GoNaturalCare.com – Olay Regenerist Micro-sculpting Night Cream hadir dengan formula inovatif yang merupakan hasil riset selama 50 tahun. Produk ini diperkaya dengan Amino-Peptide Complex dan Hydra-Firming Complex, yang secara efektif mengangkat dan mengencangkan kulit wajah. Hasilnya, kulit tampak lebih muda dan segar.
Krim malam ini memiliki beberapa klaim utama yang menjanjikan peremajaan kulit. Pertama, produk ini diklaim mampu memperbarui lapisan permukaan kulit, sehingga memberikan tampilan wajah yang lebih muda. Selain itu, pelembab ini juga bekerja untuk mengurangi tampilan garis-garis halus dan kerutan di wajah.
|
|
| Olay Regenerist Micro-sculpting Night Moisturizer. Foto by Clayandessence. |
Lebih lanjut, Olay Regenerist Micro-sculpting Night Moisturizer diklaim dapat membantu proses pengelupasan sel kulit mati dan menghaluskan tekstur kulit. Produk ini juga dirancang untuk membantu penetrasi zat anti-aging ke dalam lapisan epidermis kulit secara lebih dalam. Klaim lainnya adalah kemampuannya dalam memperbaharui lapisan permukaan kulit, menghasilkan kulit yang lebih kencang dan kenyal.
Kenyamanan pengguna juga menjadi perhatian, terbukti dengan klaim bahwa krim ini memberikan rasa lembab tanpa meninggalkan kesan berminyak, sehingga penyerapan ke dalam kulit menjadi cepat.
Produk ini hadir dalam kemasan 10gr dengan harga sekitar 54K.
Penjelasan Ingredients Olay Regenerist Micro-sculpting Night Cream
Ingredients:
Water, cyclopentasiloxane, glyserine, niacinamide, aluminum starch octenylsuccinate, dimethicone, dimethicone crosspolymer, panthenol, polyethylene, polyacrylamide, tocopheryl acetate, c13-14 Isoparaffin, DMDM Hydantoin, allantoin, laureth 4, dimethiconol, laureth 7, acrylate/c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, sodium hyaluronate, sodium PEG-7 olive oil carboxylate, disodium EDTA, pecedanum graveolens (dill) extract, cirtic acid, peg-100 stearate, Camelia sinensis leaf extract, iodopropynyl butylcarbamate, palmitoyl penta peptide 4.
Bahan Aktif
Niacinamide.
Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki berbagai manfaat luar biasa untuk kulit. Fungsinya meliputi mencerahkan kulit, merangsang sintesis ceramide untuk memperkuat lapisan pelindung kulit, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat.
Lebih dari itu, niacinamide juga berperan penting dalam melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight. Cara kerjanya adalah dengan memperkuat pertahanan alami kulit, sehingga kulit mampu melindungi dirinya sendiri dari kerusakan.
Panthenol.
Merupakan pro-vitamin B5 yang sangat baik untuk melembapkan kulit. Panthenol bekerja dengan membantu kulit memproduksi lipid, yaitu lemak alami yang krusial untuk menjaga kekuatan dan kesehatan mantel kulit (skin barrier).
Selain itu, panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi dan skin-protecting. Kemampuannya ini dapat membantu mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan-bahan lain dalam formulasi, serta mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.
Tocopheryl Acetate.
Merupakan bentuk dari Vitamin E, yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Tocopheryl Acetate berfungsi sebagai pelembap kulit (skin moisturizing) dan membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UVB.
Allantoin.
Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman Comfrey ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi. Allantoin juga terbukti efektif membantu proses penyembuhan luka pada kulit.
Sodium Hyaluronate.
Sebagai bahan yang identik dengan kulit (skin identical ingredient), sodium hyaluronate memiliki kemampuan mengikat air yang sangat kuat. Senyawa ini berfungsi sebagai humektan yang luar biasa, mampu menahan kelembapan di lapisan kulit.
Hasilnya, kulit menjadi lebih lembap, kenyal, dan elastis.
Baca juga : Cek Ingredients Olay Regenerist Micro-sculpting Cream
Pecedanum graveolens (dill) extract.
Dikenal juga sebagai ekstrak adas sowa, bahan ini kaya akan mineral, zat besi, kalium, dan beta-karoten. Ekstrak adas sowa memiliki sifat antimikroba dan antioksidan.
Manfaatnya bagi kulit meliputi pengurangan kemerahan (redness), rasa gatal (itchiness), dan peradangan (inflammation). Selain itu, ekstrak ini juga memberikan efek anti-penuaan.
Camelia sinensis leaf extract.
Merupakan ekstrak dari daun teh hijau. Bahan ini mengandung komponen utama polifenol yang memiliki sifat antioksidan, pelindung UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi.
Senyawa polifenol ini mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang berperan dalam memperbaiki kerusakan DNA pada kulit.
Palmitoyl penta peptide 4.
Dikenal juga sebagai Matrixyl, bahan ini merupakan rantai protein yang terdiri dari empat asam amino peptida. Matrixyl berfungsi sebagai cell-communicator ingredient, yang bertugas merangsang sel kulit untuk memproduksi kolagen.
Bahan ini diklaim memiliki efek serupa retinol namun tanpa menimbulkan iritasi. Riset yang dilakukan oleh manufakturnya menunjukkan bahwa Matrixyl efektif mengurangi garis halus dan menunda pembentukan kerutan, bahkan pada konsentrasi rendah.
Bahan Pelengkap
- Water
- Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin, membantu formula agar mudah diratakan di kulit.
- Glycerine. Pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan yang menarik kelembapan.
- Aluminum starch octenylsuccinate. Berbentuk bubuk putih, berfungsi sebagai agen anti-gumpal, penyerap, dan penambah kekentalan formula.
- Dimethicone. Jenis silikon yang bersifat emolien semi-oklusif. Melapisi kulit agar terasa halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, serta memberikan efek pengisi kerutan sementara.
- Dimethicone Crosspolymer. Silikon yang digunakan untuk meningkatkan kekentalan formula, sekaligus berfungsi sebagai emolien dan pemberi efek pengisi kerutan sementara.
- Polyethylene. Agen pengental berbentuk seperti lilin putih. Berfungsi untuk mengentalkan, memadatkan, dan membentuk “body” formula. Meskipun merupakan bahan dasar plastik, bahan ini dianggap aman dalam kosmetik karena ukuran molekulnya yang besar dan tidak terserap ke aliran darah, namun dampaknya terhadap lingkungan perlu diperhatikan.
- Polyacrylamide. Pengental alami.
- C13-14 Isoparaffin. Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- DMDM Hydantoin. Pengawet yang dapat melepaskan formaldehida dalam jumlah kecil.
- Laureth 4. Agen pengemulsi.
- Dimethiconol. Jenis silikon yang berperan sebagai emolien dan pelembap, membantu menciptakan tekstur yang halus dan tidak lengket.
- Laureth 7. Agen pengemulsi.
- Acrylate/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer. Pengental sintetis.
- Sodium PEG-7 Olive Oil Carboxylate. Dikenal sebagai Olivem, berbahan dasar asam lemak dari minyak zaitun. Berfungsi sebagai pengemulsi sekaligus memiliki sifat emolien dan peningkat penetrasi (membantu penyerapan bahan aktif).
- Disodium EDTA. Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, mencegahnya mengganggu kestabilan formula.
- Citric Acid. Pengatur pH yang bersifat asam.
- PEG-100 Stearate. Agen pengemulsi dan emolien.
- Iodopropynyl Butylcarbamate. Pengawet.
Kesimpulan
Olay Regenerist Micro-sculpting Night Moisturizer mengandung total 8 bahan aktif. Enam di antaranya sama dengan yang terdapat pada krim siang Olay, dengan penambahan ekstrak adas dan teh hijau, serta tanpa ekstrak carob. Bahan-bahan aktif ini difokuskan untuk menunda tanda-tanda penuaan pada kulit.
Komposisi bahan pelengkapnya pun tidak jauh berbeda, hanya terdapat beberapa perbedaan minor. Tekstur produk dapat dilihat pada gambar di bawah:
|
|
| Foto by Clayandessence. |
|
|
| Foto by Clayandessence. |
Keunggulan produk ini adalah:
- Tidak mengandung alkohol.
- Tidak mengandung paraben (berbeda dengan krim siangnya yang mengandung paraben).
- Tidak mengandung pewangi (berbeda dengan krim siangnya yang mengandung pewangi).
- Bebas minyak (oil-free).
Produk ini memiliki potensi komedogenik dari beberapa bahan, yaitu:
- Dimethicone (level 1)
- Laureth-4 (level 4)
- PEG-100 Stearate (level 1)
Potensi komedogenik ini dapat diimbangi dengan rutinitas eksfoliasi minimal dua kali seminggu.
Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung PEG-100 Stearate.
Berdasarkan ulasan di Clayandessence, beberapa pengguna merasa kecewa dengan harga produk yang dianggap terlalu mahal untuk bahan aktif yang disajikan. Selain itu, efek anti-penuaan yang dirasakan tidak terlalu signifikan. Pembaca dapat menemukan ulasan selengkapnya di Clayandessence.




Leave a Reply