GoNaturalCare.com – PIXY Glowssentials Tone & Bright Cream merupakan krim pencerah wajah yang dirancang untuk semua jenis dan warna kulit, menawarkan efek mencerahkan seketika namun tetap terlihat natural. Produk ini diperkaya dengan tiga kandungan utama yang bekerja sinergis untuk memberikan manfaat optimal bagi kulit.
Kandungan pertama adalah Natural Vita Complex, yang terdiri dari Ekstrak Mulberry, Vitamin B3 (Niacinamide), dan Provitamin B5 (Panthenol). Kompleks ini berfungsi ganda untuk mencerahkan kulit sekaligus menjaga kelembapan alaminya. Vitamin B3 dikenal luas karena kemampuannya mencerahkan kulit, meratakan warna kulit, serta membantu mengatasi masalah hiperpigmentasi seperti noda hitam dan bekas jerawat.
Selanjutnya, produk ini menawarkan efek Instant Brightening. Efek ini memungkinkan kulit tampak lebih cerah seketika setelah aplikasi, namun tetap mempertahankan tampilan yang natural dan tidak berlebihan. Kemampuan ini sangat membantu dalam menyamarkan ketidaksempurnaan kulit seperti noda hitam dan bekas jerawat, sehingga menciptakan warna kulit yang lebih merata dan harmonis.
Terakhir, PIXY Glowssentials Tone & Bright Cream juga dilengkapi dengan UVA/UVB Filter. Perlindungan ini sangat krusial untuk menjaga kulit dari paparan sinar matahari yang berbahaya, yang dapat menyebabkan penuaan dini, flek hitam, dan kerusakan kulit lainnya. Meskipun dilengkapi filter, penting untuk dicatat bahwa nilai SPF dan PA tidak tertera pada kemasan.
Produk ini hadir dalam kemasan 20ml dengan harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp24.000.
Mari kita telaah lebih dalam komposisi bahan-bahan yang terkandung dalam PIXY Glowssentials Tone & Bright Cream untuk memahami cara kerjanya pada kulit.
Penjelasan Ingredients Pixy Glowssential Tone & Bright Cream
Ingredients:
Water, triethylhexanoin, butylene Glycol, glyserine, isononyl Isononanoate, sodium Acrylate/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, niacinamide, silica, Isohexadecane, fragrance, phenoxyethanol, ethylhexyl methoxycinnamate, polysorbate 80, methylparaben, stearic acid, aluminum hydroxide, sodium polyacryloyl dimethyl taurate, butyl methoxydibenzoylmethane, panthenol, tocopheryl acetate, sorbitan oleate, disodium edta, morus Alba leaf extract, BHT, cl77891
Bahan Aktif
Niacinamide
Niacinamide, atau Vitamin B3, merupakan bahan aktif multifungsi yang sangat berharga dalam perawatan kulit. Ia dikenal memiliki kemampuan mencerahkan kulit dengan menghambat transfer melanosom ke sel keratinosit, sehingga membantu mengurangi hiperpigmentasi. Selain itu, niacinamide juga berperan dalam memperkuat barrier kulit dengan merangsang sintesis ceramide, yang penting untuk menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari iritasi.
Baca juga : Cek Ingredients Kamu Beauty C’S the day Serum
Manfaat lainnya termasuk kemampuannya sebagai sebum regulator, yang membantu mengontrol produksi minyak berlebih pada kulit, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berminyak atau rentan berjerawat. Sifat anti-inflamasinya juga membantu menenangkan kulit yang kemerahan dan iritasi, serta dapat melawan bakteri penyebab jerawat. Lebih lanjut, niacinamide dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan cara memperkuat mekanisme pertahanan alami kulit.
Panthenol
Panthenol, yang merupakan Pro-vitamin B5, adalah humektan yang sangat efektif. Ia bekerja dengan cara menarik dan menahan air di dalam kulit, sehingga membantu menjaga kelembapan kulit secara optimal. Kelembapan yang terjaga sangat penting untuk menjaga elastisitas dan kesehatan mantel kulit (skin barrier).
Selain melembapkan, panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Ia dapat membantu meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit, bahkan yang disebabkan oleh bahan-bahan aktif lain yang mungkin bersifat lebih keras. Panthenol juga dikenal sebagai agen skin-protecting yang dapat mempercepat proses pemulihan luka ringan dan menjaga kondisi kulit agar tetap sehat.
Tocopheryl Acetate
Tocopheryl Acetate adalah bentuk dari Vitamin E, sebuah antioksidan kuat yang sangat penting untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan mempercepat proses penuaan dini pada kulit.
Sebagai antioksidan, Vitamin E membantu menetralkan radikal bebas ini, melindungi sel-sel kulit dari kerusakan. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai skin moisturizing, membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kekeringan. Tocopheryl acetate juga memberikan perlindungan tambahan terhadap sinar UVB, meskipun bukan sebagai filter utama sunscreen.
Morus Alba Leaf Extract
Morus Alba Leaf Extract, atau Ekstrak Daun Mulberry, memiliki berbagai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Ekstrak ini dikenal memiliki properti skin-soothing dan anti-inflamasi, yang sangat efektif dalam menenangkan kulit yang sedang stres, teriritasi, atau kemerahan.
Kandungan antioksidan dalam ekstrak mulberry, seperti oxyresveratrol, anthocyanin, dan flavonoid, memberikan perlindungan tambahan terhadap kulit. Senyawa-senyawa ini memiliki aktivitas sebagai inhibitor tirosinase, yang berarti dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi produksi melanin. Selain itu, antioksidan ini juga mampu menetralisir radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini, menjaga kulit tetap awet muda.
Agen Sunscreen
Ethylhexyl Methoxycinnamate
Ethylhexyl Methoxycinnamate adalah salah satu bahan kimia yang umum digunakan sebagai agen sunscreen. Fungsinya adalah sebagai UVB absorber, yang berarti ia bekerja dengan menyerap sinar UVB sebelum mencapai kulit. Bahan ini memiliki tekstur yang ringan dan mudah diformulasikan ke dalam berbagai produk perawatan kulit.
Namun, perlu dicatat bahwa Ethylhexyl Methoxycinnamate memiliki keterbatasan dalam hal stabilitas foto. Nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit. Oleh karena itu, dalam penggunaan sunscreen yang membutuhkan perlindungan jangka panjang, aplikasi ulang mungkin diperlukan.
Butyl Methoxydibenzoylmethane
Butyl Methoxydibenzoylmethane, yang juga dikenal sebagai Avobenzone, adalah sunscreen kimiawi yang efektif dalam menyerap sinar UVA. Sinar UVA memiliki panjang gelombang yang lebih panjang dan dapat menembus lebih dalam ke kulit, menyebabkan penuaan dini dan kerusakan jangka panjang.
Sama seperti Ethylhexyl Methoxycinnamate, Avobenzone juga rentan terhadap degradasi akibat paparan sinar matahari. Stabilitas fotonya dapat menurun hingga 36% setelah terpapar matahari secara langsung selama satu jam. Meskipun demikian, Avobenzone dianggap cukup aman karena tidak menunjukkan efek mengganggu terhadap aktivitas estrogen. Di Amerika Serikat, konsentrasi maksimum yang diizinkan untuk bahan ini dalam produk kosmetik adalah 3-5%.
Bahan Pelengkap
- Water: Pelarut utama dalam formulasi kosmetik.
- Triethylhexanoin: Emolien yang berfungsi sebagai pelumas. Membantu formula agar mudah diratakan di kulit dan memberikan efek halus serta tidak lengket.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer (membantu bahan lain meresap lebih baik), dan humektan (menarik kelembapan).
- Glycerine: Pelarut, skin identical (bahan yang secara alami ada di kulit), dan humektan yang sangat baik untuk menjaga kelembapan kulit.
- Isononyl Isononanoate: Emolien sintetis yang memberikan tekstur kaya dan creamy namun tidak greasy. Membuat kulit terasa lembut dan melindungi kulit kering.
- Sodium Acrylate/Sodium Acryloyl Dimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi, membantu menjaga konsistensi produk.
- Silica: Pengental berbasis mineral. Menambah kekentalan formula dan memiliki kemampuan menyerap minyak serta memberikan efek mattifier pada kulit.
- Isohexadecane: Berfungsi sebagai pelarut dan emolien.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Polysorbate 80: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formulasi.
- Methylparaben: Pengawet yang digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk.
- Stearic Acid: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien dan pengental formula. Juga membantu menstabilkan emulsi.
- Aluminum Hydroxide: Agen pengopak (membuat produk tidak transparan), penyerap minyak, dan agen mattifier. Dapat membantu memaksimalkan kinerja titanium dioksida.
- Sodium Polyacryloyl Dimethyl Taurate: Pengental dan penstabil emulsi lainnya yang membantu menjaga tekstur produk.
- Sorbitan Oleate: Pengemulsi dan emolien yang membantu menghidrasi kulit.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, mencegahnya mengganggu stabilitas formula.
- BHT: Antioksidan sintetis yang mencegah formula teroksidasi dan menjaga kualitasnya.
- Cl77891: Pigmen yang merupakan Titanium Dioxide, berfungsi sebagai agen pencerah dan pelindung UV fisik.
Kesimpulan
✔️ PIXY Glowssentials Tone & Bright Cream mengandung empat bahan aktif utama yang efektif dalam meratakan warna kulit, mencerahkan, serta memberikan kelembapan yang dibutuhkan kulit.
✔️ Produk ini dilengkapi dengan perlindungan dari sinar UVA dan UVB, meskipun nilai SPF dan PA spesifiknya tidak disebutkan secara jelas.
✔️ Efek tone up atau pencerahan instan menjadi salah satu keunggulan produk ini, memberikan tampilan kulit yang lebih cerah seketika.
✔️ Produk ini diformulasikan tanpa alkohol dan silikon, menjadikannya pilihan yang lebih nyaman bagi sebagian pengguna.
✔️ Klaim oil-free-nya didukung oleh formulasi yang cenderung memiliki potensi komedogenik rendah. Bahan-bahan dengan potensi komedogenik yang tergolong rendah dalam produk ini antara lain Butylene Glycol (skor 1) dan Stearic Acid (skor 2).
❗ Namun, produk ini tidak disarankan untuk penderita fungal acne karena mengandung bahan seperti Stearic Acid dan Sorbitan Oleate yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur.
✔️ Produk ini telah terdaftar di BPOM dan dilengkapi dengan logo halal, memberikan jaminan keamanan dan kesesuaian dengan standar regulasi.


Leave a Reply