Home » Cek Ingredients Ekel UV sun block SPF 50 PA+++

Cek Ingredients Ekel UV sun block SPF 50 PA+++

Cek Ingredients Ekel UV sun block SPF 50 PA+++

GoNaturalCare.com – Memilih tabir surya yang tepat adalah langkah krusial dalam rutinitas perawatan kulit untuk melindungi dari bahaya sinar ultraviolet. Ekel UV Sunblock SPF 50 PA+++ hadir sebagai salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Produk ini diklaim menawarkan perlindungan spektrum luas, kelembapan, serta diperkaya dengan ekstrak alami dan vitamin.

Ekel UV sun block SPF 50 PA+++
1. Broad Spectrum
2. Moisturizing with Aloe
3. Vitamin E

Ekel UV Sunblock spf 50 PA +++. Sumber: shopee

Produk ini merupakan krim tabir surya yang dirancang untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet selama aktivitas luar ruangan, baik santai maupun berolahraga. Dengan kandungan ekstrak alami, krim ini diklaim mampu memberikan rasa nyaman, menjaga kelembapan, serta melindungi kulit. Diformulasikan dalam tipe waterproof yang melekat baik di kulit tanpa meninggalkan kesan mengkilap atau lengket.

Harga produk ini dibanderol sekitar Rp 52.000 untuk kemasan 70ml.

Penjelasan Ingredients Ekel UV Sunblock spf 50 PA +++

Bahan Lengkap:

Purified Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Titanium Dioxide, 1.3-Butylene Glycol, 4-Methylbenzylidene Camphor, Dicaprylyl Carbonate, Beeswax, Cetearyl Alcohol, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate, Stearyl Alcohol, Caprylic/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, Dimethicone, Tocopheryl Acetate, Hydrolyzed Collagen, Xanthan Gum, Aloe Vera Leaf Extract, Nettle Extract, Red Ginseng Extract, Jojoba Seed Oil, Avocado Oil, Disodium EDTA, Dipotassium Glycyrrhizate, Allantoin, Arbutin, Betaine, 1.2-Hexanediol, Fragrance, Adenosine, Yellow Iron Oxide.

Bahan Utama (Key Ingredients) 

Tocopheryl Acetate.

Dikenal sebagai Vitamin E, bahan ini berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, Vitamin E juga memiliki sifat melembapkan kulit dan membantu melindungi dari efek buruk sinar UVB.

Hydrolyzed Collagen.

Kolagen yang telah dipecah menjadi molekul yang lebih kecil ini memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik ke dalam lapisan kulit. Molekul kolagen dikenal mampu mengikat air, sehingga memberikan manfaat hidrasi yang signifikan. Bahan ini dapat membentuk lapisan kaya air di permukaan kulit, mencegah penguapan air, dan menjaga kelembapan kulit.

Aloe Vera Leaf Extract.

Ekstrak daun lidah buaya memiliki kemampuan melembapkan kulit, menenangkan (soothing), dan anti-inflamasi. Kandungan antioksidan, enzim, serta vitamin A dan C di dalamnya dapat membantu mengatasi iritasi, jerawat, dan kulit kering. Lidah buaya juga memiliki efek anti-inflamasi yang menenangkan iritasi dan membantu proses pemulihan luka.

Nettle Extract.

Ekstrak jelatang memiliki sifat anti-alergi, anti-iritasi, astringen (membantu mengecilkan pori-pori), dan antibakteri. Bahan ini sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit berminyak.

Red Ginseng Extract.

Mengandung komponen aktif seperti ginseng saponins (ginsenoside) yang memiliki aktivitas antioksidan kuat dan phytonutrients. Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak ginseng dapat meningkatkan kadar kelembapan kulit, mengurangi tekstur kasar, membantu meratakan warna kulit, serta meningkatkan kekencangan kulit.

Jojoba Seed Oil.

Minyak biji jojoba memiliki komposisi yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, sehingga sering disebut sebagai skin-identical ingredients. Sifatnya yang ringan membuatnya mudah meresap, efektif menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa berat atau lengket.

Avocado Oil.

Minyak alpukat kaya akan asam oleat (70%), asam palmitat (10%), asam linoleat (8%), serta vitamin A, E, dan D. Minyak ini mudah meresap ke dalam lapisan kulit dan menutrisi dari dalam. Teksturnya yang kaya dan sangat melembapkan menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk kulit kering.

Dipotassium Glycyrrhizate.

Senyawa yang berasal dari akar licorice ini memiliki fungsi utama sebagai agen anti-inflamasi, penenang kulit (skin-soothing), dan humektan. Selain itu, bahan ini juga memiliki kemampuan mengatur produksi sebum.

Allantoin.

Senyawa alami ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin-soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Arbutin.

Sebagai agen depigmentasi, arbutin bekerja dengan menghambat produksi melanin. Senyawa ini berasal dari tanaman seperti bearberry atau cranberry dan merupakan alternatif alami dari hydroquinone.

Adenosine.

Merupakan cell-communicating ingredient, yaitu senyawa organik yang ditemukan dalam tubuh manusia yang membantu sel berkomunikasi satu sama lain. Manfaatnya untuk kulit meliputi percepatan penyembuhan luka, sifat anti-inflamasi yang baik, perlindungan kulit, dan perlambatan tanda-tanda penuaan dini.

Agen Sunscreen 

Ethylhexyl Methoxycinnamate.

Ini adalah penyerap sinar UVB atau UVB absorber yang termasuk dalam kategori chemical sunscreen. Bahan ini ringan dan mudah diformulasikan. Namun, perlu dicatat bahwa bahan ini tidak sepenuhnya stabil terhadap cahaya (photo-stable), di mana nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

Titanium Dioxide.

Merupakan physical sunscreen atau mineral sunscreen. Bahan ini memberikan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II) dan sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable). Selain itu, Titanium Dioxide juga memiliki sifat penyerap minyak (oil absorbent) yang berfungsi sebagai agen mattifier.

4-Methylbenzylidene Camphor.

Bahan ini berfungsi sebagai filter UVB. Namun, kestabilannya terhadap cahaya tidak optimal; proteksinya dapat berkurang 10% dalam waktu 65 menit dan 50% dalam 345 menit. Meskipun demikian, bahan ini dapat membantu menstabilkan Avobenzone.

Bahan Pelengkap 

  • Purified Water. Air murni sebagai basis utama formulasi. 
  • 1.3-Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan. 
  • Dicaprylyl Carbonate. Bertindak sebagai emolien dan pelumas. Bahan ini membantu produk mudah diratakan dan memberikan sensasi kulit yang halus seperti beludru namun kering. 
  • Beeswax. Dikenal juga sebagai cera alba atau lilin lebah. Bertekstur padat berwarna kuning, berfungsi sebagai emolien. Bahan ini menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi. Memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. 
  • Cetearyl Alcohol. Merupakan alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien. Bahan ini juga menambah kekentalan formula dan berperan sebagai penstabil emulsi.  
  • Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate. Berfungsi sebagai agen pengemulsi. 
  • Stearyl Alcohol. Alkohol lemak lain yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi. 
  • Caprylic/Capric Triglyceride. Berfungsi sebagai emolien. 
  • Glyceryl Stearate. Bertindak sebagai agen pengemulsi dan emolien. 
  • Dimethicone. Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Menciptakan efek halus dan kilau lembut pada permukaan kulit. Membentuk lapisan pelindung yang mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit untuk bernapas. 
  • Xanthan Gum. Pengental alami yang berasal dari fermentasi bakteri. 
  • Disodium EDTA. Agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralisir ion logam sehingga kestabilan formula terjaga. Betaine bertindak sebagai humektan yang membantu menjaga keseimbangan kadar kelembapan kulit.
  •  1.2-Hexanediol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat kinerja pengawet (preservatives booster), dan humektan. 
  • Fragrance. Pewangi untuk memberikan aroma pada produk.  
  • Yellow Iron Oxide. Pewarna (colorant) untuk memberikan warna pada produk.

Kesimpulan 

✔️Ekel UV sun block merupakan hybrid sunscreen yang menggabungkan tiga agen sunscreen yang cukup stabil terhadap cahaya.

✔️ Produk ini menawarkan perlindungan SPF 50, yang berarti melindungi kulit dari sinar UVB hingga 98%, dan PA+++, yang memberikan perlindungan terhadap UVA 8-16 kali lebih lama dibandingkan tanpa menggunakan tabir surya.

✔️ Dilengkapi dengan 11 bahan utama (key ingredients) yang bermanfaat untuk merawat kesehatan, kecantikan, serta menjaga kelembapan kulit.

✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas paraben.

✔️ Kandungan silikon minim, hanya mengandung dimethicone.

✔️ Tidak oil-free. Mengandung beberapa bahan yang berpotensi menyebabkan komedo (komedogenik):

  • Beeswax (tingkat komedogenik 0-2)
  • Cetearyl Alcohol (tingkat komedogenik 2)
  • Stearyl Alcohol (tingkat komedogenik 2)
  • Avocado oil (tingkat komedogenik 3)
  • Jojoba oil (tingkat komedogenik 1-2)
  • Dimethicone (tingkat komedogenik 1)

❗Tidak aman untuk fungal acne (jerawat jamur) karena mengandung bahan-bahan seperti glyceryl stearate, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate, avocado oil, dan jojoba oil yang dapat memicu pertumbuhan jamur Malassezia.

Baca juga : Cek Ingredients DNA Salmon Glow Serum by Geamoore

 

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *