Home » Cek Ingredients L’Oreal UV Defender Correct and Protect

Cek Ingredients L’Oreal UV Defender Correct and Protect

Cek Ingredients L'Oreal UV Defender Correct and Protect

GoNaturalCare.com – L’Oreal Paris UV Defender Correct & Protect UV Serum Protector hadir dengan formula inovatif yang menggabungkan perlindungan kulit dari sinar UV dengan manfaat perawatan kulit. Produk ini diperkaya dengan antioksidan Vitamin CG yang efektif melawan radikal bebas, serta apricot pigment yang menyatu sempurna dengan warna kulit, memberikan tampilan kulit yang lebih merata dan bercahaya. Serum protector ini sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit kombinasi.

L’oreal UV Defender Correct and Protect. Foto by Wigi FD Member

Penjelasan Ingredients L’Oreal UV Defender Correct and Protect

Ingredients:

aqua, ethylhexyl methoxycinnamate, drometrizole trisiloxane, glyserine, propylene Glycol, dimethicone, titanium dioxide (nano), alkohol denat, terephthalylidene dicamhor sulfonic acid, diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate, Triethanolamine, bis ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, stearic acid, Cl 77891/titanium dioxide, potassium cetyl phosphate, Cl 77491, CI 77492, CI 77499 /Iron oxide • ascorbyl glucoside, tocopherol, sodium cocoyl sarcosinate, sodium citrate, sodium chloride, phenoxyethanol, peg 100 stearate, palmitic acid, limonene, manitol, xanthan gum, linalool, tromethamine, caprylyl Glycol, alpha isomethyl ionone, carbomer, myristic acid, disodium Edta, cetyl alkohol, butylene Glycol, BHT, butyrospermum parkii seedcake ekstrak, Vitroescilla ferment, aluminum Hydroxide, hexyl cinnamal, glyceryl stearate, parfum

Bahan Aktif

Ascorbyl glucoside: Merupakan turunan Vitamin C yang sangat stabil dan mudah diformulasikan. Senyawa ini perlu dikonversi menjadi Vitamin C murni di dalam kulit untuk berfungsi sebagai antioksidan, pencerah kulit, dan stimulator kolagen.

Tocopherol: Dikenal sebagai Vitamin E, bahan ini berperan sebagai antioksidan dan pelembap kulit, serta melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UV.

Butyrospermum parkii seedcake ekstrak: Ekstrak dari shea butter ini berfungsi sebagai pelembap dan emolien yang luar biasa. Ia juga menenangkan kulit dan kaya akan antioksidan, Vitamin A, E, dan F.

Vitroescilla ferment: Hasil fermentasi bakteri Vitroescilla proteolytica ini mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk menutrisi dan melindungi kulit.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl methoxycinnamate: Filter UVB yang termasuk dalam kategori agen sunscreen kimiawi generasi lama. Senyawa ini kurang stabil dan efektivitas perlindungannya dapat menurun setelah terpapar sinar UV. Namun, stabilitasnya dapat ditingkatkan dengan kombinasi agen sunscreen yang photostable seperti tinosorb S.

Drometrizole trisiloxane: Merupakan filter UVB dan UVA, sekaligus agen sunscreen eksklusif dari L’Oreal Group yang dikenal sebagai mexoryl XL. Senyawa ini larut dalam minyak, bersifat kimiawi, dan photostable.

Titanium dioxide (nano): Sunscreen fisik yang memberikan perlindungan spektrum luas (UVB, UVA I, dan UVA II). Sangat photostable dan berukuran nano partikel sehingga menghasilkan tampilan yang elegan di kulit tanpa meninggalkan white cast. Namun, ukuran nano ini menimbulkan kontroversi terkait keamanannya bagi kesehatan.

Terephthalylidene dicamhor sulfonic acid: Filter UVA yang juga merupakan agen sunscreen eksklusif L’Oreal Group, dikenal sebagai mexoryl SX atau ecamsule. Senyawa ini termasuk agen sunscreen kimiawi yang larut dalam air dan photostable.

Diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate: Dikenal juga sebagai Uvinul A Plus, ini adalah sunscreen kimiawi generasi baru yang berfungsi sebagai penyerap UVA dan bersifat photostable.

Bis ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine: Dikenal sebagai Tinosorb S, sunscreen kimiawi generasi baru ini memberikan perlindungan spektrum luas (UVB dan UVA). Sangat photostable dan mampu menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil. Tinosorb S menawarkan perlindungan SPF terbaik, tidak terserap ke dalam kulit, dan tidak mempengaruhi hormon estrogen.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit, dan berfungsi sebagai humektan.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif, melapisi kulit agar terasa halus, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, dan memberikan efek pengisi kerutan sementara.
  • Alkohol denat: Pelarut yang sangat baik, peningkat penetrasi, membantu meringankan formula, serta memiliki efek oil control, astringent, dan antibakteri.
  • Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Stearic acid: Emolien dan pengental lipid yang menambah kekentalan formula serta menstabilkan emulsi.
  • Cl77891/titanium dioxide: Pigmen.
  • Potassium cetyl phosphate: Pengemulsi yang populer dalam formula sunscreen, berfungsi sebagai peningkat perlindungan SPF dan meningkatkan ketahanan terhadap air.
  • Cl77491: Pigmen/pewarna.
  • CI77492: Pigmen/pewarna.
  • CI77499 / Iron oxide: Pigmen/pewarna.
  • Sodium cocoyl sarcosinate: Pengemulsi.
  • Sodium citrate: Garam dari citric acid yang berfungsi sebagai pengatur pH.
  • Sodium chloride: Pengental ionik yang menambah kekentalan formula.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Peg 100 stearate: Pengemulsi.
  • Palmitic acid: Asam lemak yang bersifat emolien dan pengemulsi.
  • Limonene: Pewangi alami.
  • Manitol: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan dan menjaga stabilitas formula.
  • Xanthan gum: Pengental alami yang menambah kekentalan formula.
  • Linalool: Pewangi alami.
  • Tromethamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Caprylyl Glycol: Humektan, emolien, dan peningkat efektivitas pengawet.
  • Alpha isomethyl ionone: Komponen pewangi yang harus dicantumkan terpisah karena berpotensi menyebabkan alergi.
  • Carbomer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan tekstur gel.
  • Myristic acid: Pengemulsi.
  • Disodium Edta: Agen pengkelat untuk menstabilkan formula.
  • Cetyl alkohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien dan pengental lipid.
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • BHT: Antioksidan sintetis yang berfungsi sebagai pengawet dengan mencegah oksidasi formula.
  • Aluminum Hydroxide: Agen pengopak, penyerap minyak, dan agen pembuat matt. Dapat membantu memaksimalkan fungsi titanium dioxide.
  • Hexyl cinnamal: Pewangi alami.
  • Glyceryl stearate: Pengemulsi.
  • Parfum

Kesimpulan

✔️ Produk ini termasuk hybrid Sunscreen.

✔️ Mengandung 6 agen sunscreen yang memberikan perlindungan SPF 50+ PA+++ (Broad Spectrum) dan bersifat photostable.

✔️ Mengandung 4 bahan aktif yang berbeda dari seri Matte and Fresh (strip hijau) dan Bright and Clear (strip pink), dengan kombinasi agen sunscreen yang juga unik.

✔️ Mengandung pigmen yang berfungsi sebagai color-corrector untuk membantu menyamarkan ketidaksempurnaan warna kulit.

For your information:

L’Oreal UV Defender Correct and Protect mengandung titanium dioxide nano partikel yang cukup kontroversial.

Kontra: Partikel nano berukuran sangat kecil sehingga dikhawatirkan dapat menembus kulit dan masuk ke aliran darah.

✔️Pro: Penelitian menunjukkan bahwa TiO2 nano partikel dalam produk sunscreen dinilai aman hingga konsentrasi 25% karena tidak menembus lapisan stratum korneum. Kekhawatiran utama adalah jika nano partikel terhirup masuk ke paru-paru. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari penggunaan loose powder/spray mist yang mengandung TiO2 nano partikel.

Berikut adalah kutipan dari Sumber referensi:

Indeed, considering its small size, nano-TiO2 is suspected to penetrate dermal, respiratory or gastrointestinal barriers, disseminate in the body and therefore constitute a potential risk to the consumer. At the skin level, most studies performed in humans or animals showed that nano-TiO2 did not penetrate beyond the outer layers of stratum corneum to viable cells and did not reach the general circulation, either in healthy or in compromised skin. The Scientific Committee on Consumer Safety (SCCS) considers nano-TiO2 as a non-sensitizer and as mild- or non-irritant to skin and concludes in no evidence of carcinogenicity (supported by the European Chemicals Agency), mutagenicity or reproductive toxicity after dermal exposure to nano-TiO2. According to the SCCS, nano-TiO2 from sunscreens does not present any health risk when applied on the skin at a concentration up to 25%. However, the SCCS does not recommend the use of nano-TiO2 in formulations that may lead to exposure of the consumer’s lungs by inhalation (sprayable products and powders).

❗ Mengandung potensi 1 bahan komedogenik level tinggi:

  • Dimethicone (1),
  • triethanolamine (2),
  • stearic acid (2),
  • sodium chloride (5),
  • peg 100 stearate (1),
  • palmitic acid (2),
  • myristic acid (3).
  • Kandungan potensi komedogenik ini mirip dengan produk strip pink.

❗ Tidak Fungal acne safe karena mengandung stearic acid, peg 100 stearate, palmitic acid, myristic acid. Produk dengan strip hijau dan pink juga tidak fungal acne safe.

❗ Mengandung alkohol, fragrance, komponen fragrance, dan natural fragrance. Bagi pemilik kulit sensitif, disarankan melakukan patch test terlebih dahulu.

Caranya: Totolkan sedikit produk di belakang telinga, diamkan selama 20-30 menit. Jika kulit menjadi merah dan tidak hilang dalam 5 menit, berarti kulit Anda sensitif terhadap kandungan dalam sunscreen ini. Produk dengan strip hijau, pink, dan oranye juga mengandung keempat bahan ini.

❗ Tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui.

Baca juga : Cek Ingredients Glowlabs Gentle Glow Essence

✔️ Beli produk ORI di Official store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *