Home » Cek Ingredients Some by Mi Snail Truecica Miracle Repair Toner

Cek Ingredients Some by Mi Snail Truecica Miracle Repair Toner

Cek Ingredients Some by Mi Snail Truecica Miracle Repair Toner

GoNaturalCare.com – Some by Mi Snail Truecica Miracle Repair Toner adalah produk perawatan kulit yang diformulasikan dengan 890.000ppm Snail Truecica, yang merupakan kombinasi dari Black Snail Extract dan Truecica.

Produk ini dirancang untuk membantu regenerasi kulit, memperbaiki kerusakan, serta menenangkan dan memperkuat pelindung kulit. Dengan kandungan Black Snail Extract, toner ini diklaim dapat memperbaiki kerusakan kulit, sementara Truecica berfungsi menenangkan dan memperkuat lapisan kulit. Selain itu, toner ini juga diklaim dapat membantu menghilangkan noda dan bekas jerawat tanpa meninggalkan rasa lengket.

Some by me snail true cica toner. Sumber: shopee

Cara penggunaan produk ini cukup sederhana. Tuangkan produk pada kapas atau telapak tangan, lalu usapkan pada wajah yang telah dibersihkan.

Adapun beberapa manfaat yang ditawarkan oleh Some by Mi Snail Truecica Miracle Repair Toner antara lain:

  • Menenangkan kulit sensitif dari berbagai rangsangan eksternal dan stres.
  • Membantu membangun fondasi kulit yang sehat dengan meningkatkan kekuatan kulit.
  • Snail Truecica merupakan campuran konsentrasi tinggi dari ekstrak siput hitam dan komponen aktif Centella Asiatica.
  • Sambil menguatkan kekuatan alami kulit.
  • Membantu meringankan kulit yang sensitif.
  • Memberikan efek melembapkan dan menyegarkan.

Untuk cara pemakaian yang lebih spesifik, pada langkah pertama perawatan kulit, ambil produk secukupnya di telapak tangan. Oleskan dengan lembut dan tepuk-tepuk hingga meresap.

Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp140.000 untuk kemasan 135ml.

Penjelasan Ingredients Some By Mi Snail Truecica Toner

Ingredients:

Snail Secretion Filtrate, Niacinamide, Dipropylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Hydroxyethyl Urea, Centella Asiatica Extract, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water, Artemisia Princeps Leaf Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Trifolium Pratense (Clover) Flower Extract, Alchemilla Vulgaris Leaf Extract, Aspalathus Linearis Extract, Helichrysum Arenarium Extract, Hyacinthus Orientalis (Hyacinth) Extract, Jasminum Sambac (Jasmine) Flower Extract, Chrysanthemum Morifolium Flower Extract, Nelumbium Speciosum Flower Extract, Sambucus Nigra Flower Extract, Prunus Mume Flower Extract, Robinia Pseudoacacia Flower Extract, Spiraea Ulmaria Flower Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Cimicifuga Racemosa Root Extract, Polygonum Multiflorum Root Extract, Sesamum Indicum (Sesama) Seed Extract, Phellinus Linteus Extract, Angelica Gigas Root Extract, Morus Alba Bark Extract, Paeonia Albiflora Root Extract, Sophora Flavescens Root Extract, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Hydrolyzed Glycosaminoglycans, Glycerin, Sodium Hyaluronate, Allantoin, Arbutin, Adenosine, Glutathione, Madecassoside, Madecassic Acid, C12-13 Pareth-9, Water, Benzyl Glycol, Ethylhexylglycerin, Raspberry Ketone, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Salvia Officinalis (Sage) Oil.

Key Ingredients

Snail Secretion Filtrate.

Snail mucin berasal dari sekresi lendir siput Cornu Aspersum. Lendir siput ini memiliki komposisi yang kompleks, termasuk proteoglikan, glikosaminoglikan, enzim glikoprotein, asam hialuronat, peptida tembaga, dan peptida antimikroba. Kandungan ini memberikan properti perbaikan, hidrasi, dan nutrisi yang dibutuhkan kulit.

Penelitian menunjukkan bahwa snail mucin memiliki kemampuan memicu pembelahan sel fibroblast untuk mempercepat penyembuhan luka dan menurunkan produksi enzim matrix metalloproteinase (MMP) yang dapat merusak jaringan kolagen, sehingga berpotensi sebagai agen anti-aging. Sebuah studi tahun 2013 yang dipublikasikan dalam Journal of Drugs in Dermatology menemukan bahwa penggunaan snail mucin selama 14 minggu secara signifikan mengurangi kerutan halus pada kulit yang menua akibat paparan sinar UV.

Niacinamide.

Bahan ini dikenal sebagai pencerah kulit, peningkat ceramide, pengatur sebum, dan agen anti-inflamasi. Niacinamide membantu memperkuat kulit sehingga mampu melindungi diri dari efek buruk sinar UV dan cahaya biru.

Centella Asiatica Extract.

Mengandung komponen bioaktif seperti madecassic acid, madecasoside, asiaticoside, dan asiatic acid. Ekstrak ini sangat baik untuk merawat kulit iritasi, kemerahan, dan sensitif. Centella Asiatica Extract juga memicu produksi kelembapan alami kulit, memiliki properti penyembuhan luka, dan efektif untuk merawat kulit berjerawat.

Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water.

Populer sebagai bahan aktif anti-acne karena memiliki properti antibakteri, antijamur, astringen, dan pengontrol minyak.

Artemisia Princeps Leaf Extract.

Dikenal sebagai ekstrak mugwort, bahan ini mengandung antioksidan dan bersifat anti-inflamasi serta menenangkan kulit. Sangat baik untuk mengurangi dan menenangkan kulit iritasi, kemerahan, serta membantu merawat kulit yang berjerawat dan breakout.

Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract.

Ekstrak bunga lavender memiliki properti antioksidan, menenangkan kulit, anti-inflamasi, astringen, antibakteri, dan antijamur.

Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Extract.

Ekstrak daun rosemary mengandung komponen bioaktif seperti asam rosmarinic, flavonoid, asam fenolik, dan diterpen. Bahan ini berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial, serta memiliki sifat antibakteri, astringen, dan toning.

Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract.

Ekstrak bunga chamomile, terutama kandungan bisabololnya, bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Chamomile juga mengandung senyawa antioksidan seperti matricine, apigenin, dan luteolin yang membantu menetralisir radikal bebas dan polusi.

Baca juga : Cek Ingredients Nature Republik Calendula Relief

Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract.

Ekstrak daun clary sage memiliki kemampuan antibakteri, antijamur, anti-inflamasi, dan pengontrol minyak, sehingga ideal untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat meradang.

Trifolium Pratense (Clover) Flower Extract.

Mengandung komponen aktif isoflavon yang merupakan antioksidan kuat. Bahan ini membantu regenerasi dan memicu metabolisme seluler kulit, sehingga baik untuk kulit kering, kendur, dan matang.

Alchemilla Vulgaris Leaf Extract.

Dikenal sebagai lady’s mantle, ekstrak ini mengandung tanin (astringen dan pengontrol minyak), asam salisilat (anti-inflamasi dan antibakteri), saponin, fitosterol, dan flavonoid. Sangat baik untuk merawat kulit berminyak, kemerahan, dan berjerawat.

Aspalathus Linearis Extract.

Dikenal sebagai ekstrak teh rooibos, bahan ini kaya akan antioksidan dari golongan flavonoid. Bersifat anti-inflamasi dan antibakteri, membantu proses pemulihan luka, mengurangi iritasi, dan memiliki efek anti-aging. Bahan ini lembut dan hipoalergenik.

Helichrysum Arenarium Extract.

Dikenal sebagai immortelle, ekstrak ini memiliki properti astringen, antiseptik, dan antibakteri. Bersifat anti-inflamasi dan antijamur, membantu mengatasi jerawat, eksim, dermatitis atopik, psoriasis, dan kulit yang meradang. Juga meringankan luka bakar dan mencegah pembentukan bekas luka.

Hyacinthus Orientalis (Hyacinth) Extract.

Mengandung antibakteri, anti-inflamasi, dan antioksidan yang membantu melindungi kulit.

Jasminum Sambac (Jasmine) Flower Extract.

Mengandung antibakteri dan antiseptik untuk melindungi kulit dari infeksi. Kandungan antioksidannya yang tinggi membantu melindungi kulit dari penuaan dini.

Chrysanthemum Morifolium Flower Extract.

Ekstrak bunga krisan memiliki kemampuan menenangkan kulit, membantu merawat kulit iritasi, kemerahan, dan kulit yang rentan eksim. Bersifat anti-inflamasi, antioksidan, dan astringen yang membantu mengecilkan pori-pori.

Nelumbium Speciosum Flower Extract.

Ekstrak bunga teratai putih bersifat antioksidan, menenangkan, dan memiliki properti antibakteri. Juga mengandung senyawa yang dapat menghambat pembentukan melanin.

Sambucus Nigra Flower Extract.

Ekstrak bunga black elderberry mengandung senyawa glikosida sambunigrin, benzaldehida, asam hidrosianat, rutin, asam organik, dan vitamin E. Memiliki kemampuan anti-inflamasi, menenangkan kulit, melembapkan, dan efek anti-aging.

Prunus Mume Flower Extract.

Dikenal sebagai ekstrak bunga aprikot Jepang, bahan ini mengandung komponen aktif fenolik, asam klorogenat, dan rutin, serta antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas dan polusi. Memiliki kemampuan mencerahkan kulit dengan menghambat aktivitas enzim tirosinase.

Robinia Pseudoacacia Flower Extract.

Dikenal sebagai black locust atau false acacia, ekstrak ini mengandung antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas. Memiliki kemampuan anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu mengontrol minyak berlebih pada wajah.

Spiraea Ulmaria Flower Extract.

Ekstrak meadosweet mengandung turunan asam salisilat yang bersifat anti-inflamasi. Mengandung tanin sebagai astringen dan senyawa spiraeosida sebagai anti-selulit.

Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract.

Ekstrak akar manis (licorice) populer sebagai bahan pencerah yang aman. Mengandung senyawa utama glabridin (mencegah pigmentasi) dan glycyrrhizin (mengurangi peradangan kulit).

Cimicifuga Racemosa Root Extract.

Ekstrak black cohosh mengandung triterpena glikosida, zat estrogenik, flavonoid, dan tanin. Memiliki kemampuan mencerahkan kulit dengan menghambat aktivitas enzim tirosinase. Kandungan antioksidannya yang tinggi membantu melindungi kulit dari UV dan polusi, serta kandungan glikosidanya membantu menjaga kelembapan kulit.

Polygonum Multiflorum Root Extract.

Ekstrak akar knotweed adalah salah satu sumber resveratrol, antioksidan kuat yang mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi.

Sesamum Indicum (Sesama) Seed Extract.

Ekstrak biji wijen mengandung senyawa seperti tokoferol, pinoresinol, sesamim, sesaminol, dan sesamol yang bersifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba. Melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas dan infeksi.

Phellinus Linteus Extract.

Sang Hwang Mushroom mengandung komponen aktif antioksidan hispidin yang membantu menetralisir radikal bebas. Kaya akan vitamin D dan selenium yang melindungi kulit serta membantu proses pemulihan luka. Juga mengandung beta-D-glukan yang menjaga elastisitas serta bersifat anti-iritasi dan anti-inflamasi. Polisakarida di dalamnya membantu menghidrasi dan menjaga kelembapan kulit.

Angelica Gigas Root Extract.

Ekstrak tanaman angelica gigas memiliki potensi sebagai agen pencerah alami. Penelitian menunjukkan efek penghambatan tirosinase yang kuat sehingga dapat menghambat produksi melanin.

Morus Alba Bark Extract.

Ekstrak kulit batang mulberry memiliki aktivitas antioksidan dan bersifat anti-inflamasi yang dapat menenangkan gejala iritasi. Antioksidan flavonoid dan oxyresveratrol-nya cukup potensial untuk memudarkan noda/pigmentasi dan meratakan warna kulit.

Paeonia Albiflora Root Extract.

Ekstrak akar bunga peony mengandung antioksidan alami yang membantu melancarkan peredaran darah dan mencerahkan warna kulit. Juga bersifat anti-inflamasi.

Sophora Flavescens Root Extract.

Mengandung senyawa oxymatrine yang bersifat antibakteri spektrum luas, anti-inflamasi, dan anti-acne.

Scutellaria Baicalensis Root Extract.

Akar skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok, mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Bahan-bahan ini merupakan antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial.

Hydrolyzed Glycosaminoglycans.

Termasuk dalam NMF (natural moisturizing factor), bahan ini memiliki kemampuan mengikat air dan meningkatkan level kelembapan di lapisan kulit.

Sodium Hyaluronate.

Bahan yang identik dengan kulit, sangat populer karena kemampuannya mengikat air hingga 1000 kali lipat. Cocok untuk semua jenis kulit.

Allantoin.

Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman comfrey. Memiliki kemampuan anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu proses pemulihan luka.

Arbutin

Agen depigmentasi yang bekerja dengan menghambat produksi melanin. Komponen ini berasal dari bearberry, cranberry, atau tanaman lain, dan merupakan alternatif alami untuk hydroquinone.

Adenosine.

Merupakan bahan yang berkomunikasi dengan sel (cell-communicating ingredient). Senyawa organik ini membantu sel berkomunikasi satu sama lain. Manfaatnya untuk kulit meliputi percepatan penyembuhan luka, sifat anti-inflamasi yang baik, perlindungan kulit, dan memperlambat penuaan dini.

Glutathione.

Merupakan tripeptida, gabungan dari tiga asam amino: glutamic acid, glycine, dan cysteine. Berfungsi sebagai pemulih kulit (mengembalikan vitalitas kulit/memperbaiki kerusakan kulit). Dikenal sebagai “ibu” dari antioksidan sekaligus bahan pencerah alami.

Madecassoside.

Salah satu komponen aktif cica. Bersifat antioksidan, anti-inflamasi, membantu proses pemulihan luka, dan sintesis kolagen. Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0.2% Madecassoside mampu mengurangi kemerahan, kulit mengelupas pada penderita dermatitis atopik, serta mengurangi rasa gatal pada kulit yang rent

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *