Home » Penjelasan Ingredients Emina Sun Protection SPF 30 PA+++

Penjelasan Ingredients Emina Sun Protection SPF 30 PA+++

Penjelasan Ingredients Emina Sun Protection SPF 30 PA+++

GoNaturalCare.com – Emina Sun Protection SPF 30 PA+++ adalah produk pelindung matahari yang diformulasikan untuk memberikan perlindungan dari paparan sinar ultraviolet. Produk ini memiliki tekstur yang ringan, mudah meresap, dan diperkaya dengan bahan-bahan yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit.

Produk ini dikategorikan sebagai chemical sunscreen, yang bekerja dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas. Keunggulan utamanya adalah teksturnya yang ringan dan cepat meresap, sehingga nyaman digunakan sehari-hari. Selain itu, Emina Sun Protection diperkaya dengan ekstrak lidah buaya (aloe vera) dan pro vitamin B5 yang dikenal efektif dalam menjaga kelembapan kulit.

Produk ini tersedia dalam kemasan ukuran 60ml dengan harga sekitar Rp 26.000. Berdasarkan ulasan dari FimaleDaily, produk ini mendapatkan rating 3,7 dari total 9872 pengguna, di mana 70% di antaranya merekomendasikan produk ini.

Kandungan (Ingredients):

Aqua, Ethanol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Glyceryl Stearate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Dimethicone, Butylene Glycol, Phenoxyethanol, Triethanolamine, Propylene Glycol, Panthenol, Polyvinyl Alcohol, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Fragrance, Hydrolized Wheat Protein/PVP Crosspolymer, BHT, Disodium EDTA, Ethylhexyglycerin, Xanthan Gum, Potassium Sorbate, EDTA, Sodium Benzoate.

Suncreen emina by vanisia bella fd member

Penjelasan Kandungan Emina Sun Protection

Bahan Aktif (Active Ingredients)

Bahan aktif utama dalam produk ini adalah agen pelindung matahari (sunscreen agent).

  • Ethylhexyl Methoxycinnamate: Dikenal juga sebagai octinoxate. Ini adalah filter UVB generasi lama yang kurang stabil terhadap paparan cahaya (tidak photo-stable).
  • Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate: Merupakan agen pelindung matahari kimia generasi baru yang efektif menyerap sinar UVA. Bahan ini lebih stabil terhadap paparan cahaya (lebih photo-stable). Rating: goodie✔️

Panthenol: Merupakan Provitamin B5 yang memiliki fungsi melembapkan dan menutrisi kulit. Selain itu, panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat menenangkan kulit. Rating: goodie✔️

Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract: Ekstrak lidah buaya ini kaya akan antioksidan. Memiliki manfaat melembapkan, anti-penuaan, menyejukkan, dan melindungi kulit. Sifatnya sebagai emollient juga membantu melembutkan dan menenangkan kulit. Rating: Goodie✔️

Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)

Bahan-bahan pelengkap berfungsi untuk menunjang formulasi dan kinerja produk.

Pelarut (Solvent)

Berfungsi sebagai pelarut untuk bahan-bahan lain dalam produk.

  • Water: Air adalah pelarut utama dalam banyak produk kosmetik.
  • Ethanol: Dikenal juga sebagai alkohol. Merupakan pelarut yang baik, meningkatkan penyerapan produk ke kulit, dan membantu menciptakan formula yang ringan. Ethanol juga memiliki sifat astringent dan anti-mikroba, sering digunakan dalam toner untuk kulit berminyak. Namun, bagi sebagian orang, ethanol dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, dan inflamasi jika terpapar secara berlebihan. Rating: Kontroversial.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai agen anti-kempal dan anti-beku, serta membantu formula meresap lebih baik ke dalam kulit.
  • Propylene Glycol: Memiliki fungsi yang serupa dengan Butylene Glycol, yaitu membantu penetrasi bahan aktif dan menjaga kelembapan.

Skin-conditioning

  • Dimethicone: Merupakan jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient (pelembut kulit). Silikon membentuk lapisan di permukaan kulit yang memberikan efek halus, mengunci kelembapan, dan melindungi kulit. Potensi Komedogenik: 1

Emulsifier

  • Glyceryl Stearate: Merupakan ester dari Glycerin dan Stearic Acid. Berfungsi untuk menyatukan fase air dan minyak dalam formula, memberikan tekstur yang creamy dan lembut saat diaplikasikan. Namun, bahan ini berpotensi menyebabkan fungal acne (jerawat jamur). Potensi Komedogenik: 2

Pengatur Kekentalan (Viscosity Controller)

Bertugas mengatur kekentalan produk agar sesuai.

  • Polyvinyl Alcohol: Jenis alkohol yang berfungsi menambah kekentalan formula. Jika tidak dikombinasikan dengan emollient dan pelembap lain, dapat berisiko menyebabkan iritasi. Rating: Average.
  • Acrylate/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Bahan pembentuk gel yang mengentalkan produk dan menstabilkan emulsi formula.
  • Hydrolyzed Wheat Protein/PVP Crosspolymer: Bahan yang juga berkontribusi pada tekstur dan stabilitas formula.

Pengatur pH (pH Adjuster)

Berfungsi untuk menyesuaikan pH formula agar bekerja secara efektif. Bahan ini bersifat basa dan persentasenya dalam formula biasanya kurang dari 1%. Selain itu, juga berfungsi sebagai penstabil emulsi. Potensi Komedogenik: 2

Penstabil (Stabilizer)

  • Disodium EDTA: Mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur produk, sehingga formula tetap stabil dan efektif.
  • Xanthan Gum: Senyawa polisakarida alami yang berfungsi sebagai agen penstabil agar bahan-bahan dalam formula tidak terpisah. Juga menambah kekentalan produk.
  • EDTA: Memiliki fungsi yang sama dengan Disodium EDTA, yaitu menjaga stabilitas formula.

Pewangi (Fragrance)

Memberikan aroma wangi pada produk. Umumnya dihindari oleh pemilik kulit sensitif.

Baca juga : Penjelasan Ingredients Lacoco Daily UV Counter Gel

Pengawet (Preservatives)

  • Phenoxyethanol: Mencegah perkembangbiakan bakteri dalam produk.
  • BHT: Berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah oksidasi pada formula produk.
  • Ethylhexyglycerin: Sering dikombinasikan dengan phenoxyethanol untuk meningkatkan efektivitas pengawet.
  • Potassium Sorbate dan Sodium Benzoate: Keduanya bekerja sama menghambat pertumbuhan jamur dalam produk.

Kesimpulan

  • Bebas paraben (Paraben free).
  • Menggunakan agen filter UVA generasi baru yang lebih photo-stable, sehingga efektivitasnya tidak mudah berkurang meski terpapar sinar matahari.
  • Mengandung sedikit silikon, yaitu hanya satu jenis (Dimethicone).
  • Bertekstur ringan karena mengandung ethanol sebagai pelarut dan silikon dalam jumlah terbatas, sehingga cocok untuk kulit berminyak.
  • Potensi komedogeniknya rendah, dengan nilai dari Glyceryl Stearate (2) dan Dimethicone (1).
  • Mengandung dua jenis alkohol (Ethanol) yang berada di urutan bahan cukup awal dan tengah. Pemilik kulit kering dan sensitif sebaiknya berhati-hati saat menggunakan produk ini.
  • Mengandung satu jenis ester (Glyceryl Stearate) yang berpotensi memperparah kondisi fungal acne (jerawat yang disebabkan oleh jamur Malassezia).

Sumber: Incidekoder, Paula’s Choice Dictionary, Wikipedia

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *