GoNaturalCare.com – N’Pure Cica Clear Pad menawarkan solusi praktis untuk perawatan kulit sehari-hari, terutama bagi mereka yang memiliki masalah kulit kusam, sel kulit mati, atau ingin mendapatkan kulit yang lebih lembut dan cerah. Produk ini dikemas dalam bentuk bantalan kapas yang mudah digunakan, menjadikannya pilihan menarik di pasaran.
N’Pure Cica Clear Pad.
|
|
| N’Pure Cica Clear Pad. |
Deskripsi Produk ini menyebutkan bahwa bantalan kapas pengelupas ini diformulasikan untuk membersihkan sel kulit mati, mengatasi masalah kulit kusam, serta menjadikan kulit lebih lembut dan cerah. Keunikan produk ini terletak pada formulasi bahan pengelupas yang diklaim sangat lembut, dipadukan dengan bahan-bahan penenang kulit. Hal ini membuat N’Pure Cica Clear Pad aman digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
Produk ini dibanderol dengan harga Rp 129.000 dan berisi 30 pads.
Penjelasan Ingredients N’Pure Cica Clear Pads
Ingredients:
Water, Butylene Glycol, Methylpropanediol, 1,2-Hexanediol, Glycerin, Acetyl Glucosamine, Centella Asiatica Leaf Water, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil, Melia Azadirachta Leaf Extract, Citric Acid, Salix Alba (Willow Bark Extract), Melia Azadirachta Flower Extract, Lactobionic Acid, Glycolic Acid, Tocopherol, Hydroxyacetophenone, Betaine, PEG-60 Octyldodeceth-16, Panthenol, Allantoin, Caprylyl Glycol, Ethylhexylglycerin, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Phenoxyethanol.
Bahan Aktif
Acetyl Glucosamine.
Bahan ini merupakan skin identical ingredient yang memiliki manfaat mencerahkan kulit (skin brightening). Berbasis asam amino, Acetyl Glucosamine juga berfungsi sebagai natural moisturizing factor. Diklaim mampu menstimulasi produksi asam hialuronat dan kolagen, serta mendukung regenerasi sel, sehingga memberikan efek anti-penuaan.
Centella Asiatica Leaf Water.
Mengandung senyawa aktif seperti madecasoside, asiaticoside, asiatic acid, dan madecassic acid. Bahan ini sangat baik untuk menenangkan kulit yang mengalami iritasi, sensitif, atau berjerawat (breakout). Selain itu, ia juga melembapkan, menutrisi, dan memiliki kemampuan penyembuhan luka.
Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil.
Merupakan minyak esensial dari rosemary. Kandungan antioksidan dan antimikrobanya bermanfaat bagi kulit. Namun, perlu diperhatikan bahwa minyak ini mengandung senyawa kamper sekitar 15%, yang berpotensi menyebabkan sensitisasi dan memicu alergi pada sebagian orang.
Melia Azadirachta Leaf Extract.
Ekstrak daun neem ini kaya akan antioksidan, bersifat antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-jerawat. Ekstrak ini juga membantu dalam proses pemulihan luka pada kulit.
Salix Alba (Willow Bark Extract).
Ekstrak kulit kayu willow ini sering dipromosikan sebagai alternatif alami dari asam salisilat. Komponen utamanya, salicin, di dalam tubuh akan diubah menjadi asam salisilat. Namun, ketika diaplikasikan secara topikal, proses konversi ini tidak semudah di dalam sistem pencernaan. Belum banyak bukti penelitian yang mengkonfirmasi efektivitas eksfoliasinya setara dengan asam salisilat murni. Meskipun demikian, ekstrak ini tetap mengandung komponen lain seperti flavonoids dan phenolic acid yang memiliki sifat tonic, astringent, dan antiseptik, sehingga bermanfaat untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.
Melia Azadirachta Flower Extract.
Ekstrak bunga neem memiliki manfaat yang serupa dengan ekstrak daunnya, yaitu sebagai antioksidan, antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-jerawat, serta membantu proses penyembuhan luka.
Baca juga : Cek Ingredients ElsheSkin Deep Hydrating Calming Moisturizer
Lactobionic Acid.
Termasuk dalam golongan PHA (Polyhydroxy Acid), yang merupakan versi lebih lembut dari AHA. Lactobionic Acid memiliki ukuran molekul yang lebih besar dari glycolic acid, sehingga memberikan efek eksfoliasi yang lembut tanpa menyebabkan iritasi atau fotosensitivitas. Selain itu, bahan ini juga berfungsi sebagai humektan yang menjaga kelembapan kulit, menstabilkan pH kulit, serta memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
Glycolic Acid.
Merupakan golongan AHA yang paling kuat karena ukuran molekulnya yang kecil, memungkinkannya meresap lebih dalam ke lapisan stratum corneum. Konsentrasi 1% glycolic acid diklaim mampu memengaruhi pH hingga tiga lapisan stratum corneum.
Tocopherol.
Dikenal sebagai Vitamin E, tocopherol berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Bahan ini juga membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Panthenol.
Merupakan pro-vitamin B5. Panthenol bersifat humektan atau melembapkan, membantu produksi lipid untuk memperkuat pelindung kulit, serta memiliki sifat anti-inflamasi yang menenangkan kulit.
Allantoin.
Senyawa alami ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
Bahan pelengkap
- Water
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Methylpropanediol: Bertindak sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut alami, skin identical, dan humektan.
- Citric Acid: Digunakan sebagai pengatur pH dan bersifat basa.
- Hydroxyacetophenone: Antioksidan sintetis yang mencegah formula teroksidasi.
- Betaine: Berfungsi sebagai humektan yang menjaga keseimbangan kadar air dalam sel kulit.
- PEG-60 Octyldodeceth-16: Berperan sebagai pengemulsi.
- Caprylyl Glycol: Peningkat efektivitas pengawet dan emolien.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
Kesimpulan
N’Pure Cica Pad mengandung total 11 bahan aktif yang menawarkan kombinasi manfaat menenangkan (soothing), meredakan iritasi (calming), merawat jerawat, dan eksfoliasi lembut. Produk ini sangat direkomendasikan untuk merawat kulit berminyak dan rentan berjerawat, serta bagi mereka yang mencari produk eksfoliasi lembut yang juga menenangkan kulit.
Penggunaan produk ini ideal setelah membersihkan wajah dengan sabun muka atau sebelum menggunakan toner. N’Pure Cica Pad membantu mengembalikan pH kulit setelah proses pencucian wajah. Rekomendasi penggunaan adalah 3 kali seminggu.
Produk ini bebas dari alkohol, pewangi, paraben, dan SLS. Formulanya juga oil-free, non-komedogenik, dan aman untuk fungal acne. PAO (Period After Opening) adalah 6 bulan. Produk ini diklaim cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung minyak esensial yang berpotensi memicu sensitivitas pada kulit. Oleh karena itu, disarankan bagi pemilik kulit sensitif untuk melakukan tes tempel (patch test) terlebih dahulu.



Leave a Reply