Home » Histoire Naturelle Rice Peeling Gel Ingredients

Histoire Naturelle Rice Peeling Gel Ingredients

Histoire Naturelle Rice Peeling Gel Ingredients

GoNaturalCare.com – Histoire Naturelle Rice Peeling Gel menawarkan solusi eksfoliasi fisik yang lembut, aman untuk kulit sensitif karena bebas dari asam buah, asam salisilat, dan asam organik lainnya yang berpotensi menyebabkan iritasi. Produk ini diformulasikan secara khusus dengan 10% Filtrat Produk Fermentasi Beras yang kaya akan asam amino, serta Centella Asiatica yang dikenal luas karena kemampuannya menenangkan kulit dan meredakan inflamasi. Keampuhan produk ini semakin diperkuat dengan kehadiran Ekstrak Kulit Buah Forsythia Italia yang turut memberikan efek anti-inflamasi dan menenangkan.

Manfaat utama yang ditawarkan oleh Rice Fermentation Peeling Gel ini meliputi pengecilan pori-pori, nutrisi mendalam bagi kulit, pembersihan yang efektif hingga ke dalam pori, serta kemampuan untuk melembabkan dan mencerahkan kulit secara keseluruhan.

Cara penggunaan produk ini cukup sederhana. Pertama, keluarkan produk secukupnya, seukuran kacang tanah. Kemudian, aplikasikan pada wajah yang telah dibersihkan dan pijat lembut dengan gerakan memutar menggunakan ujung jari selama 1 hingga 2 menit. Proses ini akan membantu mengangkat sel kulit mati dan kotoran. Setelah itu, bilas wajah dengan air bersih untuk membersihkan sisa produk dan kutikula yang terangkat.

Penjelasan Ingredients Histoire Naturelle Rice Peeling Gel

Ingredients: Water, Saccharomyces/Rice Ferment Filtrate (10%), Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Glycerin, Cellulose, Butylene Glycol, Sodium Hyaluronatecentella Asiatica Extract, Portulaca Oleracea Extract, Oryza Sativa (Rice) Bran Extract, Saccharomyces Ferment Filtrate, Yeast Extract, Bifida Ferment Filtrate, Forsythia Suspensa Fruit Extract, Panthenol, Beta-Glucan, Dipotassium Glycyrrhizate, Cetyl Ethylhexanoate, Allantoin, Carbomer, Caprylyl Glycol, Tromethamine, Ethylhexylglycerin.

Key Ingredients

Saccharomyces/Rice Ferment Filtrate (10%): Fermentasi beras menggunakan ragi Saccharomyces ini kaya akan antioksidan, asam organik, asam amino, vitamin, mineral, dan enzim. Manfaatnya sangat beragam, mulai dari mencerahkan kulit, membantu regenerasi sel, memberikan efek anti-aging, hingga menjaga keseimbangan ekosistem microbiome kulit.

Sodium Hyaluronate: Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid dengan berat molekul tinggi. Senyawa ini memiliki kemampuan luar biasa dalam mengikat air, hingga 1000 kali lipat dari berat molekulnya. Sodium Hyaluronate bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan memperkuat skin barrier.

Centella Asiatica Extract: Ekstrak cica ini mampu merangsang produksi kelembapan alami kulit seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Ia juga mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Selain itu, ekstrak cica memiliki kemampuan anti-inflamasi yang sangat baik.

Portulaca Oleracea Extract: Dikenal sebagai ekstrak krokot, bahan ini kaya akan Vitamin A, C, E, mineral, asam amino, dan antioksidan kuat seperti glutathione. Portulaca Oleracea Extract tidak hanya menutrisi kulit, tetapi juga bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Oryza Sativa (Rice) Bran Extract: Ekstrak dari bekatul beras ini mengandung sekitar 100 komponen antioksidan, termasuk Vitamin E, ferulic acid, dan oryzanol. Selain itu, ia juga memiliki polisakarida yang berfungsi sebagai pelembab dan asam lemak omega-3 yang bersifat anti-inflamasi.

Saccharomyces Ferment Filtrate: Hasil filtrasi dari fermentasi Saccharomyces ini mengandung antioksidan, asam organik, asam amino, vitamin, mineral, dan enzim. Manfaatnya meliputi regenerasi sel, stimulasi produksi hyaluronic acid, efek anti-aging, serta menjaga ekosistem microbiome kulit.

Yeast Extract (juga dikenal sebagai ekstrak Saccharomyces cerevisiae): Mengandung gula, vitamin, asam amino, antioksidan, dan Beta Glucan. Bahan ini memiliki sifat menenangkan (skin soothing), melembabkan (skin moisturizing), dan melindungi kulit (skin protecting).

Bifida Ferment Filtrate: Merupakan bahan postbiotik yang dihasilkan dari fermentasi bakteri Bifida. Penelitian menunjukkan bahwa BFL dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap agresor eksternal dengan cara memperkuat microbiome kulit.

Forsythia Suspensa Fruit Extract: Ekstrak dari tanaman herbal Cina yang dikenal sebagai Korean Golden Bell ini mengandung komponen aktif seperti foeniculoside, anethole, monoterpenes, dan phenylpropanoids. Ia memiliki kemampuan mencerahkan kulit dengan menghambat aktivitas hormon α-MSH dan enzim tyrosinase, sehingga mengurangi dan mencegah pigmentasi. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki kemampuan anti-inflamasi untuk mengurangi kemerahan dan antioksidan untuk menetralisir radikal bebas.

Panthenol (Pro Vitamin B5): Memiliki efek menenangkan, melembabkan, dan anti-inflamasi. Panthenol membantu kulit memproduksi lipid yang penting untuk melindungi dirinya sendiri.

Beta-Glucan: Senyawa yang ditemukan pada tumbuhan serealia seperti padi dan oatmeal. Beta-Glucan sangat baik untuk merawat kulit sensitif dan kering karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan, mengencangkan, dan memberikan efek plumping. Ia juga berperan dalam mempercepat pemulihan luka, serta memiliki sifat anti-iritasi dan anti-inflamasi.

Dipotassium Glycyrrhizate: Senyawa alami yang diekstrak dari akar licorice. Memiliki sifat menenangkan, anti-inflamasi yang kuat, dan sangat membantu merawat kulit yang iritasi dan sensitif. Bahan ini juga memiliki kemampuan mengatur produksi sebum.

Allantoin: Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan, anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka pada kulit.

Baca juga : Cara menggunakan The Oridinary 100% L-Ascorbic Acid Powder

Bahan Pelengkap

  • Water: Pelarut utama.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan (menjaga kelembapan).
  • 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, pengawet, dan humektan.
  • Glycerin: Pelarut, bersifat skin-identical, dan humektan.
  • Cellulose: Senyawa organik dari dinding sel tumbuhan, berfungsi sebagai pengental alami, penstabil emulsi, dan eksfoliator fisik yang sangat lembut.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Cetyl Ethylhexanoate: Emollient ester yang memberikan efek kulit halus dan lembut (velvety dan silky).
  • Carbomer: Agen pengental untuk formula.
  • Caprylyl Glycol: Emollient dan peningkat kinerja pengawet.
  • Tromethamine: Pengatur pH bersifat basa.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.

Kesimpulan

✔️Histoire Naturelle Rice Peeling Gel diperkaya dengan 13 bahan utama yang berkontribusi pada kesehatan dan kecantikan kulit.

✔️Dengan bahan inti seperti rice ferment 10%, saccharomyces, bifida, dan Centella Asiatica, produk ini efektif menenangkan kulit, mengurangi sensitivitas, serta mendukung ekosistem mikroflora kulit.

✔️Hampir seluruh bahan utama dalam produk ini memiliki manfaat untuk menenangkan, meredakan inflamasi, dan melindungi skin barrier.

✔️Produk ini merupakan eksfoliator fisik yang menggunakan Cellulose sebagai agen abrasif/scrub-nya.

✔️Disarankan untuk digunakan 2-3 kali seminggu atau sesuai dengan kebutuhan kulit.

✔️Bebas alkohol, pewangi, paraben, dan sulfat.

✔️Formula oil-free dan non-comedogenic, sehingga aman bagi kulit berjerawat.

✔️Bebas dari pemicu fungal acne.

✔️Secara umum, produk ini tidak mengandung bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.

✔️Produk ini merupakan produk Korea yang telah terdaftar di BPOM.

Diproduksi oleh: PT. Szco Cosmetics Co., Ltd. Gyeonggi-do, South Korea.

Diimpor dan Didistribusikan oleh: PT. Raena Ruma Indonesia, Tanah Abang, DKI Jakarta – Indonesia.

✔️Kisaran harga produk ini adalah 80-120 ribuan untuk kemasan 120ml, tergantung pada penjualnya.

Histoire Naturelle Rice Peeling Gel. Shopee

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *