GoNaturalCare.com – Belakangan ini, tren kecantikan menganggap bintik-bintik di wajah justru menambah daya tarik, bahkan ada yang sengaja membuat flek palsu. Mereka berpendapat bahwa wajah yang bersih tanpa flek bagaikan malam tanpa bintang. Namun, pandangan ini tidak berlaku bagi semua orang.
Banyak produk perawatan kulit (skincare) terus mengiklankan kemampuannya untuk menghilangkan flek hitam yang membandel, menarik minat banyak konsumen. Namun, tak sedikit pula yang merasa kecewa karena flek hitam tak kunjung memudar meski sudah mencoba berbagai macam produk.
Hal ini memunculkan pertanyaan: Apakah flek hitam benar-benar bisa dihilangkan sepenuhnya? Atau jangan-jangan ini hanya mitos belaka?
Mari kita telusuri faktanya.
Apa itu flek hitam?
Flek hitam, atau dalam istilah medis disebut freckles, adalah bercak-bercak berwarna gelap yang muncul di permukaan kulit, terutama wajah. Bagi sebagian orang, kemunculannya dianggap mengganggu penampilan karena membuat kulit tampak tidak bersih.
Mengapa flek hitam muncul?
Munculnya flek hitam dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
☀️ Radiasi Sinar Matahari
Sinar ultraviolet (UV) terdiri dari UVA dan UVB. Sinar UVA dikenal berbahaya dan dapat menyebabkan kanker kulit. Paparan sinar UVA memicu kulit untuk memproduksi pigmen sebagai mekanisme pertahanan. Jika produksi pigmen ini merata, kulit akan menjadi lebih gelap atau tan. Namun, jika produksi pigmen tidak merata, maka akan muncul bintik-bintik hitam yang disebut flek.
☀️ Genetis
Faktor genetik menentukan jumlah melanosit, yaitu sel kulit yang memproduksi melanin atau pigmen warna kulit. Orang dengan kulit lebih cerah cenderung memiliki melanosit yang lebih sedikit, sehingga lebih rentan mengalami flek saat terpapar sinar matahari. Kekurangan pigmen alami ini membuat kulit harus memproduksi lebih banyak melanin untuk perlindungan, namun prosesnya bisa tidak merata, sehingga muncullah flek.
Flek lebih umum ditemukan pada orang berkulit dan berambut terang. Sifat-sifat tersebut memiliki keterkaitan genetik yang sama.
☀️ Hormon
Perubahan hormon, seperti yang terjadi selama kehamilan atau penggunaan pil KB, juga dapat menyebabkan munculnya flek, yang dikenal sebagai melasma atau hiperpigmentasi. Melasma digambarkan sebagai bercak coklat kehitaman yang muncul di dahi, pipi, dan dagu. Kondisi ini bisa bersifat kronis dan seringkali memburuk akibat paparan sinar matahari.
Melasma adalah kondisi kronis yang umum terjadi saat hamil dan mengonsumsi pil KB. Bagi kebanyakan orang, kondisi ini membaik setelah berhenti mengonsumsi pil KB. Namun, bagi sebagian orang, melasma bisa menetap. Paparan sinar matahari berperan besar dalam melasma dan selalu memperburuk kondisi ini secara signifikan.
Bagi sebagian orang, melasma dapat hilang dengan sendirinya setelah melahirkan atau berhenti minum pil KB. Namun, pada kasus lain, flek ini bisa menetap dan semakin parah jika tidak dilindungi dari paparan sinar matahari.
Lalu, Apakah flek hitam bisa dihilangkan?
Menghindari paparan sinar matahari memang penting, namun flek yang sudah terlanjur muncul tidak akan memudar begitu saja. Untuk mengatasinya, diperlukan berbagai treatment.
Beberapa ahli menyarankan chemical peeling dengan bahan aktif seperti:
- Alpha Hydroxy Acid
- Hydroquinone
- Retinoid Acid
- Serum Vitamin C dengan konsentrasi tinggi
- Alpha Arbutin
- Dan lain-lain.
Namun, perlu dipahami bahwa chemical peeling umumnya hanya mampu memudarkan flek, bukan menghilangkannya secara total. Bahan-bahan aktif tersebut bekerja sebagai exfoliator yang mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru yang lebih sehat, namun jangkauannya terbatas pada lapisan kulit terluar.
Karena flek adalah bentuk kerusakan akibat sinar matahari, flek tidak dapat dihilangkan dengan mudah menggunakan krim atau serum. Terapi laser sebenarnya adalah satu-satunya cara yang efektif.
Menurut para ahli, flek hitam yang disebabkan oleh radiasi UV tidak bisa dihilangkan hanya dengan krim wajah atau serum. Satu-satunya cara yang dinilai efektif adalah melalui terapi laser.

Terapi laser menggunakan energi cahaya terkonsentrasi yang bekerja secara spesifik. Energi cahaya ini menembus jauh ke dalam kulit, menargetkan area pigmentasi, lalu memecah atau membakar sel pigmen tersebut. Proses ini memicu pergantian lapisan kulit yang mengalami pigmentasi dengan lapisan kulit yang baru.
Apakah kemunculan flek hitam bisa dicegah?
TENTU SAJA BISA! Kunci utamanya adalah sunscreen. Meskipun tidak bisa menghilangkan flek yang sudah ada, sunscreen dapat mencegah munculnya flek baru. Pastikan Anda mengoleskan sunscreen dengan minimal SPF 30 dan PA+++ sebelum beraktivitas di luar ruangan. SPF akan melindungi kulit dari efek terbakar, sementara PA akan mencegah terbentuknya flek hitam di kemudian hari.
Baca Juga: Sunscreen atau Moisturizer Dulu? Jawabannya Tergantung!
Kesimpulan
Jika ada yang mengklaim bahwa krim tertentu dapat menghilangkan flek hitam, penting untuk mengetahui penyebab flek tersebut. Jika flek disebabkan oleh faktor hormon kehamilan atau KB, masih ada harapan untuk memudar.
Namun, jika flek disebabkan oleh radiasi UV (sunspots), TIDAK BISA DIHILANGKAN TOTAL KECUALI DENGAN TERAPI LASER.
Meskipun demikian, kemunculan flek hitam ini sangat bisa dicegah dengan rutin menggunakan sunscreen.
Lebih baik mencegah daripada mengobati. 👍👍👍



Leave a Reply