Home » Cek Ingredients HeliaTech Sunscreen Lotion SPF 45+ PA++

Cek Ingredients HeliaTech Sunscreen Lotion SPF 45+ PA++

Cek Ingredients HeliaTech Sunscreen Lotion SPF 45+ PA++

GoNaturalCare.com – HeliaTech Sunscreen Lotion SPF 45+ PA++ merupakan tabir surya yang dirancang khusus untuk memberikan perlindungan optimal bagi kulit dari paparan sinar ultraviolet. Paparan sinar UV dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti kemerahan, rasa terbakar, hiperpigmentasi, kulit kering, kusam, serta memicu penuaan dini. Tabir surya ini tidak hanya melindungi, tetapi juga diperkaya dengan kandungan niacinamide dan Aloe Vera yang berfungsi untuk melembapkan dan menutrisi kulit secara mendalam. Dengan penggunaan rutin, produk ini dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah timbulnya belang akibat paparan sinar matahari. HeliaTech Sunscreen Lotion cocok untuk semua jenis kulit dan telah terdaftar di BPOM dengan nomor NA 18151700362.

Penjelasan Ingredients HeliaTech Sunscreen Lotion SPF 45+ PA++

Komposisi : Water, octyl methoxycinnamate, propylene glycol, talc, caprylic/capric triglyceride, methylene bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol, 4-methylbenzylidene camphor, PEG-40 stearate, glycerin, butyl methoxydibenzoylmethane, sorbitan stearate, niacinamide, polysorbate 60, stearic acid, triethanolamine, decyl glucoside, tocopheryl acetate, isopropyl palmitate, cetyl alcohol, diazolidinyl urea, glycery stearate, PEG-100 stearate, xanthan gum, methylparaben, disodium EDTA, PEG 90, fragrance, maltodextrin, propylparaben, aloe barbadensis leaf extract

Key Ingredients

niacinamide

Niacinamide, atau Vitamin B3, memiliki berbagai manfaat penting untuk kulit. Fungsinya sebagai pencerah kulit (skin brightening) membantu mencerahkan warna kulit. Selain itu, ia berperan dalam mensintesis ceramide, yang merupakan komponen penting untuk menjaga barrier kulit. Niacinamide juga efektif dalam menyeimbangkan produksi sebum, mengurangi minyak berlebih pada wajah. Sifat anti-inflamasinya membantu menenangkan kulit yang kemerahan atau iritasi.

Lebih lanjut, niacinamide berkontribusi dalam memperkuat pertahanan alami kulit, membuatnya lebih tangguh dalam melindungi diri dari efek buruk sinar UV dan cahaya biru (bluelight) yang dipancarkan oleh perangkat digital.

tocopheryl acetate,

Tocopheryl acetate adalah bentuk dari Vitamin E yang dikenal luas sebagai antioksidan kuat. Perannya dalam formulasi tabir surya ini adalah untuk melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, terutama yang timbul akibat paparan sinar UVB. Dengan menetralisir radikal bebas, vitamin E membantu mencegah stres oksidatif pada kulit.

aloebarbadensis leaf extract

Ekstrak daun lidah buaya (aloe barbadensis leaf extract) menawarkan serangkaian manfaat perawatan kulit yang luar biasa. Ia memiliki kemampuan melembapkan kulit (skin moisturizing) secara efektif, menjaganya tetap terhidrasi. Sifat menenangkannya (soothing) sangat bermanfaat untuk kulit yang teriritasi atau terbakar matahari.

Selain itu, ekstrak lidah buaya juga memiliki efek anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan kemerahan dan pembengkakan. Kandungan antioksidan, enzim, serta vitamin A dan C di dalamnya turut berkontribusi dalam menjaga kesehatan kulit. Lidah buaya juga dikenal dapat membantu mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.

Agen Sunscreen

octyl methoxycinnamate,

Dikenal juga sebagai Octinoxate, bahan ini merupakan agen sunscreen kimiawi dari generasi lama. Fungsinya adalah menyerap sinar UVB. Namun, Octinoxate memiliki kelemahan yaitu kurang stabil terhadap paparan cahaya (tidak photo-stable). Nilai SPF yang diberikannya dapat berkurang sekitar 10% setelah 35 menit terpapar sinar matahari.

methylene bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol,

Bahan ini, yang juga dikenal sebagai Tinosorb M, termasuk dalam kategori agen sunscreen generasi baru. Tinosorb M diklasifikasikan sebagai hybrid sunscreen karena kemampuannya untuk memantulkan sekaligus menyerap sinar UV. Ia menawarkan perlindungan spektrum luas (Broad Spectrum), yang berarti dapat melindungi kulit dari sinar UVB dan UVA. Keunggulan utamanya adalah sangat stabil terhadap paparan cahaya (sangat foto-stable).

4-methylbenzylidene camphor,

Merupakan agen sunscreen kimiawi yang berfungsi sebagai penyerap sinar UVB (UVB absorber). Bahan ini menunjukkan tingkat stabilitas terhadap cahaya yang cukup baik, dengan penurunan nilai SPF sekitar 10% setelah 65 menit terpapar. Penurunan nilai SPF bisa mencapai 50% setelah 345 menit. Bahan ini juga dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone.

butyl methoxydibenzoylmethane,

Bahan ini lebih dikenal dengan nama Avobenzone dan merupakan salah satu agen sunscreen kimiawi yang paling umum digunakan. Avobenzone efektif dalam menyerap sinar UVA I dan UVA II. Namun, kekurangannya adalah tidak photo-stable, di mana nilainya dapat berkurang hingga 36% dalam waktu satu jam pemakaian di bawah sinar matahari.

Bahan pelengkap

  • Water, sebagai pelarut utama dalam formulasi.
  • Propylene glycol, berfungsi sebagai pelarut, membantu penetrasi bahan aktif ke dalam kulit (penetration enhancer), dan bertindak sebagai humektan yang menarik kelembapan.
  • Talc, berupa mineral halus yang berfungsi sebagai agen pengisi (bulking agent) dan penyerap minyak (oil absorbent) untuk mengurangi kilap pada kulit.
  • Caprylic/capric triglyceride, berfungsi sebagai emolien yang melembutkan dan menghaluskan kulit.
  • PEG-40 stearate, merupakan pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formulasi.
  • Glycerin, adalah pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang sangat baik untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Sorbitan stearate (dan) polysorbate 60, bekerja sama sebagai agen pengemulsi untuk menciptakan emulsi yang stabil.
  • Stearic acid, adalah asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, dan berperan sebagai penstabil emulsi.
  • Triethanolamine, adalah agen pengatur pH yang bersifat basa, digunakan untuk menyesuaikan keasaman produk.
  • Decyl glucoside, merupakan agen pengemulsi yang lembut.
  • Isopropyl palmitate, adalah ester emolien yang jernih dan tidak berwarna, terbuat dari isopropil alkohol dan asam palmitat. Bahan ini membuat kulit terasa halus dan lembut, memiliki sifat penyebaran yang baik, dan memberikan tekstur yang nyaman pada produk.
  • Cetyl alcohol, adalah lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, dan membantu menstabilkan emulsi.
  • Diazolidinyl urea, adalah pengawet yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk, dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 0,5%.
  • Glyceryl stearate, berfungsi sebagai agen pengemulsi.
  • PEG-100 stearate, juga berfungsi sebagai agen pengemulsi.
  • Xanthan gum, adalah pengental alami yang memberikan tekstur pada produk.
  • Methylparaben, adalah pengawet yang efektif, digunakan dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
  • Disodium EDTA, adalah agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula produk.
  • PEG 90, berfungsi sebagai pelarut.
  • Fragrance, memberikan aroma pada produk.
  • Maltodextrin, berfungsi sebagai pengental alami.
  • Propylparaben, adalah pengawet lain yang digunakan dengan konsentrasi maksimum 0,19%.

Kesimpulan

✔️HeliaTech Sunscreen Lotion adalah produk yang 100% menggunakan sunscreen kimiawi, dengan total empat agen sunscreen aktif.

✔️ Produk ini menawarkan perlindungan SPF 45+, yang berarti mampu melindungi kulit dari sekitar 98-99% paparan sinar UVB. Perlindungan PA++ mengindikasikan bahwa tabir surya ini dapat melindungi kulit dari sinar UVA hingga 4-8 kali lebih lama dibandingkan jika tidak menggunakan pelindung matahari.

✔️ Diformulasikan dengan tiga bahan utama (key ingredients) yang bermanfaat untuk menutrisi dan merawat kulit.

✔️ Produk ini bebas alkohol.

✔️ Bebas silikon.

✔️ Bebas minyak (oil-free).

Perlu diperhatikan bahwa beberapa bahan dalam formulasi ini berpotensi menimbulkan komedogenik (menyumbat pori-pori):

  • Stearic acid (dengan rating potensi komedogenik 2)
  • Isopropyl palmitate (dengan rating potensi komedogenik 4)
  • Cetyl alcohol (dengan rating potensi komedogenik 3)

❗ Produk ini tidak direkomendasikan bagi penderita fungal acne (jerawat jamur), karena mengandung bahan-bahan seperti stearic acid, peg-40 stearate, sorbitan stearate, glyseryl stearate, isopropyl palmitate, PEG -100 stearate yang dapat memicu pertumbuhan jamur.

✔️ Diklaim ideal untuk semua tipe kulit.

❗ Terdapat beberapa bahan yang mungkin perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui, yaitu: agen sunscreen kimiawi, diazolidinyl urea, dan paraben.

✔️ Produk ini merupakan produk lokal, telah terdaftar di BPOM, dan bersertifikat halal.

Diproduksi oleh: PT. Surya Dermato Medica Lab (SDM-1) di Kota Surabaya.

✔️ Harga produk ini sekitar Rp 79.000 untuk kemasan 30 gram.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *