Home » Cek Ingredients Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule

Cek Ingredients Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule

Cek Ingredients Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule

GoNaturalCare.com – Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule hadir sebagai solusi inovatif untuk mencerahkan kulit wajah dan mengatasi masalah noda gelap serta mata panda. Produk ini mengusung formulasi Synchrobright® 24X yang kaya akan bahan aktif pencerah.

Produk ini diklaim sebagai ampoule pertama dengan kandungan pencerah terbanyak dan terlengkap, yaitu 24 kandungan pencerah dan anti-noda gelap kompleks, yang dirancang untuk memberikan hasil lebih cepat dan aman. Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule secara spesifik menargetkan beberapa permasalahan kulit, termasuk kulit kusam dan gelap, flek dan noda gelap, warna kulit yang tidak merata, serta mata panda.

Nomor registrasi BPOM untuk produk ini adalah NA11221900004.

Penjelasan Ingredients Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule

Daftar lengkap bahan yang terkandung dalam Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule adalah sebagai berikut: Water, Glycerin, Alpha-Arbutin, Hexylresorcinol, Aminopropyl Ascorbyl Phosphate, Hexapeptide-2, Tetrahexyldecyl Ascorbate, Superoxide Dismutase, Ethylbisiminomethylguaiacol Manganese Chloride, Lactobionic Acid, Unclecylenoyl Phenylalanine, Tetrahydrodiferuloylmethane, Glutathione, Acrylate/C10-30 Alkyl Acrylate Crospolymer, Dimethylmethoxy Chromanol, Citric Acid, Polyglycery1-3 Cetyl Ether, 4-Butylresorcinol, Papain, Niacinamide, Oxothiazolidinecarboxylic Acid, Phenylethyl Resorcinol, Paeonia Suffruticosa Root Extract, Xanthan Gum, Decapepticie-1 2, Tetrapeptide-30, Dipotassium Glycyrrhizate, Potassium Azeloyi Diglycinate, Octadecenedioic Acid, Nonapeptide-1, Succinic Acid, Tranexamic Acid, Hydroxyacetophenone, Cyclodextrin, Saccharomyces Lysate Extract, Sodium Sulfite. Daftar ini diperoleh dari official store produk.

Key Ingredients

Alpha-Arbutin: Merupakan alternatif alami dari hydroquinone. Cara kerjanya adalah melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap untuk menghambat enzim tyrosinase, sehingga mencegah terbentuknya pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang merusak sel melanosit, alpha-arbutin hanya melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil tanpa merusak sel penghasil pigmen. Penggunaan yang umum adalah antara 0,2% hingga 2%.

Hexylresorcinol: Senyawa yang ditemukan dalam bekatul gandum hitam (rye bran), yang juga digunakan sebagai agen anti-browning dalam industri pangan. Dalam kosmetik, kemampuannya ini bekerja pada kulit untuk mencegah munculnya noda kecoklatan melalui proses depigmentasi. Penelitian menunjukkan kemampuannya menghambat enzim tyrosinase secara signifikan, di mana 0,5% hexylresorcinol setara dengan 2% hydroquinone.

Aminopropyl Ascorbyl Phosphate: Bentuk terbaru dari turunan Vitamin C yang larut dalam air dan sangat stabil. Memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan, pencerah kulit (skin lightening), dan anti-kerut (anti-wrinkle). Uji in-vivo pada 33 partisipan menunjukkan 0,5% AAP mampu mengurangi hiperpigmentasi sebesar 29-33% setelah 8 minggu penggunaan.

Hexapeptide-2: Merupakan peptide sintetis yang berfungsi sebagai antagonis MSH (Melanocyte-Stimulating Hormone). Ia bekerja dengan memblokir reseptor MSH, menonaktifkan melanosit (sel penghasil pigmen), dan mengurangi produksi melanin. Selain itu, peptide ini juga memiliki manfaat anti-aging dengan membantu mengurangi garis halus dan kerutan.

Tetrahexyldecyl Ascorbate: Dikenal juga sebagai THD ascorbate, turunan Vitamin C ini stabil, larut dalam minyak, dan memiliki penetrasi yang lebih baik dibandingkan Ascorbic Acid. Manfaatnya meliputi antioksidan, mencerahkan kulit, dan booster kolagen. Jenis Vitamin C ini diklaim 50 kali lebih kuat dibandingkan jenis lainnya.

Superoxide Dismutase: (SOD) adalah enzim antioksidan yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas. Studi in-vitro menunjukkan SOD lebih efektif dalam melindungi kulit dari radikal bebas dibandingkan Vitamin E, teh hijau, dan Magnesium Ascorbyl Phosphate.

Ethylbisiminomethylguaiacol Manganese Chloride: Dikenal sebagai EUK-134, ini adalah molekul antioksidan sintetis super yang meniru fungsi enzim antioksidan SOD dan katalase alami tubuh. Penelitian menunjukkan EUK-134 melindungi sel kulit dari paparan UVB. Konsentrasi penggunaannya berkisar antara 0,01-0,05%, dengan konsentrasi tertinggi yang diketahui ada dalam produk The Ordinary EUK-134 yaitu 0,1%.

Lactobionic Acid: Merupakan salah satu golongan PHA (Polyhydroxy Acid), yang merupakan versi lebih lembut dari AHA. Ukuran molekulnya yang 4 kali lebih besar dari asam glikolat memberikan efek eksfoliasi yang lembut tanpa iritasi atau fotosensitivitas. Selain itu, ia berfungsi sebagai humektan yang menjaga kelembapan kulit dan menjaga keseimbangan pH kulit, serta memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Unclecylenoyl Phenylalanine: Dikenal sebagai Sepiwhite MSH, agen pencerah kulit ini bekerja sebagai antagonis MSH dengan menghambat kinerja hormon MSH agar tidak memicu pigmentasi. Hormon MSH dapat merangsang pembentukan melanin. Penelitian in-vivo dan in-vitro menunjukkan efektivitasnya lebih unggul dari arbutin, kojic acid, dan Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP). Konsentrasi 2% bahan ini terbukti efektif untuk mengatasi flek hitam akibat usia dan paparan sinar UV, serta bekas jerawat.

Tetrahydrodiferuloylmethane: Dikenal sebagai SabiWhite, turunan kunyit ini memiliki sifat antioksidan, mencerahkan kulit, dan anti-inflamasi. Bahan ini bekerja dengan memblokir sintesis melanin, sehingga mencegah pigmentasi dan membantu meratakan warna kulit.

Glutathione: Merupakan tripeptide yang terbentuk dari tiga asam amino: glutamic acid, glycine, dan cysteine. Berfungsi sebagai agen pemulih kulit (skin-restore) dan memperbaiki kerusakan kulit. Dikenal sebagai “ibu” dari antioksidan dan pencerah kulit alami.

Dimethylmethoxy Chromanol: Juga dikenal sebagai Lipochroman-6, bahan sintetis ini memiliki struktur molekul yang mirip dengan α-Tocopherol. Ia adalah antioksidan yang sangat kuat, lebih potensial daripada Vitamin E dan asam ferulic. Fungsinya adalah mencegah kerusakan sel kulit, melindungi kulit dari UVA dari dalam dengan mencegah ROS (reactive oxygen species), dan memiliki efek anti-aging. Dosis rekomendasinya adalah 0,01-0,05%.

4-Butylresorcinol: Bahan sintetis yang aman dan efektif untuk mencerahkan kulit. Bekerja dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase dan peroxidase, serta mengurangi produksi melanin.

Papain: Enzim yang diekstrak dari buah pepaya. Bersifat keratolitik, yaitu mampu melonggarkan ikatan sel kulit mati sehingga mudah terangkat. Ini membantu membersihkan kulit, mencerahkan, dan menyamarkan tampilan pori-pori.

Niacinamide: Vitamin B3 ini memiliki berbagai manfaat, termasuk mencerahkan kulit, sebagai antioksidan, memicu sintesis ceramide, mengatur sebum, anti-inflamasi, dan anti-jerawat. Niacinamide juga dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan blue light dengan memperkuat pertahanan alami kulit.

Oxothiazolidinecarboxylic Acid: Dikenal sebagai specWhite 05, agen pencerah kulit ini berbahan dasar alami, aman, efektif, dan ramah kulit. Bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase, memiliki aktivitas antioksidan, dan mendukung proses regenerasi sel.

Phenylethyl Resorcinol: Dikenal sebagai SymWhite 377, merupakan antioksidan dan agen pencerah kulit yang secara alami ditemukan pada pohon pinus. Penelitian menunjukkan bahwa bahan ini adalah salah satu penghambat aktivitas enzim tyrosinase terbaik, 22 kali lebih efektif dari kojic acid, dan memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dari Vitamin C dan Vitamin E. Penggunaan yang direkomendasikan untuk produk leave-on adalah 0,1-1% (umumnya 0,5%).

Paeonia Suffruticosa Root Extract: Ekstrak akar bunga Peony mengandung antioksidan alami yang membantu melancarkan peredaran darah dan mencerahkan warna kulit. Bahan ini juga memiliki sifat anti-inflamasi.

Decapeptide-12: Dikenal sebagai Lumixyl, peptide yang terdiri dari 12 rantai asam amino ini dikembangkan oleh dermatolog dari Universitas Stanford. Bahan ini memiliki kemampuan menghambat tyrosinase yang kuat, menjadikannya agen pemutih kulit potensial yang bekerja dengan menghambat pembentukan melanin, mengurangi, dan menghilangkan pigmentasi. Penelitian menunjukkan Lumixyl dapat menghambat aktivitas tyrosinase hingga 40%, lebih baik dari hydroquinone namun lebih aman dan tanpa merusak sel melanosit.

Tetrapeptide-30: Peptide yang terdiri dari empat rantai asam amino (proline-lysine-glutamic acid-lysine) ini memiliki kemampuan mencerahkan kulit dengan menghambat enzim tyrosinase dan memblokir transfer melanosome. Peptide ini dapat bekerja sinergis dengan turunan Vitamin C, terutama SAP (sodium ascorbyl phosphate). Selain itu, peptide ini juga memiliki kemampuan anti-inflamasi yang signifikan.

Dipotassium Glycyrrhizate: Senyawa yang berasal dari akar Licorice, memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin-soothing), dan mengatur produksi sebum.

Baca juga : Cek Ingredients RDL Kojic Acid Whitening Soap

Potassium Azeloyl Diglycinate: Dikenal sebagai Azeclair™, turunan dari asam azelaic ini memiliki risiko efek samping yang lebih rendah, lebih lembut, dan aman untuk kulit sensitif. Manfaatnya meliputi anti-inflamasi, mencerahkan kulit (dengan menghambat enzim tyrosinase), antibakteri, dan menormalkan produksi sebum (cocok untuk kulit berminyak dan rentan jerawat). Bahan ini juga menghambat pembentukan keratin di lapisan terluar kulit dan berfungsi sebagai humektan/pelembap karena kandungan asam amino glycine-nya.

Octadecenedioic Acid: Diperoleh dari biofermentasi asam oleat alami atau dari biji kuaci (bunga matahari). Strukturnya mirip dengan asam azelaic. Bekerja dengan menghambat metabolisme sel melanosit dengan menarget inti sel (gen tyrosinase), mengurangi kadar mRNA tyrosinase, sehingga aktivitas enzim tyrosinase dan produksi melanin menurun.

Nonapeptide-1: Dikenal sebagai SpecPed™ N1P, peptide ini berfungsi mencegah sintesis melanin dengan menghambat aktivasi enzim tyrosinase, sehingga mencegah pigmentasi yang tidak diinginkan.

Succinic Acid: Senyawa alami yang merupakan alternatif dari asam salisilat. Memiliki sifat mengontrol minyak, antibakteri, anti-inflamasi, dan eksfoliasi yang lebih lembut untuk kulit sensitif. Penggunaan yang umum adalah 1-2%.

Tranexamic Acid: Asam traneksamat merupakan agen pencerah kulit generasi baru yang digunakan untuk mengatasi dark spot seperti melasma (flek akibat hormon kehamilan) dan bekas luka/jerawat yang membandel (PIH – post-inflammatory hyperpigmentation). Asam traneksamat bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase dalam memproduksi pigmen di melanosit, sekaligus memblokir transfer pigmen dari melanosit ke keratinosit di lapisan epidermis. Penggunaan yang umum adalah 1-3%.

Saccharomyces Lysate Extract: Mengandung antioksidan, asam organik, asam amino, vitamin, mineral, dan enzim. Bermanfaat untuk mencerahkan kulit, membantu regenerasi sel, memiliki efek anti-aging, dan menjaga ekosistem mikrobioma kulit.

Bahan Pelengkap

  • Water: Pelarut.
  • Glycerin: Pelarut, skin identical, dan humektan.
  • Acrylate/C10-30 Alkyl Acrylate Crospolymer: Pengental sintetis dengan penggunaan umum 0,5-5%.
  • Citric Acid: Penyesuai pH, bersifat asam, dengan penggunaan umum 0,01-3%.
  • Polyglyceryl-3 Cetyl Ether: Pengemulsi.
  • Xanthan Gum: Pengental alami dengan penggunaan umum 0,1-2%.
  • Hydroxyacetophenone: Antioksidan untuk melindungi formula agar tidak mudah teroksidasi.
  • Cyclodextrin: Terbuat dari pati kentang, membantu melarutkan dan meningkatkan penyerapan bahan aktif (carrier), serta membantu enkapsulasi dan melindungi formula dari oksidasi.
  • Sodium Sulfite: Pengawet.

Kesimpulan

✔️Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule mengandung total 27 bahan utama yang berfokus pada masalah pigmentasi. Kombinasinya terdiri dari:

15 Agen Pencerah & Perbaikan Noda Gelap:

  1. Alpha-Arbutin
  2. Hexylresorcinol
  3. 4-Butylresorcinol
  4. Phenylethyl Resorcinol (SymWhite® 377)
  5. Tetrahydrodiferuloylmethane (SabiWhite®)
  6. Undecylenoyl Phenylalanine (SepiWhite™ MSH)
  7. Niacinamide
  8. Tetrahexyldecyl Ascorbate (Vit C)
  9. Aminopropyl Ascorbyl Phosphate (Vit C)
  10. Glutathione
  11. Octadecenedioic Acid (Mediatone™)
  12. Potassium Azeloyl Diglycinate (Azeclair™)
  13. Oxothiazolidinecarboxylic Acid (OTCA)
  14. Tranexamic Acid
  15. Papain

4 Peptida Pencerah:

  1. Decapeptide-12 (Lumixyl)
  2. Tetrapeptide-30 (TEGO® Pep-4-Even)
  3. Nonapeptide-1 (Melanostatine™ 5)
  4. Hexapeptide-2 (Dermostatyl™ IS)

3 Kompleks Pelindung Kulit & Antioksidan:

  1. Ethylbisiminomethylguaiacol Manganese Chloride (EUK-134™)
  2. Superoxide Dismutase (SOD)
  3. Dimethylmethoxy Chromanol (Lipochroman® Molecule)

Kombinasi bahan aktif yang sangat kaya ini membuat Aizen kembali mengesankan. Meskipun konsentrasi masing-masing bahan aktif mungkin tidak tinggi karena keterbatasan ruang dalam satu botol, formulasi ini patut diacungi jempol. Sayangnya, Kojic Acid tidak ikut disertakan.

✔️Produk yang kaya akan bahan aktif ini paling aman dan bijak jika dilayer dengan produk skincare yang memiliki formula ‘non-active’.

✔️Cocok untuk rutinitas pagi dan malam (am-pm routine).

✔️Bahan pelengkapnya sangat sederhana.

✔️Bebas alkohol, bebas pewangi, bebas paraben.

✔️Bebas minyak (oil-free) dan non-komedogenik.

✔️Aman untuk fungal acne.

✔️Diklaim ideal untuk semua jenis kulit, terutama kulit kusam, bekas jerawat, dan warna kulit tidak merata.

✔️Boleh digunakan mulai usia 13 tahun.

❗Perlu diperhatikan bahwa alpha arbutin mungkin perlu diwaspadai oleh ibu hamil. Namun, produk ini diklaim aman untuk ibu hamil dan menyusui. Jika masih ragu, konsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik.

✔️Produk ini dibuat di China dan sudah terdaftar BPOM. Diproduksi oleh Guangzhou Baiyun District Yanmei Cosmetics Factory, Guangzhou City – China, dan didistribusikan oleh PT. Aventrada Jaya Dharma, Jambi.

✔️Harga produk ini sekitar Rp139.000 untuk kemasan 20ml.

Aizen Phytocrystal Holybright Ampoule. Sumber: Aizen Official Store

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *