Home » Cek Ingredients Hatomugi Skin Conditioner

Cek Ingredients Hatomugi Skin Conditioner

Cek Ingredients Hatomugi Skin Conditioner

GoNaturalCare.com – Hatomugi Skin Conditioner telah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta perawatan kulit, terutama karena klaimnya sebagai produk multifungsi yang terjangkau dari Jepang.

Produk ini, dengan kemasan botol 500ml yang khas, sering disebut sebagai ‘skin conditioner’ oleh masyarakat Jepang. Istilah ini merujuk pada fungsinya yang membantu mengkondisikan kulit, mirip dengan peran toner dalam rutinitas perawatan kulit.

Hatomugi skin conditioner. Foto by hanihph FD member

Meskipun memiliki fungsi dasar seperti toner, Hatomugi Skin Conditioner menawarkan lebih dari itu. Produk ini dikenal multifungsi, dapat digunakan sebagai toner biasa, campuran masker, atau sebagai kompres wajah untuk menenangkan kulit.

Sejak beredar di pasaran, produk ini telah mendapatkan perhatian luas dan direview oleh banyak beauty blogger. Popularitasnya juga terlihat dari banyaknya pengguna yang memberikan ulasan di platform seperti Female Daily, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap produk ini.

Klaim Produk:

  • Melembapkan kulit
  • Merawat kehalusan dan kekenyalan kulit
  • Menenangkan kulit setelah terbakar sinar matahari
  • Menyejukan kulit.

Teksturnya cair, tidak berbau sama sekali bahkan seperti air. Saat diaplikasikan ke wajah terasa lembap sekali. Setelah pemakaian sebulan, efek melembapkannya terasa signifikan. Awalnya dikira akan membuat wajah berminyak, ternyata tidak. Jerawat dan bruntusan pun berkurang. Produk ini wajib dimiliki.

— Reviewed by natsuko7 FD Member.

Di Female Daily, produk ini mendapatkan rating 4,2 dari 5 bintang, dengan 56% dari 2742 pengguna merekomendasikan produk ini. Harga yang ditawarkan pun terbilang terjangkau, sekitar Rp 115.000 untuk kemasan 500ml.

Penjelasan Ingredients Hatomugi Skin Conditioner

Ingredients:

Water, dipropylene glycol, butylene glycol, glyserine, dipotassium glycyrrhizate, coix lacryma-jobi (job’s tears) seed extract, styrene/acrylates copolyner, alcohol, citric acid, sodium citrate, methylparaben, propylparaben.

Bahan Aktif

Dipotassium Glycyrrhizate.

Bahan ini merupakan garam dari monoammoniumglycyrrhizinate, salah satu komponen yang berasal dari tanaman licorice. Memiliki sifat menenangkan kulit (skin-soothing), anti-inflamasi, dan humektan. Sangat baik untuk meredakan iritasi kulit, kulit sensitif, eksim, dan psoriasis. Selain itu, dapat membantu mengurangi kemerahan akibat jerawat dan mengontrol produksi minyak berlebih (sebum-regulating).

Coix Lacryma-Jobi (Job’s Tears) Seed Extract.

Bahan ini dikenal dengan berbagai nama di dunia, antara lain:

  • Job’s tears (Internasional)
  • Jali-jali (Indonesia)
  • Pearl Barley (China)
  • Hato mugi (Jepang)

Fakta Menarik tentang Hatomugi:

  • Di Jepang, ekstrak ini sudah lama populer sebagai bahan aktif dalam produk skincare, khususnya toner yang mereka sebut “skin conditioner“.
  • Tinggi kandungan vitamin B3, peptide, dan antioksidan.
  • Memiliki properti:
    • Balancing skin tone: Kandungan vitamin B3 membantu meratakan warna kulit.
    • Skin-protecting: Kandungan antioksidan mampu mengurangi aktivitas radikal bebas yang dapat merusak kulit.
    • Skin-Moisturizing: Kandungan peptide menjaga kelembapan dan mengencangkan kulit, sehingga tampak kenyal.

Bahan Pelengkap

Water

Dipropylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.

Butylene Glycol: Memiliki fungsi yang sama persis dengan dipropylene glycol.

Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin identical, dan humektan.

Styrene/Acrylates Copolymer:

  • Merupakan rantai polimer yang terdiri dari styrene dan acrylates.
  • Berfungsi sebagai film former, yaitu menciptakan lapisan di permukaan kulit yang memiliki kemampuan mengikat air (water-binding), sehingga kulit tampak halus (smooth), kenyal (supple), dan lembut (silky).
  • Juga memiliki properti opaque/menutup warna.
  • Meskipun styrene diduga bersifat karsinogen, bahan ini telah disetujui oleh CIR (Cosmetic Ingredient Review) dengan batasan konsentrasi maksimum.
  • Karena memiliki molekul yang besar, kecil kemungkinannya terserap ke dalam kulit, sehingga dinyatakan aman dalam produk kosmetik selama tidak melebihi dosis maksimum.

Alcohol: Pelarut yang sangat baik, penetration enhancer, membantu menciptakan formula yang ringan, bersifat astringent kuat, mengontrol minyak, dan antibakteri.

Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.

Sodium Citrate: Pengatur pH, merupakan bentuk garam dari citric acid.

Methylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,4%.

Propylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,19%.

Kesimpulan

  • Bahan-bahan yang simpel.
  • Produk multifungsi.
  • Mengandung agen anti-inflamasi dan skin-soothing.
  • Ekstrak jali-jali/hatomugi tidak hanya menenangkan dan melembapkan, tetapi juga berpotensi membantu meratakan warna kulit.
  • Formula oil-free dan non-comedogenic, ideal untuk kulit berminyak dan berjerawat.
  • Aman untuk fungal acne.
  • pH balance, mengandung citric acid dan sodium citrate.
  • Tidak mengandung pewangi (fragrance-free).
  • Masih mengandung alkohol. Bagi kulit yang sensitif terhadap alkohol, disarankan melakukan patch test terlebih dahulu. Namun, keberadaan agen skin-soothing diperkirakan dapat meminimalkan efek samping alkohol. Bagi kulit berminyak dan berjerawat, alkohol justru dapat membantu oil-control/astringent dan antibakteri.

Alasan Hatomugi Skin Toner Berwarna Putih/Keruh:

Warna putih atau keruh pada toner ini kemungkinan disebabkan oleh kandungan dipotassium glycyrrhizate yang berbentuk yellowish powder. Warna tersebut kemudian ditutupi oleh styrene/acrylates copolymer yang memiliki sifat opaque (menutup warna).

Status Kehalalan Produk Jepang Ini:

Satu-satunya bahan yang berpotensi menimbulkan keraguan adalah glycerine, karena bisa berasal dari bahan baku nabati atau hewani. Namun, berdasarkan penelusuran, glycerine yang digunakan dalam Hatomugi berasal dari bahan baku nabati, sehingga produk ini insya Allah halal.

✔️Beli di mana? Disini

Update….

Ternyata Hatomugi juga memiliki versi lain dari Brand Autumn, yaitu Autumn Skin Conditioner with Hatomugi Extract.

Manfaat dan kegunaannya hampir sama dengan Imjue Naturie Hatomugi, bahkan desain kemasan dan ukuran botol 500ml pun sangat mirip.

Perbedaan Autumn (kiri) dan Imju Naturie (kanan) terlihat jelas saat disejajarkan.

Namun, setelah dicek, bahan-bahan dalam formula Autumn cukup berbeda. Berikut adalah ingredients versi Autumn yang ditemukan setelah penelusuran di Shopee.

Ingredients:

Aqua, propylene Glycol, Ethanol, Glycerin, Hordeum Vulgare Extract, methylparahydroxybenzoate, styrene/acrylates Copolymer, Alantoin, Chamomile (Anthemis nobilis) Extract, Propylparahyroxybenzoate, Sodium Hyaluronate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Potassium Sorbate, Citric Acid.

Perbedaan Bahan Aktif

  • Mengandung 5 bahan aktif (lebih banyak dari Imju Naturie):
    • Hordeum Vulgare Extract (Ekstrak Barley).
    • Allantoin.
    • Chamomile Extract.
    • Sodium Hyaluronate.
    • Sodium Ascorbyl Phosphate (turunan Vitamin C).
  • Tidak mengandung Ekstrak Job’s Tears/Jali-jali/Hatomugi, melainkan ekstrak Barley (Hordeum Vulgare).

Meskipun sama-sama berasal dari keluarga rumput-rumputan serealia, Barley dan Jali-jali (Hatomugi) memiliki penampilan dan komponen yang berbeda. Ekstrak Barley kaya akan antioksidan seperti polifenol atau flavonoids. Namun, bahan ini kurang ideal bagi penderita alergi gluten karena mengandung gluten.

Baca juga : Cek Ingredients Avoskin Your Skin Bae Niacinamide 7%+Alpha Arbutin 1% + Kale Toner

Tanaman Barley, sekilas mirip gandum.

Perbedaan Bahan Pelengkap

  • Sama-sama mengandung alkohol. Pada Autumn, ethanol berada di urutan ketiga dalam daftar ingredients, sehingga kurang sesuai untuk kulit sensitif.
  • Sama-sama mengandung paraben. Pada Autumn, tertulis methylparahydroxybenzoate dan Propylparahyroxybenzoate, yang merupakan nama lain dari methyl paraben dan propyl paraben.

Sumber: Wikipedia
  • Mengandung citric acid sebagai pengatur pH/pH balance.
  • Sama-sama tidak mengandung pewangi (fragrance-free).
  • Sama-sama oil-free dan non-comedogenic.
  • Sama-sama aman untuk fungal acne.

Sumber referensi: Incidekoder, TruthinAging, Glowie.co, Wikipedia, dan mesin pencari Google.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *