Home » Cek Ingredients Some By Mi Retinol Intense Advanced Triple Action Eye Cream

Cek Ingredients Some By Mi Retinol Intense Advanced Triple Action Eye Cream

Cek Ingredients Some By Mi Retinol Intense Advanced Triple Action Eye Cream

GoNaturalCare.com – Some By Mi Retinol Intense Advanced Triple Action Eye Cream merupakan krim mata inovatif yang diformulasikan dengan kombinasi retinol, retinal, niacinamide, panthenol, hyaluronic acid, dan ekstrak Centella Asiatica (Trucica). Produk ini dirancang untuk mengatasi berbagai masalah di area mata, termasuk kerutan halus, serta dapat diaplikasikan pada area dahi dan leher. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya dalam mencerahkan mata panda berkat kandungan niacinamide, glutathione, dan tranexamic acid.

Krim mata ini memiliki daftar bahan yang sangat lengkap, mencakup lebih dari 30 bahan aktif utama. Formulasi ini bertujuan untuk memberikan manfaat anti-aging yang komprehensif, mencerahkan area mata, menenangkan kulit, menjaga kelembapan, serta memperkuat skin barrier.

Penjelasan Ingredients Some By Mi Retinol Intense Advanced Triple Action Eye Cream

Ingredients overview
Water, Glycerin, Caprylic/Capric Triglyceride, Dimethicone, Polysorbate 60, Niacinamide, Methylpropanediol, Cetyl Alcohol, Polymethylsilsesquioxane, Centella Asiatica Extract, Dioscorea Japonica Root Extract, Piper Methysticum Leaf/Root/Stem Extract, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Panax Ginseng Berry Extract, Artemisia Capillaris Extract, Ganoderma Lucidum (Mushroom) Stem Extract, Chlorella Vulgaris Extract, Glycine Soja (Soybean) Seed Extract, Nymphaea Alba Flower Extract, Elaeis Guineensis (Palm) Oil, Hydrogenated Lecithin, Sodium Hyaluronate, 1,2-Hexanediol, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Panthenol, BHT, Cyclopentasiloxane, Steareth-21, PEG-10 Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Polyacrylamide, Steareth-2, Isohexadecane, Carbomer, Hydroxyacetophenone, C13-14 Isoparaffin, Tromethamine, Palmitic Acid, Polyquaternium-51, Stearic Acid, Polysorbate 20, Retinol (0.1%), Ethylhexylglycerin, Glyceryl Caprylate, Tocopheryl Acetate, Polyglyceryl-10 Myristate, PEG-30 Dipolyhydroxystearate, Hydroxyethylcellulose, Glycosyl Trehalose, Beta-Glucan, Glyceryl Polymethacrylate, Laureth-7, Butylene Glycol, Disodium EDTA, Hydrogenated Starch Hydrolysate, Adenosine, Raffinose, Dipotassium Glycyrrhizate, Lecithin, Tocopherol, Pentylene Glycol, BHA, Myristic Acid, Tranexamic Acid, Propanediol, Dipropylene Glycol, Disodium Phosphate, Caprylyl Glycol, Collagen, Madecassic Acid, Biosaccharide Gum-1, Asiaticoside, Sodium Palmitoyl Proline, Leuconostoc/Radish Root Ferment Filtrate, Asiatic Acid, Glutathione, Retinal, Madecassoside, Sodium Phosphate, Ferulic Acid, Acetyl Hexapeptide-8, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Tetrahydropiperine, Phloretin, Arginine, Fragrance

*(Ingredient diambil dari situs incidekoder)

Key Ingredients

Niacinamide, Vitamin B3. Bahan ini dikenal luas karena kemampuannya mencerahkan kulit, bertindak sebagai antioksidan, serta membantu sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier. Niacinamide juga efektif dalam mengatur produksi sebum, mengurangi peradangan, dan melawan jerawat. Selain itu, ia dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan blue light dengan memperkuat pertahanan alami kulit.

Centella Asiatica Extract, Ekstrak daun pegagan ini mampu merangsang produksi kelembapan alami kulit, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Sangat baik untuk membantu proses penyembuhan luka, meningkatkan aktivitas antioksidan, dan memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

Dioscorea Japonica Root Extract, Dikenal juga sebagai ekstrak ubi gunung Jepang. Mengandung antioksidan, saponin, karbohidrat, dan polisakarida. Bahan ini memiliki kemampuan anti-inflamasi, antioksidan, anti-alergi, dan melembapkan kulit.

Piper Methysticum Leaf/Root/Stem Extract, Ekstrak Kava-kava. Bahan ini dikenal memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing) dan meredakan nyeri (analgesik). Namun, perlu diperhatikan bahwa menurut beberapa sumber, ekstrak ini dapat bersifat iritan pada kondisi kulit tertentu.

Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Ekstrak pohon teh. Sangat populer sebagai bahan anti-jerawat karena sifat antibakteri, antijamur, kemampuannya mengontrol minyak, dan anti-inflamasi.

Panax Ginseng Berry Extract, Mengandung komponen aktif ginseng saponins (ginsenoside) yang merupakan antioksidan kuat dan kaya akan phytonutrients. Ekstrak ini membantu meningkatkan kelembapan kulit, mengurangi tekstur kasar, meratakan warna kulit, dan meningkatkan kekencangan kulit.

Artemisia Capillaris Extract, Ekstrak mugwort. Sangat baik untuk merawat kulit kering, iritasi, sensitif, dan rentan eksim. Bahan ini melembapkan, menutrisi, melindungi kulit, serta membantu menenangkan kemerahan.

Ganoderma Lucidum (Mushroom) Stem Extract, Dikenal sebagai ekstrak jamur Ling-Zhi atau Reishi. Mengandung senyawa aktif ganodermanondiol yang memiliki properti mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin. Kaya akan beta-glucan, antioksidan, vitamin D2, tembaga, selenium, serta asam amino seperti leusin dan lisin, yang memberikan efek anti-aging, anti-inflamasi, melembapkan, dan membantu sintesis ceramide.

Chlorella Vulgaris Extract, Jenis alga bersel tunggal ini kaya akan klorofil, karotenoid, dan asam amino seperti lisin, prolin, glisin, dan alanin. Bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan anti-aging dengan mencegah kerusakan jaringan kolagen dan elastin, serta melindungi kulit dari efek buruk sinar UV.

Glycine Soja (Soybean) Seed Extract, Ekstrak biji kedelai mengandung flavonoid bioaktif, isoflavon, genistein, dan diadzein yang memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi. Selain itu, kandungan soybean trypsin inhibitor (STI) membantu menghambat pigmentasi.

Nymphaea Alba Flower Extract (and) Sodium Palmitoyl Proline, Dikenal sebagai Aminovector. Bahan ini membantu mengurangi stres pada kulit, bersifat anti-inflamasi, dan menenangkan kulit. Sangat baik untuk merawat kulit sensitif serta memiliki properti pencerah kulit dengan mengurangi hiperpigmentasi.

Elaeis Guineensis (Palm) Oil, Minyak kelapa sawit mengandung asam lemak seperti palmitic acid dan stearic acid yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif, membantu melindungi kulit dan mengunci kelembapan. Kaya akan antioksidan dan Vitamin E yang melindungi kulit dari radikal bebas.

Sodium Hyaluronate, Bentuk garam dari hyaluronic acid yang identik dengan kulit. Memiliki kemampuan mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri, menjaga kelembapan, elastisitas, dan fungsi skin barrier.

Panthenol, Pro-vitamin B5. Melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid alami kulit yang penting untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Merupakan agen anti-inflamasi dan pelindung kulit yang dapat mengurangi iritasi, serta membantu proses pemulihan luka.

Retinol (0.1%), Salah satu bahan anti-aging paling terbukti secara ilmiah. Agar efektif, retinol harus melalui dua tahap konversi di dalam kulit menjadi retinaldehyde, lalu menjadi all-trans Retinoid Acid. Retinol umumnya 10-20 kali lebih lembut dibandingkan retinoic acid. Manfaatnya termasuk menghaluskan kerutan, mengencangkan kulit, meratakan warna kulit, dan membantu mengatasi jerawat.

Beta-Glucan, Senyawa yang ditemukan dalam serealia seperti padi dan oatmeal. Kaya akan antioksidan, sering digunakan dalam produk anti-aging untuk kulit sensitif karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan, mengencangkan, dan memberikan efek plumping. Beta-glucan juga mempercepat pemulihan luka serta memiliki efek anti-iritasi dan anti-inflamasi.

Adenosine, Merupakan cell-communicating ingredient, senyawa organik yang ditemukan dalam tubuh manusia atau berasal dari ragi. Membantu komunikasi antar sel kulit. Manfaatnya bagi kulit antara lain mempercepat penyembuhan luka, anti-inflamasi, menenangkan kulit, melindungi kulit, dan memperlambat penuaan dini (anti-wrinkle agent). Penggunaan umum: 0.1-1%.

Dipotassium Glycyrrhizate, Senyawa yang berasal dari akar licorice. Memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan mengatur produksi sebum.

Tocopherol, Vitamin E. Merupakan antioksidan yang membantu melembapkan kulit dan melindungi dari efek buruk sinar UVB.

Tranexamic Acid, Asam traneksamat. Bahan pencerah kulit generasi baru yang efektif untuk mengatasi flek hitam seperti melasma (flek akibat hormon kehamilan) dan bekas luka/jerawat yang membandel (PIH/post-inflammatory hyperpigmentation). Bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase yang memproduksi pigmen dan memblokir transfer pigmen ke lapisan epidermis.

Collagen, Molekul kolagen memiliki kemampuan mengikat air, memberikan hidrasi yang sangat baik. Menciptakan lapisan kaya air di permukaan kulit, mencegah penguapan air, dan menjaga kulit tetap lembap.

Mengandung komponen aktif cica (truecica) yang baik untuk menenangkan kulit (soothing), menyejukkan (calming), membantu meningkatkan sintesis NMF (Natural Moisturizing Factor) dan kolagen.

  • Asiaticoside.
  • Madecassic Acid,
  • Asiatic Acid,
  • Madecassoside

Biosaccharide Gum-1, Dikenal sebagai smart sugar. Terbuat dari sorbitol melalui fermentasi. Memiliki sifat menenangkan kulit yang dapat mengurangi sensasi tingling dari lactic acid, serta bersifat humektan/melembapkan mirip hyaluronic acid. Penggunaan: 1-20%.

Leuconostoc/Radish Root Ferment Filtrate, Alternatif pengawet alami yang terbuat dari lobak yang difermentasi. Memiliki sifat antimikroba yang signifikan. Konsentrasi yang direkomendasikan: 2-4%.

Glutathione, Merupakan tripeptide yang terdiri dari tiga asam amino: glutamic acid, glycine, dan cysteine. Berfungsi sebagai agen perbaikan kulit (skin-restore) dan dikenal sebagai “ibu” dari semua antioksidan, sekaligus bahan pencerah alami.

Retinal, Juga dikenal sebagai retinaldehyde. Merupakan bentuk vitamin A (dalam produk OTC) yang paling ampuh karena hanya memerlukan satu tahap konversi untuk menjadi aktif. Diklaim 11 kali lebih ampuh dari retinol dalam memperbaiki jaringan kulit di malam hari, memproduksi kolagen, dan membuat kulit bercahaya. Retinal juga memiliki kemampuan antibakteri yang baik untuk membantu kulit berjerawat.

Ferulic Acid, Senyawa antioksidan alami yang ditemukan pada dinding sel tanaman seperti padi, dedak, gandum, oat, terong, serta biji jeruk dan apel. Jika dikombinasikan dengan Vitamin C dan E, ferulic acid dapat melipatgandakan kemampuan antioksidan dan memberikan perlindungan ganda terhadap sinar UV. Selain itu, memiliki efek anti-aging dan mencerahkan kulit.

Acetyl Hexapeptide-8, Dikenal sebagai Argireline. Memiliki efek mirip botox (“botox-like-effect”). Diklaim mampu menarget kerutan di garis senyum (smile line) dan kerutan di sudut mata (crow’s feet). Studi in-vivo menunjukkan bahwa aplikasi 10% Argireline di sekitar mata selama 15 hari dapat mengurangi kerutan hingga 17% dan secara signifikan meningkatkan kelembapan kulit.

Phloretin, Senyawa antioksidan flavonoid yang berasal dari apel atau kulit kayu apel. Selain melindungi kulit dari stres oksidatif, juga meningkatkan tone kulit. Berfungsi sebagai penetration enhancer yang membantu penyerapan bahan aktif ke dalam lapisan kulit.

Arginine, Asam amino semi-esensial dan skin-identical ingredient. Secara alami dapat ditemukan pada biji labu, daging, susu, dll. Arginin memiliki tiga manfaat utama: antioksidan kuat, humektan, dan peningkat kolagen. Dapat membantu mengurangi sensasi tingling dari lactic acid dan menciptakan efek ‘time released’ jika dikombinasikan dengan AHA.

Baca juga : Cek Ingredients AZQIARA Radiance Body Lotion SPF 50+ PA++++

Bahan pelengkap

  • Water, Pelarut utama.
  • Glycerin. Pelarut, identik dengan kulit, humektan.
  • Caprylic/Capric Triglyceride. Emollient.
  • Dimethicone. Silicone emollient semi-oklusif yang membantu mengunci kelembapan dan memberikan efek halus serta silky pada kulit.
  • Polysorbate 60. Pengemulsi.
  • Methylpropanediol. Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, humektan.
  • Cetyl Alcohol. Alkohol lemak, emollient. Menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Polymethylsilsesquioxane. Jenis silikon yang berfungsi sebagai texture enhancer sekaligus memiliki efek pengisi kerutan sementara (temporary wrinkle filler). Juga berfungsi sebagai emollient yang menciptakan formula yang elegan secara kosmetik dan membantu mengunci kelembapan. Penggunaan: 1-7%.
  • Hydrogenated Lecithin. Pengemulsi, emollient.
  • 1,2-Hexanediol. Pelarut, pengawet, humektan. Penggunaan: 0.1-3%.
  • Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer. Berupa silikon bubuk yang berfungsi menambah kekentalan formula dan menciptakan efek kulit yang halus, kering, dan velvety.
  • BHT. Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang mudah menguap, emollient, pelicin.
  • Steareth-21. Pengemulsi.
  • PEG-10 Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer. Pengemulsi berbasis silikon.
  • Polyacrylamide. Pengental sintetis.
  • Steareth-2. Pengemulsi.
  • Isohexadecane. Pelarut, emollient.
  • Carbomer. Agen pembentuk gel untuk mengentalkan formula.
  • Hydroxyacetophenone. Antioksidan untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • C13-14 Isoparaffin. Emollient, pelarut, texture enhancer. Aman hingga konsentrasi 75%.
  • Tromethamine. Penyesuai pH, bersifat basa.
  • Palmitic Acid. Asam lemak, emollient. Menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Polyquaternium-51. Kondisioner kulit.
  • Stearic Acid. Asam lemak, emollient. Menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Polysorbate 20. Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin. Peningkat efektivitas pengawet, humektan.
  • Glyceryl Caprylate. Pengemulsi.
  • Polyglyceryl-10 Myristate. Pengemulsi.
  • PEG-30 Dipolyhydroxystearate. Pengemulsi.
  • Hydroxyethylcellulose. Pengental sintetis.
  • Glycosyl Trehalose. Humektan/pelembap.
  • Glyceryl Polymethacrylate. Gabungan gliserin dan polymethacrylic acid. Berfungsi sebagai pembentuk lapisan (film-former) dan texture enhancer.
  • Laureth-7. Pengemulsi.
  • Butylene Glycol. Pelarut, penetration enhancer, humektan.
  • Disodium EDTA. Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
  • Hydrogenated Starch Hydrolysate. Berfungsi sebagai pembentuk lapisan/penahan (film-forming/holding agent) dan hidrator, menjaga kelembapan serta menambah perlindungan skin barrier.
  • Raffinose. Trisakarida (gula kompleks) yang ditemukan pada kubis, kacang-kacangan, dan

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *