Home » Penjelasan Ingredients Lacoco Daily UV Counter Gel

Penjelasan Ingredients Lacoco Daily UV Counter Gel

Penjelasan Ingredients Lacoco Daily UV Counter Gel

GoNaturalCare.com – Lacoco Daily UV Counter Gel adalah produk lokal dari PT. Nasa yang menawarkan perlindungan matahari dengan formula hybrid, memadukan keunggulan sunscreen fisik dan kimia. Produk ini diklaim memiliki tekstur yang sangat ringan dan mudah meresap, serta telah teruji secara klinis bersifat non-comedogenic, yang berarti tidak menyumbat pori-pori. Dengan kandungan aktif seperti Vitamin B3 (Niacinamide), Squalane, dan ekstrak akar manis, Lacoco Daily UV Counter Gel bertujuan untuk menjaga kelembapan kulit, membuatnya terasa kenyal, dan mencerahkan tampilan kulit.

Produk ini hadir dalam ukuran 20ml dengan harga sekitar Rp150.000. Berdasarkan ulasan di FemaleDaily, Lacoco Daily UV Counter Gel mendapatkan rating yang sangat baik, yaitu 4,6, dengan 91% pengguna merekomendasikan produk ini.

Daftar Bahan (Ingredients):

Water, propylene Glycol, c12-15 Alkyl benzoate, squalane, diethylhexyl Carbonate, propylheptyl caprylate, niacinamide, polyglyseryl-2 Stereate, glyseryl stearate, aluminium starch octenyl succinate, Stearyl alcohol, ethylhexyl Methoxycinnamate, butyl Methoxydibenzoylmethane, cetyl alcohol, silica, phenoxyethanol, octocrylene, Butylene Glycol, glycirrhiza Uralensis root extract, titanium dioxide, Xanthan Gum, peg-100 stearate, ethylhexyl glycerin, Disodium EDTA, lechitin.

Sunscreen hybrid lacoco by putrimadyla fd member

Penjelasan Bahan-Bahan dalam Lacoco Daily UV Counter Gel

Bahan Aktif (Active Ingredients)

  1. Squalane. Bahan ini dikenal sebagai pelembap unggul karena strukturnya yang mirip dengan sebum alami kulit manusia. Squalane dapat diekstrak dari sumber hewani (seperti minyak hati ikan hiu) maupun nabati (seperti zaitun, minyak biji gandum, atau minyak biji padi). Sifatnya yang “identik” dengan sebum membuat squalane cocok untuk hampir semua jenis kulit.
  2. Niacinamide. Merupakan bahan aktif yang sangat populer dengan berbagai manfaat. Niacinamide dapat membantu memudarkan noda hitam, memiliki efek anti-aging, serta merangsang sintesis ceramide, yang berkontribusi pada kesehatan, kekuatan, dan hidrasi kulit yang optimal. Sangat direkomendasikan untuk kulit yang berjerawat.
  3. Ethylhexyl Methoxycinnamate. Dikenal juga sebagai octinoxate, ini adalah filter UVB kimia. Status keamanannya masih menjadi perdebatan.
  4. Butylmethoxydibenzoylmethane. Atau yang lebih dikenal sebagai Avobenzone, merupakan filter UVA kimia. Status keamanannya juga menjadi perdebatan.
  5. Octocrylene: Merupakan penyerap sinar UVA dan UVB kimia.
  6. Glycirrhiza Uralensis root extract. Ekstrak akar manis ini juga merupakan bahan aktif yang luar biasa, berfungsi sebagai agen pencerah dan agen depigmentasi yang diklaim lebih efektif daripada hidrokuinon.
  7. Titanium dioxide. Merupakan tabir surya fisik spektrum luas.

Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)

Pelarut (Solvent):

  • 1). Water. Merupakan komponen dasar utama dalam formulasi kosmetik.
  • 2). Propylene Glycol: Membantu formula produk agar cepat meresap ke dalam kulit dan mencegah formula membeku atau menggumpal. Meskipun memiliki reputasi yang terkadang buruk di kalangan advokat kosmetik, para ilmuwan dan ahli toksikologi sepakat bahwa bahan ini aman digunakan.
  • 3). C12-15 Alkyl benzoate: Merupakan pelarut yang baik untuk agen sunscreen. Sifatnya yang sangat ringan membantu formula mudah dibaurkan dan meresap ke kulit. Selain itu, bahan ini juga berfungsi sebagai emolien atau pelembut kulit.
  • 4). Butylene Glycol. Bahan ini memiliki banyak fungsi, termasuk sebagai pelarut, membantu formula agar cepat dan mudah meresap ke dalam kulit (penetration enhancer), membuat formula mudah diratakan (slip agent), dan mengikat kadar air di lapisan kulit (humectant).

Pengondisi Kulit (Skin-conditioning): Memberikan kesan halus pada permukaan kulit.

  • 1). C12-15 Alkyl benzoate. Sangat ringan dan mudah meresap.
  • 2). Diethylhexyl Carbonate. Berupa cairan emolien yang sangat ringan, cepat membaur dan meresap. Bahan ini juga digunakan untuk melarutkan bahan aktif yang berbentuk kristal seperti filter UV kimia.
  • 3). Propylheptyl caprylate. Berupa minyak sejernih kristal yang memberikan rasa nyaman dan kehalusan pada kulit. Ringan dan mudah meresap, sangat ideal digunakan sebagai pelarut dalam produk sunscreen.
  • 4). Stearyl alcohol. Merupakan bahan multifungsi yang bekerja ganda sebagai emolien/pelembut kulit. Bahan ini juga berfungsi mengatur kekentalan formula dan menjaga stabilitas emulsi. Memiliki potensi komedogenik dan iritasi tingkat rendah.

Pengemulsi (Emulsifier).

  • 1). Polyglyceryl-2 Stearate. Merupakan ester dari asam stearat dan digliserin. Fungsinya adalah menjaga semua bahan dalam produk tetap bersatu.
  • 2). Glyceryl stearate. Merupakan ester dari gliserin dan asam stearat. Kedua ester ini berpotensi memicu pertumbuhan jamur Malassezia, yang merupakan penyebab fungal acne. Memiliki potensi komedogenik moderat dan potensi iritasi rendah.
  • 3). Peg-100 stearate. Bersama dengan Glyceryl stearate, bahan ini bekerja efektif sebagai pengemulsi ganda yang berhasil menyatukan fase air dan minyak dalam formula.

Pengontrol Kekentalan (Viscosity Controller). Bahan untuk mengatur kekentalan produk.

Baca juga : Penjelasan Ingredients Safi Natural White Brightening Cream Mangosteen

  • 1). Aluminium starch octenyl succinate. Berupa bubuk putih yang memberikan efek powdery, berfungsi sebagai agen penyerap minyak dan anti-kempal.
  • 2). Stearyl alcohol.
  • 3). Cetyl alcohol. Berasal dari minyak kelapa atau palm kernel, bahan ini menambah kekentalan formula, membantu menyatukan air dan minyak, serta memberikan efek halus dan lembut pada kulit. Memiliki potensi komedogenik dan iritasi tingkat rendah.
  • 4). Silica. Menambah kekentalan produk dan berfungsi sebagai agen penyerap minyak, sehingga memberikan efek matte pada kulit.

Stabilizer. Bahan untuk menjaga kestabilan formula.

  • 1). Disodium EDTA. Mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur produk, sehingga formula tetap stabil dan bekerja efektif.
  • 2). Xanthan Gum: Merupakan senyawa polisakarida alami yang berfungsi sebagai agen penstabil agar bahan-bahan tidak terpisah satu sama lain.
  • 3). Lecithin. Merupakan komponen yang umum ditemukan dalam membran sel. Bahan ini bekerja multifungsi sebagai emolien, pengemulsi, dan penstabil formula produk.

Pengawet (Preservatives). Phenoxyethanol dan Ethylhexyl Glycerin bekerja secara sinergis untuk mengawetkan formula produk perawatan kulit.

Kesimpulan

✔️ Bebas alkohol.

✔️ Bebas paraben.

✔️ Bebas pewangi (fragrance).

✔️ Tidak mengandung silikon.

✔️ Sebagian besar bahan menggunakan rating yang baik.

❗ Menggunakan bahan sunscreen yang keamanannya masih diperdebatkan, terutama untuk ibu hamil dan anak di bawah umur.

❗ Masih mengandung 3 bahan yang berpotensi menyebabkan komedo dengan rating moderat (2-3).

❗ Terdapat potensi iritasi meskipun rendah.

❗ Mengandung ester yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur Malassezia, penyebab fungal acne.


Sumber:

www.incidecoder.com

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *