Home » Cek Ingredients Pixy White Aqua MicellOil Cleansing water Smooth pores

Cek Ingredients Pixy White Aqua MicellOil Cleansing water Smooth pores

Cek Ingredients Pixy White Aqua MicellOil Cleansing water Smooth pores

GoNaturalCare.com – Pixy White Aqua MicellOil Cleansing Water Smooth Pores hadir sebagai solusi pembersih wajah inovatif dengan teknologi dua lapisan. Produk ini menggabungkan kekuatan micellar water dengan agen penghalus pori dan skin softening oil untuk memberikan pengalaman membersihkan yang efektif sekaligus melembutkan kulit.

Lapisan micellar water dalam produk ini dirancang khusus dengan Smooth Pore Agent yang efektif mengangkat kotoran serta minyak berlebih dari permukaan kulit. Hasilnya, tampilan pori-pori pada wajah menjadi lebih halus. Sementara itu, lapisan Skin Softening Oil berfungsi untuk melembutkan kulit, menjadikannya terasa nyaman setelah dibersihkan.

Lebih lanjut, Pixy White Aqua MicellOil Cleansing Water Smooth Pores diperkaya dengan Hydra-Active dan Natural Whitening Extract. Kandungan ini berperan penting dalam menjaga kelembapan alami kulit dan secara bersamaan membantu mencerahkan tampilan kulit. Keunggulan lainnya adalah formulasi produk ini bebas alkohol, sehingga sangat aman digunakan tanpa menimbulkan efek kulit kering.

Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18191234367. Dengan harga sekitar Rp 46.000 untuk kemasan 200ml, produk ini menawarkan nilai yang cukup baik untuk manfaat yang diberikan.

Pixy White MicellOil Cleansing Water Smooth pores. Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Pixy White MicellOil Cleansing Water Smooth pores

Ingredients:

Water, Isododecane, Mineral Oil, Dimethicone, Glycerin, Propanediol, Butylene Glycol, Licorice Root Extract, Propylene Glycol, Phenoxyethanol, Dihydroxypropyl Arginine Hcl, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Sodium Chloride, PPG-2-Deceth-7, Sodium Citrate, Disodium EDTA, Fragrance, PCA Ethyl Cocoyl Arginate, Citric Acid, PEG-6 Caprylic/Capric Glycerides, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.

Key Ingredients

Licorice Root Extract.

Ekstrak akar manis ini dikenal luas sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya, yaitu glabridin, berfungsi sebagai agen pencerah kulit (skin-lightening agent), sementara glycyrrhizin memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat menenangkan kulit.

Dihydroxypropyl Arginine Hcl.

Dikenal juga sebagai Amitose R™, bahan ini merupakan pelembap kulit yang sangat efektif. Kombinasi asam amino arginine dan gliserin memberikan efek kelembapan yang tahan lama. Bahan ini juga sangat membantu dalam mengatasi masalah kulit kering, kasar, dan pecah-pecah.

Aloe Barbadensis Leaf Juice.

Lidah buaya memiliki kemampuan melembapkan kulit, menenangkan (soothing), dan meredakan peradangan (anti-inflamasi). Kandungan antioksidan, vitamin, mineral, serta kemampuannya dalam membantu proses pemulihan luka menjadikan ekstrak ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Baca juga : Cek Ingredients Bright Diary OXI Barrier Serum

Agen Surfaktan

PCA Ethyl Cocoyl Arginate.

Bahan ini, juga dikenal sebagai CAE, adalah jenis surfaktan kationik yang berasal dari bahan alami seperti L-arginine, PCA, dan asam lemak. CAE bersifat lembut, mudah terurai secara hayati (biodegradable), namun memiliki daya bersih yang cenderung ringan. Peran utamanya lebih sebagai kondisioner untuk rambut dan kulit, memberikan efek yang melembutkan.

PEG-6 Caprylic/Capric Glycerides.

Surfaktan ini sering ditemukan dalam produk micellar water karena kemampuannya mengangkat kotoran, sisa makeup, dan minyak dari wajah. Selain itu, bahan ini juga memberikan sensasi lembut pada kulit setelah pembersihan.

Bahan pelengkap

  • Water
  • Isododecane: Berfungsi sebagai pelarut dan emolien, membantu melembutkan kulit.
  • Mineral Oil: Merupakan emolien yang sangat baik dengan fungsi oklusif. Tugas utamanya adalah mengunci kelembapan kulit dan mencegah penguapan kadar air.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Membantu mengunci kelembapan dan menciptakan lapisan yang membuat kulit tampak lebih licin dan halus.
  • Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang menarik kelembapan.
  • Propanediol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan. Berasal dari turunan gula jagung.
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, dan peningkat penetrasi, serta humektan.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga kestabilan produk.
  • Sodium Chloride: Berfungsi sebagai pengental ionik untuk menambah kekentalan formula.
  • PPG-2-Deceth-7: Agen pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air.
  • Sodium Citrate: Berfungsi untuk mengatur tingkat pH formula agar sesuai dengan kulit.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, mencegahnya mengganggu kestabilan formula.
  • Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
  • Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Potassium Sorbate: Pengawet untuk melindungi produk.
  • Sodium Benzoate: Pengawet tambahan untuk menjaga kualitas produk.

Kesimpulan

Pixy White Aqua MicellOil Cleansing Water Smooth Pores menggunakan formula bi-phase yang terdiri dari fase minyak dan fase air. Fase minyaknya memanfaatkan mineral oil sebagai pembersih utama. Konsep ini sejalan dengan metode Oil Cleansing Method (OCM), di mana minyak mampu membersihkan secara mendalam (deep-cleansed) karena sifatnya yang lipofilik, yaitu hanya tertarik pada minyak. Sebum pada kulit juga merupakan minyak, sehingga minyak dalam pembersih ini dapat mengangkat kelebihan sebum dan kotoran secara efektif melalui prinsip ‘oil dissolve oil’.

Produk ini dilengkapi dengan dua agen surfaktan yang turut membantu mengangkat kotoran serta sisa-sisa pembersih minyak. Terdapat pula tiga kandungan kunci yang bekerja sinergis untuk mencerahkan sekaligus melembapkan kulit.

Salah satu kelebihan utama menggunakan minyak sebagai bahan pembersih adalah kemampuannya untuk tidak membuat kulit menjadi kering. Pixy White Aqua MicellOil Cleansing Water Smooth Pores juga bebas alkohol, paraben, dan sulfat, serta memiliki pH yang seimbang, menjadikannya pilihan yang ramah untuk berbagai jenis kulit.

Produk ini dapat digunakan tanpa dibilas, namun dibilas kembali juga diperbolehkan sesuai preferensi pengguna. Bagi sebagian orang, mungkin akan terasa sedikit licin setelah penggunaan, yang terkesan seperti masih ada residu. Ini kemungkinan disebabkan oleh PCA Ethyl Cocoyl Arginate, surfaktan kationik. Surfaktan jenis ini cenderung tidak mudah terbilas dan lebih suka ‘meninggal’ di kulit atau rambut, menciptakan lapisan lembut yang mencegah kekeringan. Oleh karena itu, bahan ini lebih sering digunakan sebagai kondisioner untuk kulit atau rambut.

Meskipun mineral oil terkadang dihindari oleh pemilik kulit berminyak karena sifatnya yang oklusif, dalam formula produk pembersih, efek oklusifnya menjadi lebih ringan. Keuntungan menggunakan mineral oil dalam produk pembersih adalah aman untuk Fungal Acne karena tidak mengandung asam lemak sama sekali. Dengan demikian, produk ini aman bagi mereka yang memiliki masalah Fungal Acne.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *