Home » Cek Ingredients Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask

Cek Ingredients Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask

Cek Ingredients Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask

GoNaturalCare.com – Memilih produk perawatan kulit yang tepat memang memerlukan ketelitian, terutama dalam memahami daftar kandungannya. Bagi Anda yang sedang mencari sleeping mask, Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Artikel ini akan mengupas tuntas ingredients dari produk tersebut untuk membantu Anda membuat keputusan yang informatif.

Penulis artikel ini kebetulan sedang membutuhkan pengganti sleeping mask yang sudah habis. Setelah mencari-cari, perhatiannya tertuju pada Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask. Penulis pun memutuskan untuk meneliti lebih dalam mengenai komposisi produk ini, dengan harapan dapat menemukan yang cocok untuk kulitnya.

Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask. Foto by Mizanur FD Member

Deskripsi produk:

Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask diformulasikan dengan Water-based Formula yang bekerja secara optimal saat Anda terlelap di malam hari. Produk ini mengandung Intensive Hydra Active Moisturizing Agents untuk memberikan kelembapan intensif pada kulit. Selain itu, terdapat Natural Whitening Complex yang merupakan kombinasi Ekstrak Bengkuang dan Vitamin C, diklaim mampu mencerahkan kulit serta menyamarkan noda. Extract Peony turut hadir untuk membantu menghambat pembentukan melanin yang menjadi penyebab munculnya noda hitam.

Produk ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp 68.000 untuk kemasan 50 gram.

Penjelasan Ingredients Pixy White Aqua Brightening Sleeping Mask

Ingredients:

water, butylene glycol, dipropylene glycol, cyclopentasiloxane, aluminum starch octenylsuccinate, glycerin, mineral oil, pachyrhizus erosus root extract, peg-6, peg-32, peg-150 stearate, diphenylsiloxy phenyl trimethicone, pentaerythrityl tetraethylhexanoate, carbomer, propylene glycol, cetyl alcohol, phenoxyethanol, polyglyceryl-10 laurate, potassium hydroxide, ethylhexylglycerin, tocopheryl acetate, disodium edta, fragrance, xantham gum, menthol, magnesium ascorbyl phosphate, paeonia suffruticosa root extract, ginkgo biloba leaf extract.

Baca juga : Cek Ingredients Pixy White Aqua Brightening Serum

Bahan Aktif

pachyrhizus erosus root extract:

Ini adalah ekstrak bengkuang yang kaya akan vitamin C, vitamin B, flavonoid, dan saponin. Manfaatnya tidak hanya menutrisi kulit, tetapi juga memberikan perlindungan dari paparan sinar UV dan menetralisir radikal bebas. Kandungan fenolik dan vitamin C di dalamnya efektif dalam menghambat proses pembentukan melanin.

tocopheryl acetate:

Merupakan bentuk vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan melembapkan kulit. Vitamin E juga berperan dalam melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

magnesium ascorbyl phosphate:

Dikenal juga sebagai MAP, ini adalah salah satu turunan vitamin C. Senyawa ini stabil pada pH hingga 7. Sama seperti turunan vitamin C lainnya, MAP perlu dikonversi terlebih dahulu di dalam kulit agar dapat memberikan tiga manfaat utama vitamin C, yaitu sebagai antioksidan, pencerah kulit (skin-brightening), dan stimulator kolagen (collagen booster).

paeonia suffruticosa root extract:

Ekstrak dari tanaman herbal Tiongkok yang dijuluki “the king of flowers“. Mengandung antioksidan alami yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan mencerahkan warna kulit. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki sifat anti-inflamasi.

ginkgo biloba leaf extract:

Kaya akan kandungan quercetin yang memiliki sifat anti-inflamasi. Ekstrak ini juga merupakan antioksidan potensial untuk melindungi kulit, memberikan efek menenangkan (skin-soothing), dan pertahanan signifikan terhadap penuaan dini (significant anti-aging defense).

Bahan Pelengkap

  • water
  • butylene glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan penetration enhancer, serta humektan.
  • dipropylene glycol: Memiliki fungsi yang sama dengan butylene glycol.
  • cyclopentasiloxane: Merupakan silikon volatil yang bersifat sementara dan akan menguap. Berfungsi sebagai pelarut, emollient, dan memberikan efek halus serta silky pada kulit.
  • aluminum starch octenylsuccinate: Berfungsi menambah kekentalan formula sekaligus sebagai agen penyerap minyak (oil-absorbent) atau agen mattifier.
  • glycerin: Pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan berfungsi sebagai humektan.
  • mineral oil: Berfungsi sebagai agen oklusif. Senyawa ini tidak meresap ke dalam kulit, melainkan hanya berada di permukaan untuk mengunci kelembapan. Kekurangannya, mineral oil tidak mengandung nutrisi dan dapat memberikan kesan greasy serta menghambat kulit bernapas.
  • peg-6: Pelarut dan humektan.
  • peg-32: Pelarut dan humektan.
  • peg-150 stearate: Agen pengemulsi.
  • diphenylsiloxy phenyl trimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai skin-conditioning.
  • pentaerythrityl tetraethylhexanoate: Merupakan emollient ester yang juga menambah kekentalan formula. Memberikan sensasi kulit yang smooth, tidak oily, dan kesan lembap yang ringan (light wet feel). Meskipun terdengar asing, menurut CosmeticDatabase, bahan ini aman digunakan.
  • carbomer: Agen pembentuk gel yang menambah kekentalan formula.
  • propylene glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • cetyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengemulsi, penambah kekentalan, sekaligus penstabil emulsi.
  • phenoxyethanol: Pengawet.
  • polyglyceryl-10 laurate: Agen pengemulsi.
  • potassium hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • ethylhexylglycerin: Pengawet.
  • disodium edta: Berfungsi menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
  • fragrance
  • xantham gum: Menambah kekentalan formula.
  • menthol: Komponen utama dari tanaman mint yang memberikan sensasi dingin (cooling sensation). Bersifat astringent dan antimikroba, namun berpotensi menyebabkan iritasi dan kulit kering pada sebagian orang.

Kesimpulan

Penulis artikel mengungkapkan keterkejutannya melihat rating Pixy Sleeping Mask yang ternyata cukup tinggi di Female Daily, mengingat produk ini tidak terlalu menjadi sorotan utama. Namun, ia mengakui mungkin saja ia kurang mengikuti tren.

Kelebihan:

  • Mengandung kombinasi ekstrak bengkuang, Vitamin C, dan ekstrak peony yang bekerja sinergis untuk mencerahkan warna kulit dan mencegah pigmentasi. Penulis mencatat tidak adanya bahan favoritnya, yaitu niacinamide.
  • Mengandung Ginkgo biloba yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing).
  • Mengandung emollient dan mineral oil sebagai pengunci kelembapan, sehingga membantu mencegah kehilangan air transepidermal (trans-epidermal water loss/TEWL). Sayangnya, penulis menyayangkan tidak adanya agen hydrator seperti hyaluronic acid, betaine, trehalose, atau sodium PCA untuk memberikan efek kelembapan yang lebih maksimal.
  • Memiliki tekstur yang ringan dan watery.
  • Mengandung bahan dengan potensi komedogenik level rendah: butylene glycol (level 1) dan cetyl alcohol (level 2).
  • Bebas alkohol.
  • Bebas paraben.

Hal yang Perlu Diperhatikan:

  • Jika ada yang merasa teksturnya sedikit greasy, kemungkinan disebabkan oleh kandungan mineral oil.
  • Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung polyglyceryl-10 laurate.
  • Mengandung fragrance dan menthol. Pengguna dengan kulit sensitif disarankan untuk melakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *