Home » Cek Ingredients N’PURE CICA CHOCOMINT CLAY MASK

Cek Ingredients N’PURE CICA CHOCOMINT CLAY MASK

Cek Ingredients N’PURE CICA CHOCOMINT CLAY MASK

GoNaturalCare.com – N’PURE CICA CHOCOMINT CLAY MASK merupakan masker tanah liat yang diformulasikan berbasis bentonit dan kaolin. Diperkaya dengan ekstrak centella asiatica dan bubuk kulit kakao, masker ini diklaim mampu membersihkan kulit hingga ke pori-pori terdalam.

Masker ini juga diperkaya dengan bahan aktif niacinamide yang diklaim dapat membuat kulit tampak lebih cerah dan halus. Centella asiatica hadir untuk membantu menenangkan kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Sementara itu, minyak Mentha Piperita memberikan aroma kesegaran mint yang khas dan sensasi menyegarkan.

N’pure Cica Coco Mint Clay Mask menampilkan tekstur dengan butiran seperti biji kulit cokelat. Sumber: Shopee

Produk ini hadir dalam kemasan 50 gram dan dibanderol dengan harga sekitar Rp119.000.

Penjelasan Ingredients N’Pure Cica Coco Mint Clay Mask

Daftar Ingredients:

Aqua, Bentonite, Kaolin, Niacinamide, Butylene Glycol, Talc, Triethoxycaprylylsilane, Theobroma Cacao Shell Powder, Centella Asiatica Extract, Fomes Officinalis Extract, Sodium Hyaluronate, Honey Extract, Ethylhexylglycerin, Phenoxyethanol, Allantoin, Mentha Arvensis Leaf Extract, Disodium EDTA, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, CI 77288, Mentha Piperita Oil.

Bahan Aktif Unggulan

Niacinamide:

Bahan ini berfungsi sebagai agen pencerah kulit dengan cara menghambat transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu mengatur produksi sebum.

Centella Asiatica Extract:

Ekstrak centella asiatica menstimulasi kulit untuk memproduksi kelembapan alami. Bahan ini membantu proses penyembuhan luka dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Selain itu, ekstrak cica memiliki kemampuan anti-inflamasi yang sangat baik untuk merawat kulit yang iritasi, sensitif, dan berjerawat.

Fomes Officinalis Extract:

Dikenal juga sebagai agarikon, ekstrak ini memiliki sifat astringent yang kuat. Uji klinis menunjukkan bahwa 3% agarikon mampu menyamarkan ukuran pori hingga 54%. Bahan ini populer dalam produk untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat karena kemampuannya mengontrol minyak tanpa membuat kulit menjadi kering.

Sodium Hyaluronate:

Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid dengan berat molekul tinggi. Bahan ini bekerja di permukaan kulit membentuk lapisan pelindung yang mencegah kehilangan air transepidermal (TEWL) dan menjaga fungsi skin barrier.

Honey Extract:

Ekstrak madu memiliki sifat melembapkan, anti-inflamasi, dan antioksidan. Bahan ini juga bersifat antibakteri dan anti-jamur, sehingga baik untuk kulit kering, jerawat meradang, dan fungal acne.

Allantoin:

Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Mentha Arvensis Leaf Extract:

Dikenal juga sebagai wild mint, ekstrak ini berfungsi sebagai agen penyegar. Memberikan sensasi dingin dan aroma yang menyegarkan. Selain itu, memiliki sifat anti-inflamasi dan astringent.

Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil:

Minyak pohon teh (TTO) populer sebagai bahan anti-jerawat yang efektif, bahkan sebanding dengan benzoyl peroxide namun lebih aman. Memiliki sifat antibakteri, anti-jamur, dan anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan pada jerawat.

Mentha Piperita Oil:

Minyak esensial dari peppermint. Memiliki sifat astringent, antibakteri, dan berfungsi sebagai pewangi alami. Memberikan efek sensasi dingin, namun perlu diperhatikan jika digunakan dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan sensitivitas.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Bentonite: Jenis tanah liat dengan kemampuan menyerap air tertinggi, mencapai 300-700%. Selain menyerap minyak dan kotoran, bentonit mengandung ion negatif yang dapat menarik ion positif pada kulit seperti bakteri, jamur, dan logam berat. Dengan pH 9, bentonit ideal untuk kulit berminyak dan memiliki sifat detoksifikasi.
  • Kaolin: Tanah liat dengan kemampuan menyerap air sebesar 65%. Memiliki kemampuan memurnikan dan mendetoksifikasi kulit. Sifat penyerap minyaknya menjadikannya ideal untuk kulit kering dan sensitif, serta berfungsi menambah kekentalan formula.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Talc: Mineral pengental yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak.
  • Triethoxycaprylylsilane: Sejenis silikon yang berfungsi melapisi mineral atau pigmen dalam kosmetik. Pelapisan ini membantu menstabilkan pigmen, memudahkan aplikasi, dan mencegah penggumpalan pada kulit.
  • Theobroma Cacao Shell Powder: Berupa butiran atau serpihan dari kulit biji kakao yang berfungsi sebagai eksfoliator fisik.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
  • Phenoxyethanol: Bahan pengawet.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, mencegah gangguan pada kestabilan formula.

Kesimpulan

✔️ N’pure Cica Coco Mint Clay Mask mengandung sembilan bahan aktif yang bermanfaat untuk merawat, menenangkan, mengontrol minyak, menutrisi, dan mencerahkan kulit.

✔️ Bahan pencerah kulit yang terkandung adalah niacinamide.

✔️ Untuk kulit berminyak, masker ini didukung oleh kandungan kaolin, bentonite, dan fomes officinalis.

✔️ Kulit berjerawat akan terbantu dengan kandungan Cica dan TTO.

✔️ Masker ini tidak membuat kulit kering karena dilengkapi dengan ekstrak madu, sodium hyaluronate, dan Cica yang membantu menjaga kelembapan kulit.

✔️ Efek sensasi dingin yang menyegarkan berasal dari kandungan mentha arvensis, tea tree, dan peppermint oil.

✔️ Bebas alkohol, bebas pewangi (fragrance), bebas paraben, bebas minyak (oil-free), dan non-komedogenik.

✔️ Tidak mengandung bahan pemicu fungal acne.

Baca juga : Cek Ingredients Dr. Brandon Intensive Bright Alpha Arbutin + Cantella Asiatica Serum

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *