GoNaturalCare.com – Aizen Phytorevita Retinapeptide Ampoule Essence adalah produk perawatan kulit multifungsi yang diformulasikan untuk mengatasi berbagai masalah kulit wajah. Produk ini diklaim mampu menyamarkan keriput, memudarkan noda hitam, mencerahkan kulit, mengecilkan pori-pori, serta menenangkan kemerahan, demi menghasilkan kulit yang mulus, sehat, dan tampak lebih muda.
Produk ini menggunakan kandungan Retinapeptide® 24X dan Nano Liposomal Retinal™, yang diklaim lebih efektif dibandingkan Retinal atau Retinol biasa. Ampoule ini juga diperkaya dengan 13 jenis peptida yang berfokus pada regenerasi kulit.
Manfaat Utama:
- Merawat dan melembutkan kulit wajah agar sehat dan mulus.
- Membantu mencegah dan menyamarkan tanda-tanda penuaan dini seperti keriput dan garis-garis halus.
- Menyamarkan noda gelap atau bintik hitam serta mencerahkan kulit wajah yang kusam.
- Membantu menyamarkan dan mengecilkan tampilan pori-pori.
- Melindungi dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
- Dapat diaplikasikan di area bawah mata untuk membantu mencerahkan lingkaran hitam dan menyamarkan tampilan kantung mata.
Kondisi Kulit yang Dapat Diatasi:
- Kulit kusam & gelap
- Flek & noda gelap
- Warna kulit tidak merata
- Mata panda
- Jerawat
- Pori-pori besar
- Kulit berminyak
- Penuaan dini
- Keriput & garis halus
- Penumpukan sel kulit mati
- Kulit kering & kasar
Cara Penggunaan:
Aplikasikan Aizen Phytorevita Retinapeptide Ampoule secukupnya pada wajah dan leher yang telah dibersihkan. Ratakan dan tepuk-tepuk ringan hingga meresap.
Nomor BPOM: 11212000020
Penjelasan Detail Ingredients Aizen Phytorevita Retinapeptide Ampoule
Komposisi Lengkap:
Water, Glycerin, Urea, Carnosine, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Polyglyceryl-3 Cetyl Ether, Tremella Fuciformis Extract, Betaine, Epigallocatechin Gallatyl Glucoside, Resveratrol, Carnosine, Astaxanthin, Tetrahexyldecyl Ascorbate, Hexapeptide-9, Palmitoyl Tripeptide-1, Acetyl Hexapeptide-8, Palmitoyl Tripeptide-5, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Palmitoyl Pentapeptide-4, sh-Oligopeptide-1, Copper Tripeptide-1, Palmitoyl Hexapeptide-12, Acetyl Octapeptide-3, Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate, Trifluoroacetyl Tripeptide-2, Tripeptide-10 Citrulline, Palmitoyl Camellia Sinensis Extract, Ethylbisiminomethylguaiacol Manganese Chloride, Dimethylmethoxy Chromanol, Xanthan Gum, Hydroxypinacolone Retinoate, Superoxide Dismutase, Hyaluronic Acid, Phenoxyethanol, PEG-9 Diglycidyl Ether/Sodiüm Hyaluronate Crosspolymer, Hydroxyethyl Urea, Isohexadecane, Citrus Reticulata (Tangerine) Peel Extract, Retinaldehyde, Chlorphenesin.
Kandungan Kunci (Key Ingredients):
Urea
Urea, atau carbamide, adalah komponen alami dari skin’s natural moisturizing factor (NMF) yang diproduksi tubuh. Fungsinya adalah memperbaiki kondisi kulit kering, kasar, dan bersisik melalui dua cara: sebagai humektan dan emolien yang menghidrasi dan melembutkan kulit, serta sebagai agen keratolitik. Pada konsentrasi di atas 5%, urea membantu melunakkan keratin, mengangkat sel kulit mati, mengurangi kekasaran, dan menghaluskan tekstur kulit.
Dosis penggunaan: 3-20%. Dosis rekomendasi untuk eksfoliasi ringan sekaligus melembapkan adalah 10-20%.
Carnosine
Merupakan asam amino yang secara alami diproduksi tubuh untuk melindungi DNA dari kerusakan akibat stres oksidatif. Dalam kosmetik, carnosine disintesis untuk fungsi serupa: sebagai antioksidan, anti-glikasi, anti-penuaan, dan pemulih barrier kulit.
Dosis penggunaan: 0,1-1%. Disarankan dikombinasikan dengan butylene glycol/ethoxydiglycol/leurocapram sekitar 3% untuk penyerapan yang lebih baik.
Tremella Fuciformis Extract
Dikenal sebagai snow mushroom, ekstrak ini kaya akan polisakarida yang memiliki kemampuan mengikat air tinggi. Berfungsi sebagai humektan yang luar biasa, menjaga elastisitas kulit, dan menyamarkan kerutan halus. Mengandung antioksidan untuk mencegah stres oksidatif, sifat anti-inflamasi, dan efek anti-penuaan.
Betaine
Diperoleh dari bit, betaine berfungsi sebagai pelindung dan pelembap kulit. Keunikannya sebagai osmoprotektan membantu mengatur keseimbangan kadar air dalam sel kulit.
Dosis penggunaan: 2-10%.
Epigallocatechin Gallatyl Glucoside (EGCG)
Merupakan antioksidan polifenol yang diekstraksi dari teh hijau. Memiliki kemampuan antioksidan, anti-inflamasi, dan menenangkan kulit.
Dosis penggunaan: 1-3%.
Resveratrol
Senyawa antioksidan potensial yang diekstrak dari buah anggur merah. Memiliki sifat anti-inflamasi, anti-karsinogenik, dan melindungi kulit dari paparan sinar UV serta stres oksidatif, sehingga membantu mencegah penuaan dini.
Dosis penggunaan: 0,5-3%.
Astaxanthin
Senyawa karotenoid berwarna merah menyala yang ditemukan pada organisme laut seperti salmon dan udang. Merupakan antioksidan yang sangat kuat, bahkan lebih kuat dari Vitamin C dan Vitamin E. Melindungi kulit dari kerusakan oksidatif, inflamasi, penuaan, serta mencegah hiperpigmentasi.
Tetrahexyldecyl Ascorbate (THD Ascorbate)
Derivatif Vitamin C yang stabil, larut dalam minyak, dan memiliki penetrasi lebih baik dari Ascorbic Acid. Berfungsi sebagai antioksidan, pencerah kulit, dan peningkat produksi kolagen. Diklaim 50 kali lebih kuat dari jenis Vitamin C lainnya.
Mengandung 13 Jenis Peptida:
- Hexapeptide-9: Peptida anti-penuaan yang menstimulasi produksi kolagen tipe 1 dan 3, regenerasi epidermal, serta protein penting kulit untuk memperbaiki sel yang rusak.
- Palmitoyl Tripeptide-1: Terdiri dari 3 asam amino yang merupakan bagian dari kolagen tipe 1. Memicu sintesis kolagen baru dengan cara memberi sinyal bahwa kolagen telah rusak.
- Acetyl Hexapeptide-8 (Argireline): Memiliki efek seperti botox, menarget kerutan pada smile line dan crow’s feet. Meningkatkan kelembapan kulit secara signifikan.
- Palmitoyl Tripeptide-5 (Syn-Coll): Cell communicator yang meningkatkan produksi kolagen, meratakan tekstur kulit, serta meningkatkan elastisitas dan kekencangan kulit, sekaligus menyamarkan pori-pori.
- Palmitoyl Tetrapeptide-7: Menghambat produksi interleukin (zat pro-inflamasi), sehingga mencegah degradasi jaringan kolagen.
- Palmitoyl Pentapeptide-4 (Matrixyl): Cell communicator yang mendorong sel kulit memproduksi kolagen. Diklaim memiliki efek seperti retinol namun tanpa iritasi, serta efektif mengurangi garis halus dan menunda pembentukan kerutan.
- sh-Oligopeptide-1 (rh-Oligopeptide-1 / EGF): Cellular signal molecule yang menstimulasi pertumbuhan dan pembelahan sel, bermanfaat untuk penyembuhan luka dan peremajaan kulit.
- Copper Tripeptide-1: Ditemukan secara alami dalam tubuh. Memiliki kemampuan penyembuhan luka dengan menstimulasi kolagen, serta menstimulasi produksi kolagen, elastin, dan glikosaminoglikan. Memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi.
- Palmitoyl Hexapeptide-12 (Biopeptide El): Meningkatkan kekencangan kulit dan mencerahkan skin tone.
- Acetyl Octapeptide-3 (SNAP-8): Memulihkan kulit, mengikat air untuk hidrasi, menghaluskan tekstur, dan merelaksasi otot untuk efek anti-penuaan.
- Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate (Syn-Ake): Cell communicator dengan berat molekul kecil, populer sebagai bahan anti-penuaan karena efek “botox-in-a-jar” untuk mengatasi kerutan di area smile line dan crow’s feet.
- Trifluoroacetyl Tripeptide-2 (Progeline): Menghambat produksi progerin, protein yang mempercepat penuaan. Mengencangkan kulit dan meningkatkan elastisitas.
- Tripeptide-10 Citrulline (Decorinyl®): Meniru decorin, protein matriks ekstraseluler yang berhubungan dengan kolagen. Memperkuat struktur kolagen, meningkatkan kelembutan, dan kekenyalan kulit.
Palmitoyl Camellia Sinensis Extract
Ekstrak white tea yang memiliki kemampuan anti-polusi, anti-penuaan, melembapkan, melindungi kulit, serta kaya akan antioksidan dengan stabilitas oksidatif yang baik.
Ethylbisiminomethylguaiacol Manganese Chloride (EUK-134)
Molekul super antioksidan sintetis yang meniru kerja enzim antioksidan SOD dan catalase dalam tubuh. Melindungi sel dari paparan UVB.
Dosis penggunaan: 0,01-0,05%.
Dimethylmethoxy Chromanol
Dikenal sebagai Lipochroman-6, bahan sintetis yang strukturnya mirip α-Tocopherol. Merupakan antioksidan poten yang melindungi sel kulit dari kerusakan, melindungi dari sinar UVA dengan mencegah ROS (reactive oxygen species), dan memiliki efek anti-penuaan.
Dosis rekomendasi: 0,01-0,05%.
Hydroxypinacolone Retinoate (HPR)
Bentuk Vitamin A generasi baru yang merupakan ester dari retinoic acid. Dapat bekerja langsung di kulit tanpa konversi, namun lebih lembut dan cenderung tidak mengiritasi. Stabil, cocok untuk pemula, mudah diformulasikan, dan efektif bekerja hingga 15 jam.
Dosis penggunaan: 0,02 – 0,2%. Dosis rekomendasi 0,2%. Konsentrasi lebih tinggi dapat menyebabkan iritasi.
Superoxide Dismutase (SOD)
Enzim antioksidan yang melindungi dari radikal bebas. Dalam uji in-vitro, SOD terbukti lebih efektif melindungi kulit dari radikal bebas dibandingkan Vitamin E, teh hijau, dan Magnesium Ascorbyl Phosphate.
Mengandung 2 Jenis Hyaluronic Acid:
- Hyaluronic Acid (High molecular weight): Bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan baik untuk skin barrier.
- PEG-9 Diglycidyl Ether/Sodium Hyaluronate Crosspolymer: Turunan Hyaluronic Acid yang memberikan hidrasi.
Dosis penggunaan Hyaluronic Acid: 0,1-2%.
Citrus Reticulata (Tangerine) Peel Extract
Ekstrak kulit jeruk mandarine yang memiliki aktivitas antioksidan kuat, menetralkan radikal bebas, mencegah pigmentasi, serta melindungi kolagen dan elastin. Membantu menjaga kekencangan kulit, anti-penuaan, mengatur kelembapan, melembutkan kulit kasar, dan mengontrol kulit berminyak.
Retinaldehyde
Golongan Vitamin A yang paling ampuh dalam produk OTC karena hanya membutuhkan satu tahap konversi untuk menjadi aktif. Diklaim 11 kali lebih ampuh dari retinol dalam memperbaiki jaringan kulit di malam hari, memproduksi kolagen, dan membuat kulit bercahaya. Memiliki sifat antibakteri yang baik untuk kulit berjerawat.
Dosis penggunaan: 0,0001-0,1%. Dosis rekomendasi 0,05%. Konsentrasi di atas 0,1% dapat menyebabkan iritasi.
Bahan Pelengkap:
- Water: Pelarut.
- Glycerin: Pelarut, skin identical, humektan. Dosis penggunaan: 1-5%.
- Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer: Pengental sintetis. Dosis penggunaan: 0,1-2%.
- Polyglyceryl-3 Cetyl Ether: Bahan alami yang berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien. Dosis penggunaan: 4-6%.
- Xanthan Gum: Pengental alami. Dosis penggunaan: 0,1-2%.
- Phenoxyethanol: Pengawet. Konsentrasi rata-rata: 0,1-1%.
- Hydroxyethyl Urea: Turunan urea, skin identical, humektan. Dosis penggunaan: 1-5%.
- Isohexadecane: Pelarut, emolien. Konsentrasi rata-rata: 1-25%.
- Chlorphenesin: Pengawet. Konsentrasi rata-rata: 0,1-0,3%.
Kesimpulan
✔️ Aizen Phytorevita Retinapeptide Ampoule Essence diperkaya dengan 29 key ingredients untuk perawatan anti-penuaan.
✔️ Kombinasi yang sangat baik untuk anti-penuaan: 9 Antioksidan (carnosine, EGCG, Resveratrol, Astaxanthin, Vit C, white tea, EUK-134, Lipochroman-6, SOD), 13 Peptida, HPR, dan Retinal.
✔️ Diklaim menggunakan teknologi enkapsulasi Nano Liposome untuk penyerapan Retinal yang lebih cepat dan efektif namun tetap lembut. Namun, konsentrasi bahan aktif tidak disebutkan secara transparan.
✔️ Kombinasi HPR dan Retinal juga efektif untuk perawatan jerawat.
✔️ Kandungan Urea yang berada di urutan atas bahan memiliki manfaat multifungsi: melembutkan kulit kering dan pecah-pecah, membantu melunakkan keratin (keratolitik), serta meningkatkan hidrasi dan fungsi skin barrier. Pada konsentrasi tinggi, urea dapat berfungsi sebagai agen eksfoliasi ringan untuk menghaluskan tekstur kulit kasar.
(Menariknya, efek menghaluskan kulit bisa berasal dari retinal atau urea, atau keduanya bekerja sinergis melawan tanda penuaan dini.)
Kisah menarik tentang masker anti-aging Geisha Jepang yang menggunakan kotoran burung bulbul karena kandungan urea alaminya yang tinggi, menunjukkan betapa berharganya bahan ini.
✔️ Kombinasi urea, Snow mushroom, carnosine, betaine, dan hyaluronic acid bekerja sama untuk menghidrasi dan menjaga elastisitas kulit.
✔️ Lebih direkomendasikan untuk rutinitas perawatan malam (PM routine).
❗ Perlu berhati-hati saat menggabungkan produk ini dengan AHA, BHA, Vitamin C dosis tinggi, Azelaic acid, benzoyl peroxide, dll.
✔️ Bebas alkohol, pewangi, paraben, bebas minyak, dan non-komedogenik.
✔️ Aman untuk fungal acne.
Baca juga : Cek Ingredients Radi Skin Peeling Gel


Leave a Reply