GoNaturalCare.com – Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kotoran burung digunakan untuk perawatan wajah? Mungkin terkesan aneh, menjijikkan, atau menggelikan. Namun, kosmetik berbahan dasar kotoran burung ini ternyata memiliki harga yang fantastis, mencapai Rp 350.000 untuk kemasan 30 gram.
Burung yang menghasilkan kotoran semahal itu bukanlah sembarang burung. Ia adalah burung Nightingale atau Songbird, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai burung bulbul. Burung ini tidak hanya dikenal karena suaranya yang merdu, tetapi juga karena “khasiat” kotorannya yang luar biasa.

Sebenarnya, perawatan kulit menggunakan kotoran burung bukanlah tren baru, terutama di Jepang. Para Geisha telah memanfaatkan kotoran burung bulbul untuk mempercantik wajah mereka sejak ribuan tahun lalu. Masker kotoran ini dikenal dengan beberapa sebutan, seperti Geisha Facial, Uguisu No Fun (yang berarti kotoran burung bulbul), atau Bird Poop Facial.
Proses pembuatan Uguisu No Fun dimulai dengan mengumpulkan kotoran dari burung Nightingale yang diternak secara khusus. Kotoran tersebut kemudian dijemur di bawah sinar UV selama dua minggu untuk membunuh bakteri dan menghilangkan baunya. Melalui proses pemurnian teknologi, kotoran ini diubah menjadi kosmetik ajaib yang diklaim ampuh untuk kecantikan kulit dan bernilai jutaan rupiah. Bahkan, selebriti seperti Victoria Beckham dikabarkan pernah mencoba perawatan spa unik ini.
Baca juga : DIY Masker Kulit Jeruk
Lalu, apa yang membuat kotoran burung ini begitu istimewa?
Kotoran burung bulbul memiliki tiga komponen penting yang berperan dalam merawat kecantikan kulit para Geisha:
- Guanine: Kotoran burung bulbul kaya akan kandungan Guanine, yang tidak ditemukan pada kotoran burung jenis lain. Tingginya kadar Guanine murni pada burung bulbul Jepang inilah yang memberikan efek brightening dan shimmering, menyerupai kilau mutiara pada kulit.
- Urea: Kotoran burung bulbul Jepang juga memiliki kadar urea yang tinggi, bahkan lebih tinggi dibandingkan burung lainnya. Urea merupakan komponen penting dalam kosmetik karena kemampuannya mengunci kelembapan kulit. Berbeda dengan urea sintetis, urea organik dari kotoran burung bulbul ini mampu menghidrasi kulit, mencegah kerutan, dan mengatasi tanda-tanda penuaan lainnya.
- Proteolytic Enzymes: Enzim ini memiliki peran krusial dalam melawan tanda-tanda penuaan. Enzim ini membantu memecah protein dan kolagen dalam produk perawatan kulit menjadi asam amino sederhana, sehingga lebih mudah diserap oleh kulit. Tanpa enzim ini, kolagen dan protein tidak dapat menembus jaringan kulit secara efektif, layaknya karbohidrat kompleks yang membutuhkan enzim untuk diubah menjadi glukosa agar dapat menjadi energi.
Kandungan enzim dalam kotoran burung ini dipercaya mampu mengecilkan pori-pori, membuat kulit tampak lebih muda, dan sehalus porselen.

Perawatan unik ini menunjukkan bahwa manusia terkadang mampu menembus batas-batas kewajaran dalam mencari solusi kecantikan. Bagi sebagian orang, termasuk penulis, menggunakan kotoran sebagai masker mungkin terasa tidak wajar.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa paras cantik dan kulit bening para Geisha mungkin saja merupakan hasil dari rahasia perawatan kulit mereka yang menggunakan kotoran burung bulbul.
Tertarik untuk mencoba?
Sumber:
https://birdpoopfacial.com/japanese-nightingale-droppings-facial/

Leave a Reply