GoNaturalCare.com – Some By Mi Yuja Niacin Anti Blemish Cream hadir sebagai solusi ampuh untuk mencerahkan kulit dan mengatasi masalah hiperpigmentasi. Dengan kandungan utama ekstrak jeruk jeju sebanyak 70% dan niacinamide 5%, krim ini dirancang untuk memudarkan noda gelap yang membandel sekaligus menutrisi kulit. Kehadiran panthenol dan minyak jojoba semakin memperkaya formulasi ini, memberikan kelembapan optimal dan perlindungan menyeluruh bagi kulit.
Teksturnya yang ringan namun kaya akan bahan aktif menjadikannya pilihan ideal, seolah memberikan pelukan lembut bagi kulit sensitif yang membutuhkan perhatian ekstra. Dengan Anti Blemish Cream ini, impian memiliki kulit yang lebih cerah, lembap, dan bebas noda dapat terwujud.
Manfaat Produk:
- Mencerahkan kulit dan mengatasi hiperpigmentasi.
- Memudarkan bekas jerawat jenis PIH (Post Inflammatory Hyperpigmentation) dan PIE (Post Inflammatory Erythema).
- Memberikan efek antioksidan dan menutrisi kulit secara mendalam.
- Melembapkan dan menghidrasi kulit.
- Melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Cara Pakai:
Aplikasikan pelembap ini pada kulit wajah yang sudah bersih. Gunakan secara rutin pada pagi dan malam hari sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit harian Anda.
| Kandungan Some By Mi Yuja Niacin Anti Blemish Cream |
Penjelasan Bahan-Bahan Unggulan Some By Mi Yuja Niacin Anti Blemish Cream
Tinjauan Bahan (Ingredients Overview):
Citrus Junos Fruit Extract, Water, Butylene Glycol, Niacinamide, Glycerin, Panthenol, 1,2-Hexanediol, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Benzyl Glycol, (-)-Alpha-Bisabolol, Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone, Arginine, Caprylyl Methicone, Trehalose, Behenyl Alcohol, Acrylate/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Coptis Japonica Root Extract, Polyisobutene, Sorbitan Isostearate, Carbomer, Centella Asiatica Extract, Dimethicone/Phenyl Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Inulin Lauryl Carbamate, Biota Orientalis Leaf Extract, Tocopherol, Stearyl Alcohol, Arachidyl Alcohol, Xylitylglucoside, Ethylhexylglycerin, Adenosine, Anhydroxylitol, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Sorbitan Oleate, Caprylyl/Capryl Glucoside, Xylitol, Polygonum Cuspidatum Root Extract, Raspberry Ketone, Glutathione, Biotin, Ascorbyl Glucoside, Ascorbyl Tetraisopalmitate, Arbutin, Madecassoside, Asiaticoside, Madecassic Acid, Asiatic Acid, Ascorbic Acid, Menadione, Cyanocobalamin, Citrus Junos Peel Oil, Linalool, Limonene.
Bahan-Bahan Utama (Key Ingredients):
Citrus Junos Fruit Extract (Ekstrak Buah Jeruk Junos):
Mengandung antioksidan tinggi dan kaya akan Vitamin C, ekstrak ini berfungsi sebagai agen pencerah kulit (skin-brightening/skin-whitening). Ia bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase yang bertanggung jawab dalam produksi melanin. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki kemampuan anti-aging dengan merangsang sintesis kolagen.
Niacinamide (Vitamin B3):
Vitamin B3 ini berperan penting dalam mencerahkan kulit, membantu sintesis ceramide, dan menyeimbangkan produksi sebum. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi, serta memperkuat kulit agar lebih tahan terhadap efek buruk sinar UV dan bluelight.
Panthenol (Pro Vitamin B5):
Pro-vitamin B5 ini melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid esensial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan kulit (skin barrier). Ia juga bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit (skin-protecting) yang dapat meredakan iritasi akibat bahan lain, serta mendukung proses pemulihan luka.
Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil (Minyak Biji Jojoba):
Minyak jojoba memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan sebum alami kulit. Oleh karena itu, ia sering disebut sebagai skin-identical ingredient. Teksturnya sangat ringan, mudah meresap, dan efektif menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa berat atau lengket.
Alpha-Bisabolol:
Senyawa alami yang berasal dari bunga Chamomile ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing) yang sangat baik dan bersifat anti-inflamasi. Sangat membantu dalam merawat kulit yang mengalami iritasi, sensitif, dan kemerahan.
Arginine:
Asam amino semi-esensial dan merupakan skin-identical ingredient. Arginin secara alami ditemukan dalam berbagai sumber seperti biji labu, daging, dan susu. Manfaat utamanya meliputi sifat antioksidan yang kuat, sebagai humektan (menarik kelembapan), dan peningkat kolagen (collagen booster). Ia juga dapat membantu mengurangi sensasi menggelitik yang terkadang timbul dari penggunaan asam laktat.
Trehalose:
Jenis gula alami yang ditemukan pada tanaman, trehalose memiliki kemampuan mengikat air (water-binding) yang sangat baik, sehingga dapat menjaga kelembapan kulit lebih lama. Tanaman kaktus adalah salah satu contoh yang kaya akan trehalose.
Coptis Japonica Root Extract (Ekstrak Akar Coptis Japonica):
Merupakan ekstrak dari tanaman herbal pengobatan tradisional Jepang. Memiliki khasiat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri.
Baca juga : Cek Ingredients Nutrishe Advanced Retinol Concentrated Serum
Centella Asiatica Extract (Ekstrak Pegagan):
- Mengandung empat senyawa aktif utama cica: Madecassoside, Asiaticoside, Madecassic Acid, Asiatic Acid.
Ekstrak pegagan beserta komponen aktifnya membantu menenangkan kulit, meredakan kemerahan dan inflamasi, melindungi skin barrier, serta mempercepat proses penyembuhan luka.
Biota Orientalis Leaf Extract (Ekstrak Daun Biota Orientalis):
Mengandung komponen seperti rutin, quecitrin, quercetin, dan amentoflane. Memiliki sifat anti-inflamasi, astringen, dan mampu menghambat kerusakan kolagen.
Tocopherol (Vitamin E):
Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB dan mencegah formula produk teroksidasi.
Aquaxyl™ (Xylitylglucoside, Anhydroxylitol, Xylitol):
- Merupakan kompleks yang terdiri dari tiga molekul gula yang diekstrak dari tumbuhan atau buah-buahan.
Bahan ini memiliki kemampuan hidrasi 3D pada kulit, mengatur sirkulasi kelembapan di berbagai lapisan kulit. Aquaxyl™ juga menstimulasi produksi asam hialuronat, lipid, dan NMF (Natural Moisturizing Factor). Sangat cocok untuk semua jenis kulit.
Adenosine:
Merupakan cell-communicating ingredient, yaitu senyawa organik yang juga ditemukan dalam tubuh manusia. Adenosine membantu sel-sel kulit berkomunikasi satu sama lain. Manfaatnya bagi kulit meliputi percepatan penyembuhan luka, sifat anti-inflamasi yang baik, perlindungan kulit, dan pencegahan penuaan dini.
Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract (Ekstrak Buah Zanthoxylum Piperitum):
Ekstrak dari jenis lada ini mengandung antioksidan hyperoside dan quercitin yang membantu menetralisir radikal bebas serta menangkal efek buruk sinar UV. Memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk mengatasi masalah kulit.
Polygonum Cuspidatum Root Extract (Ekstrak Akar Polygonum Cuspidatum):
Dikenal sebagai Japanese Knotweed, sumber resveratrol yang merupakan antioksidan kuat. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi.
Glutathione:
Merupakan tripeptide yang terbentuk dari gabungan tiga asam amino: glutamic acid, glycine, dan cysteine. Berfungsi sebagai agen pemulih kulit (skin-restore) yang mengembalikan vitalitas dan memperbaiki kerusakan kulit. Glutathione juga dikenal sebagai “ibu” dari semua antioksidan dan merupakan agen pencerah alami.
Biotin (Vitamin B7):
Vitamin B7 ini berperan dalam menjaga kesehatan dan kelembapan kulit.
Ascorbyl Glucoside:
Turunan Vitamin C yang sangat stabil dan mudah diformulasikan. Mudah diserap kulit dan diubah menjadi Vitamin C murni, berperan sebagai antioksidan, pencerah kulit, dan stimulator kolagen.
Ascorbyl Tetraisopalmitate:
Bentuk turunan Vitamin C yang stabil (pada pH
Arbutin:
Dikenal juga sebagai beta-arbutin, berfungsi sebagai agen depigmentasi (pencerah) dengan menghambat produksi melanin. Senyawa ini berasal dari tanaman seperti bearberry dan cranberry, serta merupakan alternatif alami dari hydroquinone. Kekuatan pencerahnya tidak sekuat alpha arbutin, dengan konsentrasi aman hingga 7%.
Ascorbic Acid (Vitamin C Murni):
Vitamin C murni bekerja paling efektif pada konsentrasi 5-20%. Merangsang produksi kolagen alami kulit, memudarkan pigmentasi, dan mengatasi ketidakrataan warna kulit. Jika digunakan sebelum sunscreen, dapat meningkatkan perlindungan terhadap UV. Namun, bentuk ini tidak stabil dan mudah teroksidasi oleh udara dan cahaya.
Menadione (Vitamin K):
Nama lain dari Vitamin K, membantu menyeimbangkan pigmentasi kulit, menjaga vitalitas jaringan kolagen, dan memelihara elastisitas kulit.
Cyanocobalamin (Vitamin B12):
Vitamin B12 ini membantu menjaga kesehatan kulit dan meratakan warna kulit.
Citrus Junos Peel Oil (Minyak Kulit Jeruk Junos):
Yuzu essential oil ini memiliki sifat antiseptik, tonik, mengklarifikasi, membersihkan, dan meningkatkan sirkulasi darah di bawah kulit (Circulation Boost). Mengandung komponen aktif seperti limonene, linalool, dan citral yang merupakan komponen pewangi alami dan terkadang dapat bersifat sensitizing.
Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients):
- Water: Pelarut dasar.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, skin identical, dan humektan.
- 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, pengawet (preservative), dan humektan.
- Benzyl Glycol: Berfungsi sebagai pelarut.
- Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone: Jenis silikon yang menambah volume formula dan membentuk lapisan pelindung kelembapan agar tidak mudah menguap. Membantu formula mudah diratakan.
- Caprylyl Methicone: Silikon volatil yang mudah menguap. Berfungsi sebagai pelarut, emolien, dan pelicin.
- Behenyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, penambah volume formula, dan penstabil emulsi.
- Acrylate/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis.
- Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis.
- Polyisobutene: Bahan sintetis yang berfungsi sebagai emolien. Ringan, tidak berminyak, tidak komedogenik, dan tahan air, sehingga aman untuk semua jenis kulit dan membantu menjaga kelembapan.
- Sorbitan Isostearate: Berfungsi sebagai emolien dan pengemulsi.
- Carbomer: Agen pembentuk gel (gelling agent).
- Dimethicone/Phenyl Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Bubuk silikon yang memberikan efek halus dan powdery pada tekstur, sekaligus menambah kekentalan formula.
- Inulin Lauryl Carbamate: Berbahan dasar inulin (polisakarida dari akar/umbi). Berfungsi sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi.
- Stearyl Alcohol (dan) Arachidyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, dan penstabil emulsi.
- Ethylhexylglycerin: Berfungsi sebagai penguat pengawet (preservative booster) dan humektan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula, dengan konsentrasi maksimum 0,85%.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Sorbitan Oleate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Caprylyl/Capryl Glucoside: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Raspberry Ketone: Komponen alami dari raspberry merah yang memberikan aroma manis seperti sirup frambos. Umumnya digunakan sebagai penambah rasa dan aroma dalam industri makanan, meskipun seringkali yang digunakan adalah bahan sintetis.
- Linalool (dan) Limonene: Komponen pewangi alami yang termasuk dalam 26 alergen UE.
Kesimpulan
✔️ Some By Mi Yuja Niacin Anti Blemish Cream diperkaya dengan lebih dari 20 bahan utama yang efektif mencerahkan dan melembapkan kulit.
✔️ Kandungan utamanya adalah ekstrak jeruk Yuja 70% dan niacinamide 5%.
Jika dibandingkan dengan varian sleeping mask-nya, bahan-bahannya sangat mirip, dengan konsentrasi Yuja dan niacinamide yang sama. Perbedaan terletak pada kandungan ekstrak tanaman; sleeping mask memiliki lebih banyak ekstrak tanaman, sementara varian krim lebih kaya akan emolien. Oleh karena itu, varian krim mungkin lebih cocok untuk kulit yang cenderung kering.
✔️ Bagi pemilik kulit yang kuat dan tidak sensitif, Anda bisa mengombinasikan kedua produk ini (krim dan sleeping mask) dengan mengaplikasikan krim terlebih dahulu, lalu melapisi dengan sleeping mask. Namun, bagi kulit yang sangat sensitif, pemula, atau yang sudah menggunakan produk dengan bahan aktif lain, disarankan untuk memilih salah satu saja.
✔️ Varian krim ini juga mengandung tiga jenis Vitamin C serta multivitamin lainnya seperti Vitamin B3, B12, pro-Vitamin B5, B7, dan K, yang berfungsi sebagai antioksidan dan menutrisi kulit.
✔️ Ekstrak Centella Asiatica, empat komponen cica, bisabolol, dan adenosine membantu mengurangi sensitivitas kulit serta mempercepat proses pemulihan luka.
✔️ Panthenol, minyak jojoba, Aquaxyl, arginine, dan trehalose berperan penting dalam menghidrasi, melembapkan, dan menjaga elastisitas kulit.
✔️ Cocok untuk rutinitas pagi dan malam.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Tidak mengandung pewangi buatan (aroma berasal dari raspberry ketone, limonene, linalool, dan Yuja Essential Oil).
✔️ Bebas paraben.
✔️ Tidak oil-free karena mengandung jojoba oil yang ideal untuk semua tipe kulit.
Potensi komedogenik produk ini mirip dengan varian sleeping mask-nya:
- Jojoba oil (rating 1-2)
- Sorbitan Isostearate (rating 2)
- Stearyl Alcohol (rating 2)
- Sorbitan Oleate (rating 3) – posisinya di bawah disodium EDTA, sehingga kemungkinan rating komedogeniknya bisa sedikit berkurang.
❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Jojoba oil, Sorbitan Isostearate, Sorbitan Oleate.
✔️ Ideal untuk kulit normal, kombinasi, kering, berminyak, dan kusam. Diklaim aman untuk kulit sensitif. Jika ragu, lakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu.
✔️ Secara umum, produk ini tidak mengandung bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.
✔️ Produk asal


Leave a Reply