GoNaturalCare.com – Emina kembali menghadirkan inovasi sunscreen dengan Emina Sun Battle SPF 45 PA +++, yang kini diperkaya dengan Ekstrak daun anggur. Bahan alami ini dikenal memiliki khasiat sebagai agen anti polusi berkat kandungan antioksidannya yang tinggi. Selain itu, formulasi ini juga dilengkapi dengan bisabolol, sebuah senyawa yang efektif meredakan peradangan dan menenangkan kulit yang kemerahan akibat paparan sinar matahari.
Produk sunscreen terbaru ini diklaim menawarkan tekstur yang ringan, mudah menyerap ke dalam kulit, serta bersifat non-comedogenic dan non-acnegenic. Keamanannya untuk kulit juga telah teruji secara dermatologis.
|
|
| Emina Sun Battle SPF 45 PA+++. Foto by Dwitaoktahd FD Member. |
Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini meraih rating 4,2 bintang, dengan 5 dari 6 pengguna merekomendasikannya. Emina Sun Battle SPF 45 PA +++ hadir dengan kemasan 30ml dan dibanderol seharga Rp49.000.
Penjelasan Ingredients Emina Sun Battle
Ingredients:
aqua, ethylhexyl methoxycinnamate, ethylhexyl salisilate, homosalate, butyl methoxydibenzoylmethane, ethanol, octocrylene, phenoxyethanol, polymethyl methacrylate, butylene glycol, butyloctyl salicylate, bis ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, cyclopentasiloxane, vitis vinifera leaf extract, pongamia glabra, arachidyl alcohol, polyacrylate crosspolymer-6, polyurethane, bisabolol, nylon 12, polyester 7, behenyl alcohol, neopentyl glycol, caprylic/capric triglyseride, arachidyl glucoside, propanediol, polyacrylate-13, disodium edta, polyisobutene, polysorbate-20, fragrance, chlorphenesin.
Bahan Aktif
vitis vinifera leaf extract,
Ekstrak daun anggur kaya akan senyawa antioksidan seperti tannins, phenol, dan anthocyannins. Kandungan ini sangat efektif dalam melindungi kulit dari dampak negatif sinar UV dan polusi lingkungan. Selain itu, ekstrak daun anggur juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri.
bisabolol.
Senyawa yang berasal dari bunga chamomile ini memiliki khasiat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing). Sangat bermanfaat untuk meredakan iritasi dan menenangkan kulit sensitif.
Agen Sunscreen yang dipakai
ethylhexyl methoxycinnamate.
Merupakan UVB absorber dari generasi lama. Senyawa ini tidak photostable, artinya efektivitasnya dapat berkurang hingga 10% setelah 35 menit terpapar sinar matahari. Namun, senyawa ini memiliki tekstur yang nyaman di kulit dan sangat populer digunakan dalam produk kosmetik.
Baca juga : Cek Ingredients Freeman Manuka Honey+Tree Tea Oil Clay Mask + Cleanser
ethylhexyl salisilate.
Agen sunscreen ini tidak cukup kuat dalam menyerap UVB jika digunakan sendiri. Perannya lebih sebagai SPF booster dan membantu melarutkan agen sunscreen lainnya dalam formulasi.
homosalate
Senyawa ini juga berfungsi sebagai UVB absorber, namun efektivitasnya tidak terlalu kuat dan tidak photo-stable. SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% dalam 45 menit pemakaian. Homosalate juga membantu melarutkan agen sunscreen lain.
butyl methoxydibenzoylmethane,
Dikenal sebagai Avobenzone, senyawa ini adalah filter UVA yang paling umum digunakan secara global. Avobenzone sangat efektif melindungi kulit dari paparan UVA I dan UVA II. Namun, senyawa ini juga tidak cukup photo-stable, dengan potensi penurunan kapasitas hingga 36% setelah satu jam terpapar sinar matahari.
octocrylene.
Senyawa ini memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA II. Octocrylene tergolong photo-stable dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Selain itu, octocrylene juga berperan menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil, seperti Avobenzone, serta meningkatkan sifat water-resistant produk terhadap keringat.
bis ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine
Dikenal sebagai Tinosorb S, ini adalah agen sunscreen generasi baru yang menawarkan broad spectrum perlindungan, baik UVA maupun UVB. Tinosorb S sangat photo-stable, tidak terserap ke dalam aliran darah, sehingga dianggap aman dan tidak mengganggu aktivitas hormon. Meskipun demikian, penggunaannya masih dilarang di Amerika Serikat karena belum mendapatkan persetujuan FDA.
Bahan Pelengkap
- aqua,
- ethanol. Dikenal sebagai alkohol, bahan ini berfungsi sebagai pelarut yang sangat baik dan penetration enhancer, membantu menciptakan tekstur produk yang ringan dan mudah meresap. Selain itu, alkohol juga memiliki sifat astringen, mengontrol minyak berlebih, dan bersifat antimikroba.
- polymethyl methacrylate. Bahan ini berfungsi mengentalkan produk dan memberikan tekstur formula yang halus serta lembut seperti beludru.
- butylene glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan yang menjaga kelembapan kulit.
- butyloctyl salicylate. Pelarut yang membantu melarutkan dan menstabilkan UV filter seperti Avobenzone. Senyawa ini juga berperan sebagai SPF booster dan memberikan hasil akhir yang nyaman di kulit.
- cyclopentasiloxane. Merupakan silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan pelumas. Senyawa ini membantu melarutkan agen sunscreen dan cepat menguap dari permukaan kulit tanpa meninggalkan rasa berat.
- pongamia glabra seed oil. Minyak karanja memiliki sifat antiseptik yang kuat dan telah lama digunakan secara tradisional untuk merawat kulit yang terinfeksi. Kemampuannya mengontrol pertumbuhan bakteri dan jamur, serta kandungan antioksidannya menjadikannya pengawet alami yang efektif pada konsentrasi 3-5%.
- arachidyl alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien dan penambah kekentalan formula, serta menstabilkan emulsi.
- polyacrylate crosspolymer-6. Bahan pengental untuk formula produk.
- polyurethane. Berfungsi sebagai film former, membentuk lapisan pelindung pada kulit.
- nylon 12. Menambah kekentalan formula dan memberikan tekstur yang halus, elegan, serta mudah diratakan pada kulit.
- polyester 7. Berfungsi sebagai pengental produk.
- behenyl alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- neopentyl glycol. Ester emolien dengan tekstur ringan yang membantu penyebaran formula dan melarutkan agen sunscreen. Senyawa ini cepat menguap dan tidak meresap ke dalam kulit.
- caprylic/capric triglyseride. Emolien ringan yang tidak lengket, cocok untuk semua jenis kulit karena mudah ditoleransi.
- arachidyl glucoside. Bahan pengemulsi yang membantu mencampurkan bahan-bahan yang berbeda dalam formula.
- propanediol. Merupakan alternatif alami dari propylene glycol, berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan humektan.
- polyacrylate-13. Bahan pengental dan pengemulsi.
- disodium edta. Senyawa ini menetralisir ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- polyisobutene. Berfungsi sebagai pengemulsi dan pengental.
- polysorbate-20. Bahan pengemulsi.
- fragrance
- chlorphenesin. Pengawet.
- phenoxyethanol. Pengawet.
Kesimpulan
✔️ Produk ini mengandung enam agen sunscreen yang didukung oleh SPF booster.
✔️ Tidak mengandung bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan komedo.
✔️ Diperkaya dengan berbagai emolien untuk menjaga kelembapan kulit.
✔️ Teksturnya ringan dan ideal untuk digunakan oleh semua jenis kulit.
❗ Meskipun mengandung etanol (alkohol) yang berperan meringankan tekstur dan membantu penyerapan, kandungan emolien yang melimpah serta bisabolol dapat meminimalkan efek negatif alkohol pada kulit.
❗ Terdapat satu bahan, yaitu polysorbate-20, yang mungkin tidak cocok untuk kulit yang rentan terhadap fungal acne.
❗ Sebagai sunscreen kimiawi, produk ini mungkin kurang sesuai untuk ibu hamil karena adanya kekhawatiran mengenai potensi pengaruhnya terhadap aktivitas estrogen.
✔️ Dapatkan penawaran harga terbaik di Official store.
Sumber referensi: Incidekoder, paula’s choice cosmetic, dictionary, wikipedia


Leave a Reply