Home » 11 Pertolongan Pertama Positif Covid [Pengalaman Pribadi]

11 Pertolongan Pertama Positif Covid [Pengalaman Pribadi]

11 Pertolongan Pertama Positif Covid [Pengalaman Pribadi]

GoNaturalCare.com – Assalamualaikum Dear pembaca setia… Apa kabar kalian? Mudah-mudahan kita semua dalam keadaan sehat dan semangat. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman pribadi menjalani masa karantina karena positif Covid.

Virus Covid-19 scientificanimation.com

Qodarulloh saya dan suami diberi “kesempatan” ber-sua dengan covid. Jadi tanggal 9-31 Desember kami menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Pada awalnya gejala hanya seperti demam dan berlanjut menjadi gejala covid, akhirnya suami memutuskan Swab PCR dan dinyatakan positif. Saya sendiri sebenarnya juga curiga, tapi nggak swab, hmm biaya swab mandiri ini juga nggak murah ternyata, Gaes.

Nah, berikut adalah pertolongan pertama kami saat curiga bahwa kami positif.

11 Pertolongan Pertama Positif Covid

1. Konsumsi Vit C dan Zinc

Yang kami lakukan waktu itu sesuai petunjuk dokter adalah mengkonsumsi tablet/kapsul vit C 500mg x 2, pagi dan sore hari selama 5 hari pertama. (waktu itu saya pake enervon C, sebab udah komplit Vit C + B kompleks). Selanjutnya cukup sehari 1 kapsul. Zinc Sulfate Heptahydrade 2 x1 hari. Vit C dan Zinc ini penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk zinc dan vit c ini bisa dicari sendiri diapotek. Oya, kalo di apotek biasanya Zinc nya yang monohydrate, kalo itu dosisnya 3x 1hari. Dan akan lebih baik jika ditambah suplemen Vit E.

2. Antibiotik

Well. Mungkin ada yang protes. Loh. virus kan nggak mempan antibiotik? Iya memang betul. Antibiotik ini fungsinya mencegah infeksi sekunder, Gaes. Selama kita di ‘hijack‘ sama virus covid ini, bisa jadi ada bakteri yang ikut ‘nimbrung’ menyerang kita. Naa kalo itu terjadi bisa berabe kan? daya tahan tubuh kita jadi terganggu dan akhirnya bisa bikin drop. Untuk antibiotik dosisnya 1×1 hari di minum pada jam yang sama dan HARUS dihabiskan.

3. Parasetamol

Jadi selama virus ini masih nempel, gejala bisa beragam. Mulai panas naik turun, kepala pusing cekot-cekot, nyeri sendi, dll. Sehingga parasetamol cukup memainkan peran penting.

4. Obat Kumur Antiseptic

Dokter kami menganjurkan Betadine obat kumur yang mengandung povidone iodine 1%. Kumur-kumur pake itu bisa 3-5 kali sehari. Bisa juga, menurut vidio-nya Hotman Paris, blio juga habis kena covid. Sama dokter blio disarankan untuk sering-sering membersihkan hidung dengan cutton bud yang telah di celup dengan Betadin obat kumur ini. Yaa secara covid nge-hijack-nya lewat hidung. Dengan melakukan pembersihan hidung ini diharapkan akan menghambat penyebaran virus ke paru-paru.

Silakan Cek vidionya, Gaes..

5. Obat Batuk

Gejala yang umun terjadi adalah batuk kering dan tenggorokan sangat gatal sekali. Kadang sampai malam nggak bisa tidur karena batuk menggigil. Naa obat batuk memainkan peran di sini. Jadi, memang kalo penyakit akibat virus, yang di obati adalah gejala yang timbul, Gaes.

6. Minyak kayu putih

Menurut artikel yang ditulis oleh Dr. Idrianti Sp.KK bahwa minyak kayu putih bisa menghambat replika virus. Berikut manfaatnya:

  • Anti bakteri,
  • anti jamur,
  • bisa meng-inaktivasi airborne virus,
  • kandungan 1,8 cineol-nya berfungsi sebagai antiinflamasi.
  • Kandungan eucaliptus-nya berfungsi sebagai ekspectoran, mukolitik dan Decongestan.

Cara pakainya:

  1. Minyak kayu putih dibalurkan ke dada, perut, dan punggung.
  2. Baluri dengan minyak kayu putih lalu letakan di tengah lidah, lakukan 3-4 kali sehari.
  3. Campurkan 1 tetes minyak kayu putih ke dalam teh hangat, lalu minum 2-3 x sehari.

7. Obat Herbal

Obat herbal juga cukup membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi gejala. Waktu itu kami mengkonsumsi rebusan jahe, kunir, sereh dan jeruk lemon. Juga madu, bawang hitam dan susu kambing. Untuk dosisnya bisa di sesuaikan dengan kebutuhan.

8. Peppermint Essential Oil

Naa…ini ramuan andalan saya kalo lagi flu dan batuk. Caranya teteskan Peppermint Oil ke dalam air hangat lalu hirup uap nya. Hmm ini benar-benar membolongkan hidung kalo lagi buntet karena flu. Efek nya seperti menghirup inhaler, bedanya Peppermint EO adalah minyak atsiri yang 100% di ekstrak dari tanaman Mint. Sehingga betul-betul memiliki kemampuan purifikasi. Dan jika di hirup lewat mulut dia bisa melegakan tenggorokan kalo lagi batuk. Kemudian air hangatnya bisa di minum juga.

Yups. Jadi selain efek semriwing mentolnya, peppermint ini juga bersifat anti bakteri, anti jamur, dan juga anti virus. Dengan kita menghirup uap nya lewat hidung dan tenggorokan kita, diharapkan akan menghambat penyebaran virus yang bercokol di hidung dan tenggorokan kita, Gaes.

Dan ini ampuh banget. Saya sudah berkali-kali membuktikan sendiri. Misalnya jika saya ada gejala mau flu atau batuk, saya coba menghirup uap panas+ peppermint ini, 2x sehari, alhasil saya nggak jadi flu atau batuk.

Waktu covid ini menyerang, dan kebetulan gejala nya adalah batuk, saya menggunakan peppermint oil ini, dan akhirnya batuk jadi reda. Malam bisa tidur nyenyak.

Pastikan minyak peppermint nya 100% Essential Oil ya. Sekarang banyak kok merk lokal yang bagus dengan harga terjangkau, kalo saya sendiri pake Nusaroma, bisa cek harganya di tokopedia.

9. Istirahat Cukup dan Makan Bergizi

Tidur paling nggak 8 jam sehari. Selama Isoman rasa bosan atau kepikiran kerjaan pasti ada ya. Yang lain kerja, kita malah enak-enak tidur di rumah. Tapi memang harus seperti itu, Gaes. Istirahat yang cukup dan makan yang bergizi bisa memulihkan kondisi tubuh. Selain itu, dengan berada di rumah, kita justru bisa melindungi orang lain agar tidak tertular.

10. Berjemur

Lakukan di pagi hari antara jam 8-jam 10. Usahakan sinar matahari bisa langsung mengenai kulit punggung kita cukup 15 menit saja.

11. Tetap Lakukan Protokol Kesehatan

Tetap mematuhi protokol kesehatan meski di rumah. Selalu pakai masker cuci tangan, dan jaga jarak. Tidak keluar rumah, kecuali untuk hal-hal penting seperti beli obat/vitamin atau kebutuhan dapur.

Nah, itu tadi adalah penanganan pertama jika terkena Covid. Bagaimana pun juga Covid-19 sama sekali tidak bisa dianggap enteng. Jika kita tidak waspada dan tidak menyadari gejalanya sejak awal maka penanganan bisa terlambat dan berakibat fatal, terutama jika fisik kita tidak kuat.

Gejala Covid yang Kami Alami

1. Demam 38 derajat

Awalnya saya nggak kepikiran macam-macam. Saya pikir demam biasa karena kebetulan musim hujan dan kecapekan. Saya berpikir begitu karena demam nggak terlalu tinggi, Gaes. Nggak pernah 39 derajat. Naa…Mulai sekarang jangan pernah anggap enteng gejala demam ini. Segera ambil tindakan pencegahan/pertolongan pertama.

2. Hilang Indra Perasa dan Penciuman

Setelah beberapa hari mulai hilang rasa dan bau. Pada fase ini, biasanya baru ada rasa curiga. Sama sekali berbeda dengan flu biasa, Gaes. Jika flu biasa indra penciuman/perasa kita terganggu karena hidung buntet. Kalo covid, hidung sama sekali nggak buntet, tapi anehnya kita sama sekali nggak bisa membedakan mana telur mana nasi. Mana indomi goreng rasa padang, mana rasa mie aceh. Makan kerupuk juga gitu, emping mlinjo dan krupuk udang sama aja rasanya. Waspadalah jika mulai ada tanda-tanda ini gaes.

3. Pusing dan nyeri sendi

Hanya suami yang mengalami gejala ini. Saya tidak. Gejala ini seperti timbul tenggelam, Gaes. Hari ini badan udah enakan, besoknya bisa kumat lagi. Dan gejala ini hanya suami yang mengalami. Saya enggak.

4. Batuk Kering

Tenggorokan rasanya gatal sekali. Batuk tapi tidak berdahak. Apalagi kalo malam, batuk semakin menjadi-jadi.

5. Sakit Perut

Cuma saya yang mengalami. Suami tidak. Jadi perut saya tiba-tiba rasanya mual dan muntah. Tiap kali makan, rasanya ingin muntah. Mungkin karena asam lambung naik. Padahal saya sama sekali nggak punya riwayat asam lambung ataupun magh.

Walopun kehilangan selera makan sama sekali tapi usahakan jangan sampai perut kosong. PENTING. Akhirnya saya minum air tajin tiap 2 jam sekali, Gaes. Karena air tajin mudah dicerna, selain itu kandungan amilum/pati bisa menetralisir asam lambung.

Nggak cuma tajin aja, buah pisang dan alpukat juga mengandung banyak amilum, sehingga mampu mendinginkan asam lambung. Alhamdulillah..gejala sakit perut ini hanya berlangsung 1 hari saja. Pagi hari, badan saya sudah enakan.

6. Tidak Mengalami Sesak Nafas

Walaupun sesak nafas juga termasuk gejala covid yang paling umum. Tapi Alhamdulillah kami tidak mengalami sesak nafas. Gejala inilah yang paling mengkhawatirkan Gaes. Kalo bisa jangan sampai kita mengalami gejala sesak nafas. Sebab, itu pertanda virus sudah mulai menyerang paru-paru. Untuk mengetahui ini, bisa pakai alat oximeter. Jika saturasi oksigen di bawah 95% HARUS segera ditangani. Jangan menunggu terlambat.

Baca juga : [Review Jujur] Wardah Lightening Day Cream Versi Baru

Alhamdulillah…

Fisik kami cukup kuat sehingga sembuh lebih cepat, cukup isoman di rumah dan tidak perlu ke rumah sakit.

Akhirnya Suami dinyatakan negatif dan sembuh dan bisa bekerja lagi. Saya sendiri kehilanagan indra penciuman dan perasa selama seminggu full. Sedangkan Suami lebih dari 2 minggu.

Begitulah… Gejala covid sendiri pun, bisa beragam tergantung imunitas tubuh masing-masing. Namun, yang paling umum adalah demam, batuk, dan hilang indra penciuman dan perasa. Jika hal itu terjadi, jangan tunggu lama, segera ambil tindakan pencegahan agar tidak menyebar ke paru-paru dan terutama tidak menular ke orang lain yang belum tentu fisiknya sekuat kita.

Semoga tulisan ala kadarnya ini bisa membawa manfaat bagi kita semua. Wasalam🙏🙏

Informasi Penting Terkait Covid yang Saya dapat dari Grup WA

Perbedaan RAPID, SWAB ANTI GEN, dan SWAB PCR

Perbedaan dan manfaat masing2

Test rapid itu ada 2, yaitu rapid antigen dan rapid antibodi…rapid yang dipakai di negara kita termasuk di pkm adalah rapid antibodi…

Apa bedanya antibodi dengan antigen?

Antibodi adalah kekebalan khusus terhadap mikroorganisme (virus, bakteri) yang sudah terbentuk dan terdeteksi didalam darah yang dikenal dengan nama imunoglobulin (Ig).

Ig ada 2 yaitu IgM dan IgG… apa bedanya? IgM (mula) adalah Ig yang terbentuk sebagai respon awal terhadap mikroorganisme…seiring dgn waktu IgM ini akan menurun dan digantikan oleh IgG yaitu imunoglobulin lanjutan yang akan bertahan beberapa bulan..

dan bila diberi suntikan booster IgG ini akan bertahan bertahun2….

Sedangkan antigen adalah bagian dari tubuh kuman

Swab antigen berarti pemeriksaan apus hidung untuk mencari bagian2 tubuh kuman termasuk virus

Sedangkan SWAB PCR adalah pemeriksaan apus hidung untuk mendeteksi DNA virus covid19

Virus corona itu ada 4 genus yaitu : alfacorona, betacorona, gamma corona dan deltacorona. masing2 genus memiliki ciri DNA yang berbeda…di alam ini Allah tidak pernah menciptakan DNA yang sama walau satu genus korona…

Apa kelemahan rapid antibodi? Rapid ini bisa reaktif bila ada imunoglobulin terhadap genus korona yang tidak spesifik bisa alfa, beta, delta, dan gamma.

sedangkan covid19 disebabkan oleh betacorona

_jadi rapid antibodi tidak bisa dijadikan acuan diagnosis covid19_

begitu pula dengan swab antigen;…akan positif bila tertangkap materi tubuh dari korona manapun dan tidak bersifat spesifik untuk covid19 atau beta corona…dan pemeriksaan ini _tidak bisa dijadikan dasar diagnosis_….

Hanya SWAB PCR lah yang jadi dasar diagnosis covid19….karena ia memeriksa adakah DNA Betacorona atau tidak

_Dalam swab pcr ditentukan CT yang kurang 40 dinyatakan positif_…

apa itu CT? CT singkatan dari Cycle Treshold artinya pada putaran keberapa DNA virus mulai terdeteksi….semakin sedikit putaran yang sudah terdeteksi virus covid berarti nilai CT rendah…dan CT rendah menunjukan jumlah virus yang banyak…dan semakin banyak putaran baru terdeksi DNA covid berarti CT besar ini menunjukan jumlah virus sedikit….

Seandainya hasil rapid antibodi dan PCR benar2 dilakukan pada penderita yang sebenarnya covid19 maka akan diinpretasikan sebagai berikut :

*Kondisi 1 : PCR SW

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *