GoNaturalCare.com – SNP Prep Salironic Toner hadir sebagai solusi perawatan kulit yang komprehensif, diformulasikan khusus untuk mengatasi masalah sel kulit mati, minyak berlebih, serta kemerahan pada kulit yang iritasi.
Toner ini mengombinasikan kekuatan AHA, BHA, dan lima jenis Hyaluronic Acid untuk memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan kulit wajah.
|
|
| SNP Prep Salironic Toner. Sumber: shopee |
Dengan formula yang dirancang untuk mengangkat sel kulit mati secara lembut, SNP Prep Salironic Toner juga efektif dalam mengontrol produksi minyak berlebih, menjadikannya pilihan ideal bagi pemilik kulit berminyak.
Selain itu, toner ini memiliki kemampuan menenangkan kulit yang sedang mengalami kemerahan atau iritasi, membantu mengembalikan kenyamanan dan keseimbangan kulit.
Fitur Produk :
- Mengangkat sel kulit mati tanpa menimbulkan iritasi.
- Mampu mengontrol minyak berlebih pada wajah.
- Membantu dalam perawatan kulit yang rentan berjerawat.
- Memberikan efek menenangkan pada kulit yang kemerahan.
Keunggulan Formula :
- Tidak mengandung pewangi (fragrance-free).
- Memiliki tekstur watery yang cepat meresap ke dalam kulit.
- Sangat cocok untuk kulit sensitif dan kulit yang cenderung berjerawat (acne-prone).
Produk ini dapat diperoleh dengan harga sekitar 140 ribuan untuk kemasan 220ml.
Penjelasan Ingredients SNP Prep Salironic Toner
Ingredients:
Water, Methylpropanediol, Glycerin, 1,2-Hexanediol, Hydroxyethylcellulose, Betaine, Ethylhexylglycerin, Polyglyceryl-10 Laurate, Carbomer, Allantoin, Disodium EDTA, Tromethamine, Houttuynia Cordata Extract, Butylene Glycol, Vitis Vinifera (Grape) Fruit Extract, Citric Acid, Squalane, Betaine Salicylate, Gluconolactone, Diospyros Kaki Leaf Extract, Polygonum Cuspidatum Root Extract, Coffea Arabica (Coffee) Seed Extract, Carthamus Tinctorius (Safflower) Flower Extract, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Castanea Crenata, (Chestnut) Shell Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Pentylene Glycol, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Anthemis Nobilis Flower Extract, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate.
Bahan aktif
Betaine.
Betaine adalah sejenis gula yang diekstrak dari bit. Senyawa ini memiliki fungsi sebagai pelindung kulit (skin-protection) dan pelembap (moisturizing). Keunikan Betaine terletak pada kemampuannya sebagai osmoprotektan, yaitu zat yang membantu mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.
Allantoin
Allantoin merupakan senyawa alami yang memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi. Selain itu, allantoin juga berperan dalam membantu proses pemulihan luka pada kulit.
Houttuynia Cordata Extract.
Dikenal juga sebagai ekstrak Heartleaf, bahan ini kaya akan senyawa antioksidan seperti quercetin, quercitrin, hyperoside, dan rutin. Senyawa-senyawa tersebut memiliki properti anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Ekstrak Houttuynia Cordata juga mengandung polisakarida yang bermanfaat untuk menghidrasi kulit dan menjaga elastisitasnya.
Vitis Vinifera (Grape) Fruit Extract.
Ekstrak buah anggur mengandung proanthocyanidins, sebuah antioksidan kuat yang 20 kali lebih efektif dibandingkan Vitamin C dan 50 kali lebih efektif dibandingkan Vitamin E. Senyawa ini membantu menjaga kestabilan kolagen dan elastin, mengurangi peradangan, serta menetralisir radikal bebas.
Citric Acid.
Citric Acid termasuk dalam golongan AHA (Alpha Hydroxy Acid). Fungsinya adalah membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk, mengatur tingkat keasaman formula produk, serta mengembalikan pH alami kulit.
Squalane.
Squalane dapat diperoleh dari sumber hewani (seperti hati ikan cod) maupun nabati (seperti minyak zaitun atau minyak jojoba). Squalane adalah pelembap yang sangat baik karena sifatnya yang identik dengan kulit (skin identical). Senyawa ini mampu mengunci kelembapan kulit tanpa meninggalkan rasa lengket, nyaman digunakan, dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan acne-prone.
Betaine Salicylate.
Merupakan kombinasi antara salicylic acid dan betaine (pelembap lembut). Betaine Salicylate berfungsi sebagai eksfoliator ringan (mild exfoliant), pelembap alami, dan agen penghalus kulit. Dengan konsentrasi 4%, Betaine Salicylate memiliki kekuatan eksfoliasi yang setara dengan 2% Salicylic Acid, namun dengan efek yang lebih lembut.
Gluconolactone.
Gluconolactone termasuk dalam golongan PHA (Poly Hydroxy Acid), yang merupakan versi lebih lembut dari AHA. Senyawa ini bermanfaat untuk memperbaiki tekstur kulit, menghidrasi, dan memiliki sifat antioksidan. Gluconolactone cukup lembut untuk penggunaan harian dan bekerja efektif bila dikombinasikan dengan Vitamin C, retinol, AHA, dan BHA, terutama dalam formula anti-aging.
Diospyros Kaki Leaf Extract.
Ekstrak daun kesemek ini kaya akan antioksidan dan memiliki potensi mencerahkan kulit (skin whitening). Selain itu, ekstrak ini juga efektif dalam mengurangi produksi sebum dan mengecilkan tampilan pori-pori.
Polygonum Cuspidatum Root Extract.
Dikenal juga sebagai Japanese Knotweed, bahan ini merupakan salah satu sumber resveratrol, sebuah antioksidan kuat. Polygonum Cuspidatum Root Extract mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.
Coffea Arabica (Coffee) Seed Extract.
Ekstrak biji kopi hijau ini memiliki kandungan antioksidan 10 kali lebih tinggi dibandingkan teh hijau, berkat komponen aktif chlorogenic acid (CGA) yang efektif menetralisir radikal bebas. Senyawa tannins di dalamnya membantu meringkas pori-pori dan mengontrol sebum, sementara kafein dapat memicu mikrosirkulasi sehingga kulit tampak lebih segar dan bercahaya.
Carthamus Tinctorius (Safflower) Flower Extract.
Ekstrak bunga safflower mengandung antioksidan seperti flavonoids, chalcones, glycosides, coumarins, dan steroids, serta polisakarida safflower. Bahan ini membantu menangkal radikal bebas, memiliki sifat anti-inflamasi, dan melembapkan kulit.
Baca juga : Somethinc SOS Bakuchiol Electrolyte Rich Moisturizer Silk Creme
Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract.
Ekstrak lada Jepang ini mengandung antioksidan hyperoside dan quercitin yang membantu menetralisir radikal bebas dan melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Bahan ini memiliki properti anti-inflamasi yang baik untuk mengatasi noda pada kulit serta sifat antimikroba yang berfungsi sebagai pengawet alami.
Castanea Crenata (Chestnut) Shell Extract.
Ekstrak kulit biji kastanye Jepang ini kaya akan komponen seperti ellagic acid, scoparone, scopoletin, dan tannins. Memiliki kemampuan anti-inflamasi, anti-alergi, dan antioksidan. Potensi anti-agingnya juga terlihat dari kemampuannya menghambat aktivitas colagenase dan elastase, enzim yang dapat merusak kolagen dan elastin.
Camellia Sinensis Leaf Extract.
Dikenal sebagai ekstrak teh hijau, bahan ini kaya akan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung dari sinar UV, anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu memperbaiki kerusakan DNA.
Anthemis Nobilis Flower Extract.
Ekstrak bunga chamomile ini mengandung komponen aktif bisabolol dan chamazulene yang memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi. Sangat baik untuk mengurangi peradangan dan merawat kulit yang iritasi.
Mengandung 5 Hyaluronic acid
- Hydrolyzed Hyaluronic Acid,
- Sodium Hyaluronate Crosspolymer,
- Sodium Hyaluronate,
- Hyaluronic Acid,
- Hydrolyzed Sodium Hyaluronate.
Kelima jenis Hyaluronic Acid ini memiliki ukuran molekul yang berbeda-beda. Molekul yang lebih kecil memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik dan memberikan kelembapan yang tahan lama. Sementara itu, molekul yang lebih besar cenderung membentuk lapisan di permukaan kulit yang mencegah penguapan air trans-epidermal (Trans-epidermal Water Loss/TEWL), sehingga kelembapan kulit tetap terjaga. Kombinasi HA dengan berbagai ukuran molekul ini memberikan efek hidrasi 3D.
Bahan pelengkap
- Water: Pelarut dasar.
- Methylpropanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, mirip dengan komponen alami kulit (skin identical), dan humektan.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Hydroxyethylcellulose: Pengental alami dan penstabil emulsi.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Polyglyceryl-10 Laurate: Agen pengemulsi.
- Carbomer: Agen pengental untuk menciptakan tekstur gel pada formula.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam agar formula tetap stabil.
- Tromethamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
Kesimpulan
✔️ SNP Prep Salironic Toner mengandung lebih dari 20 bahan aktif yang berkontribusi pada kesehatan kulit.
✔️ Dilengkapi dengan AHA (citric acid), BHA (betaine salicylate), dan PHA (Gluconolactone) yang membantu mengangkat sel kulit mati secara lembut tanpa merusak skin barrier dan menjaga keseimbangan asam kulit.
✔️ Diperkaya dengan berbagai ekstrak tumbuhan yang berfungsi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, serta membantu menenangkan kulit yang kemerahan dan iritasi.
✔️ Kombinasi lima jenis hyaluronic acid, betaine, dan squalane sangat baik untuk menjaga kelembapan dan kesehatan skin barrier.
✔️ Meskipun mengandung AHA, BHA, dan PHA, toner ini tetap lembut dan aman untuk penggunaan harian, baik di pagi maupun malam hari.
✔️ Sangat ideal untuk semua jenis kulit, terutama bagi kulit yang rentan berjerawat dan sensitif.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas pewangi (fragrance-free).
✔️ Bebas paraben.
✔️ Bebas sulfat.
✔️ Bebas minyak (oil-free) dan non-comedogenic.
❗ Tidak cocok untuk fungal acne friendly karena mengandung Polyglyceryl-10 Laurate.


Leave a Reply