GoNaturalCare.com – Wardah Tranexamic ɑ-Arbutin Dark Spot Corrector Moisturizer Gel adalah pelembap bertekstur gel ringan yang diformulasikan khusus untuk mengatasi masalah seperti noda hitam (dark spot), hiperpigmentasi, dan warna kulit yang tidak merata. Produk ini menggabungkan bahan-bahan unggulan seperti Tranexamic acid, alpha Arbutin, 5% niacinamide, dan 2% silver vine yang bekerja secara sinergis untuk menargetkan dan mengurangi intensitas noda hitam serta hiperpigmentasi pada wajah.
Meskipun bertekstur ringan, pelembap gel ini diklaim mampu menjaga kelembapan kulit sekaligus mencerahkannya hingga tampak sebening kristal. Produk ini juga menawarkan berbagai klaim manfaat yang menarik bagi konsumen.
Klaim dan manfaat produk yang ditawarkan antara lain:
- Mengurangi kekusaman pada wajah, sehingga meningkatkan kejernihan (translucency) kulit.
- Membantu memudarkan noda hitam dan bekas jerawat yang mengganggu.
- Membantu meratakan warna kulit yang tidak merata atau belang.
- Memberikan kelembapan yang dibutuhkan kulit dan melindungi lapisan pelindung kulit (skin barrier).
- Memiliki efek menenangkan pada kulit.
- Dapat digunakan oleh semua jenis tipe kulit.
- Sangat direkomendasikan bagi pemilik kulit kusam dan yang memiliki flek hitam.
- Formula produk bersifat hypoallergenic.
- Telah teruji secara dermatologis (Dermatologically Tested).
Cara pakai: Produk ini disarankan untuk diaplikasikan pada wajah yang telah dibersihkan dan leher, setelah penggunaan serum. Dapat digunakan pada pagi dan malam hari. Penting untuk diingat, pada pagi hari, selalu gunakan produk tabir surya (sunscreen) setelahnya untuk perlindungan ekstra dari sinar matahari.
Penjelasan Ingredients Wardah Tranexamic a-Arbutin Dark Spot Corrector Moisturizer Gel
Berikut adalah daftar lengkap bahan yang terkandung dalam Wardah Tranexamic ɑ-Arbutin Dark Spot Corrector Moisturizer Gel:
Ingredient: Aqua, niacinamide, butylene Glycol, c13-15 alkane, dicaprylyl ether, pentylene Glycol, jojoba Esters, glyserine, Arachidyl Alcohol, ammonium acryloyldimethyl taurate vp Copolymer, bisabolol, alpha arbutin, actinidia polygama fruit extract, Tranexamic dipeptide-23, leontopodium alpinum extract, allantoin, ceramide NP, phenoxyethanol, phenyl trimethicone, Chlorphenesin, behenyl Alcohol, Arachidyl glucoside, xanthan gum, caprylic capric triglyceride, vinyl dimethicone/methicone silsesquioxane crosspolymer, carbomer, deoxyphytantriyl palmitamide MEA, hydrogenated lecithin, cholesterol, Potassium hydroxide, tocopherol, fragrance, citric acid, Potassium sorbate, sorbitan benzoate, 1,2 hexanediol, caprylyl Glycol.
Kandungan Utama (Key Ingredients) dan Fungsinya:
niacinamide: Dikenal juga sebagai Vitamin B3, bahan ini memiliki berbagai fungsi penting. Ia berfungsi sebagai pencerah kulit (Skin Brightening), membantu sintesis Ceramide untuk memperkuat skin barrier, serta menyeimbangkan produksi sebum. Selain itu, niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi yang baik dan membantu kulit menjadi lebih kuat dalam melindungi diri dari efek buruk sinar UV dan bluelight.
jojoba Esters: Merupakan ester dari minyak jojoba yang memiliki struktur sangat mirip dengan lipid alami kulit (skin identical). Bahan ini sangat efektif dalam melembapkan, menghidrasi, dan membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit (skin barrier).
bisabolol: Senyawa alami yang diekstrak dari bunga Chamomile. Bisabolol dikenal memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin Soothing) yang sangat baik dan bersifat anti-inflamasi. Sangat membantu dalam merawat kulit yang mengalami iritasi, sensitif, dan kemerahan.
alpha arbutin: Dianggap sebagai alternatif yang lebih alami dibandingkan hydroquinone. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap, yang berfungsi menghambat enzim tyrosinase. Enzim ini berperan dalam pembentukan pigmentasi. Perbedaan utama dengan hydroquinone adalah, alpha arbutin tidak merusak sel melanosit (penghasil pigmen) karena pelepasan hydroquinone yang terkontrol. Penggunaan alpha arbutin biasanya berkisar antara 0,2% hingga 2%.
actinidia polygama fruit extract: Ekstrak dari buah Summer Plump atau Kiwi Silver Vine ini kaya akan Vitamin C dan antioksidan. Memiliki properti anti-polusi yang kuat, membantu mencerahkan kulit, serta melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV dan radikal bebas. Sifat anti-inflamasinya juga bermanfaat untuk kulit.
Tranexamoyl Dipeptide-23: Merupakan turunan dari Tranexamic acid yang digabungkan dengan dipeptide. Tranexamic acid sendiri memiliki khasiat anti-inflamasi dan mencerahkan kulit (skin whitening). Penambahan peptide berfungsi untuk melipat-gandakan efek pencerahan. Tranexamoyl dipeptide-23 diklaim memiliki efek yang setara atau bahkan lebih baik dari arbutin dalam memblokir Tyrosinase, jauh lebih efektif dibandingkan Tranexamic acid biasa.
leontopodium alpinum extract: Ekstrak bunga Edelweiss ini kaya akan antioksidan kuat yang bahkan lebih potensial dibandingkan Vitamin C. Kandungannya membantu mencegah penuaan dini, merawat elastisitas, dan kekencangan kulit. Selain itu, ekstrak ini mengandung lignans yang memiliki efek menenangkan dan senyawa leontopodic acid yang mampu memperkuat skin barrier serta mengurangi sensitivitas kulit.
allantoin: Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin Soothing), bersifat anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.
ceramide NP: Ceramide sangat penting untuk memperbaiki skin barrier. Dengan memperkuat fungsi penghalang pada kulit, ceramide membantu mencegah kulit menjadi mudah sensitif dan iritasi.
cholesterol: Merupakan bahan skin identical yang secara alami merupakan bagian dari skin barrier kita. Fungsinya adalah sebagai emolien (pelembap) dan melindungi kulit dari ancaman luar.
tocopherol: Dikenal sebagai Vitamin E, bahan ini berfungsi sebagai antioksidan kuat. Melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB dan juga berperan melindungi formula produk agar tidak mudah teroksidasi.
Bahan Pelengkap (Pendukung Fungsi):
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, penetration enhancer (membantu penyerapan bahan aktif), dan humektan (menarik kelembapan).
- c13-15 alkane: Berfungsi sebagai pelarut.
- dicaprylyl ether: Merupakan emolien berbahan dasar asam kaprilat. Juga berfungsi sebagai pengemulsi dan skin conditioner.
- pentylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, preservatives booster (meningkatkan efektivitas pengawet), dan humektan.
- glyserine: Merupakan pelarut, bahan skin identical, dan humektan yang efektif.
- Arachidyl Alcohol: Merupakan alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien. Menambah volume formula sekaligus menstabilkan emulsi.
- ammonium acryloyldimethyl taurate vp Copolymer: Berfungsi sebagai pengental sintetis untuk mengatur kekentalan produk.
- phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan dalam kosmetik, dengan konsentrasi maksimum 1%.
- phenyl trimethicone: Jenis silikon volatil yang mudah menguap. Berfungsi sebagai emolien dan memberikan efek licin pada kulit.
- Chlorphenesin: Pengawet lain yang digunakan dengan konsentrasi maksimum 0,25%.
- behenyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien dan penstabil emulsi.
- Arachidyl glucoside: Berfungsi sebagai agen pengemulsi.
- xanthan gum: Pengental alami yang berasal dari fermentasi bakteri.
- caprylic capric triglyceride: Berfungsi sebagai emolien yang ringan dan mudah meresap.
- vinyl dimethicone/methicone silsesquioxane crosspolymer: Bahan kimia yang sering digunakan dalam skincare sebagai pengental, peningkat tekstur, agen soft focus (membuat tampilan kulit lebih halus), dan pengontrol sebum. Bahan ini juga memiliki sifat menolak air (water-repellent).
- carbomer: Pengental sintetis lain yang digunakan untuk memberikan tekstur gel pada produk.
- deoxyphytantriyl palmitamide MEA: Bahan kimia yang digunakan untuk melembapkan dan melindungi kulit. Merupakan gabungan dari palmitamide MEA dan deoxyphytantriol, bahan alami dari tanaman.
- hydrogenated lecithin: Berfungsi sebagai pengemulsi, emolien, dan humektan.
- Potassium hydroxide: Berfungsi sebagai pengatur pH yang bersifat basa.
- fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- citric acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Potassium sorbate (dan) sorbitan benzoate: Berfungsi sebagai sistem pengawet.
- 1,2 hexanediol: Pelarut, preservatives booster, dan humektan.
- caprylyl Glycol: Berfungsi sebagai preservatives booster dan emolien.
Kesimpulan
✔️Wardah Tranexamic ɑ-Arbutin Dark Spot Corrector Moisturizer Gel diperkaya dengan 11 key ingredients yang bekerja secara efektif untuk mencerahkan kulit, mengurangi tampilan dark spot, sekaligus menjaga kelembapan kulit.
✔️ Kombinasi bahan yang sangat baik untuk tujuan skin brightening meliputi: 5% niacinamide, alpha arbutin, ekstrak silver vine, dan tranexamoyl dipeptide 23.
✔️ Kandungan seperti jojoba Ester, ceramide, Vitamin E, dan cholesterol bekerja sama untuk menjaga kelembapan kulit dan memperkuat skin barrier.
✔️ Bahan-bahan seperti bisabolol, allantoin, dan ekstrak edelweis memberikan efek menenangkan pada kulit.
✔️ Produk ini cocok untuk rutinitas perawatan kulit pagi dan malam (am-pm routine).
✔️ Tekstur produk adalah watery-gel yang ringan dan mudah meresap, seperti terlihat pada gambar berikut:

✔️ Produk ini bebas dari alkohol, paraben, dan essential oil.
✔️ Formula produk bersifat oil-free dan non-comedogenic, sehingga tidak menyumbat pori-pori.
❗Perlu diperhatikan, produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung jojoba Esters.
✔️ Meskipun diklaim cocok untuk semua tipe kulit, bagi individu yang sensitif terhadap fragrance, disarankan untuk melakukan tes tempel (patch test) terlebih dahulu.
❗Terdapat kandungan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil, yaitu alpha arbutin. Untuk memastikan keamanannya, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
✔️ Produk ini merupakan buatan lokal, telah terdaftar di BPOM, dan memiliki sertifikasi halal.
✔️ Harga produk ini sekitar Rp 101.000 untuk kemasan 30ml.


Leave a Reply