GoNaturalCare.com – AMPLE:N Blemi Shot Toning Sun Care merupakan produk sunscreen broad spectrum yang dirancang untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB dengan tingkat perlindungan SPF 50+ dan PA++++. Keunggulan utama produk ini terletak pada formulasinya yang diperkaya dengan Niacinamide dan Ascorbyl Tetraisopalmitate. Keduanya dikenal sebagai agen antioksidan kuat yang tidak hanya membantu mencegah timbulnya pigmentasi, tetapi juga melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Tekstur krimnya diklaim memudahkan aplikasi pada kulit.
Produk ini direkomendasikan bagi individu yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan, namun juga sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit.
BPOM NA NA26231700024
Penjelasan Ingredients AMPLE:N Blemi Shot Toning Sun Care
Ingredients overview
Water, Ethylhexyl Palmitate, Zinc Oxide, Glycerin, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Butylene Glycol, Polysilicone-15, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Ethylhexyl Triazone, 1,2-Hexanediol, Niacinamide, Caprylyl Methicone, Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol, Ascorbyl Tetraisopalmitate, Adenosine, Arginine, Hippophae Rhamnoides Fruit Extract, Eriobotrya Japonica Leaf Extract, Mentha Viridis (Spearmint) Extract, Aureobasidium Pullulans Ferment, Poly C10-30 Alkyl Acrylate, Polyacrylate Crosspolymer-6, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Polyglyceryl-6 Polyricinoleate, Hydroxypropyl Methylcellulose Stearoxy Ether, Decyl Glucoside, C14-22 Alcohols, Citric Acid, Xanthan Gum, Methyl Glucose Sesquistearate, Propanediol, Triethoxycaprylylsilane, Dimethicone/Methicone Copolymer, C12-20 Alkyl Glucoside Disodium EDTA
(Ingredient list diambil dari situs incidekoder)
Key Ingredients
Niacinamide, yang dikenal sebagai Vitamin B3, memiliki berbagai manfaat untuk kulit. Ia berfungsi mencerahkan kulit, bertindak sebagai antioksidan, membantu sintesis ceramide, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne. Lebih lanjut, Niacinamide dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan memperkuat mekanisme pertahanan alami kulit.
Ascorbyl Tetraisopalmitate adalah turunan vitamin C yang stabil dan larut dalam minyak, memungkinkannya menembus kulit dengan lebih baik. Studi in-vitro menunjukkan ATIP memiliki tiga manfaat utama vitamin C: sebagai antioksidan, meningkatkan sintesis kolagen, dan mencerahkan kulit dengan menghambat melanogenesis hingga 80%.
Adenosine berfungsi sebagai cell-communicating ingredient. Senyawa organik ini, yang juga ditemukan dalam tubuh manusia atau berasal dari ragi, membantu komunikasi antar sel. Manfaatnya bagi kulit meliputi percepatan penyembuhan luka, sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (soothing), melindungi kulit, serta memperlambat tanda-tanda penuaan dini (agen anti-kerut) dengan usage rate 0,1-1%.
Arginine adalah asam amino semi-esensial dan merupakan skin-identical ingredient. Senyawa ini secara alami terdapat dalam berbagai sumber seperti biji labu, daging, dan susu. Arginin menawarkan tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, humektan, dan peningkat kolagen. Selain itu, ia dapat membantu mengurangi sensasi tingling yang mungkin timbul dari lactic acid dan menciptakan efek ‘time released‘ bila dikombinasikan dengan AHA.
Baca juga : Cek Ingredients Glowinc Potion Acnecore+ Clear Ac Toner
Hippophae Rhamnoides Fruit Extract, yang dikenal sebagai ekstrak seaberry atau sea buckthorn, kaya akan vitamin C, B, dan E, likopen, fitosterol, serta antioksidan. Ekstrak ini menutrisi kulit, melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas dan paparan UV, memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu meratakan warna kulit.
Mentha Viridis (Spearmint) Extract kaya akan antioksidan, serta memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Ekstrak ini juga bersifat astringen yang membantu mengecilkan pori-pori dan mengontrol produksi minyak berlebih.
Aureobasidium Pullulans Ferment, yang merupakan fermentasi dari black yeast, berperan dalam memperkuat mikrobioma kulit. Mengandung Beta glucan, ekstrak ini memiliki kemampuan melembapkan kulit, mengurangi sensitivitas, dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Agen Sunscreen
Zinc Oxide adalah filter UVA dan UVB yang memberikan perlindungan spektrum luas. Sebagai sunscreen fisik paling populer, ia bersifat foto-stabil dan aman. Meskipun terkadang meninggalkan white cast, Zinc Oxide juga memiliki fungsi tambahan sebagai penyerap minyak (agen mattifier) serta memiliki aktivitas anti-inflamasi, antibakteri, dan menenangkan kulit. Usage rate umumnya antara 1-25%.
Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, juga dikenal sebagai Uvinul A Plus, adalah agen sunscreen kimiawi generasi baru yang sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable). Ia efektif menyerap sinar UVA. Usage rate yang direkomendasikan adalah 1-3% jika dikombinasikan dengan agen sunscreen lain, dan 5-7,5% jika digunakan sebagai agen tunggal.
Polysilicone-15, atau Parsol SLX, adalah agen sunscreen kimiawi berbasis silikon yang berfungsi sebagai penyerap UVB. Agen ini cukup stabil dan dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lainnya dalam formulasi.
Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, atau Tinosorb S, merupakan agen sunscreen generasi baru dengan spektrum luas (menyerap sinar UVB serta UVA I dan II). Sangat stabil terhadap cahaya (very photo-stable) dan dianggap aman karena tidak memengaruhi aktivitas hormon estrogen. Usage rate umumnya berkisar antara 1-10%, seringkali digunakan pada dosis 3%.
Ethylhexyl Triazone, atau Uvinul T-150, adalah agen sunscreen kimiawi generasi baru yang sangat efektif menyerap UVB dan memiliki stabilitas foto yang tinggi. Agen ini juga bersifat larut dalam minyak.
Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol, atau Tinosorb M, adalah agen sunscreen generasi baru yang dikategorikan sebagai hybrid sunscreen karena kemampuannya memantulkan sekaligus menyerap sinar UV. Ia memberikan perlindungan spektrum luas terhadap UVB dan UVA, sangat stabil terhadap cahaya (highly photo-stable). Usage rate yang umum digunakan adalah 1-10%, biasanya sekitar 3%.
Bahan Pelengkap
- Water
- Ethylhexyl Palmitate: Merupakan gabungan antara alkohol lemak dan palmitic acid yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan sebagai pelarut dengan konsentrasi 2-50% tergantung pada jenis formula dan hasil akhir yang diinginkan.
- Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, skin-identical, dan humektan.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Caprylyl Methicone: Merupakan silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan pelicin.
- Poly C10-30 Alkyl Acrylate: Berfungsi sebagai agen pengental dan penstabil emulsi.
- Polyacrylate Crosspolymer-6: Merupakan pengental sintetis.
- Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Merupakan pengental sintetis lainnya.
- Polyglyceryl-6 Polyricinoleate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Hydroxypropyl Methylcellulose Stearoxy Ether: Merupakan pengental alami dan penstabil emulsi.
- Decyl Glucoside: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- C14-22 Alcohols: Merupakan alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, sekaligus sebagai penstabil emulsi.
- Citric Acid: Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) dan bersifat asam.
- Xanthan Gum: Merupakan pengental alami.
- Methyl Glucose Sesquistearate: Berfungsi sebagai emolien dan agen pelembut kulit.
- Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- Triethoxycaprylylsilane: Sejenis silikon yang berfungsi sebagai pelapis mineral/pigmen pada produk kosmetik. Pelapisan ini membantu menstabilkan pigmen/agen mineral sunscreen, mempermudah pencampuran dan perataan, serta mencegah penggumpalan saat diaplikasikan ke kulit.
- Dimethicone/Methicone Copolymer: Merupakan silikon yang berfungsi sebagai agen anti-caking (mencegah penggumpalan).
- C12-20 Alkyl Glucoside: Berfungsi sebagai pengemulsi, penstabil emulsi, dan agen pendispersi.
- Disodium EDTA: Berfungsi sebagai agen pengkelat (chelating agent) untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
Kesimpulan
✔️ AMPLE:N Blemi Shot Toning Sun Care adalah sunscreen hybrid yang menggabungkan enam agen sunscreen, terdiri dari satu agen fisik dan lima agen kimiawi yang diformulasikan agar stabil terhadap cahaya (foto-stabil).
✔️ Produk ini menawarkan perlindungan SPF 50+ yang mampu melindungi kulit dari sinar UVB hingga 98%, serta PA++++ yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa menggunakan sunscreen.
✔️ Diformulasikan dengan tujuh key ingredients yang bermanfaat untuk merawat, menutrisi, dan melindungi kulit dari serangan radikal bebas.
✔️ Bebas alkohol, bebas pewangi (fragrance), bebas paraben, bebas minyak esensial (essential oil), dan bebas minyak (oil-free).
Produk ini mengandung potensi komedogenik:
- Ethylhexyl Palmitate (dengan tingkat potensi 2-4).
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Ethylhexyl Palmitate, Ascorbyl Tetraisopalmitate, dan Methyl Glucose Sesquistearate. Pengguna dengan kondisi fungal acne sebaiknya berhati-hati.
✔️ Sangat ideal untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
✔️ Produk ini merupakan buatan Korea dan telah terdaftar di BPOM.
Diproduksi oleh: Coreana Cosmetics Co., Ltd., Chungcheongnam-Do, South Korea.
Didistribusikan oleh: PT. Honey International Indonesia, Jakarta Pusat.
✔️ Harga produk ini adalah Rp 99.000 untuk kemasan 50ml.
|
|
| AMPLE:N Blemi Shot Toning Sun Care SPF 50+ PA++++. Sumber: Incidekoder |


Leave a Reply