Home » Facetology Triple Care ExfoLiquid Toner

Facetology Triple Care ExfoLiquid Toner

Facetology Triple Care ExfoLiquid Toner

GoNaturalCare.com – Facetology Triple Care ExfoLiquid adalah toner eksfoliasi inovatif yang diformulasikan secara cermat untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Produk ini menggabungkan kekuatan eksfoliasi dari berbagai jenis asam seperti AHA, PHA, BHA, dan LHA, bersama dengan Retinol dan Azeclair. Penggunaan teknologi SKINPERF LWG memastikan setiap 2% konsentrasi bekerja setara dengan 8% AHA, memberikan hasil yang optimal.

Toner eksfoliasi ini memiliki manfaat yang luas, mulai dari mengangkat sel kulit mati, mencerahkan kulit, meratakan warna kulit, hingga mengurangi bekas jerawat. Selain itu, produk ini juga efektif dalam memperbaiki tekstur kulit, serta mengatasi masalah seperti bruntusan, jerawat, dan komedo.

Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18211701955.

Sumber: Shopee

Penjelasan Ingredients Facetology Triple Care ExfoLiquid Toner

Ingredients: Aqua, Glycerin, Lactic Acid, Ethoxydiglycol, Glycolic Acid, Peg-40 Hydrogenated Castor Oil, Salicylic Acid, CentelIla Asiatica Extract, Triethanolamine, Hydroxyethylcellulose, Sodium Magnesium Silicate, Citric Acid, Gluconolactone, Dimethicone, 1,2-hexane-diol, Butylene Glycol, Sodium Hydroxide, Potassium Azeloyl Diglycirate, Caprylyl Glycol, Polyglutamic Acid, Ethylhexyl Cocoate, Xanthan Gum, Dimethiconol, Sodium Acetylated Hyaluronate, Sodium Hyaluronate, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Capryloyl Salicylic Acid, Hyaluroriic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Peg-9 Diglycidyl Ether/sodium Hyaluronate Crosspolymer, Potassium Hyaluronate, Pentylene Glycol, Peg-60 Hydrogenated Castor Oil, Soybean ( Glycine Soja) Oil, Tocopherol, Ethylhexylglycerin, Glyceryl Caprylate, Lactobacillus/pear Juice Ferment Filtrate, Potassium Chloride, Sodium Hyaluronate Crosspoiymer, Retinol, 0-cymen-5-01, Dimethylmethoxy Chromarol, Phellodendror Arnurerise Bark Extract, Chlorphenesin, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Phenoxyethanol, Rehmannia Chinensis Root Extract, Melia Azadirachta Leaf Extract, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Houttuynia Cordata Extract, Glycine Soja (Soybean) Seed Extract

Key Ingredients

Lactic Acid.

Lactic acid merupakan jenis AHA yang paling kuat kedua setelah glycolic acid. Dikenal juga sebagai asam susu, bahan ini terbuat dari fermentasi susu. Memiliki kemampuan eksfoliasi yang mirip dengan glycolic acid, namun lebih lembut karena ukuran molekulnya yang lebih besar.

Glycolic Acid,

Termasuk dalam golongan AHA yang paling banyak diteliti dan terbukti khasiatnya. Glycolic acid adalah jenis AHA yang paling kuat di antara AHA lainnya.

Salicylic Acid.

Dikenal sebagai BHA, bahan ini memiliki kemampuan eksfoliasi dengan menembus lapisan kulit dan membersihkan pori-pori dari dalam. Sifatnya yang keratolitik membantu mengikis sel kulit mati dan keratin yang menumpuk. Salicylic acid menjadi standar emas dalam menangani masalah kulit seperti blackhead, jerawat, inflamasi, dan kulit berminyak.

CentelIla Asiatica Extract.

Ekstrak cica ini mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang membantu proses pemulihan luka dan sintesis kolagen. Asiaticoside memiliki sifat anti-acne, anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba, serta menstimulasi produksi kolagen. Madecassic acid berperan menstimulasi natural moisturizing factor (NMF) dan hyaluronic acid, sehingga meningkatkan kelembapan kulit.

Citric Acid.

Asam organik yang termasuk dalam golongan AHA, ditemukan pada buah-buahan sitrus. Pada konsentrasi tertentu, citric acid memiliki kemampuan eksfoliasi, namun lebih sering digunakan sebagai pengatur pH dalam formulasi.

Gluconolactone.

Termasuk dalam golongan PHA, yang merupakan versi AHA yang jauh lebih lembut. Gluconolactone berfungsi memperbaiki tekstur kulit, menghidrasi, dan memiliki sifat antioksidan. Cukup lembut untuk penggunaan sehari-hari dan bekerja baik bila dikombinasikan dengan Vitamin C, retinol, AHA, dan BHA, terutama dalam formula anti-aging.

Potassium Azeloyl Diglycinate,

Dikenal juga sebagai Azeclair™, turunan dari azelaic acid ini memiliki risiko efek samping yang lebih minim, lebih lembut, dan aman untuk kulit sensitif. Memiliki kemampuan anti-inflamasi, mencerahkan kulit (dengan menghambat enzim tyrosinase), bersifat antibakteri, serta menormalkan produksi sebum, menjadikannya baik untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. Bahan ini juga menghambat pembentukan keratin pada lapisan kulit terluar dan bersifat humektan/melembapkan karena kandungan asam aminonya.

Polyglutamic Acid,

PGA, yang berbahan dasar asam amino glutamic acid, termasuk dalam kategori skin identical. Bahan ini memiliki kemampuan mengikat air dan menahan kelembapan 3-5 kali lebih baik dari hyaluronic acid, menjadikannya baik untuk kesehatan skin barrier.

Mengandung 9x HA

  • Sodium Acetylated Hyaluronate. (Medium molecular weight)
  • Sodium Hyaluronate. (High molecular weight)
  • Hydrolyzed Sodium Hyaluronate. (Low molecular weight)
  • Hyaluronic Acid. (High molecular weight)
  • Hydrolyzed Hyaluronic Acid. (Low molecular weight)
  • Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate. (Medium molecular weight)
  • Peg-9 Diglycidyl Ether/sodium Hyaluronate Crosspolymer. (High molecular weight)
  • Potassium Hyaluronate. (High molecular weight)
  • Sodium Hyaluronate Crosspolymer. (High molecular weight)

Capryloyl Salicylic Acid,

Merupakan LHA (lipohydroxy acid), turunan dari BHA. Sifatnya hampir sama dengan BHA, namun LHA memiliki molekul yang lebih besar dan penetrasi yang lebih lambat, menjadikannya alternatif yang lebih lembut bagi kulit yang sensitif terhadap BHA.

Soybean ( Glycine Soja) Oil.

Mengandung asam lemak esensial linoleic acid yang baik untuk skin barrier, oleic acid yang menutrisi kulit dan cocok untuk kulit kering, serta linolenic acid yang bersifat anti-inflamasi.

Tocopherol,

Vitamin E, berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Baca juga : FACETOLOGY Triple Care Ceramoist

Lactobacillus/pear Juice Ferment Filtrate,

Mengandung AHA alami yang membantu meningkatkan regenerasi sel, menghidrasi, menjaga acid mantle, dan pH kulit.

Retinol,

Dianggap sebagai ratu anti-aging, retinol adalah bentuk murni dari Vitamin A. Bahan ini perlu dikonversi menjadi bentuk aktif di dalam kulit untuk bekerja.

0-cymen-5-ol.

Dikenal juga sebagai isopropyl methylphenol, ini adalah agen antimikroba yang menghambat perkembangbiakan bakteri, termasuk bakteri penyebab jerawat (p.acnes), pada konsentrasi rendah.

Dimethylmethoxy Chromarol,

Merupakan antioksidan yang sangat kuat, bahkan lebih potensial dari Vitamin E dan ferulic acid. Fungsinya mencegah kerusakan sel kulit, melindungi dari UVA dari dalam dengan mencegah pembentukan ROS (reactive oxygen species), serta memiliki efek anti-aging. Dosis rekomendasinya adalah 0,01-0,05%.

Phellodendron Amurense Bark Extract,

Memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan ringan, dan antibakteri kuat yang mampu mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.

Salix Alba (Willow) Bark Extract,

Mengandung komponen aktif seperti salicin, flavonoid, dan asam fenolik yang memiliki kemampuan sebagai tonik, astringen, dan antiseptik. Bahan ini efektif untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

Rehmannia Chinensis Root Extract,

Mengandung Vitamin A, B, C, asam amino, dan rehmaglitin. Memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jamur yang kuat. Selain itu, senyawa stachyose di dalamnya memiliki sifat melembapkan kulit.

Melia Azadirachta Leaf Extract,

Ekstrak daun neem memiliki sifat antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-acne. Juga membantu dalam proses pemulihan luka.

Scutellaria Baicalensis Root Extract,

Ekstrak akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok ini mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang merupakan antioksidan dan anti-inflamasi potensial.

Houttuynia Cordata Extract,

Ekstrak heart leaf ini mengandung senyawa antioksidan seperti quercetin, quercitrin, hyperoside, dan rutin yang memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Polisakarida di dalamnya baik untuk menghidrasi kulit, menjaga keseimbangan mikrobioma kulit, serta mendukung fungsi skin barrier.

Glycine Soja (Soybean) Seed Extract,

Ekstrak kacang kedelai memiliki sifat anti-inflamasi, menstimulasi kolagen, antioksidan potensial untuk menetralisir radikal bebas, dan mencerahkan kulit yang dapat mencegah pigmentasi akibat radiasi UV.

Bahan pelengkap

  • Aqua
  • Glycerin. Pelarut. Skin identical. Humektan.
  • Ethoxydiglycol. Pelarut. Penetration enhancer.
  • Peg-40 Hydrogenated Castor Oil. Pengemulsi. Triethanolamine. Pengatur pH. Bersifat basa.
  • Hydroxyethylcellulose. Pengental alami. Penstabil emulsi.
  • Sodium Magnesium Silicate. Pengental mineral. Menambah kekentalan formula, penstabil emulsi. Memiliki sifat absorben.
  • Dimethicone. Silikon. Emolien semi-oklusif. Membantu mengunci kelembapan, memberikan efek sensori kulit terasa lebih halus, smooth, pori-pori tersamarkan, dll.
  • 1,2-hexane-diol. Pelarut. Preservatives booster. Humektan.
  • Butylene Glycol. Pelarut. Penetration enhancer. Humektan.
  • Sodium Hydroxide. Pengatur pH. Bersifat basa.
  • Caprylyl Glycol. Emolien. Preservatives booster.
  • Ethylhexyl Cocoate. Emolien.
  • Xanthan Gum. Pengental alami.
  • Dimethiconol. Silikon kental dengan molekul besar. Memberikan efek sensori kulit terasa lebih smooth, silky, namun tidak berminyak. Membentuk lapisan pelindung untuk mencegah TeWL, namun kulit tetap bisa bernapas.
  • Pentylene Glycol. Pelarut. Preservatives booster. Humektan.
  • Peg-60 Hydrogenated Castor Oil. Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin. Preservatives booster. Humektan.
  • Glyceryl Caprylate. Pengemulsi.
  • Potassium Chloride. Pengental ionik. Meningkatkan viskositas formula.
  • Chlorphenesin. Pengawet.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.

Kesimpulan

✔️Facetology Triple Care ExfoLiquid mengandung lebih dari 20 bahan utama yang berkhasiat mengangkat sel kulit mati, mencerahkan, meratakan tekstur, mengatasi komedo, dan membantu merawat kulit berjerawat.

✔️Kandungan eksfoliatornya meliputi AHA (Lactic Acid, Glycolic Acid, Citric Acid), PHA (Gluconolactone), BHA (salicylic acid), dan LHA (capryloyl salicylic acid). Kinerjanya didukung oleh Azeclair dan Retinol untuk menambah efektivitas eksfoliasi.

✔️Teknologi SKINPERF LWG yang digunakan pada AHA membuat performanya lebih lembut di kulit namun tetap efektif, bahkan pada konsentrasi rendah. Teknologi ini membuat kinerja 2% setara dengan 8% AHA.

✔️Dilengkapi dengan 9x HA, PGA, ekstrak tumbuhan, dan emolien (seperti minyak, silikon, ester) untuk melindungi kulit, terutama mengingat kombinasi eksfoliasi, Azeclair, dan retinol di dalamnya.

✔️Mengandung o-cymen-5-ol yang melindungi kulit dari infeksi bakteri dan mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.

✔️Kandungan produk ini sangat kompleks dan beragam.

✔️Direkomendasikan untuk rutinitas malam (PM routine).

✔️Teksturnya cenderung agak kental.

✔️Bagi pemula, gunakan 1-2 kali seminggu, lalu dapat ditingkatkan menjadi 2-3 kali seminggu jika kulit sudah terbiasa. Dianjurkan untuk melakukan test patch terlebih dahulu sebelum diaplikasikan ke seluruh wajah.

✔️Bebas alkohol, bebas pewangi, dan bebas paraben.

✔️Tidak oil-free. Mengandung potensi komedogenik dari Dimethicone, Glycine Soja Oil, dan Potassium Chloride.

❗Tidak fungal acne safe karena mengandung glycine soja oil, peg 40, dan peg 60 hydrogenated Castor oil. Perhatian khusus bagi pemilik kulit yang rentan terhadap fungal acne.

✔️Produk lokal, sudah BPOM, dan bersertifikat halal.

✔️Diproduksi oleh: PT. Alamanda Global Health, Industrial Millenium Estate. Jl. Millenium 19, Block 12, No. 27. Tangerang – Indonesia. Perusahaan yang juga memproduksi brand Dorskin.

Didistribusikan oleh: PT. Alfa Trijaya Medika, Tangerang – Indonesia.

✔️Cek harga? Rp 108.000 untuk kemasan 100ml. Dapat dibeli di Official Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *