GoNaturalCare.com – Wardah White Secret Facial Wash adalah produk yang pernah dicoba penulis sebelum beralih ke produk Himalaya. Pengalaman penggunaan produk ini dibagikan setelah kemasan aslinya sudah tidak ada, sehingga lebih tepat disebut sebagai cerita pengalaman daripada ulasan formal.
Penulis memilih Wardah White Secret Facial Wash setelah membaca daftar kandungannya yang mencantumkan Lactic Acid, Glycolic Acid, dan Salicylic Acid. Berdasarkan logika bahwa kombinasi pH basa pada sabun dengan kandungan asam dapat menyeimbangkan pH kulit dan menghasilkan busa yang minim, penulis merasa yakin dengan pilihannya. Hal ini penting mengingat kulit penulis cenderung kering jika menggunakan sabun yang terlalu basa dan berbusa banyak.
![]() |
| Wardah White Secret AHA BHA Foto by Hena Sugiani (soco member) |
Apa yang membuatmu tertarik dengan Wardah White Secret Facial Wash?
Ketertarikan awal penulis terhadap Wardah White Secret Facial Wash didorong oleh daftar kandungannya yang kaya akan asam: Lactic Acid, Glycolic Acid, dan Salicylic Acid. Penulis berlogika bahwa kombinasi asam dalam sabun yang cenderung basa akan menghasilkan keseimbangan pH yang baik untuk kulit, sekaligus menghasilkan busa yang lebih sedikit. Dugaan ini terbukti benar, di mana produk ini memiliki busa yang tidak terlalu banyak, bertekstur gel bening, dan aroma yang lembut, sesuai dengan preferensi penulis yang memiliki kulit cenderung kering dan sensitif terhadap sabun berbusa tinggi.
Bagaimana kesan selanjutnya?
Setelah menghabiskan satu tube berukuran 100ml, kulit penulis yang biasanya rewel terhadap produk pencuci wajah tidak menunjukkan reaksi negatif yang berarti. Hal ini menjadi indikator positif mengenai kecocokan produk tersebut dengan kondisi kulit penulis.
Apakah Wardah White Secret Facial Wash bisa mencerahkan wajahmu?
Mengenai efek mencerahkan, penulis menyatakan bahwa perubahannya tidak terlalu signifikan pada kulitnya, yang memang sudah cerah secara alami. Namun, efektivitasnya dalam membersihkan wajah sangat terasa. Kandungan AHA dan BHA sebagai eksfoliator bekerja efektif mengangkat minyak, kotoran, dan sel kulit mati, membuat kulit terasa bersih.
Bisa menyebabkan breakout nggak?
Potensi breakout dari produk ini bisa bervariasi. Untuk kulit normal, berminyak, berjerawat, atau kulit yang tidak sensitif, produk ini cenderung aman. Namun, bagi kulit sensitif, ada kemungkinan reaksi negatif terhadap beberapa bahan, seperti citrus aurantium dulcis (orange) fruit extract dan citrus medica limonum (lemon) fruit extract. Ekstrak buah jeruk ini, menurut beberapa sumber, dapat memicu sensitivitas kulit. Ditambah lagi dengan keberadaan AHA, BHA, dan SLS (Sodium Lauryl Sulfate), yang juga berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
Kalo reaksi purging gimana?
Ada kemungkinan produk ini memicu purging, yaitu proses pengeluaran kotoran yang tersembunyi di dalam kulit. Reaksi ini umum terjadi ketika kulit terpapar produk dengan bahan aktif seperti retinol, retinoid acid, ascorbic Acid (VIT C murni), AHA, dan BHA.
Baca juga : Review Bentonite Clay: Aztec Secret Indian Healing Clay
Apakah Wardah White Secret Facial Wash dapat memicu fungal acne?
Penulis berpendapat bahwa sabun wajah yang bersifat rinse-off (dibilas) umumnya tidak memicu fungal acne. Logikanya, kandungan yang berpotensi menjadi makanan jamur Malassezia (penyebab fungal acne), seperti minyak atau asam lemak, akan terbilas oleh air sebelum sempat bereaksi.
Apa yang kamu sukai dari sabun Wardah secret white?
Salah satu hal yang disukai penulis adalah sensasi licin pada wajah setelah membilasnya, berbeda dari sabun kebanyakan yang terasa kesat. Wajah terasa ringan, bersih, namun tidak kering atau terasa ‘ketarik’.
Oya. Adakah Ingredients yang perlu digarisbawahi?
Tentu saja. Berikut adalah beberapa bahan kunci dan bahan yang perlu diperhatikan dalam Wardah White Secret Facial Wash:
➡️Key Ingredients
- Lactic Acid: Termasuk dalam golongan AHA.
- Panthenol: Merupakan pro Vitamin B5.
- Glycolic Acid: Golongan AHA yang lebih kuat.
- Salicylic Acid: Termasuk dalam golongan BHA.
- Vaccinium Myrtillus Fruit Extract: Ekstrak buah Billberry.
- Saccharum Officinarum (Sugar Cane) Extract: Ekstrak tebu.
- Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract: Ekstrak mapel.
➡️Ingredients Kontroversial
Kategori ini merujuk pada bahan-bahan yang berpotensi memicu iritasi, alergi, atau sering diperdebatkan efektivitas dan keamanannya:
- Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Extract
- Citrus Medica Limonum (Lemon) Fruit Extract: Kedua ekstrak jeruk ini bertujuan mencerahkan kulit, namun bagi kulit yang sangat sensitif, disarankan untuk berhati-hati.
- SLS (Sodium Lauryl Sulfate): Agen surfaktan yang dapat memicu iritasi.
- DMDM Hydantoin: Jenis pengawet yang dapat melepaskan sedikit formaldehida.
➡️Tips Tambahan
- Gunakan secukupnya. Meskipun busanya minim, tetap pijat lembut, terutama pada area yang rentan komedo. Kandungan AHA dan BHA akan tetap bekerja mengangkat kotoran dan membersihkan pori.
- Setelah mencuci muka dengan Wardah White Secret Facial Wash, wajib gunakan tabir surya. Kandungan asam dalam produk ini dapat membuat kulit lebih fotosensitif.
Repurchase nggak?
Penulis menyatakan tidak akan membeli kembali produk ini karena telah menemukan produk lain yang dianggap lebih baik. Namun, Wardah White Secret Facial Wash tetap menjadi pilihan kedua penulis sejauh ini.

Penulis menambahkan bahwa kondisi kulitnya tidak mengalami perubahan drastis meskipun telah mencoba berbagai produk, namun ia merasa penggunaan produk perawatan, termasuk sabun wajah ini, tetap memberikan dampak positif dibandingkan tidak menggunakan apa pun.
Update…
Setelah jeda lebih dari setahun dan bosan dengan produk Himalaya, penulis kembali mencoba Wardah White Secret Facial Wash. Keputusan ini didasari oleh kebutuhan akan pembersih wajah yang juga berfungsi sebagai eksfoliator.
|
|
| Wardah White Secret Facial Wash. dokpri |
Kali ini, penggunaannya tidak setiap hari, melainkan sekitar dua kali seminggu, diselingi dengan Kojie San dan Oatmeal. Penggunaan kembali ini bertujuan untuk mencegah komedo dan mengatasi kulit yang terasa kasar atau gradakan. Penulis bahkan membiarkan produk ini menempel di wajah selama kurang lebih 5 menit sambil memijat lembut area yang rentan komedo, seperti sekitar hidung, dagu, dan alis, untuk membantu mengangkat komedo.
Penulis juga baru mengetahui bahwa kombinasi ekstrak tumbuhan seperti Billberry, sugar cane, Orange, Lemon, dan sugar maple dikenal sebagai ACB Fruit Mix, yang berfungsi sebagai eksfoliator alami. Dengan demikian, selain lactic acid dan glycolic acid, produk ini juga diperkaya dengan ACB Fruit Mix yang membantu mengikis dan mencegah penumpukan sel kulit mati penyebab pori tersumbat.
Bagi yang tertarik mencoba, penulis menyarankan untuk mengecek harga di berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, atau Lazada, karena terkadang ada diskon menarik.
Baca juga:



Leave a Reply