GoNaturalCare.com – Reisha Glow Sunscreen hadir sebagai solusi perlindungan kulit wajah dari paparan sinar UVA dan UVB dengan SPF 30++, menjanjikan wajah yang lebih cerah dan glowing sepanjang hari. Produk ini direkomendasikan untuk digunakan pada pagi atau siang hari setelah membersihkan wajah dan sebelum beraktivitas.
|
|
| Reisha Glow Sunscreen. Sumber: shopee |
Manfaat utama dari Reisha Glow Sunscreen meliputi perlindungan sel kulit wajah dari bahaya radiasi UVA dan UVB, membantu mencerahkan kulit, mencegah timbulnya flek hitam, jerawat, dan kulit kusam akibat paparan sinar matahari, serta menunda munculnya tanda-tanda penuaan dini. Produk ini juga diklaim dapat membuat wajah tampak lebih berseri dan cerah sepanjang hari, serta berfungsi sebagai alternatif bb cream harian.
Untuk cara pemakaian, sunscreen ini sebaiknya diaplikasikan di wajah setelah serum, day cream, atau moisturizer meresap sempurna. Tunggu sekitar 5 menit setelah pemakaian agar cream dapat meresap lebih maksimal. Setelah itu, Anda bisa melanjutkan rutinitas makeup harian. Disarankan untuk menyimpan produk di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
Dengan harga sekitar Rp 45.000 untuk kemasan 10 gram, Reisha Glow Sunscreen memiliki nomor registrasi BPOM NA18210101703.
Penjelasan Ingredients Reisha Glow Sunscreen
Ingredients:
Aqua, cyclopentasiloxane, titanium dioxide, niacinamide, ethyl hexyl methoxycinnamate, glyserine, cetyl alcohol, cetearyl alcohol, methylene bis benzotriazoyl Tetramethylbutylphenol, nylon 12, Diisostearyl malate, Aloe barbadensis leaf juice powder, butylene Glycol, DMDM hydantoin, bisabolol, Cl 77492, diethyl phosphate, ceteth-10 phosphate, Xylitylglucoside, aluminum hydroxide, decyl glucoside, anhydroxylitol, xanthan gum, Allantoin, salicylic acid, acasia Senegal gum, xylitol, BHT, disodium EDTA, parfum, Cl77499,Cl77491, hydrogen dimethicone, tocopherol, glucose, sunflower oil, Propylene Glycol
Bahan Aktif
Niacinamide
Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki kemampuan mencerahkan kulit (skin brightening) dan memicu sintesis ceramide yang penting untuk menjaga kelembapan kulit. Bahan ini juga efektif dalam mengatur produksi sebum, bersifat anti-inflamasi, anti-acne, serta memperkuat pertahanan kulit terhadap efek buruk radiasi UV dan bluelight.
Aloe barbadensis leaf juice powder
Ekstrak lidah buaya ini memiliki sifat melembapkan (skin moisturizing), menenangkan (soothing), dan anti-inflamasi. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu proses pemulihan kulit.
Bisabolol
Merupakan senyawa alami dari tanaman Chamomile, bisabolol dikenal memiliki efek menenangkan dan anti-inflamasi yang kuat, sangat bermanfaat untuk merawat kulit yang iritasi dan sensitif.
Aquaxyl
Terdiri dari Xylitylglucoside, anhydroxylitol, dan xylitol, bahan ini diklaim memberikan hidrasi 3D pada kulit dengan mengatur sirkulasi kelembapan di berbagai lapisan kulit. Aquaxyl juga menstimulasi produksi asam hialuronat, lipid, dan NMF (natural moisturizing factor), serta cocok untuk semua jenis kulit.
Allantoin
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki khasiat menenangkan kulit, anti-inflamasi, dan membantu dalam proses penyembuhan luka.
Salicylic acid
Sebagai BHA (Beta Hydroxy Acid), asam salisilat membantu mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori yang tersumbat, mengontrol minyak berlebih, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri.
Tocopherol
Merupakan Vitamin E murni yang berfungsi sebagai antioksidan kuat dan pelembap kulit. Tocopherol juga membantu melindungi kulit dari paparan UVB dan mencegah formula sunscreen teroksidasi.
Sunflower oil
Kaya akan asam linoleat, minyak bunga matahari memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu kulit mensintesis lipid serta ceramide. Hal ini berkontribusi dalam memperbaiki dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Baca juga : YOU Triple UV Elixir Sunscreen Gel SPF 50+ PA++++
Agen Sunscreen
Titanium dioxide: Merupakan sunscreen fisik yang memberikan perlindungan spektrum luas (UVB, UVA I, dan UVA II). Bahan ini sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable) dan memiliki kemampuan menyerap minyak (oil absorbent) serta memberikan efek mattifier.
Ethyl hexyl methoxycinnamate: Berfungsi sebagai filter UVB dan merupakan agen sunscreen kimiawi generasi lama. Bahan ini kurang stabil dan perlindungannya dapat berkurang hingga 10% setelah 35 menit terpapar sinar UV langsung. Stabilitasnya dapat ditingkatkan dengan kombinasi agen sunscreen lain yang photo-stable seperti Tinosorb S.
Methylene bis benzotriazoyl Tetramethylbutylphenol (Tinosorb M): Agen sunscreen generasi baru dengan sifat unik sebagai ‘hybrid’ sunscreen. Tinosorb M mampu memantulkan UV layaknya sunscreen fisik dan menyerap UV seperti sunscreen kimiawi. Memberikan perlindungan spektrum luas dan sangat stabil terhadap cahaya. Meskipun berbentuk mikropartikel, bahan ini tidak terserap ke dalam kulit dan tidak memengaruhi aktivitas hormon estrogen.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang mudah menguap dan tidak terserap kulit. Berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin, membantu formula mudah diratakan.
- Glycerine: Pelarut, bersifat skin identical, dan humektan yang menarik kelembapan.
- Cetyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Cetearyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Nylon 12: Meningkatkan kekentalan formula dan memberikan tekstur yang halus serta mudah diratakan.
- Diisostearyl malate: Emolien dan pengemulsi.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- DMDM hydantoin: Pengawet yang melepaskan formaldehida.
- Cl 77492 (Yellow iron oxide): Pewarna.
- Diethyl phosphate: Pengemulsi.
- Ceteth-10 phosphate: Pengemulsi.
- Aluminum hydroxide: Agen pembuat opak (opacifier agent), penyerap minyak, dan agen mattifier. Membantu memaksimalkan kerja titanium dioxide.
- Decyl glucoside: Pengemulsi.
- Xanthan gum: Pengental alami.
- Acacia Senegal gum: Pengental alami dan penstabil emulsi.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam agar tidak bereaksi dengan formula.
- Parfum: Pewangi.
- Cl 77499 (Black iron oxide): Pewarna.
- Cl 77491 (Red iron oxide): Pewarna.
- Hydrogen dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai agen pengikat pigmen (pigment-bonding agent), membantu agen sunscreen fisik seperti titanium dioxide/zinc oxide untuk memaksimalkan perlindungan UV sekaligus meminimalkan efek white-cast. Menjaga tekstur tetap stabil dan menempel di kulit.
- Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan/pelembap.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
Kesimpulan
✔️ Reisha Glow Sunscreen termasuk dalam kategori sunscreen hybrid yang menggunakan tiga agen sunscreen untuk melindungi kulit dari UVA dan UVB dengan SPF 30++. Namun, nilai PA-nya tidak tertera secara spesifik.
✔️ Produk ini diperkaya dengan delapan bahan aktif yang bermanfaat untuk merawat kesehatan kulit.
✔️ Kandungan salicylic acid tidak hanya efektif untuk perawatan jerawat, tetapi juga sering ditambahkan dalam formula anti-aging karena kemampuannya sebagai eksfolian yang dapat membantu mengurangi penumpukan sel kulit mati, menghasilkan kulit yang lebih halus, bebas kusam, dan warna kulit lebih merata.
✔️ Mengandung pigmen yang berfungsi ganda sebagai BB Cream.
✔️ Bebas alkohol, paraben, pewangi, dan mineral oil.
✔️ Tidak sepenuhnya oil-free karena mengandung sunflower oil. Terdapat dua bahan yang berpotensi komedogenik yaitu cetearyl alcohol (tingkat komedogenik 2) dan cetyl alcohol (tingkat komedogenik 3).
❗ Produk ini mungkin tidak fungal acne friendly karena mengandung sunflower oil, meskipun posisinya di urutan bahan cukup belakang.
✔️ Merupakan produk lokal yang sudah terdaftar di BPOM.


Leave a Reply