Home » Cek Ingredients Some By Me AHA BHA PHA 30 Days Miracle Serum

Cek Ingredients Some By Me AHA BHA PHA 30 Days Miracle Serum

Cek Ingredients Some By Me AHA BHA PHA 30 Days Miracle Serum

GoNaturalCare.com – Serum Some By Me AHA BHA PHA 30 Days Miracle telah menjadi produk yang sangat dikenal di kalangan pencinta skincare. Namun, seberapa dalam kita benar-benar memahami setiap detail bahan yang terkandung di dalamnya?

Artikel ini akan mengupas tuntas seberapa ‘ajaib’ serum dari Some By Me ini.

Some By Me AHA BHA PHA 30 Days Miracle Serum. Sumber: shopee

Dengan harga sekitar Rp 150.000 untuk kemasan 50ml, mari kita selami lebih dalam komposisi serum ini.

Penjelasan Ingredients Some By Me AHA BHA PHA 30 Days Miracle Serum

Ingredients:

Water, Centella Asiatica (Gotu Kola) Extract (14,77%), Cetyl Ethylhexanoate, Caprylic/Capric Triglyceride, Glycerin, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Propanediol, Alcohol, Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Niacinamide, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water (10,000ppm), Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Scutellaria Baicalensis (Baikal Skullcap) Root Extract, Polygonum Cuspidatum (Japanese Knotweed) Root Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Sodium Lactate (18,375ppb), Sodium PCA (7,875ppb), Citric Acid (7,875ppb), Lactic Acid (3,150ppb), Malic Acid (3,150ppb), Glycolic Acid (3,150ppb), Pyruvic Acid (525ppb), Tartaric Acid (10.5ppb), Gaultheria Procumbens (Wintergreen) Leaf Extract (105ppm), Lactobionic Acid (105ppm), Pentylene Glycol, Vaccinium Macrocarpon (Cranberry) Fruit Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Ocimum Basilicum (Basil) Leaf Extract, Syringa Vulgaris (Lilac) Extract, Houttuynia Cordata (Tsi) Extract, Angelica Keiskei Extract, Althaea Officinalis (Marshmallow) Root Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Extract, Madecassoside, Camellia Oleifera (Tea-Oil Camellia) Seed Oil, Oryza Sativa (Rice) Bran Oil, Camellia Sinensis (Green Tea) Seed Oil, Rosa Canina (Dog Rose) Fruit Oil, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Limnanthes Alba (Meadowfoam) Seed Oil, Sodium Chloride, Citrus Paradisi (Grapefruit) Peel Oil, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil, Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract, Melia Azadirachta (Neem) Leaf Extract, Melia Azadirachta (Neem) Flower Extract, Xanthan Gum, Pelargonium Graveolens (Geranium) Flower Oil, Boswellia Carterii (Frankincense) Oil, Melia Azadirachta Bark Extract, Pearl Powder, Amyris Balsamifera (West Indian Rosewood) Bark Oil, Moringa Oleifera Seed Oil, Ocimum Sanctum Leaf Extract, Ocimum Basilicum (Basil) Flower/Leaf Extract, Disodium EDTA, Caprylyl Glycol, Ethylhexylglycerin, limonene, citronellol, citral.

Baca juga : Humphrey Acne Serum plus

Bahan Aktif

Melihat banyaknya bahan aktif, kami mengelompokkannya agar lebih mudah dipahami.

Niacinamide.

Vitamin B3 ini dikenal luas untuk mencerahkan kulit, meningkatkan sintesis ceramide, mengatur sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne. Niacinamide juga dapat memperkuat pertahanan kulit terhadap paparan bluelight.

Madecassoside.

Senyawa ini memiliki kemampuan penyembuhan luka, menenangkan kulit, dan bersifat antioksidan. Jika dikombinasikan dengan Vitamin C, ia menjadi duo anti-aging yang efektif. Madecassoside juga diklaim dapat menghambat produksi melanin.

Pearl Powder

Bubuk mutiara telah lama digunakan dalam kosmetik karena kekayaan nutrisinya seperti protein, asam amino, dan kalsium karbonat. Kandungan ini membantu menutrisi dan menjaga kesehatan kulit.

Mengandung 23 plant extract

  1. Centella Asiatica (Gotu Kola) Extract (14,77%). Ekstrak cica ini menstimulasi produksi kelembapan alami kulit, membantu penyembuhan luka, meningkatkan aktivitas antioksidan, dan sintesis kolagen. Sifat anti-inflamasinya sangat baik untuk kulit iritasi, sensitif, dan berjerawat.
  2. Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water. Memiliki sifat antibakteri, anti-jamur, anti-inflamasi, astringen, dan mengontrol minyak berlebih, menjadikannya populer untuk perawatan kulit berjerawat.
  3. Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract. Kaya akan polifenol, terutama katekin, yang memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari UV, anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.
  4. Scutellaria Baicalensis (Baikal Skullcap) Root Extract. Ekstrak akar skullcap ini kaya akan antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan anti-jamur. Ia juga berfungsi sebagai humektan dan astringen.
  5. Polygonum Cuspidatum (Japanese Knotweed) Root Extract. Sumber resveratrol, antioksidan kuat yang mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi.
  6. Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract. Mengandung senyawa penghambat pigmentasi dan memiliki sifat anti-inflamasi yang baik.
  7. Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract. Ekstrak bunga kamomil mengandung bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.
  8. Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract. Kaya akan rosmarinic acid, flavonoid, asam fenolik, dan terpenoid. Berkhasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, astringen, dan toning.
  9. Gaultheria Procumbens (Wintergreen) Leaf Extract. Mengandung molekul salicylic acid alami yang memiliki properti anti-kerut, mencerahkan, memurnikan, dan meregenerasi kulit.
  10. Vaccinium Macrocarpon (Cranberry) Fruit Extract. Kaya antioksidan dan vitamin, ekstrak cranberry menjaga vitalitas kulit dan melindunginya dari radikal bebas.
  11. Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract. Ekstrak bunga lavender memiliki properti antioksidan, menenangkan kulit, anti-inflamasi, astringen, antibakteri, dan anti-jamur.
  12. Ocimum Basilicum (Basil) Leaf Extract. Ekstrak daun basil memiliki properti antibakteri, anti-jamur, dan anti-inflamasi, baik untuk merawat kulit berjerawat.
  13. Syringa Vulgaris (Lilac) Extract. Membantu menyeimbangkan sebum, bersifat antioksidan dan anti-inflamasi, cocok untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
  14. Houttuynia Cordata (Tsi) Extract. Ekstrak heart leaf ini memiliki antioksidan kuat, anti-inflamasi, antibakteri, dan anti-alergi, sangat baik untuk kulit yang alergi.
  15. Angelica Keiskei Extract. Ashitaba extract memiliki properti antioksidan, astringen, serta efek anti-aging.
  16. Althaea Officinalis (Marshmallow) Root Extract. Ekstrak marshmallow memberikan hidrasi instan, menenangkan kulit, dan anti-inflamasi, baik untuk kulit iritasi dan sensitif.
  17. Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Extract. Mengandung komponen bioaktif seperti rosmarinic acid, flavonoid, asam fenolik, dan terpenoid. Berkhasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, astringen, dan toning.
  18. Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract. Ekstrak kunyit bersifat antioksidan dan mencerahkan kulit. Komponen aktif kurkuminnya memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba. Ia juga bersifat astringen dan mengatur sebum, baik untuk kulit berjerawat.
  19. Melia Azadirachta (Neem) Leaf Extract. Ekstrak daun neem memiliki properti antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-acne. Membantu proses pemulihan luka.
  20. Melia Azadirachta (Neem) Flower Extract. Sama seperti daunnya, ekstrak bunga neem populer dalam pengobatan Ayurveda India. Mengandung antioksidan, antiseptik, antibakteri, anti-inflamasi, dan anti-acne, serta membantu pemulihan luka.
  21. Melia Azadirachta Bark Extract. Ekstrak batang neem mengandung antioksidan, antiseptik, anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
  22. Ocimum Sanctum Leaf Extract. Ekstrak holy basil/tulsi kaya akan antioksidan dan bersifat anti-inflamasi. Mengandung rosmarinic acid yang mencegah kerusakan jaringan kolagen dan elastin, memberikan efek anti-aging.
  23. Ocimum Basilicum (Basil) Flower/Leaf Extract. Ekstrak bunga/daun basil memiliki properti antibakteri, anti-jamur, dan anti-inflamasi, baik untuk merawat kulit berjerawat.

Mengandung Komponen NMF dan Organic Acid:

  • Sodium Lactate. Merupakan Natural Moisturizing Factor (NMF).
  • Sodium PCA. Juga merupakan Natural Moisturizing Factor (NMF).
  • Citric Acid. Asam organik jenis AHA yang berasal dari buah jeruk.
  • Lactic Acid. Asam organik jenis AHA yang berasal dari susu.
  • Malic Acid. Asam organik jenis AHA yang berasal dari apel.
  • Glycolic Acid. Asam organik jenis AHA yang paling kuat.
  • Pyruvic Acid. Asam organik jenis AHA, termasuk alpha keto acid, dapat diperoleh dari buah-buahan atau cuka.
  • Tartaric Acid. Asam organik jenis AHA yang berasal dari buah anggur.
  • Lactobionic Acid. Asam organik jenis PHA.

Mengandung 7 plant oil:

  1. Olea Europaea (Olive) Fruit Oil. Minyak zaitun kaya akan oleic acid, antioksidan, dan Vitamin E, sangat baik untuk merawat kulit kering.
  2. Camellia Oleifera (Tea-Oil Camellia) Seed Oil. Komposisinya mirip sebum kulit, sehingga skin identical. Kaya antioksidan, Vitamin E, dan Essential Fatty Acid yang baik untuk skin barrier.
  3. Oryza Sativa (Rice) Bran Oil. Memiliki filter UVA dan UVB alami, melembapkan dengan tekstur ringan, mudah meresap, dan tidak menyumbat pori. Kaya antioksidan dan menenangkan kulit iritasi.
  4. Camellia Sinensis (Green Tea) Seed Oil. Mengandung Vitamin A, B, C, D, E, serta asam lemak esensial seperti omega 3 dan 6. Baik untuk menutrisi, melindungi, melembapkan, dan menjaga fungsi skin barrier.
  5. Rosa Canina (Dog Rose) Fruit Oil. Dikenal sebagai rosehip oil, kaya akan omega 3, 6, 9 yang penting untuk skin barrier, mengurangi inflamasi, melembapkan, dan regenerasi kulit.
  6. Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil. Mengandung oleic acid, linoleic acid, Vitamin E, dan B. Berfungsi menghaluskan, melembutkan, dan melembapkan kulit kering.
  7. Limnanthes Alba (Meadowfoam) Seed Oil. Emolien yang sangat baik untuk melembapkan dan melembutkan kulit kering tanpa rasa lengket. Stabil terhadap oksidasi dan panas, mengandung Vitamin E, antioksidan, dan anti-inflamasi.
  8. Moringa Oleifera Seed Oil. Minyak biji kelor kaya akan essential fatty acid seperti oleic acid dan linoleic acid, baik untuk kelembapan dan fungsi skin barrier. Memiliki sifat antibakteri, anti-jamur, antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-aging.

Mengandung 5 Essential oil:

  • Citrus Paradisi (Grapefruit) Peel Oil,
  • Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil,
  • Pelargonium Graveolens (Geranium) Flower Oil,
  • Boswellia Carterii (Frankincense) Oil,
  • Amyris Balsamifera (West Indian Rosewood) Bark Oil,

Essential oil ini umumnya memiliki sifat antibakteri, anti-jamur, anti-inflamasi, dan mengandung senyawa natural fragrance seperti limonene, linalool, citronellol, citral, geraniol, hexyl cinnamal.

Bahan pelengkap

  • Water
  • Cetyl Ethylhexanoate. Emolien ester yang memberikan efek lembut dan halus pada kulit, mudah diratakan, dan tidak berminyak.
  • Caprylic/Capric Triglyceride. Emolien ringan berbahan dasar minyak kelapa dan gliserin, cocok untuk semua jenis kulit.
  • Glycerin. Pelarut, skin identical, dan humektan.
  • Propanediol. Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan yang terbuat dari gula jagung.
  • Alcohol. Pelarut yang sangat baik, peningkat penetrasi, kuat dalam mengontrol minyak dan bersifat astringen serta antimikroba.
  • Butylene Glycol. Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • 1,2-Hexanediol. Pelarut, penguat pengawet, dan humektan.
  • Sodium Chloride. Pengental ionik untuk menambah kekentalan formula.
  • Xanthan Gum. Pengental alami.
  • Disodium EDTA. Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
  • Caprylyl Glycol. Penguat pengawet dan emolien.
  • Ethylhexylglycerin. Penguat pengawet dan humektan.
  • Limonene. Pewangi alami.
  • Citronellol. Pewangi alami.
  • Citral. Pewangi alami.

Kesimpulan

Dengan banyaknya bahan aktif, serum ini menawarkan manfaat yang beragam. Berikut adalah rincian konsentrasi beberapa bahan aktif utama:

  • Cica: 14,77%. Merupakan bahan aktif dengan konsentrasi tertinggi.
  • Tea tree water 10.000ppm = 1%. Perlu dicatat bahwa tea tree water berbeda dengan tea tree extract.

Konversi satuan ppm (part per million) dan ppb (part per Billion) ke dalam persen mengungkapkan konsentrasi yang sangat kecil untuk beberapa bahan aktif:

  • Sodium Lactate (18,375ppb) = 1,837 x 10–⁶ %
  • Sodium PCA (7,875ppb) = 7,875 x 10–⁷ %
  • Citric Acid (7,875ppb) = 7,875 x 10–⁷ %
  • Lactic Acid (3,150ppb) = 3,150 x 10–⁷ %
  • Malic Acid (3,150ppb) = 3,150 x 10–⁷ %
  • Glycolic Acid (3,150ppb) = 3,150 x 10–⁷ %
  • Pyruvic Acid (525ppb) = 5,25 x 10–⁵ %
  • Tartaric Acid

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *