GoNaturalCare.com – Bekas jerawat dapat menjadi masalah yang memengaruhi kepercayaan diri, namun dengan jenis skincare yang tepat dan cara penggunaan yang benar, masalah ini bisa diatasi. Artikel ini bertujuan memberikan panduan lengkap bagi Anda yang awam mengenai produk skincare efektif untuk menghilangkan bekas jerawat dan cara penggunaannya.
|

|
| Skincare untuk menghilangkan bekas jerawat. Sumber gambar: reddit |
Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat:
Bekas jerawat dapat menjadi masalah yang mempengaruhi kepercayaan diri seseorang. Namun, dengan jenis-jenis skincare yang tepat dan tata cara penggunaannya yang benar, Anda dapat mengatasi masalah ini. Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan lengkap kepada netizen yang masih awam mengenai jenis-jenis skincare yang efektif dalam menghilangkan bekas jerawat dan tata cara penggunaannya.
Jenis-jenis Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Peeling atau eksfoliasi
Peeling adalah metode yang efektif untuk menghilangkan bekas jerawat. Anda dapat menggunakan produk eksfoliasi yang mengandung AHA, BHA, atau PHA. Produk ini membantu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga mempercepat proses regenerasi kulit dan mengurangi bekas jerawat. Peeling atau eksfoliasi idealnya dilakukan 2-3 kali seminggu saja.
Serum pemutih
Serum pemutih atau serum brightening saat ini sudah banyak beredar, dengan beragam varian, mulai dari konsentrasi hingga harganya. Serum whitening mengandung bahan aktif seperti vitamin C, niacinamide, alpha arbutin, Tranexamic acid, dan juga SymWhite 377 yang dapat membantu mencerahkan dan menyamarkan bekas jerawat. Pilihlah serum yang memiliki konsentrasi yang tepat dan gunakan secara teratur untuk hasil yang optimal.
Krim penghilang bekas jerawat
Krim khusus yang mengandung retinoid atau asam kojik dapat membantu memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi pigmentasi bekas jerawat. Gunakan krim ini sesuai petunjuk, atau sebaiknya gunakan pada malam hari saja dan hindari paparan sinar matahari langsung atau gunakan pelindung di siang hari.
Tabir Surya
Tabir Surya atau Sunscreen adalah produk yang penting apabila Anda sedang melakukan treatment bekas jerawat. Sebab sinar matahari dapat mengaktifkan enzim tyrosinase untuk memproduksi pigmen, sehingga paparan sinar matahari dapat memperburuk kondisi bekas jerawat. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan sunscreen dengan SPF minimal SPF 30 PA+++. Semakin tinggi SPF dan PA, maka semakin maksimal perlindungannya, terutama jika beraktivitas di luar ruangan. Pilihlah sunscreen dengan label “Non-comedogenic” yang tidak akan menyumbat pori-pori dan memicu jerawat baru.
Tata Cara Penggunaan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Bersihkan wajah
Sebelum menggunakan skincare, pastikan wajah dalam keadaan bersih. Cuci wajah dengan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit dan keringkan dengan lembut menggunakan handuk bersih.
Eksfoliasi
Gunakan produk eksfoliasi yang sesuai dengan petunjuk penggunaan. Pijat lembut produk ke wajah selama beberapa menit, lalu bilas dengan air hangat. Hindari penggunaan produk ini setiap hari, cukup 2-3 kali seminggu.
Serum dan krim:
Setelah eksfoliasi, gunakan serum dan krim penghilang bekas jerawat dengan mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan. Pastikan untuk mengaplikasikan produk secara merata ke seluruh wajah, khususnya pada area dengan bekas jerawat.
Sunscreen
Jangan lupa selalu mengaplikasikan Sunscreen setiap kali Anda beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Sunscreen bisa dioleskan setelah menggunakan pelembap, 15 menit sebelum terpapar sinar matahari. Pastikan jumlah takarannya cukup, yaitu sebanyak dua jari. Serta jangan lupa selalu reapply setelah 2 jam terpapar sinar matahari penuh. Sunscreen akan melindungi kulit dari terbakar, inflamasi, dan penuaan dini, serta membantu meminimalisir noda bekas jerawat.
Rutin dan kesabaran:
Skincare untuk menghilangkan bekas jerawat membutuhkan waktu untuk memberikan hasil yang maksimal. Gunakan produk secara rutin dan bersabarlah dalam melihat perubahan. Jangan mengharapkan hasil instan, tetapi terus konsisten dalam penggunaan produk.
Perawatan Tambahan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Setelah mengetahui jenis-jenis skincare yang efektif untuk menghilangkan bekas jerawat, ada beberapa perawatan tambahan yang dapat Anda lakukan untuk memaksimalkan hasilnya.
Mikrodermabrasi:
Mikrodermabrasi adalah prosedur non-invasif yang menggunakan alat khusus untuk mengangkat lapisan atas kulit yang rusak. Metode ini membantu menghilangkan bekas jerawat yang lebih dalam dan meningkatkan tekstur kulit secara keseluruhan. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit sebelum melakukan prosedur ini.
Perawatan laser
Jika bekas jerawat Anda cukup parah, perawatan laser mungkin menjadi pilihan yang tepat. Laser dapat membantu menghilangkan pigmentasi bekas jerawat, meningkatkan produksi kolagen, dan meratakan permukaan kulit. Namun, prosedur ini lebih mahal dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama. Diskusikan dengan dokter kulit mengenai kecocokan dan risiko yang terkait.
Terapi Microneedling
Microneedling adalah prosedur kosmetik yang melibatkan penusukan berulang kali pada kulit dengan jarum berukuran micro yang steril. Menurut American Academy of Dermatologi, microneedling bekerja paling baik untuk bekas jerawat bopeng atau bolong-bolong yang juga biasa disebut sebagai bekas jerawat atrofi. Cara kerja microneedling ini adalah sengaja ‘melukai’ kulit supaya kulit terpicu untuk ‘menyembuhkan diri’ dengan memproduksi lebih banyak kolagen. Ketika produksi kolagen meningkat, dapat menghaluskan tekstur kulit serta menyamarkan bekas jerawat bopeng pada wajah.
Baca juga : Cek Ingredients Forebie Fight Acne Moist Serum
Tips Perawatan Kulit yang Sehat untuk Mencegah Bekas Jerawat
Selain menggunakan skincare khusus untuk menghilangkan bekas jerawat, penting juga untuk menjaga kulit Anda supaya tetap sehat dan mencegah munculnya jerawat baru. Berikut adalah beberapa tips perawatan kulit yang sehat:
Membersihkan wajah secara teratur:
Cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit Anda. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena hal itu dapat merusak kulit dan memicu peradangan.
Gunakan produk non-komedogenik:
Pilih produk skincare yang tidak akan menyumbat pori-pori dan memicu jerawat baru. Pastikan untuk membaca label dan mencari produk yang direkomendasikan untuk kulit berjerawat. Dan tentu saja Anda bisa cek ingredient first di Skincapedia 😉
Jangan lupa rawat skin barrier
Skin barrier adalah pondasi utama, tanpa skin barrier yang kuat, jerawat tidak akan mudah ditaklukkan. Merawat skin barrier dengan Moisturizer yang kaya akan ceramide, hyaluronic acid, Centella Asiatica dapat membantu memperkuat dan melindungi skin barrier. Nah, jika skin barrier kita kuat, kulit akan lebih siap dengan treatment selanjutnya.
Hindari memencet jerawat:
Meskipun mungkin tergoda untuk memencet jerawat, hindari kebiasaan ini karena dapat meninggalkan bekas dan merusak jaringan kulit. Biarkan jerawat pecah secara alami atau konsultasikan dengan dokter kulit untuk perawatan yang tepat.
Jaga pola makan sehat dan olahraga teratur
Makan makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Hindari makanan berlemak dan olahraga secara teratur untuk membantu membersihkan pori-pori sekaligus menjaga keseimbangan hormon.
Kurangi stres:
Stres dapat memicu produksi hormon yang dapat menyebabkan jerawat. Coba praktikkan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau olahraga untuk mengurangi stres dan menjaga kesehatan kulit Anda.
Jangan begadang
Pada saat tidur di malam hari, kulit kita sedang melakukan ‘perbaikan’ secara optimal. Terlalu sering tidur hingga larut malam dapat mengganggu ‘aktivitas’ kulit sehingga kulit tidak bekerja optimal, bekas noda jerawat semakin tidak bisa diajak kompromi, bahkan parahnya lagi dapat memicu penuaan dini.
Hindari sikap tidak sabaran
Perlu Anda ketahui, menghilangkan bekas jerawat itu butuh proses. Bekas yang paling ringan sekalipun paling cepat setidaknya butuh 2 minggu hingga 28 hari mengikuti siklus pergantian kulit. Jadi Anda tidak boleh mengharapkan hasil yang instan. Jangan menjadi tidak sabaran dengan terlalu nge-gass dan bersemangat dalam menggunakan skincare yang berbahan aktif. Tapi alangkah baiknya atur konsentrasi dan frekuensi pemakaian. Mulailah dari basic skincare terlebih dahulu kemudian pelan-pelan Anda bisa menambahkan serum pemutih dimulai dari konsentrasi yang gentle, sehingga tidak menimbulkan masalah baru.😉
Perawatan Alami untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Selain menggunakan produk skincare dan perawatan medis, ada juga perawatan alami yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat. Berikut adalah beberapa perawatan alami yang dapat Anda coba:
Lidah Buaya:
Gel lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi dan regeneratif yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan bekas jerawat. Ambil gel segar dari daun lidah buaya dan oleskan secara langsung ke bekas jerawat. Biarkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan ini secara teratur untuk hasil yang optimal.
Madu:
Madu memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang membantu membersihkan dan menyembuhkan kulit. Oleskan madu mentah organik ke bekas jerawat dan biarkan selama 20-30 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Lakukan ini beberapa kali seminggu untuk hasil yang lebih baik.
Minyak Kelapa:
Minyak kelapa memiliki sifat pelembap alami dan dapat membantu memperbaiki tekstur kulit. Oleskan sedikit minyak kelapa extra virgin ke bekas jerawat dan pijat dengan lembut selama beberapa menit. Biarkan semalam dan bilas keesokan harinya. Lakukan ini secara teratur untuk mempercepat pemulihan bekas jerawat. Kandungan lauric acid nya yang tinggi dapat bersifat anti microbial yang dapat membantu mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.
Lemon:
Lemon mengandung AHA Natural yang dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi penampilan bekas jerawat. Peras jus lemon segar dan gunakan kapas untuk mengoleskannya ke bekas jerawat. Biarkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lanjutkan dengan moisturizer untuk mengembalikan kelembapan alami kulit. Sebaiknya gunakan pada sore atau malam hari supaya terhindar dari paparan sinar matahari langsung setelah penggunaan lemon karena dapat menyebabkan iritasi kulit atau fotosensitif.
Minyak Jarak:
Minyak jarak memiliki sifat penyembuhan dan dapat membantu mengurangi peradangan serta mempercepat proses penyembuhan bekas jerawat. Minyak jarak juga mengandung agen antibakteri yang dapat menghambat aktivitas bakteri jerawat. Oleskan minyak jarak organik ke bekas jerawat dan pijat dengan lembut selama beberapa menit. Biarkan semalam dan bilas keesokan harinya. Lakukan ini secara teratur untuk hasil yang lebih baik.
Tips Perawatan Lanjutan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Selain menggunakan perawatan dan bahan alami, ada beberapa tips perawatan lanjutan yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat dengan lebih efektif.
Hindari menggosok atau menggaruk bekas jerawat, karena hal itu dapat memperburuk peradangan dan meningkatkan risiko bekas yang lebih parah.
Jaga kelembapan kulit dengan menggunakan pelembap yang ringan dan bebas minyak. Perawatan kulit yang baik akan membantu mengurangi munculnya jerawat baru dan mempercepat pemulihan bekas jerawat.
Jangan lupa untuk menggunakan sunscreen dengan SPF yang cukup tinggi untuk melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat memperburuk kondisi bekas jerawat.
Perhatikan pola makan dan hindari makanan yang dapat memicu jerawat, seperti makanan berlemak, makanan pedas, dan makanan olahan. Sebaliknya, konsumsilah makanan yang kaya akan antioksidan dan nutrisi untuk menjaga kesehatan kulit.
Jika bekas jerawat Anda sangat parah atau tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli kecantikan untuk perawatan yang lebih intensif, seperti pengelupasan kimia atau perawatan dermabrasi.
Kesimpulan
Ingat, tidak ada yang instan di dunia ini. Membuat mie instan saja tidak se-instan itu, apalagi menghilangkan bekas jerawat. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah merawat dengan produk skincare semaksimalnya sesuai kondisi dan bujet masing-masing, tidak perlu nge-gass dan memaksakan diri. Selain itu, Anda juga perlu bersabar serta konsisten. Dan perlu diingat juga bahwa setiap orang memiliki kondisi dan keunikan kulit yang berbeda, oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli dermatologi sebelum memulai perawatan skincare yang intensif.
Leave a Reply