Home » [DIY] Sheetmask Saffron-Telang

[DIY] Sheetmask Saffron-Telang

[DIY] Sheetmask Saffron-Telang

GoNaturalCare.com – Mendapatkan saffron secara gratis tentu saja menjadi hal yang sangat menggembirakan, mengingat harga 1 gram saffron premium setara dengan 1 gram emas, bahkan bisa mencapai Rp 400.000.

Saffron, yang merupakan bagian dari putik bunga Crocus sativus, memiliki harga yang sangat tinggi karena proses budidaya dan panennya yang sangat intensif dan membutuhkan sentuhan tangan manusia. Penanaman, pemanenan, hingga pemisahan putik dari kelopak bunga semuanya dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin. Pemanenan harus dilakukan di pagi hari dalam waktu singkat untuk menjaga kualitas terbaiknya. Selain itu, satu bunga hanya menghasilkan tiga helai saffron, yang berarti dibutuhkan sekitar 1 ton bunga untuk menghasilkan 1 kg saffron.

DIY sheet mask saffron-telang

Kualitas premium saffron juga sangat bergantung pada iklim dan kondisi tanah yang spesifik, seperti di Kashmir. Bunga saffron hanya mekar selama musim gugur, sekitar enam minggu sekali di bulan Oktober hingga awal Desember. Proses pemisahan putik dari kelopak bunga dilakukan secara manual menggunakan pinset, yang menambah kerumitan dan biaya produksinya.

Mengapa Saffron Lebih Mahal dari Emas?

Alasan utama saffron lebih mahal dari emas adalah karena proses budidaya dan panennya yang sangat padat karya. Mulai dari penanaman hingga pemanenan, semuanya dilakukan secara manual. Pemanenan harus dilakukan dalam satu waktu, idealnya di pagi hari, untuk menjaga kualitas terbaiknya. Jika ditunda, bunga akan layu.

Setiap bunga Crocus sativus hanya menghasilkan tiga helai saffron. Oleh karena itu, dibutuhkan sekitar 1 ton bunga untuk menghasilkan 1 kg saffron. Pemisahan putik dari kelopak bunga juga dilakukan secara manual menggunakan pinset.

Selain itu, bunga Crocus sativus memerlukan iklim dan kondisi tanah yang spesifik untuk menghasilkan kualitas premium, contohnya seperti di Kashmir. Bunga ini hanya mekar selama musim gugur, sekitar enam minggu sekali antara bulan Oktober hingga awal Desember.

Baca juga : Review: Ingredients Wardah Perfect Bright Normal Skin (Strip Biru)

Harga saffron asli dari Kashmir di pasaran bisa sangat fantastis per gramnya.

Apakah Khasiatnya Setara dengan Harganya?

Manfaat saffron sangatlah beragam, mulai dari rempah, pewarna makanan alami, hingga khasiat kesehatan dan perawatan kulit. Saffron dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Sifat-sifatnya meliputi anti-karsinogenik, anti-mutagen, anti-stress, anti-bakteri, anti-radang, anti-aging, anti-batuk, hingga anti-gemuk. Saffron dianggap sebagai produk “all in one” yang luar biasa.

Sifat-sifat yang dimiliki Saffron

Saffron memiliki rasa sedikit pahit dan getir dengan aroma yang kuat, yang bagi sebagian orang menyerupai jamu atau obat. Sifatnya adalah basa. Cara mudah untuk mengetahuinya adalah dengan mencampurnya dengan bunga telang. Bunga telang berfungsi sebagai indikator pH alami.

Warna asli bunga telang adalah biru. Ketika dicampur dengan zat asam, warnanya berubah menjadi ungu, dan menjadi hijau jika dicampur dengan zat basa. Jika bunga telang dicampur dengan saffron dan menghasilkan warna hijau, ini menandakan bahwa saffron bersifat basa atau alkali. Sifat basa ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, membantu mencegah penyakit, dan menciptakan lingkungan tubuh yang tidak disukai oleh penyakit.

Bagaimana Mengkonsumsi Saffron?

Mengonsumsi saffron sebaiknya dilakukan dengan cara yang anggun. Cukup seduh 4-5 helai saffron dengan air panas. Hindari menyeduh seluruh 1 gram saffron sekaligus seperti teh, karena akan sangat mahal. Membayangkan menghabiskan Rp 450.000 hanya dalam satu tegukan tentu terasa kurang anggun.

Warnanya yang cantik membuat sayang untuk langsung diminum.

[DIY] Sheet-mask Saffron-Telang

Untuk memanfaatkan saffron dan telang, Anda bisa membuatnya menjadi sheet mask DIY. Caranya sangat mudah:

  1. Seduh 5 kuntum bunga telang kering dan sejumput (4-5 helai) saffron dengan seperempat gelas air panas.
  2. Tunggu hingga dingin dan berubah warna menjadi hijau.
  3. Simpan larutan di dalam kulkas.
  4. Siapkan 3-4 potong kapas. Bagi setiap kapas menjadi dua agar lebih tipis.
  5. Celupkan kapas ke dalam larutan telang-saffron.
  6. Tempelkan pada wajah yang sudah dibersihkan. Diamkan selama 15 menit atau sampai kering. Tidak perlu dibilas.
  7. Lakukan perawatan ini di sore atau malam hari.

Penulis melakukan perawatan ini di malam hari dengan harapan sheet mask saffron-telang dapat menetralkan, menenangkan, dan menyejukkan kulit yang terpapar radiasi matahari, polusi, dan bahan kimia dari skincare sepanjang hari. Tujuannya agar kulit kembali segar bugar di pagi hari.

Saffron juga sangat baik untuk merawat kulit berjerawat. Selain antioksidannya yang kuat, saffron memiliki sifat antibakteri (mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat), anti-inflamasi (menenangkan kulit yang bengkak, kemerahan, dan gatal), serta astringent (meringkas pori dan mengontrol produksi minyak). Sementara itu, bunga telang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat untuk menetralkan radikal bebas, polusi, dan pengaruh buruk sinar UV.

Efeknya: kulit terasa sejuk dan dingin saat pemakaian, sangat nyaman. Tidak menimbulkan rasa perih di mata, tidak ada rasa panas, atau rasa ‘clekit-clekit’ di kulit. Pengalaman ini membuat penulis merasa sangat senang.

Selain unik dan menyehatkan, saffron dan telang juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kulit DIY. Sangat disyukuri bahwa bahan alami ini memiliki manfaat ganda.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *