GoNaturalCare.com – L-Ascorbic acid, yang dikenal juga sebagai Ascorbic acid, merupakan bentuk murni dari Vitamin C yang hadir dalam wujud serbuk putih. Meskipun cenderung tidak stabil, memiliki pH rendah, dan berpotensi mengiritasi, produk perawatan kulit dengan kandungan ascorbic acid tetap diminati dan menjadi bahan utama yang istimewa.
Saat ini, turunan Vitamin C (Vit C derivatif) justru lebih populer dibandingkan bentuk murninya. Produk dengan kandungan Vitamin C murni lebih sulit ditemukan, dan jika pun ada, seringkali hanya berfungsi sebagai pelengkap. Bahkan jika ada yang menonjol, formulasinya mungkin kurang baik sehingga mudah teroksidasi dan berubah warna. Ketika menemukan formula yang bagus, harganya pun cenderung tidak terjangkau.
Menjawab kebutuhan ini, The Ordinary hadir dengan produk 100% L-Ascorbic Acid Powder yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan formula sesuai keinginan. Serbuk Vitamin C ini dirancang sebagai bahan campuran untuk perawatan kulit yang ditujukan untuk mengatasi masalah pigmentasi, kulit kusam, warna kulit tidak merata, dan tanda-tanda penuaan dini.
Bagi para penggemar Vitamin C dan pencinta eksperimen dalam rutinitas perawatan kulit, produk ini bisa menjadi pilihan menarik. Namun, sebelum mulai bereksperimen, penting untuk memahami beberapa poin penting agar tidak menimbulkan masalah pada kulit.
|
|
| The ordinary 100% L-Ascorbic Acid Powder. Sumber: shopee |
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan The Ordinary 100% L-Ascorbic Acid Powder:
1. Serbuk Vitamin C ini lebih aman dicampurkan dengan produk perawatan kulit yang bersifat non-active. Contohnya adalah serum atau pelembap yang bahan utamanya meliputi hyaluronic acid, ceramide, collagen, Vit E, ferulic acid, Resveratrol, aloevera, glutathione, Centella, NMF, Galactomyces, saccharomyces, bifida ferment, dan lain-lain.
2. Campurkan ke dalam produk yang bersifat water-based. L-Ascorbic Acid larut dalam air.
3. Hindari mencampurnya dengan produk perawatan kulit yang mengandung niacinamide, peptide, produk eksfoliasi (AHA BHA), dan Retinol. Penggunaan bersamaan dapat menyebabkan iritasi atau mengurangi efektivitas masing-masing bahan.
|
|
| Sumber: website resmi the ordinary. |
4. Sebaiknya jangan langsung dicampurkan ke seluruh isi botol serum atau pelembap. Cara yang lebih disarankan adalah mencampurnya sesaat sebelum digunakan. Meskipun agak merepotkan, cara ini lebih fleksibel.
Alternatif lain adalah membuat small batch. Caranya, ambil sekitar 5ml serum atau pelembap ke dalam wadah yang bersih dan steril, lalu campurkan serbuk Vitamin C secukupnya, kemudian simpan di lemari es. Buat batch baru setelah habis. Cara ini dinilai lebih efektif dan efisien karena jika dicampur ke dalam botol besar (misalnya 20ml serum atau 50ml pelembap), dikhawatirkan Vitamin C akan teroksidasi sebelum produk habis digunakan.
Perlu diketahui, L-Ascorbic Acid lebih stabil dalam bentuk serbuk. Begitu terpapar air, proses oksidasi akan berjalan lebih cepat. Oleh karena itu, pembuatan small batch sangat disarankan.
5. Sebaiknya hindari mengaduk menggunakan sendok atau alat yang terbuat dari logam. Vitamin C dapat bereaksi dengan logam. Penggunaan bahan dari plastik atau kayu lebih aman.
6. The Ordinary L-Ascorbic Acid 100% Powder sudah dilengkapi dengan sendok kecil berukuran 0,25 gram. Jika Anda ingin membuat serum dengan konsentrasi 5% Vitamin C dalam 5ml serum atau pelembap, Anda memerlukan 0,05 x 5 = 0,25 gram Vitamin C powder, yang setara dengan satu sendok takar. Untuk konsentrasi 10% Vitamin C, gunakan dua sendok takar, dan seterusnya.
Disarankan untuk tidak melebihi konsentrasi 20%. Konsentrasi yang lebih tinggi dari itu tidak akan membuat hasilnya lebih optimal, justru berpotensi menimbulkan iritasi yang lebih parah.
7. Jika formula campuran berubah warna menjadi lebih gelap, sebaiknya dibuang dan buat yang baru.
8. Vitamin C murni memiliki pH sekitar 2-3. Hal ini dapat mempengaruhi pH formula produk yang dicampur, membuatnya menjadi sedikit asam. Oleh karena itu, jangan heran jika merasakan sensasi tingling atau geli di kulit. Berikan waktu bagi kulit untuk beradaptasi di awal pemakaian.
9. Perlakukan serum atau pelembap yang sudah dicampur dengan Vitamin C seperti produk Vitamin C lainnya. Hindari melapisi langsung dengan AHA, BHA, atau Retinol. Jika ingin melapisi dengan produk yang mengandung niacinamide atau peptide, beri jeda waktu sekitar 15-30 menit.
10. Bagi pemula dan pemilik kulit sensitif, sangat disarankan untuk terlebih dahulu menggunakan produk dengan turunan Vitamin C, seperti ascorbyl glucoside atau ethyl ascorbic acid.
11. Produk ini dapat digunakan dua kali sehari, atau sesuai kebutuhan kulit. Untuk awal pemakaian, berikan kesempatan kulit untuk beradaptasi dengan menggunakannya secara berselang-seling.
Selamat mencoba!
Harga produk ini berkisar di angka 140 ribuan untuk kemasan 20 gram.
Baca juga : LANEIGE YOUTH RETINOL PERFECT RENEW EYE CREAM FOR FACE Ingredients



Leave a Reply