
Brassica Campestris (Rapeseed) Seed Oil, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Cetearyl Olivate, Sorbitan Olivate, Polysorbate 20.

Logika sederhana: Garam tidak menyebabkan hipertensi, tetapi memperparah kondisi hipertensi. Minum es teh tidak serta-merta membuat seseorang flu, tetapi jika sedang flu nekat minum es teh, flu tidak akan kunjung sembuh. Sama halnya dengan bahan-bahan ini. Mereka tidak akan menyebabkan fungal acne, tetapi hanya memperparah kondisinya.

Sebenarnya fungal acne mudah diobati, cukup minum obat antijamur. Yang sulit adalah mengidentifikasi apakah benar fungal acne atau bukan, apalagi jika terdapat di wajah, sering tertukar dengan jerawat biasa.

Bahan Pemicu Komedo
Butylene Glycol (1). Abaikan saja karena kadarnya rendah.🤭

Kesimpulan

Di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, begitu pula skincare tidak ada yang sempurna. Artinya, tidak semua cocok dan berkata bagus. Reaksi dan ulasan tentu tergantung pada kondisi kulit masing-masing.

Setelah mengetahui ingredients dan mengenali kondisi kulit, tentu kita sudah memiliki gambaran seperti apa efek produk ini di wajah kita.

Namun, tetap formulasi dari keseluruhan ingredients lah yang menentukan. Jadi, kita tidak akan benar-benar tahu efeknya sebelum benar-benar mencobanya sendiri. Hehehe…

Pada kulit saya, Wardah Hydra Rose Micro Gel Serum ini cocok, membuat kulit menjadi sangat lembap dan kenyal. Sangat ringan dan tidak menyebabkan wajah menjadi greasy, berminyak, iritasi, alergi, ataupun berjerawat.

Hasil foto banyak dipengaruhi oleh faktor pencahayaan, tetapi yakinlah, itu tidak menggunakan filter. Kenyataannya, jika diraba, kulit Anda tidak akan berbohong.🥰

Satu hal yang tidak saya sukai adalah tidak adanya kandungan niacinamide di dalamnya, padahal itu adalah bahan favorit saya.🤭

Ya, memang spesifikasi Wardah Hydra Rose ini bukan untuk ‘mencerahkan’ tetapi lebih ke ‘hidrasi kulit’ (skin-hydration). Jadi wajar saja jika tidak ada niacinamide.😂

✔️ Beli di mana? Cek promonya di Official Store

Baca Juga:

Wardah Hydra Rose Micro Gel Serum
30ml
IDR. 110k

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *