Home » Mengulas Ingredients Hanasui Propolis Serum

Mengulas Ingredients Hanasui Propolis Serum

Mengulas Ingredients Hanasui Propolis Serum

GoNaturalCare.com – Propolis telah lama dikenal memiliki segudang manfaat, baik untuk kesehatan maupun pengobatan. Kini, popularitasnya merambah ke dunia kosmetik sebagai bahan aktif yang diklaim ampuh mengatasi berbagai permasalahan kulit.

Salah satu merek lokal yang memanfaatkan propolis sebagai bahan unggulannya adalah Hanasui, melalui produk serum intense treatment, yaitu Hanasui Propolis Serum. Serum wajah ini diperkaya dengan ekstrak propolis, Sodium hyaluronate, Vit B6, Vit E, dan sizofiran. Serum ini diklaim memiliki kemampuan:

  • Anti Bacteria
  • Healing Power
  • Skin Regeneration

Dengan tekstur yang ringan dan cepat menyerap, Hanasui Propolis Serum sangat ideal untuk kulit normal hingga berminyak.

Mari kita telaah lebih dalam mengenai komposisi bahan yang terkandung dalam Hanasui Propolis Serum.

Penjelasan Ingredients Hanasui Propolis Serum

Daftar Komposisi Lengkap:

Aqua, Betaine, Propylene Glycol, Glycerin, Propolis Extract, Phenoxyethanol, Sodium Hvaluronate, Tocopheryl Acetate, Pyridoxine Cyclic Phosphate, Allantoin, Carbomer, Tetrasodium EDTA, Triethanolamine, Dimethicone /Vinyl Dimethicone Crossplymer, Fragrance, Hydrogenated Lecithin, Xanthan Gum, Glycine Soja Sterols, Sodium Polygamma-Glutamate, Citric Acid, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Potassium sorbate, Sodium Benzoate, i 1,2-Hexanediol, Silica, Pentylene Glycol, Butylene Clycol, Isoceteth-10 Chlorphenesin, Schizophyllan.

Bahan Aktif Unggulan

Propolis Extract

Terdapat empat alasan utama mengapa propolis sangat bermanfaat, terutama untuk kulit berminyak dan berjerawat:

  1. Anti bakteri dan anti fungi: Mampu melawan bakteri penyebab jerawat serta jamur malasezia yang memicu fungal acne.
  2. Antiinflamasi: Efektif meredakan peradangan akibat jerawat, menenangkan kulit sensitif dan iritasi, serta dapat mencegah gejala sunburn.
  3. Mengontrol sebum sekaligus menghidrasi: Menciptakan keseimbangan ekosistem kulit yang berdampak pada peningkatan imunitas kulit. Pengendalian sebum juga membantu menyamarkan ukuran pori dan meminimalkan pembentukan komedo.
  4. Regenerasi sel: Mempercepat pemulihan luka bekas jerawat dan menggantinya dengan sel kulit yang lebih sehat.

Sodium Hyaluronate

Merupakan bahan yang skin-identical, memiliki kemampuan water-binding yang luar biasa. Senyawa ini mampu menarik kelembapan dari udara sekitar dan menahannya di lapisan kulit. Pentingnya skin-identical ingredients dapat Anda pelajari lebih lanjut di artikel terkait.

Tocopheryl Acetate

Berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit (skin moisturizer).

Baca juga : Mengulas Ingredients Hanasui Rich Nutrition Serum

Pyridoxine Cyclic Phosphate

Merupakan turunan dari Vitamin B6 yang lebih stabil terhadap suhu dan cahaya dibandingkan Vitamin B6 murni (Pyridoxine HCL). Manfaatnya meliputi pengurangan produksi sebum, penghalusan kulit dengan meminimalisir ukuran pori, menghidrasi kulit, dan mengurangi peradangan akibat paparan sinar UV.

Allantoin

Senyawa unik yang secara alami ditemukan pada tumbuhan, hewan, dan mikroba, serta dapat diekstrak dari tanaman comfrey. Allantoin berfungsi menenangkan kulit sensitif, meminimalkan efek iritasi, dan merangsang pembentukan sel kulit baru untuk mempercepat penyembuhan luka.

Schizophyllan

Meskipun berada di urutan terakhir dalam daftar komposisi, Schizophyllan adalah senyawa yang diekstrak dari jamur Schizophyllum commune dan memiliki khasiat penting:

  • Memperbaiki sel kulit yang rusak.
  • Bersifat antiinflamasi, yang dapat menenangkan kulit sensitif, iritasi, dan meredakan kemerahan akibat jerawat.
  • Mampu melembapkan kulit yang kering.
Schyzophyllum Comune. Sumber: flickr.com

Bahan Pelengkap dan Fungsinya

  • Betaine: Berasal dari gula bit, berfungsi sebagai humektan yang sangat baik. Kemampuannya sebagai osmoprotektan melindungi sel dari kadar air rendah, mencegah dehidrasi pada kulit.
  • Propylene Glycol: Membantu formula produk meresap cepat ke dalam kulit dan mencegah formula membeku atau menggumpal. Meskipun memiliki reputasi yang kurang baik di kalangan advokat kosmetik, para ilmuwan dan ahli toksikologi sepakat bahwa bahan ini aman digunakan.
  • Glycerin: Humektan yang menyeimbangkan kadar air di lapisan kulit, sekaligus merupakan skin-identical ingredient.
  • Phenoxyethanol: Berfungsi sebagai pengawet. Diharapkan konsentrasinya tidak melebihi 2%.
  • Carbomer: Gelling agent yang mengubah formula berbasis air menjadi gel.
  • Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat yang menjaga kestabilan formula.
  • Triethanolamine (TEA): Berfungsi sebagai pH adjuster karena sifatnya yang basa.
  • Dimethicone /Vinyl Dimethicone Crossplymer: Jenis silikon yang berfungsi sebagai viscosity controller untuk menambah kekentalan formula.
  • Fragrance: Biasanya terdiri dari 30-50 komponen kimia dan dapat memicu sensitivitas kulit atau alergi, sehingga sering dihindari oleh pemilik kulit sensitif.
  • Hydrogenated Lecithin: Berasal dari bahan alami, berfungsi sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi. Juga bersifat emollient yang memberikan efek lembut pada kulit.
  • Xanthan Gum: Dibuat dari bahan alami, berfungsi menambah kekentalan formula.
  • Glycine Soja Sterols: Berasal dari bahan alami, berfungsi sebagai emollient atau pelembut kulit yang sangat baik.
  • Sodium Polygamma-Glutamate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan bersifat skin-conditioning.
  • Citric Acid: Berfungsi sebagai pH adjuster karena sifatnya yang asam.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi yang biasanya digunakan untuk melarutkan fragrance dalam formula berbasis air. Namun, bahan ini tidak aman untuk fungal acne.
  • Potassium sorbate: Pengawet.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • 1,2-Hexanediol: Bahan pelarut yang juga berfungsi sebagai emollient, humektan, dan preservatives booster.
  • Silica: Sering digunakan dalam produk berlabel matte-finish karena fungsinya sebagai oil absorbent/mattifier. Dalam serum ini, fungsinya adalah menambah kekentalan produk.
  • Pentylene Glycol: Memiliki fungsi yang sama dengan propylene glycol.
  • Butylene Glycol: Memiliki fungsi yang sama dengan propylene glycol.
  • Isoceteth-10: Pengemulsi.
  • Chlorphenesin: Pengawet.

Kesimpulan

Hanasui Propolis Serum menawarkan inovasi menarik dengan mengusung propolis sebagai bahan aktif utama, ditambah dengan keberadaan Sizofiran yang tergolong baru dan belum banyak dikenal. Inisiatif ini bisa menjadi langkah strategis Hanasui untuk bersaing di pasar kosmetik yang semakin ramai dengan produk-produk internasional.

Mengingat di masa lalu Hanasui sering mendapat anggapan miring karena harganya yang terjangkau, kini saatnya untuk mendukung produk dalam negeri agar dapat berkontribusi pada perekonomian bangsa. Secara keseluruhan, komposisi bahan dalam Hanasui Propolis Serum dinilai aman, bahkan tidak mengandung bahan-bahan yang perlu dihindari oleh ibu hamil dan menyusui.

Mari bersama-sama kita lestarikan produk-produk lokal. Ulasan dari reviewer Female Daily berikut mungkin dapat mewakili penilaian terhadap produk ini.

Where to buy? Serum dengan harga terjangkau ini dapat Anda peroleh di berbagai toko online kesayangan Anda. Siapa tahu beruntung mendapatkan diskon, gratis ongkir, dan penawaran menarik lainnya. Dapatkan produk ini di Official store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *