Home » Naavagreen Physical Sunscreen SPF 50 PA++++

Naavagreen Physical Sunscreen SPF 50 PA++++

Naavagreen Physical Sunscreen SPF 50 PA++++

GoNaturalCare.com – Naavagreen Physical Sunscreen hadir dengan formula SPF 50 PA++++ yang dirancang khusus untuk memberikan perlindungan maksimal bagi kulit wajah dari paparan sinar ultraviolet (UV) berbahaya. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelembapan alami kulit.

Produk ini mengandung UV Filter yang efektif, meliputi perlindungan terhadap sinar UV B dengan SPF 50+ dan sinar UV A dengan tingkat proteksi PA++++. Kombinasi ini memastikan kulit terlindungi secara komprehensif dari efek buruk radiasi matahari, sekaligus membantu mempertahankan hidrasi kulit.

Untuk penggunaan yang optimal, aplikasikan Naavagreen Physical Sunscreen pada pagi hari setelah menggunakan pelembap. Pastikan produk diaplikasikan secara merata minimal 15 menit sebelum kulit terpapar sinar matahari. Dianjurkan untuk mengulang pemakaian pada siang hari guna menjaga efektivitas perlindungan. Penting untuk diingat, meskipun telah menggunakan tabir surya, hindari paparan sinar matahari terlalu lama.

Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA 18211700027.

Penjelasan Kandungan Naavagreen Physical Sunscreen SPF 50 PA++++

INGREDIENTS :
Aqua, Titanium Dioxide, Zinc Oxide, Glycerin, Ethytheryl Methoxycrylene, Niacinamide, Polyglyceryl-6 Distearate, Pmpanediol, Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Trimethylsilerylic, Glycine Soja Oill, Ceteth-20 Phosphate, Jojoba Esters, Panthend Sodium PCA, Silica, Polymethylsilsesquioxane, Phenoxyethand Butylene Glycol, Dicetyl Phosphate, Squalane, Cetyl Alcohol Polyglyceryl-3Beeswax, Hydrolyzed Wheat Protein/PVP Crosspolymer, Methyl Cyclodextrin, Triethoxycaprylytalane Methylparaben, Disodium EDTA, BHT, Sodium Metabisulfite, Amica Montana Flower Extract, Ethylparaben, Butylparaben, Popplaraben, Parfum, Leontopodium Alpinum (Edelweis) Extract ,Pasium Sorbate, Ethylhexylglycerin, 7-Dehydrocholester Hammamelis Virginiana (Witch Hazel) Extract, Glucose, Citric Acid, sodium Benzoate, Hydrolyzed Pea Protein, Tocopherol, Sodom Chloride, Sodium Succinate.

Kandungan Utama (Key Ingredients)

Niacinamide,
Dikenal sebagai Vitamin B3, bahan ini memiliki berbagai manfaat untuk kulit, termasuk mencerahkan, bertindak sebagai antioksidan, memicu sintesis ceramide, mengatur sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat. Niacinamide juga berperan penting dalam melindungi kulit dari dampak buruk radiasi UV dan cahaya biru dengan memperkuat mekanisme pertahanan alami kulit.

Glycine Soja Oil,
Minyak kedelai ini kaya akan asam lemak esensial. Kandungan linoleic acid (48-59%) membantu memperbaiki skin barrier, oleic acid (17-30%) menutrisi dan melembapkan kulit kering, serta linolenic acid (4,5-11%) yang memiliki potensi anti-inflamasi.

Jojoba Esters

Merupakan emolien yang berasal dari minyak jojoba, memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, sehingga sering disebut sebagai skin-identical ingredient. Teksturnya ringan, mudah meresap, dan efektif menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa berat atau lengket.

Panthenol

Dikenal sebagai pro-vitamin B5, panthenol berfungsi melembapkan kulit dengan cara mendukung produksi lipid yang krusial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Selain itu, ia juga bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, membantu mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain, serta mendukung proses penyembuhan luka.

Sodium PCA,  

Merupakan singkatan dari Pyrrolidone Carboxylic Acid, sebuah turunan asam amino yang merupakan skin identical dan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF). Fungsinya sebagai humektan yang efektif meningkatkan tingkat hidrasi pada kulit. Menurut CIR Expert Panel, konsentrasi rata-rata penggunaannya dalam kosmetik berkisar antara 0.000012-1.9%.

Squalane

Baca juga : Maybelline Fit Me Fresh Tint Foundation Sunscreen SPF 50

Bahan ini dapat bersumber dari hewani (minyak hati ikan cod) atau nabati (minyak zaitun, minyak jojoba, dll.). Squalane adalah pelembap yang luar biasa karena sifatnya yang skin identical, mampu mengunci kelembapan, namun tetap terasa ringan dan tidak lengket di kulit. Squalane kompatibel untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Arnica Montana Flower Extract,  

Ekstrak bunga Arnica memiliki sifat antibakteri, antiseptik, dan anti-inflamasi. Namun, perlu diperhatikan bahwa pada beberapa individu, bahan ini dapat menyebabkan sensitivitas.

Leontopodium Alpinum (Edelweis) Extract ,

Ekstrak edelweis kaya akan antioksidan kuat yang bahkan lebih potensial dibandingkan Vitamin C. Manfaatnya meliputi pencegahan penuaan dini, menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Mengandung lignans yang memiliki efek menenangkan (calming) serta senyawa leontopodic acid yang mampu memperkuat skin barrier dan mengurangi sensitivitas kulit.

7-dehydrocholesterol.

Merupakan pro-vitamin D3 yang salah satu manfaatnya adalah sebagai agen anti-inflamasi.

Hammamelis Virginiana (Witch Hazel) Extract,

Memiliki properti astringent dan oil control yang membantu mengecilkan dan mengencangkan pori-pori. Selain itu, bahan ini efektif mengontrol minyak berlebih, bersifat anti-inflamasi, serta memiliki kemampuan antimikroba.

Hydrolyzed Pea Protein,  

Berfungsi menutrisi dan melindungi kulit, serta membantu mempertahankan kelembapan dan menjaga elastisitas kulit.

Tocopherol,

Dikenal sebagai Vitamin E, bahan ini adalah antioksidan kuat yang melembapkan kulit. Tocopherol juga membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB dan melindungi formula produk dari oksidasi.

Agen Tabir Surya (Sunscreen Agents)

Titanium Dioxide

Merupakan filter UVA dan UVB (Broad Spectrum). Sebagai sunscreen fisik, ia berpasangan dengan Zinc Oxide. Titanium Dioxide bersifat foto stabil dan aman, namun dapat meninggalkan white cast (lapisan putih) pada kulit jika tidak diaplikasikan dengan baik. Kelebihannya, bahan ini juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) atau agen mattifier.

Zinc Oxide

Juga merupakan filter UVA dan UVB (Broad Spectrum) dan merupakan salah satu agen sunscreen fisik yang paling populer. Zinc Oxide sangat aman, bersifat foto stabil, namun juga dapat meninggalkan white cast. Manfaat tambahannya adalah sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) atau agen mattifier, serta memiliki aktivitas anti-inflamasi, antibakteri, dan menenangkan kulit (skin-soothing).

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, skin identical, dan humektan. 
  • Ethylhexyl Methoxycrylene. Bertindak sebagai photo stabilizer, membantu menstabilkan agen sunscreen yang tidak atau kurang stabil terhadap paparan cahaya.  
  • Polyglyceryl-6 Distearate. Berfungsi sebagai pengemulsi. 
  • Propanediol. Digunakan sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  •  Cetearyl Alcohol. Merupakan lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien dan penambah kekentalan formula, sekaligus sebagai penstabil emulsi. 
  • Dimethicone. Jenis silikon yang bertindak sebagai emolien semi-oklusif. Melapisi kulit untuk memberikan sensasi halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, dan memberikan efek pengisi kerutan sementara. 
  • Trimethylsiloxysilicate. Silikon yang berfungsi sebagai film former, membantu menciptakan efek water-resistance.
  • Ceteth-20 Phosphate. Pengemulsi. Silica. Berfungsi sebagai bulking agent (menambah volume formula) dan penyerap minyak. 
  • Polymethylsilsesquioxane. Termasuk jenis silikon yang berfungsi sebagai texture enhancer untuk menambah kekentalan formula, serta memberikan efek pengisi kerutan sementara. Sifatnya sebagai emolien juga membantu menciptakan formula yang terasa nyaman di kulit dan mengunci kelembapan. 
  • Phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet. 
  • Butylene Glycol. Digunakan sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan. 
  • Dicetyl Phosphate. Berfungsi sebagai pengemulsi. 
  • Cetyl Alcohol. Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, sekaligus menstabilkan emulsi. 
  • Polyglyceryl-3 Beeswax. Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien. 
  • Hydrolyzed Wheat Protein/PVP Crosspolymer. Membantu menciptakan tekstur yang tidak lengket setelah diaplikasikan pada formula sunscreen, sekaligus berfungsi sebagai peningkat SPF (SPF booster). 
  • Methyl Cyclodextrin. Berfungsi sebagai solubilizer, membantu melarutkan bahan aktif yang sulit larut dalam formula, serta meningkatkan kestabilan produk. 
  • Triethoxycaprylylsilane . Jenis silikon yang berfungsi sebagai “pelapis mineral/pigmen” pada produk kosmetik. Pelapisan ini membantu menstabilkan pigmen/agen mineral sunscreen agar mudah dibaurkan dan diratakan, serta mencegah penggumpalan saat diaplikasikan ke kulit.   
  • Methylparaben. Berfungsi sebagai pengawet. 
  • Disodium EDTA. Bertindak sebagai chelating agent untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula. BHT. Berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi formula dari oksidasi. 
  • Sodium Metabisulfite. Berfungsi sebagai pengawet. 
  • Ethylparaben. Berfungsi sebagai pengawet. 
  • Butylparaben. Berfungsi sebagai pengawet.
  •   Propylparaben. Berfungsi sebagai pengawet. 
  • Parfum
  • Potassium Sorbate. Berfungsi sebagai pengawet.  
  • Ethylhexylglycerin. Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.  
  • Glucose. Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan. 
  •  Citric Acid. Berfungsi sebagai pengatur pH, bersifat asam. 
  • Sodium Benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.
  • Sodium Chloride. Berfungsi sebagai pengental ionik untuk meningkatkan viskositas formula.
  • Sodium Succinate. Berfungsi sebagai pengatur pH.

Kesimpulan

✔️ Naavagreen Physical Sunscreen adalah 100% sunscreen fisik yang dilengkapi dengan dua agen sunscreen yang bersifat broad spectrum dan foto stabil.

✔️ Produk ini menawarkan perlindungan SPF 50+ yang mampu melindungi kulit dari sinar UVB hingga 98-99%, serta PA++++ yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa penggunaan sunscreen.

✔️ Diperkaya dengan 12 kandungan utama (key ingredients) yang bermanfaat untuk merawat dan menutrisi kulit.

✔️ Terdapat Niacinamide, sebuah bahan multifungsi yang sangat bermanfaat bagi kulit.

✔️ Bahan-bahan yang baik untuk skin barrier meliputi: Glycine Soja Oil, Jojoba Ester, Squalane, Panthenol, Sodium PCA.

✔️ Produk ini bebas alkohol dan bebas pewangi (fragrance-free).

✔️ Tidak bersifat oil-free. Terdapat beberapa bahan yang berpotensi komedogenik, yaitu:

  • Cetearyl Alcohol (tingkat komedogenik 2),
  • Dimethicone (tingkat komedogenik 1)
  • Glycine Soja Oil (tingkat komedogenik 3)
  • Cetyl Alcohol (tingkat komedogenik 3)

Untuk meminimalkan risiko penumpukan komedo, disarankan untuk rutin melakukan eksfoliasi dan double cleansing.

❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Glycine Soja Oil, Polyglyceryl-6 Distearate, Jojoba Ester. Hanya direkomendasikan bagi kulit yang tidak memiliki masalah fungal acne.

❗ Produk ini mengandung Paraben. Sebaiknya dihindari oleh individu yang memiliki alergi terhadap Paraben.

✔️ Diklaim ideal untuk semua jenis tipe kulit.

✔️ Merupakan produk lokal yang diproduksi oleh PT. Pesona Bintang Utama. Produk ini sudah terdaftar di BPOM dan memiliki sertifikasi Halal.

✔️ Harga produk ini sangat terjangkau, yaitu sekitar 30 ribuan untuk kemasan 20ml.

Naavagreen Physical Sunscreen SPF 50 PA++++. Sumber: Shopee.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *