GoNaturalCare.com – Safi Micellar Water Cucumber diformulasikan dengan 100% bahan aktif alami yang efektif membersihkan minyak dan kotoran tanpa meninggalkan kesan kering.
Produk ini dirancang khusus untuk kulit normal dan kering, hadir dalam kemasan 50ml dengan harga terjangkau. Berdasarkan ulasan di FemaleDaily, produk ini mendapatkan rating 4.7, dengan 100% pengguna merekomendasikannya.
Komposisi lengkap Safi Micellar Water Cucumber adalah: Water, Propanediol, -6Caprylic/Capric Glycerides, PEG-7 Glyceryl Cocoate, Betaine, Sodium PCA, Glycerin, Disodium EDTA, Sodium Citrate, Xanthan Gum, Sodium Hyaluronate, Citric Acid, Cucumis Sativa (Cucumber) Fruit Extract, Fragrance, Phenoxyethanol, Chlorphenesin.

Mari kita bedah lebih dalam setiap kandungannya.
Penjelasan Ingredients Safi Micellar Water Cucumber
Bahan Aktif (Active Ingredients)
- Cucumis Sativa (Cucumber) Fruit Extract: Dikenal sebagai ‘superfood’ untuk kulit, ekstrak mentimun kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral. Manfaat utamanya adalah menghidrasi dan menyejukkan kulit, serta berfungsi sebagai astringent alami yang membantu meringkas pori-pori.
- Sodium Hyaluronate: Senyawa ini identik dengan molekul alami yang ada di kulit dan jaringan ikat. Fungsinya sangat penting dalam menjaga kelembapan kulit dan memberikan efek mengencangkan.
Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)
Solvent: Berfungsi sebagai pelarut bahan-bahan aktif lainnya dalam formulasi.
- Water: Komponen utama dalam banyak produk perawatan kulit, berfungsi sebagai basis pelarut.
- Glycerin: Humektan yang sangat baik, menarik kelembapan dari udara ke kulit.
- Propanediol: Alternatif yang lebih alami untuk Propylene Glycol, yang berpotensi menyebabkan iritasi. Propanediol juga berfungsi sebagai humektan dan emolien, membantu melembutkan kulit.
Surfactant: Agen pembersih yang membantu mengangkat kotoran dan minyak dari kulit.
- PEG-6 Caprylic/Capric Glycerides: Efektif melarutkan minyak dan bahan-bahan berbasis minyak, serta memberikan sensasi kulit yang lembut setelah pemakaian.
- PEG-7 Glyceryl Cocoate: Berasal dari asam lemak minyak kelapa, bahan ini mampu melarutkan kotoran dan sisa makeup, sekaligus berfungsi sebagai emolien untuk melembutkan kulit.
Humectant: Berfungsi untuk menjaga kelembapan produk dan kulit.
Baca juga : [DIY] Sheetmask Saffron-Telang
- Glycerin: Telah disebutkan sebelumnya sebagai pelarut, namun juga merupakan humektan yang kuat.
- Betaine: Senyawa alami yang diekstraksi dari gula bit. Betaine membantu meningkatkan kadar air di permukaan kulit, menjadikannya tampak lembap dan halus. Sangat baik untuk kulit sensitif.
Skin Conditioning: Agen yang berfungsi untuk melembapkan dan merawat kondisi kulit.
- Sodium PCA: Merupakan senyawa alami yang mencegah hilangnya kelembapan dari formula produk saat digunakan, sekaligus menjadi pelembap yang baik untuk kulit.
pH Adjuster: Berfungsi untuk mengontrol dan menstabilkan tingkat keasaman (pH) produk.
- Sodium Citrate
- Citric Acid: Keduanya juga dapat berfungsi sebagai pengawet.
Stabilizer: Menjaga konsistensi dan kualitas produk agar tetap baik dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Disodium EDTA: Mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur produk. Meskipun beberapa pihak menganggapnya berpotensi toksik atau iritatif, CIR Expert Panel mengkategorikannya aman untuk penggunaan dalam kosmetik dan skincare.
- Xanthan Gum: Senyawa polisakarida alami yang berfungsi sebagai agen penstabil dan pengental, mencegah pemisahan bahan-bahan dalam formula.
Viscosity Controller: Mengatur kekentalan formula produk.
- Xanthan Gum: Selain sebagai penstabil, zat aditif ini juga berfungsi sebagai pengental.
Preservatives: Bahan pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.
- Phenoxyethanol
- Chlorphenesin
Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
Kesimpulan
- Tidak mengandung bahan iritan
- Bebas dari potensi komedogenik
- Baik untuk kulit sensitif
- Bebas alkohol
- Bebas alergen
- Paraben-free
Sumber: www.incidecoder.com, www.cosmetic.specialchem.com

Leave a Reply