GoNaturalCare.com – Avoskin Your Skin Bae Niacinamide 7%, Alpha Arbutin 1% + Kale merupakan toner pencerah dan pelembap yang memiliki berbagai manfaat.
Produk ini diklaim mampu mencerahkan kulit, menjaga kekencangan dan kesehatan kulit, mengurangi kemerahan, serta menyamarkan tampilan pori-pori.
Selain itu, toner ini juga berfungsi melindungi kulit dari dampak buruk sinar matahari, merawat kulit pasca-jerawat, dan bertindak sebagai antioksidan.
- Mencerahkan kulit
- Menjaga kulit tetap kencang dan sehat
- Mengurangi kemerahan
- Mengurangi tampilan pori-pori.
- Melindungi dari dampak buruk sinar matahari.
- Merawat kulit pasca jerawat.
- Antioksidan.
Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating 4,3 bintang. Sebanyak 88% dari 39 pengguna merekomendasikan produk ini.
Untuk kemasan 100ml, produk ini dibanderol dengan harga Rp149.000.
|
|
| Avoskin Your Skin Bae Niacinamide 7%+ Alpha arbutin 1% + Kale Toner. Foto by Naura Nisa Soco Member |
Seorang pengguna bernama Bilaevinda mengungkapkan pengalamannya, “Aku awal beli yang share in jar mau coba dulu kan tapi ternyata langsung falling in love huhuhuhu. Produk ini bikin wajahku cerah dan lembab. Untuk di bekas jerawat belum signifikan hasilnya, cuma dia bikin bekas jerawatku memudar dan warna lebih ke coklat yang mau memudar dari merah. Seneng banget langsung jatuh cinta, akhirnya aku beli yang satu botol huhuhuhu. Repurchase? Yess.”
Penjelasan Ingredients Avoskin Your Skin Bae Niacinamide 7% + Alpha Arbutin 1% + Kale Toner
Ingredients:
water, propilen glycol, niacinamide, glyserine, alpha arbutin, phenoxyethanol, hydrolised vegetable protein, chlorphenesin, disodium edta, xanthan gum, citric acid, sodium bisulfite,
Bahan Aktif
Niacinamide.
|
|
| Source: Byrdie.com |
Alpha Arbutin.
Senyawa ini diperoleh dari bearberry, cranberry, atau tanaman lain. Bekerja dengan melepaskan hydroquinone sebagai tyrosinase inhibitor.
Alpha arbutin dianggap lebih aman dan lembut dibandingkan hydroquinone. Hydroquinone bekerja dengan membunuh sel yang memproduksi pigmentasi dan melanin, sementara arbutin hanya menghambat enzim tyrosinase dalam memproduksi melanin.
Arbutin dapat dikombinasikan dengan niacinamide, kojic acid, vitamin C, bahkan retinol.
Baca juga : 6 Rekomendasi Produk Topical untuk Mengatasi Dark Spot di Badan
Menurut Dr. Joshua Zeichner, “Bahan ini tidak sepenuhnya tanpa risiko. Arbutin dapat menyebabkan iritasi. Jika Anda mengalami kemerahan, rasa terbakar, atau perih, hentikan penggunaannya dan gunakan setiap dua hari sekali.” Ini menunjukkan kemungkinan arbutin menyebabkan iritasi seperti kemerahan, rasa panas, atau perih.
Ada kemungkinan arbutin dapat berubah menjadi hydroquinone jika berada dalam kondisi basa. “Dalam kondisi basa, ada kemungkinan bahwa alpha arbutin berubah menjadi hydroquinone,” demikian penjelasannya.
Berapa konsentrasi arbutin yang aman?
Alpha-arbutin dalam produk skincare aman (tanpa efek samping) hingga konsentrasi 2%. Sementara Beta-Arbutin aman hingga 7%. Konsentrasi yang paling efektif biasanya berkisar antara 3-4% (dikutip dari skinkraft).
Hydrolyzed Vegetable Protein (HVP).
Bahan ini termasuk golongan penguat rasa yang mengandung sekitar 30% MSG. HVP diperoleh dari protein nabati seperti kedelai, jagung, atau gandum, yang kemudian molekul proteinnya dipecah menjadi asam amino, termasuk glutamic acid, yang bentuk garamnya dikenal sebagai Monosodium Glutamate (MSG).
Lalu apa perannya untuk kulit?
Asam-asam amino yang berasal dari protein ini memiliki komposisi yang mirip dengan faktor pelembap alami kulit (NMF – Natural Moisturizing Factor). Oleh karena itu, bahan ini sangat direkomendasikan untuk hidrasi mendalam dan perlindungan kulit.
Bahan Pelengkap
- Water
- Propilen glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerine. Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin-identical, dan humektan.
- Phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet.
- Chlorphenesin. Berfungsi sebagai pengawet.
- Disodium EDTA. Berfungsi menetralisir ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
- Xanthan gum. Berfungsi mengentalkan produk dan terbuat dari bahan alami.
- Citric acid. Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) dan bersifat asam.
- Sodium bisulfite. Merupakan antioksidan sintetis yang berfungsi mencegah bahan aktif teroksidasi.
Kesimpulan
✔️ Ingredient yang simpel dengan bahan aktif yang tertera jelas konsentrasinya.
Meskipun diklaim mengandung kale, tidak ada Brassica Oleracea Extract dalam daftar ingredients. Namun, terdapat Hydrolyzed Vegetable Protein. Bisa jadi protein nabati ini berasal dari sayuran kale, mengingat kale mengandung protein sebanyak 4,9 gram per 100 gramnya. Namun, hal ini tidak dijelaskan secara rinci dalam label produk.
✔️ Agen hydrator berasal dari hydrolyzed vegetable protein dan glycerine.
✔️ Tidak mengandung alkohol.
✔️ Bebas minyak (oil-free).
✔️ Bebas pewangi (no fragrance).
✔️ Aman untuk fungal acne.
✔️ Terdapat citric acid tanpa triethanolamine. Ini mengindikasikan bahwa pH produk seimbang atau rendah. Penting diingat, arbutin tidak cocok pada pH yang basa.
✔️ Dapat digunakan mulai usia 15 tahun.
❗ Karena arbutin memiliki kaitan dengan hydroquinone, ibu hamil disarankan untuk tidak menggunakan produk ini terlebih dahulu.
✔️ Produk ini dapat dibeli di Official Store.
Sumber referensi: Incidekoder, Skinkraft, Byrdie.com, wikipedia.



Leave a Reply