Home » FACETOLOGY Triple Care Ceramoist

FACETOLOGY Triple Care Ceramoist

FACETOLOGY Triple Care Ceramoist

GoNaturalCare.com – FACETOLOGY Triple Care Ceramoist adalah pelembap skin barrier yang diformulasikan untuk menjaga keremajaan kulit wajah. Produk ini mengandung 8X Ceramide, 8x Hyaluronic Acid, dan 5 tipe Peptide, yang bekerja secara sinergis untuk memperbaiki skin barrier, menghidrasi kulit secara optimal, serta mengurangi kemerahan pada wajah. Dengan penggunaan rutin, diharapkan kondisi skin barrier menjadi lebih baik, kulit terhidrasi sempurna, dan kemerahan berkurang.

Produk ini memiliki nomor registrasi BPOM NA18211701955.

Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Facetology Triple Care Ceramoist

Ingredients: Aqua, Centella Asiatica Extract, Glycerin, Butylene Glycol, Cetyl Alcohol, Isononyl Isononanoate, Cyclopentasiloxane, Propylene Glycol, Dimethicone Panthenol, Beta Vulgaris (Beet) Root Extract, Hydrolyzed Corn Starch, Lactococcus Ferment Lysate, Milk Lipids, Lactic Acid, Ceramide Np, Ceramide Ap, Ceramide Ns, Ceramide As, Ceramide Ng, Ceramide 3, Ceramide Eop, Ceramide Eos, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Hydroxypropyftrimonium Hyaluronate, Potassium Hyaluronate, Peg-9 Diglycidyl Ether/Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Sodium Acetylated Hyaluronate, Phytosphingosine, Phospholipids, Sphingolipids, Bacillus/Soybean/Folic Acid Ferment Extract, Sh-Oligopeptide-1, Sh-Oligopeptide-2, Sh-Polypeptide-1, Sh-Polypeptide-11, Sh-Polypeptide-9 Facetology Triple Care Ceramoist, Cetearyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Polyacrylamide, C13-14 Isoparaffin, 1,2-Hexanediol, Xanthan Gum, Ceteareth-20, Peg-40 Stearate, Laureth-7, Tetrasodium Edta, Disodium Phosphate, Acetyl Glutamine, Caprylyl Glycol, Lecithin, Sodium Citrate, Bht, Sodium Chloride, Tocopheryl Acetate, Behenyl Alcohol, 2-1,3-Butanediol, Polyglyceryl-10 Pentastearate, Peg-7 Glyceryl Cocoate, Sodium Lauroyl Lactylate, Sodium Stearoyl Lactylate, Hydrogenated Lecithin, Cholesterol, Ceteareth-25, Ethylhexylglycerin, Behenic Acid, Carbomer, Caprooyl Phytosphingosine, Caprooyl Sphingosine, Phenoxyethanol, Chlorhexidine Digluconate, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.

Key Ingredients

Centella Asiatica Extract,

Ekstrak cica ini mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang membantu proses pemulihan luka dan sintesis kolagen. Asiaticoside memiliki sifat anti-acne, anti-inflamasi, antioksidan, dan anti-mikroba, serta menstimulasi kolagen. Madecassic acid berperan menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan hyaluronic acid, sehingga meningkatkan kelembapan kulit.

Panthenol,

Dikenal sebagai pro-vitamin B5, panthenol melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid alami yang esensial untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Ia juga berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan skin-protecting yang dapat mengurangi iritasi akibat bahan lain, serta membantu proses penyembuhan luka.

Beta Vulgaris (Beet) Root Extract.

Ekstrak dari akar bit ini kaya akan zat besi, fosforus, dan protein yang dapat menyehatkan rona kulit. Selain itu, ekstrak ini menjaga kulit tetap halus, mencegah jerawat, kaya akan antioksidan dengan efek anti-aging, melembapkan, dan mencerahkan kulit. Beetroot extract juga efektif menyeimbangkan kadar minyak berlebih dan menutrisi kulit wajah.

Lactococcus Ferment Lysate,

Merupakan bahan probiotik yang membantu proses pemulihan luka, menjaga fungsi skin barrier, dan merangsang sintesis antimicrobial peptide untuk memperkuat pertahanan alami kulit.

Milk Lipids.

Kompleks lipid yang berasal dari susu ini berfungsi sebagai ‘delivery system’ dalam formula skincare. Ketika dikombinasikan dengan ceramide, ia membentuk teknologi ceramide liposome yang memfasilitasi penyerapan ceramide lebih dalam ke lapisan kulit.

Lactic Acid.

Sebagai asam organik dari golongan AHA, lactic acid memiliki kemampuan eksfoliasi pada konsentrasi tertentu (umumnya di atas 3-4%). Pada konsentrasi yang lebih rendah, ia berfungsi sebagai humektan, antioksidan, serta membantu menjaga acid mantle dan mikrobioma kulit.

Niacinamide.

Vitamin B3 yang populer sebagai pencerah kulit ini juga merangsang sintesis ceramide dan lipid yang baik untuk skin barrier. Ia mampu mengatur produksi minyak, memiliki sifat anti-inflamasi, serta melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan blue light.

Mengandung 8x Ceramide

  • Ceramide Np,
  • Ceramide Ap,
  • Ceramide Ns,
  • Ceramide As,
  • Ceramide Ng,
  • Ceramide 3,
  • Ceramide Eop,
  • Ceramide Eos.

Perlu dicatat bahwa Ceramide NP sama dengan Ceramide 3, dan Ceramide NS sama dengan Ceramide NG. Jadi, produk ini sebenarnya mengandung 6 tipe ceramide yang berbeda. Ceramide merupakan komponen penting skin barrier yang membantu mempertahankan kelembapan dan melindungi kulit dari faktor eksternal.

Mengandung 8x Hyaluronic Acid

  • Sodium Hyaluronate. High molecular weight.
  • Hyaluronic Acid. High molecular weight
  • Hydrolyzed Hyaluronic Acid. Low molecular weight.
  • Hydrolyzed Sodium Hyaluronate. Low molecular weight
  • Hydroxypropyftrimonium Hyaluronate. Medium molecular weight.
  • Potassium Hyaluronate. High molecular weight
  • Peg-9 Diglycidyl Ether/Sodium Hyaluronate Crosspolymer. High molecular weight.
  • Sodium Acetylated Hyaluronate. Medium molecular weight.

Kombinasi hyaluronic acid dengan berbagai ukuran molekul ini memberikan hidrasi 3D yang merata di seluruh lapisan kulit.

Phytosphingosine.

Merupakan sejenis lipid yang secara alami terdapat pada lapisan kulit (skin-identical). Ia juga merupakan bagian dari ceramide dan memiliki properti antimikroba serta anti-inflamasi. Bahan ini membantu mencegah infeksi dan menghambat perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.

Phospholipids.

Lipid alami kulit yang bersifat skin-identical. Berfungsi untuk melembapkan, memperbaiki, dan merawat skin barrier. Phospholipids membantu membangun lipid barrier pada kulit kering dan pecah-pecah agar lebih lembap.

Sphingolipids,

Lipid kompleks dengan rantai panjang yang berfungsi sebagai skin-replenishing dan skin conditioning. Bahan ini menjaga keutuhan sistem skin barrier, mencegah Trans-Epidermal Water Loss (TEWL), sehingga kulit terlindungi dari agresor lingkungan.

Bacillus/Soybean/Folic Acid Ferment Extract,

Folic acid yang diperoleh dari fermentasi kedelai ini mudah meresap ke dalam kulit dan membantu memperbaiki atau mencegah kerusakan akibat paparan UV. Folic acid berperan penting dalam sintesis dan perbaikan DNA, yang krusial untuk menjaga elastisitas kulit.

Mengandung 5x EGF (Epidermal Growth Factor)

  • Sh-Oligopeptide-1,
  • Sh-Oligopeptide-2,
  • Sh-Polypeptide-1,
  • Sh-Polypeptide-11,
  • Sh-Polypeptide-9

EGF sangat baik untuk anti-aging, membantu proses penyembuhan luka, mencegah timbulnya bekas luka, serta memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Dengan kata lain, EGF dapat membantu menyamarkan bekas luka bopeng, bekas operasi, keloid, bahkan stretch mark. Cara kerjanya adalah menstimulasi pertumbuhan dan pembelahan sel epidermal. Meskipun sempat menjadi kontroversi karena dikhawatirkan memicu pertumbuhan sel abnormal, dermatolog telah membantah hal ini, menegaskan bahwa EGF bersifat mitogenic (memicu pembelahan sel) dan bukan mutagenic (memicu pertumbuhan abnormal). Oleh karena itu, EGF aman digunakan pada kulit normal.

Acetyl Glutamine.

Dikenal juga sebagai aceglutamide, bahan skin-identical ini adalah asam amino yang merupakan prekursor glutathione. Ia membantu meningkatkan sintesis protein yang baik untuk pemulihan luka dan memiliki kemampuan menghidrasi kulit.

Tocopheryl Acetate,

Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit, serta membantu melindungi kulit dari paparan UVB.

Cholesterol.

Bahan skin-identical ini adalah emolien dan merupakan bagian dari skin barrier alami kulit. Fungsinya adalah melindungi kulit dari ancaman luar.

Caprooyl Phytosphingosine.

Merupakan campuran asam lemak caproic acid dan phytosphingosine. Sebagai lipid yang diproduksi secara alami oleh kulit (skin-identical), bahan ini mendukung dan membantu memperbaiki skin barrier serta mencegah TEWL. Bahan ini biasanya digunakan dalam konsentrasi rendah (0.02-0.2%) karena prinsip ‘less is more’.

Caprooyl Sphingosine,

Terbuat dari caproic acid dan sphingosine, bahan skin-identical ini berfungsi mengganti komponen lipid kulit yang hilang, mendukung perbaikan skin barrier, mencegah penguapan air, dan mempertahankan kelembapan kulit. Konsentrasi penggunaannya dalam produk biasanya sangat rendah (0.00033-0.00065%).

Bahan Pelengkap

  • Glycerin. Pelarut, skin-identical, dan humektan.
  • Butylene Glycol. Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • Cetyl Alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Isononyl Isononanoate. Ester emolien yang non-toksik dan non-iritan.
  • Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan slip agent.
  • Propylene Glycol. Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • Dimethicone. Silikon yang bersifat emolien semi-oklusif, membentuk lapisan halus di permukaan kulit untuk mengunci kelembapan tanpa rasa lengket.
  • Hydrolyzed Corn Starch. Berfungsi meningkatkan viskositas formula dan menyerap minyak.
  • Cetearyl Alcohol. Alkohol lemak yang bertindak sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
  • Glyceryl Stearate. Pengemulsi.
  • Polyacrylamide. Pengental sintetis.
  • C13-14 Isoparaffin. Emolien, pengental, dan pengemulsi.
  • 1,2-Hexanediol. Pelarut, penguat pengawet (preservatives booster), dan humektan.
  • Xanthan Gum. Pengental alami.
  • Ceteareth-20. Pengemulsi.
  • Peg-40 Stearate. Pengemulsi.
  • Laureth-7. Pengemulsi.
  • Tetrasodium Edta. Chelating agent untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
  • Disodium Phosphate. Pengawet.
  • Caprylyl Glycol. Penguat pengawet, emolien.
  • Lecithin. Pengemulsi, membantu penyerapan bahan aktif, humektan, dan emolien.
  • Sodium Citrate. Mengatur tingkat pH formula.
  • Bht. Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • Sodium Chloride. Pengental ionik yang meningkatkan viskositas formula.
  • Behenyl Alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
  • 2-3-Butanediol. Humektan, penguat pengawet, dan penetration enhancer.
  • Polyglyceryl-10 Pentastearate. Pengemulsi.
  • Peg-7 Glyceryl Cocoate. Pengemulsi.
  • Sodium Lauroyl Lactylate. Pengemulsi.
  • Sodium Stearoyl Lactylate. Pengemulsi.
  • Hydrogenated Lecithin. Pengemulsi, membantu penyerapan bahan aktif, emolien, dan humektan.
  • Ceteareth-25. Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin. Penguat pengawet dan humektan.
  • Behenic Acid. Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien dan penstabil emulsi.
  • Carbomer. Agen pengental untuk formula.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Chlorhexidine Digluconate. Pengawet dengan spektrum luas sebagai antibakteri, biasa digunakan untuk disinfektan kulit dan sterilisasi alat medis.
  • Potassium Sorbate. Pengawet.
  • Sodium Benzoate. Pengawet.

Kesimpulan

✔️ FACETOLOGY Triple Care Ceramoist mengandung total 37 bahan kunci yang sangat kaya.

✔️ Dengan kandungan utama seperti Centella asiatica, 8x ceramide, 8x HA, 5x EGF, dan berbagai jenis lipid complex (phytosphingosine, sphingosine, cholesterol, caprooyl sphingosine, dll.), produk ini sangat fokus pada perbaikan skin barrier, pemulihan jaringan kulit yang rusak, dan membantu kulit berfungsi optimal.

✔️ Kandungan bahan aktifnya yang melimpah sungguh mengagumkan dan patut dibuktikan sendiri efektivitasnya.

✔️ Komposisi bahan aktifnya bisa dikatakan menyaingi produk-produk dari merek ternama lainnya.

✔️ Cocok digunakan untuk rutinitas pagi dan malam (AM/PM).

✔️ Produk ini bebas dari alkohol, paraben, fragrance, dan oil-free.

Produk ini mengandung potensi komedogenik dari bahan seperti Cetyl Alcohol (3), Dimethicone (1), dan Cetearyl Alcohol + Ceteareth-20 (4). Disarankan untuk mengimbanginya dengan rutin eksfoliasi atau melakukan double cleanse secara teratur untuk meminimalkan penumpukan calon komedo.

❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung bahan seperti Glyceryl Stearate, Peg-40 Stearate, Lecithin, Polyglyceryl-10 Pentastearate, Peg-7 Glyceryl Cocoate, dan Behenic Acid. Bahan-bahan ini berpotensi menjadi pemicu bagi kulit yang sensitif terhadap fungal acne trigger.

✔️ Ideal untuk semua tipe kulit, terutama kulit yang kemerahan, kering, dan berjerawat.

✔️ Merupakan produk lokal Indonesia yang sudah bersertifikat BPOM dan memiliki logo halal.

✔️ Diproduksi oleh PT. Alamanda Global Health, yang juga memproduksi brand Dorskin, berlokasi di Tangerang, Indonesia.

✔️ Didistribusikan oleh PT. Alfa Trijaya Medika, Tangerang – Indonesia.

Baca juga : Some By Mi Truecica Mineral 100 Calming Suncream SPF 50+ PA++++

✔️ Harga produk ini sekitar Rp 108.000 untuk ukuran 30ml, dapat dibeli di Official Store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *