Home » Cek Ingredients SNP Prep Peptaronic Toner

Cek Ingredients SNP Prep Peptaronic Toner

Cek Ingredients SNP Prep Peptaronic Toner

GoNaturalCare.com – SNP Prep Peptaronic Toner hadir sebagai solusi perawatan kulit yang menghadirkan kelembapan mendalam berkat formulasinya yang kental. Toner ini diperkaya dengan kombinasi 5 jenis Hyaluronic Acid dan 6 jenis Peptides, yang bekerja sinergis untuk menutrisi kulit hingga ke lapisan terdalam.

Produk ini diklaim mampu menyeimbangkan kadar minyak berlebih pada kulit sekaligus memberikan kelembapan tanpa rasa lengket. Dengan harga sekitar Rp160.000 untuk kemasan 350ml, SNP Prep Peptaronic Toner menawarkan nilai yang cukup baik.

SNP Prep Peptaronic Toner. Foto by Jacklin defretes So.co review

Mari kita telaah lebih dalam mengenai komposisi bahan aktif yang terkandung dalam SNP Prep Peptaronic Toner.

Penjelasan Ingredients SNP Prep Peptaronic Toner

Ingredients:

Water, Glycerin, Propylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Peg-60 Hydrogenated Castor Oil, Carbomer, Arginine, Hydroxycellulose, Ethylhexylglycerin, Fragrance, Disodium Edta, Pentylene Glycol, Xanthan Gum, Butylene Glycol, Sodium Hyaluronate, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Polyglyceryl-10 Laurate, Hydrolyzed Collagen, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Hyaluronic Acid, Caprylyl Glycol, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Palmitoyl Pentapeptide-4, Palmitoyl Tripeptide-1, Tripeptide-1, Hexapeptide-9, Hexapeptide-11, Copper Tripeptide-1.

Bahan Aktif

Arginine.

Arginine adalah asam amino yang juga merupakan skin identical ingredient. Senyawa ini dapat ditemukan secara alami dalam berbagai sumber makanan seperti biji labu, daging, susu, kacang-kacangan, dan polong-polongan. Arginine memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan yang kuat, humektan untuk menarik kelembapan, dan collagen booster yang dapat membantu meningkatkan produksi kolagen. Selain itu, arginine juga berpotensi mengurangi efek iritasi yang mungkin timbul dari penggunaan produk eksfoliasi seperti AHA.

Sodium Hyaluronate.

Bentuk garam dari hyaluronic acid ini lebih mudah diintegrasikan ke dalam formulasi produk dan memiliki ukuran molekul yang lebih kecil dibandingkan hyaluronic acid murni. Ini memungkinkannya untuk lebih mudah diserap oleh kulit.

Sodium Hyaluronate Crosspolymer.

Bahan ini memiliki kemampuan mengikat air yang lima kali lebih baik dibandingkan sodium hyaluronate biasa. Hasilnya, Sodium Hyaluronate Crosspolymer mampu memberikan kelembapan yang lebih superior dan bertahan lebih lama di kulit.

Hydrolyzed Collagen.

Collagen yang telah dihidrolisis memiliki ukuran molekul yang lebih kecil, sehingga mampu menembus lebih dalam ke dalam lapisan kulit. Collagen memiliki kemampuan water-binding yang sangat baik, yaitu menarik kelembapan dari udara sekitar dan menahannya di permukaan kulit, sehingga menjaga kulit tetap lembap dan elastis.

Hydrolyzed Hyaluronic Acid.

Mirip dengan hydrolyzed collagen, hyaluronic acid yang telah dipecah ini memiliki ukuran molekul yang lebih kecil. Hal ini memungkinkannya untuk menembus lapisan kulit lebih jauh dan menghidrasi kulit dari dalam.

Hyaluronic Acid.

Sebagai skin identical ingredient, hyaluronic acid secara alami terdapat di dalam kulit dan memegang peranan krusial dalam menjaga kelembapan alaminya. Ketersediaannya dalam kulit dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Penggunaan hyaluronic acid dalam produk perawatan kulit membantu mengembalikan dan mempertahankan kelembapan alami kulit. Bahan ini memiliki kemampuan mengikat air hingga 1000 kali lipat dari berat molekulnya sendiri. Hyaluronic acid dikenal aman dan tidak memiliki efek samping, serta kompatibel untuk semua jenis kulit.

Hydrolyzed Sodium Hyaluronate.

Ini adalah versi sodium hyaluronate dengan molekul yang lebih kecil lagi. Dengan ukuran yang lebih mikro, bahan ini mampu menembus kulit lebih dalam untuk menjaga kelembapan secara efektif.

Palmitoyl Pentapeptide-4.

Dikenal juga sebagai Matrixyl, peptide ini tersusun dari asam amino lysine-threonine-threonine-lysine-serine yang merupakan komponen penting dalam pembentukan kolagen tipe 1. Berdasarkan penelitian, Matrixyl menunjukkan efek anti-aging yang signifikan, membantu menyamarkan garis-garis halus, memperbaiki tekstur kulit yang kasar, dan meningkatkan elastisitas kulit.

Palmitoyl Tripeptide-1.

Peptide ini terdiri dari glycine-histidine-lysine (GHK) dan juga merupakan fragmen penyusun kolagen tipe 1. Cara kerjanya adalah sebagai collagen booster dengan cara menstimulasi kulit seolah-olah ada kerusakan kolagen, sehingga mendorong produksi kolagen baru.

Tripeptide-1.

Sama seperti Palmitoyl Tripeptide-1, bahan ini juga bekerja untuk meningkatkan produksi kolagen. Perbedaan utamanya terletak pada Palmitoyl Tripeptide yang berikatan dengan asam palmitat, sehingga memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik.

Hexapeptide-9.

Peptide ini juga memiliki properti anti-aging. Uji in-vitro menunjukkan kemampuannya dalam meningkatkan regenerasi epidermal, merangsang pembentukan kolagen tipe 1 dan 3, serta mensintesis protein penting. Hasilnya, bahan ini dapat membantu mengurangi garis halus, menyamarkan pori-pori, memperbaiki tekstur kulit, dan meningkatkan elastisitas.

Hexapeptide-11.

Secara umum, peptide ini berfungsi sebagai agen anti-aging, perbaikan kulit (skin restoring), serta menjaga kekenyalan dan kesehatan kulit.

Copper Tripeptide-1.

Merupakan copper peptide yang secara alami ditemukan dalam cairan tubuh seperti plasma, air liur, dan urine. Copper Tripeptide-1 memiliki sifat penyembuhan luka (wound healing), menstimulasi produksi kolagen, elastin, dan Natural Moisturizing Factor (NMF). Bahan ini juga bersifat antioksidan dan antiinflamasi, serta berkontribusi dalam meningkatkan kekenyalan, kekencangan, dan elastisitas kulit.

Bahan pelengkap

  • Water
  • Glycerin. Pelarut dan humektan yang juga merupakan skin identical ingredient.
  • Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • 1,2-Hexanediol. Pelarut, humektan, dan juga booster untuk pengawet.
  • Peg-60 Hydrogenated Castor Oil. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Carbomer. Synthetic thickener yang menambah kekentalan formula dengan membentuk tekstur seperti gel.
  • Hydroxycellulose. Natural thickener yang berfungsi menambah kekentalan formula.
  • Ethylhexylglycerin. Berfungsi sebagai preservatives booster dan humektan.
  • Fragrance
  • Disodium Edta. Agen pengkelat yang menetralisir ion logam dari air, mencegahnya bereaksi dengan formula dan mengganggu kestabilan produk.
  • Pentylene Glycol. Pelarut, preservatives booster.
  • Xanthan Gum. Natural thickener untuk menambah kekentalan formula.
  • Butylene Glycol. Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Polyglyceryl-10 Laurate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Caprylyl Glycol. Humektan, emolien, dan preservatives booster.

Kesimpulan

✔️ SNP Prep Peptaronic Toner mengandung kombinasi Arginine, 5 jenis Hyaluronic Acid, Collagen, dan 6 jenis Peptide yang sangat bermanfaat untuk kulit.

✔️ Toner ini sangat direkomendasikan untuk kulit kering, mature, dehidrasi, dan yang mengalami gangguan pada skin barrier.

Baca juga : Safi Perfect White Clarifying Toner

✔️ Sangat efektif sebagai pertolongan pertama saat kulit terasa kering, mengelupas, kasar, atau saat menjalani treatment untuk jerawat, dark spot, eksfoliasi, atau anti-aging.

✔️ Mampu mencegah kulit menjadi kering dan terasa tertarik setelah mencuci muka dengan sabun yang mengandung SOAP, SLS, atau alkohol.

✔️ Juga sangat baik untuk perawatan anti-aging.

✔️ Cukup nyaman digunakan bahkan untuk kulit yang iritasi, kemerahan, berminyak, dan berjerawat, karena toner ini diperkaya dengan bahan yang bersifat wound healing.

✔️ Meskipun dikategorikan sebagai toner, teksturnya yang kental disebabkan oleh kandungan 3 bahan thickener serta efek water-binding dari hyaluronic acid.

✔️ Bebas alkohol.

✔️ Bebas paraben.

✔️ Formula oil-free dan non-comedogenic.

✔️ Tidak menggunakan pengawet tradisional, namun mengandalkan 3 preservatives booster yang cukup efektif.

✔️ SNP Prep Peptaronic Toner dapat dikombinasikan dengan produk skincare favorit Anda, termasuk produk yang mengandung AHA BHA (terkoreksi).

❗ Produk ini tidak fungal safe karena mengandung peg-40 hydrogenated Castor oil dan Polyglyceryl-10 Laurate.

Update….

Ada koreksi penting mengenai penggunaan peptide dengan produk berbasis asam seperti AHA BHA.

Ternyata, peptide tidak direkomendasikan untuk digunakan bersamaan dengan produk AHA BHA atau asam lain yang memiliki pH rendah. Hal ini dikarenakan asam dapat mengurangi efikasi peptide.

Mengapa demikian?

Peptide rentan terhidrolisis ketika bereaksi dengan asam. Proses ini akan memecah ikatan peptide menjadi asam amino tunggal, sehingga mengurangi efektivitasnya. Selain itu, pada kondisi pH yang rendah, peptide juga dapat mengalami deaminasi dan oksidasi.

Meskipun kombinasi ini tidak menyebabkan iritasi atau breakout, namun dapat menurunkan kinerja optimal dari peptide dalam produk skincare Anda.

Mohon maaf atas informasi yang kurang akurat sebelumnya. Semoga koreksi ini bermanfaat bagi Anda.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *