Home » NOERA THE PERFECT SHIELD SUNSCREEN SPF 50 PA++++

NOERA THE PERFECT SHIELD SUNSCREEN SPF 50 PA++++

NOERA THE PERFECT SHIELD SUNSCREEN SPF 50 PA++++

GoNaturalCare.com – NOERA THE PERFECT SHIELD SUNSCREEN SPF 50 PA++++ merupakan produk sunscreen dengan perlindungan Broad Spectrum yang efektif melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari, termasuk sinar UVA, UVB, dan blue light. Produk ini juga diformulasikan untuk mencerahkan kulit berkat kandungan niacinamide di dalamnya. Ekstrak Withania berperan sebagai pelindung terhadap blue light, sementara kombinasi Ekstrak Centella, Ekstrak Jamur Matsutake, probiotik Ice plant, dan Hyaluronic acid berfungsi menutrisi serta menjaga kelembapan kulit.

Produk ini terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18221700794.

Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Noera the Perfect Shield Sunscreen

Ingredients: Aqua, caprylic/capric triglyceride, niacinamide, glyseryl stearate, Cyclomethicone, peg-100 stearate, titanium dioxide, glyserine, fructose, ethylhexyl methoxycinnamate, butyl methoxydibenzoylmethane, Centella Asiatica extract, sodium polyacrylate, lactobacillus/collagen/mesembryanthemum Crystallinum leaf extract Ferment lysate, phenoxyethanol, cetyl alcohol, butylene Glycol, lauryl PEG-9 Polydimethylsiloxyethyl dimethicone, fragrance, octocrylene, tocopheryl acetate, peg-75 stearate, ceteth-20, steareth-20, silica, ethylhexylglycerin, withania samnifera root extract, disodium edta, polyglutamic acid, 1,2 hexanediol, lecithin, dimethicone, acetyl glucosamine, sodium hyaluronate, olea Europea leaf extract, ascorbyl glucoside, Zinc PCA, Potassium Sorbate, Citric acid, hydrolyzed hyaluronic acid, hydroxypropyl trimonium hyaluronate, Broussonetia papyrifera Bark extract, Morus Alba Bark extract, Pyrus Malus Apple Fruit extract, Camelia Japonica flower extract, Camelia sinensis leaf extract, Madecassoside, Rhus Semialata Extract, Tricholoma matsutake extract, Caprylhydroxamic acid, sodium acetylated hyaluronate, ascorbic acid

Key Ingredients

niacinamide

Bahan ini memiliki fungsi mencerahkan kulit, meningkatkan produksi ceramide, dan mengatur sebum. Sifat anti-inflamasinya membantu memperkuat pertahanan kulit terhadap efek buruk sinar UV dan bluelight.

Centella Asiatica extract

Ekstrak cica dikenal mampu merangsang produksi kelembapan alami kulit seperti glycosamino glycans dan hyaluronic acid. Ekstrak ini juga mendukung proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Selain itu, ekstrak cica memiliki kemampuan anti-inflamasi yang baik.

lactobacillus/collagen/mesembryanthemum Crystallinum leaf extract Ferment lysate

Merupakan probiotik yang berasal dari fermentasi daun ice plant (mesembryanthemum crystallinum leaf extract) dan kolagen menggunakan bakteri lactobacillus. Bahan ini memiliki sifat anti-aging, meningkatkan elastisitas, menghidrasi kulit secara maksimal, serta mengurangi tampilan kulit kering, kasar, dan kusam. Manfaat lainnya termasuk skin soothing, menjaga skin barrier, dan menyeimbangkan mikrobioma kulit agar terlindungi dari ancaman luar.

withania samnifera root extract

Dikenal juga sebagai ekstrak Winter Cherry atau ashwagandha, bahan ini merupakan obat tradisional Ayurveda. Mengandung antioksidan dan fitokimia seperti ascorbic, caffeic, dan ferulic acid yang menutrisi dan melindungi kulit dari stres lingkungan. Ekstrak ini juga memiliki kemampuan skin soothing dan efek anti-aging.

polyglutamic acid

Berbasis asam amino glutamat, bahan ini bersifat skin identical. Memiliki kemampuan mengikat air dan mempertahankan kelembapan hingga 3-5 kali lebih baik dibandingkan hyaluronic acid. Polyglutamic acid juga berperan penting dalam menjaga skin barrier.

acetyl glucosamine

Bahan yang bersifat skin identical ini memiliki fungsi mencerahkan kulit dan merupakan faktor pelembap alami. Diklaim mampu menstimulasi produksi hyaluronic acid dan kolagen, serta mendukung regenerasi sel sehingga memberikan manfaat anti-aging.

sodium hyaluronate

Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid yang bersifat skin identical. Dengan ukuran molekul yang besar (high molecular weight), bahan ini bekerja di permukaan kulit membentuk pelindung yang mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL) dan menjaga integritas skin barrier.

olea Europea leaf extract

Ekstrak daun zaitun memiliki kemampuan unik untuk mempercepat pemulihan luka dan bekas luka. Kandungan senyawa flavonoid dan oleanolicsyre menstimulasi sel jaringan ikat, memperbaiki kondisi kulit, dan menyamarkan garis halus. Selain itu, antioksidan kuat seperti oleuropein dan hydroxytyrosol bersifat anti-inflamasi, anti-kanker, antimikroba, melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, dan mencegah hiperpigmentasi.

ascorbyl glucoside

Merupakan turunan vitamin C yang lebih stabil dan mudah diformulasikan. Memiliki kemampuan mencerahkan kulit, sebagai antioksidan, dan peningkat kolagen setelah dikonversi menjadi vitamin C murni di dalam kulit.

Baca juga : JUMISO Snail EX Ultimate Boost Facial Essence

Zinc PCA

Kombinasi seng dan L-PCA ini bekerja menormalkan produksi sebum dan membatasi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. L-PCA sendiri merupakan Natural Moisturizing Factor (NMF) yang tidak hanya melembapkan kulit tetapi juga meningkatkan efektivitas seng.

hydrolyzed hyaluronic acid

Dikenal sebagai mini HA, hyaluronic acid dengan ukuran molekul kecil ini mampu menembus lapisan dermis. Berfungsi melembapkan dari dalam, membantu memperbaiki jaringan kulit, serta memiliki properti skin-repair dan anti-aging.

hydroxypropyl trimonium hyaluronate

Dengan berat molekul medium, bahan ini mampu menembus lapisan epidermis dan memberikan hidrasi yang tahan lama dari dalam.

Broussonetia papyrifera Bark extract

Dikenal sebagai ekstrak paper mulberry, bahan ini mengandung komponen aktif kazinols dan broussonin C yang memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi. Ekstrak ini juga memiliki kemampuan menghambat enzim tyrosinase yang berperan dalam produksi melanin.

Morus Alba Bark extract

Ekstrak ini memiliki aktivitas antioksidan dan bersifat anti-inflamasi yang dapat menenangkan iritasi. Antioksidan flavonoid dan oxyresveratrol di dalamnya berpotensi memudarkan noda/pigmentasi dan meratakan warna kulit.

Pyrus Malus Apple Fruit extract

Ekstrak buah apel kaya akan antioksidan, vitamin, protein, pati, gula, dan garam. Manfaatnya meliputi melembapkan, menghaluskan kulit, melindungi dari UV, dan memberikan efek mild exfolliant, mencerahkan, serta antibakteri berkat kandungan asam seperti mallic dan gallic acid.

Camelia Japonica flower extract

Ekstrak Tsubaki mengandung senyawa triterpene glycoside dan camellioside dengan aktivitas antioksidatif yang melindungi dari polutan, anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan anti-aging. Komponen aktif gallic acid di dalamnya melindungi kulit dari paparan UVB sekaligus mencegah produksi melanin berlebih.

Camelia sinensis leaf extract

Ekstrak green tea kaya akan antioksidan, termasuk EGCG. Bahan ini memiliki sifat skin soothing, anti-inflamasi, astringen, dan antibakteri.

Madecassoside

Salah satu komponen aktif dari cica, Madecassoside memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Membantu proses pemulihan luka dan sintesis kolagen. Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0.2% Madecassoside dapat mengurangi kemerahan, pengelupasan kulit pada penderita dermatitis atopik, serta mengurangi rasa gatal pada kulit yang rentan terhadap psoriasis.

Rhus Semialata Extract

Ekstrak obeza ini mengandung komponen aktif Gallotannins yang bersifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba.

Tricholoma matsutake extract

Ekstrak jamur matsutake memiliki kemampuan anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Bahan ini membantu merangsang pertumbuhan sel kulit baru, meremajakan kulit, dan mengatasi jerawat.

sodium acetylated hyaluronate

Dikenal sebagai super hyaluronic acid dengan berat molekul medium, bahan ini bekerja di lapisan epidermis. Memberikan hidrasi yang tahan lama dari dalam dan membantu meningkatkan elastisitas kulit.

ascorbic acid

Merupakan bentuk aktif (murni) dari vitamin C yang bekerja langsung tanpa perlu konversi. Fungsinya sebagai antioksidan, memicu produksi kolagen, memudarkan pigmentasi dan bekas jerawat. Namun, bahan ini tidak stabil dan mudah teroksidasi jika terpapar udara dan cahaya.

Agen Sunscreen

titanium dioxide

Agen sunscreen fisik yang bekerja dengan memantulkan sinar UV di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung. Bahan ini bersifat foto stabil namun terkadang dapat menimbulkan white cast. Selain itu, memiliki kemampuan menyerap minyak dan memberikan efek mattifier.

ethylhexyl methoxycinnamate

Filter UVB berbahan kimiawi yang ringan dan mudah diformulasikan. Namun, bahan ini tidak foto stabil dan nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

butyl methoxydibenzoylmethane

Dikenal sebagai Avobenzone, agen sunscreen kimiawi ini menyerap sinar UVA I dan UVA II. Bahan ini tidak foto stabil dan efektivitasnya dapat berkurang hingga 36% dalam satu jam pemakaian.

Octocrylene

Memberikan perlindungan terhadap UVB dan UVA II. Bahan ini cukup foto stabil dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Octocrylene juga dapat menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil seperti Avobenzone, serta meningkatkan ketahanan produk terhadap keringat.

Bahan pelengkap

  • Aqua
  • caprylic/capric triglyceride: Emolien.
  • glyseryl stearate: Pengemulsi.
  • Cyclomethicone: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan slip agent.
  • peg-100 stearate: Pengemulsi.
  • glyserine: Pelarut, bersifat skin identical, dan humektan.
  • fructose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
  • sodium polyacrylate: Polimer super-absorben yang dapat mengikat air hingga 100-1000 kali lipat. Digunakan untuk mengentalkan formula berbasis air, menciptakan tekstur gel, berfungsi sebagai pengemulsi, dan menstabilkan emulsi.
  • phenoxyethanol: Pengawet.
  • cetyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental, dan penstabil emulsi.
  • butylene Glycol: Pelarut, penambah penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • lauryl PEG-9 Polydimethylsiloxyethyl dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien dan pengemulsi.
  • fragrance
  • peg-75 stearate: Pengemulsi.
  • ceteth-20: Pengemulsi.
  • steareth-20: Pengemulsi.
  • silica: Pengental berbahan dasar mineral dan penyerap minyak.
  • ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • disodium edta: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
  • 1,2 hexanediol: Pelarut, pengawet, dan humektan.
  • lecithin: Pengemulsi, membantu penyerapan bahan aktif, emolien, dan humektan.
  • dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien dan memberikan efek sensorik.
  • Potassium Sorbate: Pengawet.
  • Citric acid: Pengatur pH bersifat asam.
  • Caprylhydroxamic acid: Pengawet.

Kesimpulan

✔️NOERA THE PERFECT SHIELD SUNSCREEN adalah sunscreen hybrid yang menggabungkan 4 agen sunscreen (1 fisik dan 3 kimiawi).

✔️Memiliki perlindungan SPF 50 yang mampu melindungi kulit dari sinar UVB hingga 97%, dan PA ++++ yang memberikan perlindungan terhadap UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa menggunakan sunscreen.

✔️Diperkaya dengan 22 key ingredients yang mendukung kesehatan dan kecantikan kulit, meliputi pencerah, antioksidan, anti-inflamasi, dan agen pelembap.

✔️Bebas alkohol.

✔️Bebas paraben.

✔️Bebas minyak (oil free). Potensi komedogeniknya tidak terlalu mengkhawatirkan.

  • Cetyl Alcohol (3)
  • Steareth-20 (2)

❗Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung glyseryl stearate, peg-100 stearate, dan peg-75 stearate, yang berpotensi memicu fungal acne pada kulit yang sensitif.

✔️Harga produk ini berkisar 100 ribuan untuk kemasan 50ml.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *