GoNaturalCare.com – Memahami kandungan produk perawatan kulit adalah langkah krusial sebelum memutuskan untuk membelinya. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah Olay Regenerist Retinol24 Serum, yang menjanjikan perbaikan signifikan pada tanda-tanda penuaan kulit. Mari kita bedah tuntas komposisi bahan di dalamnya.
Olay Regenerist Retinol24 Serum
|
|
| Olay Regenerist Retinol24 Serum. Foto by Alysiadindaa FD Member |
Deskripsi dan Klaim Produk:
Produk ini diklaim mengandung vitamin B3 dan Retinoid complex yang mampu memberikan hasil nyata dalam mengurangi bintik hitam, garis-garis halus, serta kerutan pada wajah. Selain itu, serum ini juga diklaim dapat melembutkan, mencerahkan, membuat kulit wajah menjadi kenyal, dan tampak awet muda. Kemampuannya dalam menghidrasi kulit hingga 24 jam juga menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan.
- Tidak mengandung parfum.
- Tidak mengandung pewarna.
- Memiliki formula yang mudah diserap kulit, sehingga dapat masuk jauh ke dalam lapisan kulit.
Penggunaan selama 28 hari diharapkan dapat menunjukkan perkembangan pada kondisi kulit.
Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 177.000 untuk kemasan 30ml.
Penjelasan Ingredients Olay Regenerist Retinol24 Serum
Ingredients:
Water, Dimethicone, glyserine, retynyl proprionate, Niacinamide. Palmitoyl Pentapeptide-4, Dimethicone crosspolymer, polyacrylamide, Titanium Dioxide, C13-14 Isoparaffin, DMDM Hydantoyn, Mica, Polysorbate 20, Laureth-4, Dimethiconol, Laureth-7, Disodium EDTA, retinol, Iodopropynyl Butylcarbamate, Capryl/Caprylic Triglyceride.
Bahan Aktif
Niacinamide.
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki kemampuan mencerahkan kulit (skin brightening). Ia juga berfungsi sebagai cell-communicator ingredient, yang berarti dapat memicu sintesis ceramide, komponen penting untuk skin barrier. Selain itu, Niacinamide berperan sebagai pengatur sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne.
Retynyl Proprionate.
Ini adalah salah satu bentuk retinol ester yang paling efektif. Dapat dikatakan sedikit lebih efektif dibandingkan Retinyl palmitate. Namun, bahan ini memerlukan tiga tahap konversi (Retinyl propionate → retinol → retinaldehyde → retinoid) agar menjadi aktif dan bekerja pada kulit. Penelitian menunjukkan bahwa 0,3% Retinyl propionate cukup efektif dalam mengurangi hiperpigmentasi dan kerutan halus, terutama jika dikombinasikan dengan niacinamide dan peptide. Konsentrasi 0,3% dianggap sebagai konsentrasi minimal agar bekerja efektif.
Retinyl propionate merupakan pilihan yang baik bagi kulit yang sensitif, reaktif, atau baru pertama kali menggunakan produk retinol, karena cenderung tidak menyebabkan iritasi.
Palmitoyl Pentapeptide-4.
Dikenal juga sebagai Matrixyl, bahan ini merupakan rantai protein yang terdiri dari empat asam amino peptide. Sebagai cell-communicator ingredient, tugasnya adalah “membujuk” sel kulit untuk memproduksi kolagen. Bahan ini diklaim memiliki efek mirip retinol namun tanpa iritasi. Riset yang dilakukan oleh manufakturnya menunjukkan bahwa Matrixyl efektif mengurangi garis halus dan menunda pembentukan kerutan, bahkan pada konsentrasi rendah.
Retinol.
Retinol sering disebut sebagai “ratu” anti-aging. Ini adalah bentuk murni dari Vitamin A. Namun, retinol sendiri belum aktif dan memerlukan konversi di dalam kulit agar dapat bekerja. Proses konversinya meliputi: retinol → retinaldehyde → retinoic acid.
Tugas retinol adalah memicu sintesis kolagen, menghaluskan tekstur kulit, dan meratakan warna kulit. Namun, penggunaannya terkadang dapat menimbulkan efek samping seperti kulit kering, perih, mengelupas, dan meningkatkan sensitivitas terhadap cahaya (fotosensitif).
Kekuatan retinol adalah 20 kali lebih poten dibandingkan retinyl palmitate, dan 10-20 kali kurang poten dibandingkan retinoic acid. Konsentrasi retinol tertinggi yang pernah ada adalah 1%, sementara dosis paling rendah menurut Paula’s Choice adalah 0,01%.
|
|
| Proses konversi retinol di dalam kulit. Sumber: the skincare edit |
Bahan Pelengkap
- Water
- Dimethicone. Merupakan silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Menciptakan lapisan pengunci kelembapan yang breathable, memberikan efek silky, smooth feel, dan sementara mengisi kerutan (wrinkle filler).
- Glycerine. Berfungsi sebagai pelarut dan humektan yang identik dengan kulit.
- Dimethicone Crosspolymer. Jenis silikon yang berfungsi sebagai pengental sintetik, menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
- Polyacrylamide. Pengental sintetik yang menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
- Titanium Dioxide. Pengental mineral yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) dan agen mattifier.
- C13-14 Isoparaffin. Emolien dan pengental sintetik yang menambah kekentalan formula serta menstabilkan emulsi.
- DMDM Hydantoin. Bahan pengawet.
- Mica. Pengental mineral yang menambah kekentalan formula, serta berfungsi sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) dan agen mattifier.
- Polysorbate 20. Bahan pengemulsi.
- Laureth-4. Bahan pengemulsi.
- Dimethiconol. Silikon yang berfungsi sebagai emolien, memberikan efek silky, smooth, dan tidak lengket (non-greasy).
- Laureth-7. Bahan pengemulsi.
- Disodium EDTA. Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam agar kestabilan formula tidak terganggu.
- Iodopropynyl Butylcarbamate. Bahan pengawet.
- Capryl/Caprylic Triglyceride. Emolien bertekstur ringan yang terbuat dari minyak kelapa dan gliserin. Bahan ini aman, fungal acne safe karena tidak mengandung lauric acid, dan dapat ditoleransi oleh semua tipe kulit.
Kesimpulan
✔️ Serum ini mengandung empat bahan aktif utama yang semuanya termasuk dalam kategori cell-communicator ingredients. Bahan-bahan ini mampu mengirimkan sinyal ke sel kulit, memengaruhi sel untuk melakukan fungsi-fungsi penting seperti memproduksi kolagen, ceramide, mengurangi sebum, dan menghambat enzim tyrosinase.
✔️ Keberadaan retinyl propionate, sebuah retinol ester, menjadikannya lebih lembut di kulit. Menurut Dr. Fulton, seorang dermatolog, “Retinyl Propionate seems to be the most effective retinol ester molecule, and it unexpectedly provides all the benefits of vitamin A acid but minimizes the negative side effects“.
✔️ Produk ini juga mengandung retinol, namun konsentrasinya tidak disebutkan secara spesifik. Hal ini mengindikasikan kemungkinan dosisnya kecil dan dapat ditoleransi oleh hampir semua jenis kulit. Jika produk mengandung retinol dosis tinggi, biasanya konsentrasi akan dicantumkan secara jelas untuk memberikan perhatian lebih pada potensi efek samping.
✔️ Jika ada pengguna yang merasa produk ini kurang memberikan efek signifikan, hal tersebut wajar. Olay Regenerist Retinol 24 Serum bukanlah produk single activator, melainkan bagian dari rangkaian produk. Untuk hasil yang lebih maksimal, disarankan penggunaan bersama rangkaian produk lainnya. Namun, serum ini dirancang dengan efek yang lebih kalem, sehingga cocok bagi pemula yang baru mencoba produk retinol.
✔️ Klaim bahwa serum ini sangat efektif juga tidak salah. Efektivitasnya sangat bergantung pada sensitivitas kulit masing-masing individu, sehingga respons kulit bisa bervariasi.
✔️ Penting untuk menggunakan produk ini hanya pada malam hari untuk menghindari fotosensitivitas.
✔️ Produk ini diklaim aman digunakan setiap malam.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas paraben.
✔️ Oil-free.
✔️ Bebas pewangi (fragrance-free).
❗ Produk ini mengandung satu bahan yang berpotensi komedogenik tingkat tinggi, yaitu Dimethicone (level 1) dan Laureth-4 (level 5).
❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Polysorbate 20.
Baca juga : Cek Ingredients Oh My Skin Acne Treatment Essence



Leave a Reply