GoNaturalCare.com – Setelah tren toner cuka apel yang sempat viral, kini perhatian beralih pada toner kombucha. Salah satu produk yang menarik perhatian dan telah terjual ribuan unit di platform e-commerce adalah toner Kombucha dari Goshelby.
|
|
| Toner Kombucha yang terjual ribuan di Shopee. |
Toner Kombucha Goshelby diklaim memiliki berbagai manfaat untuk kulit, di antaranya:
- Mengangkat sel kulit mati.
- Membersihkan komedo.
- Menyamarkan tampilan pori-pori.
- Menjaga elastisitas kulit.
- Mencerahkan kulit yang kusam, mengatasi hiperpigmentasi, dan noda bekas jerawat.
- Membantu dalam pengobatan jerawat.
Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 27.000 untuk kemasan 60ml.
Cek Komposisi Toner Kombucha
Ingredients:
Water, scoby kombucha, black Tea, sugar.
Penjelasan Ingredients
Scoby Kombucha.
Scoby adalah singkatan dari Simbiotic Colony Of Bacteria and Yeast, yang merupakan koloni bakteri dan ragi yang berperan dalam proses fermentasi teh menjadi kombucha. Kombucha pada dasarnya adalah hasil fermentasi teh, yang mengandung komponen utama teh seperti antioksidan, Vitamin C dan E, asam organik, enzim hidup, serta probiotik. Asam organik yang terkandung, seperti acetic acid, gluconic acid, dan glucoronic acid, termasuk dalam golongan AHA yang bermanfaat untuk eksfoliasi kulit.
Baca juga : Cek Ingredients Olay Regenerist Retinol24 Serum
Probiotik dalam kombucha berfungsi menyeimbangkan ekosistem bakteri pada kulit, menekan pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menyebabkan infeksi, sehingga sangat baik untuk mengatasi jerawat dan fungal acne.
|
|
| Wujud SCOBY kombucha. Kayak jelly padahal itu koloni bakteri. |
Bagi yang tertarik, kombucha dapat dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan starter kombucha (scoby kombucha) yang banyak dijual di pasaran. Dengan merendam scoby dalam teh manis dan menunggu selama 2-3 minggu, teh manis akan berubah menjadi kombucha yang dapat dikonsumsi sebagai minuman sehat atau digunakan untuk perawatan kulit.
Black Tea.
Teh hitam mengandung vitamin, mineral, kafein, dan antioksidan kuat seperti epigallocatechin gallate, theaflavins, thearubigins, serta asam amino L-theanine. Kandungan ini membantu menetralisir radikal bebas, menutrisi kulit, serta memberikan efek menenangkan (soothing) dan calming.
Sugar.
Gula berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakteri untuk membantu proses fermentasi. Selama fermentasi, gula diubah menjadi alkohol, yang kemudian diubah menjadi asam asetat oleh bakteri acetobacter. Inilah sebabnya mengapa produk fermentasi umumnya memiliki rasa asam, seperti yakult, kefir, kimchi, dan cuka.
Kesimpulan
Toner kombucha memiliki kemiripan dengan toner cuka apel karena keduanya merupakan produk fermentasi. Perbedaan utamanya terletak pada bahan dasar fermentasi, yaitu teh untuk kombucha dan apel untuk cuka apel. Komposisi vitamin dan mineral akan bervariasi tergantung bahan dasar fermentasi, namun kandungan asam organik, enzim, serta probiotiknya cenderung serupa.
Produk ini diklaim terbuat dari 100% bahan alami tanpa tambahan bahan pengawet. Keberadaan probiotik dan enzim hidup dalam produk fermentasi membuatnya tidak memerlukan pengawet tambahan, karena pengawet dapat membunuh mikroorganisme bermanfaat tersebut. Kekhawatiran akan kontaminasi bakteri patogen juga dapat diatasi oleh bakteri baik yang terkandung di dalamnya.
Toner kombucha dapat diperlakukan sebagai acid toner karena kandungan asam alaminya (natural AHA). Bagi pengguna baru atau pemilik kulit sensitif, disarankan untuk tidak menggunakannya setiap hari, melainkan cukup 2-3 kali seminggu. Untuk kulit sensitif, disarankan untuk mengaplikasikan toner, menunggu selama 10 menit, lalu membilasnya.
Pengguna disarankan untuk memeriksa pH toner menggunakan kertas lakmus. Jika pH-nya mendekati pH alami kulit, maka penggunaannya setiap hari mungkin tidak menjadi masalah. Manfaat toner kombucha secara umum mirip dengan acid toner lain untuk eksfoliasi dan chemical peeling, dengan tambahan bonus vitamin dan antioksidan dari teh hitam, serta probiotik dan enzim dari scoby kombucha.
Namun, seperti halnya acid toner lainnya, ada kemungkinan timbul sensasi tingling, sensitivitas terhadap cahaya, atau reaksi purging. Bau yang mungkin tercium menyengat, kecut, atau aneh adalah hal yang wajar untuk produk fermentasi.
|
|
| Toner DIY Cuka apel. Dok. Skincapedia. |
Sebagai perbandingan, toner cuka apel buatan sendiri yang menggunakan starter ACV Bragg, rutin digunakan penulis 2 kali seminggu untuk eksfoliasi atau saat muncul calon jerawat. Toner ini terbukti ampuh membantu meredakan jerawat, meskipun baunya cukup menyengat. Semakin lama produk ini dibuat, semakin kuat kandungan asamnya dan semakin menyengat pula baunya.




Leave a Reply