GoNaturalCare.com – Safi, sebuah merek perawatan kulit dari Malaysia, telah meraih popularitas yang signifikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu produk unggulannya, Gold Essence, berhasil menarik perhatian banyak konsumen. Seri White Expert dari Safi, yang mengusung Teknologi Oxywhite, kini hadir dalam produk Safi White Expert Skin Refiner, sebuah toner yang menjanjikan.
Penulis artikel ini mengungkapkan rasa penasarannya terhadap Teknologi OxyWhite, terutama karena Safi White Expert Toner diperkaya dengan ekstrak jamur. Sebelum mencoba produknya, penulis memutuskan untuk mengulas daftar bahan (ingredients) terlebih dahulu, dengan harapan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas bagi pembaca yang mungkin tertarik untuk membelinya.
Ingredients:
Aqua, Butylene Glycol, Betaine, Fomes Officinalis Extract, PEG-40, Hydrogenated, Castor Oil, Allantoin, Disodium EDTA, Perflourodecalin, 4-butylresorcinol, Nigella Sativa Seed Oil, Menthol, Benzophenone-4, Fragrance, Phenoxyethanol, Methylparaben, Cl 42090.
![]() |
| Safi White Expert Skin Refiner. Foto by sitimauliza15 FD Member |
Mengulas Ingredients Safi White Expert Skin Refiner
Bahan Aktif (Active Ingredients)
Fomes Officinalis Extract: Jamur yang menempel pada kayu ini, khususnya spesies “Officinalis”, sering digunakan dalam pengobatan dan perawatan kulit. Ekstrak jamur ini memiliki berbagai manfaat, antara lain:
- Bertindak sebagai natural astringent yang membantu meringkas pori-pori dan mengontrol produksi sebum.
- Membantu menghidrasi, mengencangkan, dan melembapkan kulit.
- Memiliki sifat anti-inflamasi.
- Memiliki sifat antivirus.
- Membantu melindungi kulit dengan meningkatkan sistem kekebalan kulit.
(www.lombagine.com)
Allantoin: Senyawa yang berasal dari tanaman comfrey atau dapat disintesis. Fungsinya adalah menenangkan kulit (skin-soothing) dan mempercepat penyembuhan luka.
Perflourodecalin: Zat ini merupakan inti dari OxyWhite Technology. Senyawa ini unik karena tidak larut dalam air maupun minyak, namun mampu membawa gas, termasuk oksigen, ke dalam formula. Manfaatnya bagi kulit meliputi:
- Mempercepat kesembuhan luka.
- Merelaksasi otot kulit.
- Meningkatkan elastisitas kulit.
- Memberikan efek dermal filling, yang membuat kulit terasa lebih halus.
4-butylresorcinol: Merupakan agen pencerah kulit yang aman. Senyawa ini bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase yang bertanggung jawab dalam produksi melanin, sehingga membantu mengendalikan pembentukan pigmen gelap. Sangat baik untuk merawat kulit yang mengalami hiperpigmentasi dan cocok untuk pengobatan melasma.
Nigella Sativa Seed Oil: Dikenal juga sebagai black cumin seed oil atau minyak habatusauda. Berfungsi sebagai antioksidan yang melawan kerusakan akibat radikal bebas, menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Minyak ini juga memiliki aktivitas anti-inflamasi yang baik untuk menenangkan kulit kemerahan dan gatal, serta bersifat antibakteri.
Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)
Bahan-bahan pelengkap dalam Safi White Expert Skin Refiner juga tidak terlalu banyak, dan akan dijabarkan satu per satu:
Baca juga : [Mengulas] Ingredients Safi White Natural Oil Control & Acne Cream
Butylene Glycol: Bahan multifungsi yang bertindak sebagai pelarut, membantu formula meresap lebih cepat dan mudah ke kulit (penetration enhancer), mempermudah perataan formula (slip agent), dan mengikat kadar air di lapisan kulit (humectant). Potensi komedogeniknya adalah 1.
Betaine: Turunan asam amino dari gula bit yang bersifat melembapkan dan meningkatkan kadar air di lapisan kulit.
PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Berfungsi sebagai emulsifier untuk menyatukan minyak dan air, serta membantu kelarutan fragrance dalam formula berbasis air. Karena berasal dari minyak, bahan ini berpotensi memicu fungal acne.
Disodium EDTA: Penstabil emulsi yang bekerja dengan menonaktifkan ion logam dalam formula, mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur produk.
Menthol: Memberikan sensasi dingin yang menyegarkan. Senyawa alami ini memiliki sifat pereda nyeri, mengurangi rasa gatal, menenangkan kulit (skin-soothing), antibakteri, antijamur, dan meningkatkan penyerapan formula ke kulit (penetration enhancer). Namun, menthol berpotensi menimbulkan alergi dan iritasi, terutama pada konsentrasi tinggi.
Benzophenone-4: Agen pelindung dari cahaya (photo-protectant) dan pelindung warna (color-protectant) yang membantu menjaga stabilitas formula produk dari paparan cahaya.
Pengawet (Preservatives): Phenoxyethanol dan Methylparaben. Karena letaknya di akhir daftar ingredients, kemungkinan konsentrasinya tidak lebih dari 1%.
Cl 42090: Pewarna biru berlian.
Kesimpulan
- Sebanyak sepertiga dari seluruh ingredients Safi White Expert Toner adalah bahan aktif.
- Mengandung bahan-bahan yang baik untuk kulit berminyak.
- Bebas alkohol.
- Potensi komedogenik level 1, yang berarti kemungkinan kecil menyebabkan penyumbatan pori.
- Bagi yang memiliki fungal acne, perlu berhati-hati. Untuk jerawat biasa, umumnya tidak menjadi masalah.
- Terdapat satu bahan yang berpotensi meningkatkan sensitivitas kulit atau menyebabkan alergi.
- Mengandung fragrance yang mungkin dihindari oleh kulit sensitif.
Penulis menekankan bahwa mengulas ingredients skincare selalu menarik. Sebelum memiliki blog, penulis sering melakukan riset ingredients sebelum membeli produk. Pengalaman menunjukkan bahwa apa yang dianggap cocok belum tentu demikian, dan sebaliknya. Pengaruh suatu ingredient juga tidak selalu sesuai dengan ekspektasi awal.
Meskipun telah mempersiapkan diri dengan mengetahui daftar ingredients, formulasi keseluruhan dari semua bahan inilah yang menentukan efek positif, negatif, atau biasa saja dari suatu produk. Oleh karena itu, efek pasti dari suatu produk perawatan kulit hanya dapat diketahui setelah benar-benar mencobanya, mengingat keunikan kondisi kulit masing-masing individu.
![[Mengulas Ingredients] Safi White Expert Skin Refiner](https://gonaturalcare.com/wp-content/uploads/2026/05/mengulas-ingredients-safi-white-expert-skin-refiner-95510.jpg)

Leave a Reply