GoNaturalCare.com – H&H Serum Retinal hadir sebagai solusi perawatan anti-aging yang memanfaatkan kekuatan Retinal sebagai bahan aktif utama. Serum ini diformulasikan untuk mendukung peningkatan produksi kolagen dan elastin, dua komponen krusial dalam menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Selain itu, serum ini diperkaya dengan bahan-bahan pencerah seperti Niacinamide dan Alpha Arbutin yang bekerja sinergis untuk mencerahkan kulit serta meratakan warna kulit yang tidak merata. Kehadiran Aloe Barbadensis Leaf Extract dan ekstrak tumbuhan lainnya turut berkontribusi dalam menenangkan kulit, menjadikannya pilihan yang nyaman untuk rutinitas perawatan kulit harian.
Produk ini mengklaim sejumlah manfaat signifikan bagi kesehatan dan penampilan kulit. Di antaranya adalah kemampuannya dalam perawatan anti-aging, membantu mengurangi tampilan garis halus serta tanda-tanda penuaan dini lainnya. H&H Serum Retinal juga diklaim dapat mengencangkan kulit, meminimalisir ukuran pori-pori yang terlihat, serta mencerahkan kulit sekaligus memudarkan flek hitam. Keunggulan lainnya yang ditawarkan adalah formulasi yang menggunakan bahan-bahan alami, sehingga diklaim aman untuk digunakan setiap hari oleh penggunanya.
Produk ini telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan nomor registrasi NA18230115031, yang menandakan bahwa produk ini telah melalui evaluasi keamanan dan kualitas sesuai standar yang berlaku di Indonesia.

Penjelasan Ingredients H&H Serum Retinal
Ingredient: Water, propylene glycol, niacinamide, alpha arbutin, Aloe barbadensis leaf extract, hammamelis Virginiana extract, Hydroxyethylcellulose, Retinal, phenoxyethanol, sodium bisulfite, sodium Metabisulfite, peg-40 hydrogenated Castor oil, ascorbic acid, phospholipids, phragmites kharka extract, capric triglyceride, poria cocos extract, glyserine, Citric acid, sodium citrate, sodium benzoate, fragrance
Key Ingredients
niacinamide,
Niacinamide, yang dikenal juga sebagai Vitamin B3, memiliki peran multifaset dalam perawatan kulit. Fungsinya sebagai pencerah kulit (skin brightening) membantu mengurangi hiperpigmentasi dan meratakan warna kulit. Selain itu, Niacinamide berperan penting dalam sintesis ceramide, komponen vital dalam lapisan pelindung kulit, yang membantu memperkuat skin barrier. Kemampuannya menyeimbangkan produksi sebum juga menjadikannya bahan yang bermanfaat untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. Lebih lanjut, sifat anti-inflamasinya membantu meredakan kemerahan dan iritasi, serta memperkuat pertahanan kulit terhadap dampak negatif sinar UV dan blue light.
alpha arbutin,
Alpha Arbutin adalah agen pencerah kulit yang dianggap sebagai alternatif yang lebih aman dan alami dibandingkan hydroquinone. Mekanisme kerjanya adalah dengan melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap, yang kemudian bekerja menghambat enzim tyrosinase. Enzim ini berperan penting dalam produksi melanin, pigmen yang bertanggung jawab atas warna kulit dan pembentukan flek hitam. Berbeda dengan hydroquinone yang dapat merusak sel melanosit (penghasil pigmen), Alpha Arbutin bekerja dengan cara yang lebih lembut, hanya menghambat aktivitas enzim tanpa merusak sel. Konsentrasi penggunaan yang direkomendasikan berkisar antara 0,2 hingga 2%.
Aloe barbadensis leaf extract,
Ekstrak daun lidah buaya (Aloe Barbadensis Leaf Extract) dikenal luas karena sifatnya yang melembapkan dan menenangkan kulit. Ia memiliki kemampuan skin moisturizing yang sangat baik, membantu menjaga hidrasi kulit. Sifat anti-inflamasinya efektif meredakan iritasi dan kemerahan. Kandungan antioksidan, enzim, serta vitamin A dan C di dalamnya juga berkontribusi pada kesehatan kulit. Selain itu, ekstrak ini juga diketahui membantu dalam proses pemulihan luka pada kulit.
hammamelis Virginiana extract,
Ekstrak witch hazel (Hammamelis Virginiana Extract) memiliki sifat astringent yang membantu meringkas pori-pori, sehingga membuat tampilan kulit tampak lebih halus. Sifat anti-inflamasinya efektif untuk menenangkan kulit yang meradang dan kemerahan, sementara kandungan antioksidan dan antibakterinya mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan. Ekstrak ini juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka ringan pada kulit.
Retinal,
Retinal, juga dikenal sebagai retinaldehyde, merupakan salah satu bentuk turunan vitamin A yang paling kuat dalam kategori produk over-the-counter (OTC). Keunggulannya terletak pada efisiensi konversinya menjadi bentuk aktif di kulit, yang hanya memerlukan satu tahap konversi. Hal ini membuatnya diklaim 11 kali lebih ampuh dibandingkan retinol dalam memperbaiki tekstur kulit di malam hari, merangsang produksi kolagen, dan memberikan efek kulit yang bercahaya. Retinal juga memiliki sifat antibakteri yang baik, menjadikannya bermanfaat untuk kulit yang rentan berjerawat.
ascorbic acid,
Ascorbic acid adalah bentuk aktif dan murni dari vitamin C. Bahan ini bekerja langsung pada kulit tanpa memerlukan tahap konversi. Peran utamanya adalah sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Ascorbic acid juga terbukti efektif memicu produksi kolagen, yang penting untuk menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Selain itu, bahan ini memiliki kemampuan untuk memudarkan pigmentasi, termasuk bekas jerawat, sehingga membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit. Konsentrasi optimal untuk penggunaan biasanya berkisar antara 5-20%.
phospholipids,
Phospholipids adalah salah satu jenis lipid yang secara alami terdapat dalam kulit (skin identical). Mereka merupakan komponen integral dari sistem skin barrier, lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Peran utamanya adalah membentuk lapisan penghalang yang efektif mencegah penguapan kadar air dari kulit, serta melindungi kulit dari serangan patogen seperti bakteri, polusi, dan agresor eksternal lainnya. Dengan menjaga integritas skin barrier, phospholipids membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit.
phragmites kharka extract,
Ekstrak Phragmites Kharka, yang juga dikenal sebagai Reed Grass, mengandung komponen aktif seperti beta-sitosterol, alpha-cinnamic acid, hydroxycinnamic acid, dan methyl gallate. Bahan ini memiliki properti antioksidan yang membantu melindungi kulit dari stres oksidatif. Sifat anti-inflamasinya membantu menenangkan kulit yang teriritasi, sementara kemampuannya dalam mencerahkan kulit (skin brightening) dicapai dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase, yang berperan dalam pembentukan melanin.
poria Cocos extract,
Ekstrak Poria Cocos, yang juga dikenal sebagai Hoelen atau Fu Ling, adalah sejenis jamur yang kaya akan polisakarida (seperti pachyman), triterpenoid, dan antioksidan. Bahan ini memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, menjadikannya efektif dalam menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan (redness). Ia juga membantu mengurangi pembengkakan (puffiness), terutama di area sekitar mata. Poria Cocos extract sangat ideal untuk kulit yang sensitif, iritasi, dan penderita kondisi atopik karena kemampuannya dalam menyejukkan dan menenangkan kulit.
Bahan pelengkap
- Water, berfungsi sebagai pelarut utama dalam formulasi.
- Propylene glycol: Bahan ini berfungsi sebagai pelarut, membantu penetrasi bahan aktif ke dalam kulit (penetration enhancer), dan sebagai humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
- Hydroxyethylcellulose: Bahan ini berfungsi sebagai pengental alami untuk memberikan tekstur yang diinginkan pada produk.
- Phenoxyethanol: Merupakan pengawet yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk, dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 1%.
- Sodium bisulfite (dan) Sodium Metabisulfite: Kedua senyawa ini berfungsi sebagai pengawet dalam formulasi untuk menjaga stabilitas produk.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Bahan ini berfungsi sebagai pengemulsi, membantu mencampurkan bahan yang tidak larut dalam air dengan air.
- Capric Triglyceride: Berfungsi sebagai emolien, yang membantu melembutkan dan menghaluskan permukaan kulit.
- Glycerine: Bahan ini adalah pelarut yang sangat baik, bersifat skin identical (mirip dengan komponen alami kulit), dan berfungsi sebagai humektan yang menarik air ke dalam kulit.
- Citric acid: Merupakan agen pengatur pH yang bersifat asam, digunakan untuk menyesuaikan keasaman formulasi.
- Sodium citrate: Berfungsi sebagai agen buffering untuk menjaga kestabilan pH formula agar tetap optimal.
- Sodium benzoate: Bahan ini juga berfungsi sebagai pengawet untuk melindungi produk dari kontaminasi mikroba.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
Kesimpulan
✔️ H&H Serum Retinal menawarkan formulasi yang kaya dengan 9 key ingredients utama yang secara spesifik ditujukan untuk melawan tanda-tanda penuaan dini pada kulit.
✔️ Retinal menjadi bintang utama dalam kategori anti-aging, meskipun konsentrasi pastinya tidak disebutkan dalam daftar bahan.
✔️ Kombinasi Niacinamide, Alpha Arbutin, dan Ascorbic Acid menciptakan sinergi yang kuat untuk efek mencerahkan kulit (skin brightening).
✔️ Adanya Aloe Vera, Phospholipids, Phragmites Kharka Extract, dan Poria Cocos Extract memberikan manfaat tambahan dalam menenangkan kulit dan mengurangi potensi sensitivitas.
✔️ Serum ini direkomendasikan untuk digunakan pada rutinitas perawatan malam hari (PM routine).
✔️ Cara pakai yang disarankan adalah memulai dengan frekuensi 1-2 kali seminggu, lalu secara bertahap meningkatkan pemakaian seiring dengan adaptasi kulit terhadap bahan aktif.
✔️ Produk ini diformulasikan tanpa alkohol, paraben, dan essential oil, yang merupakan kabar baik bagi pemilik kulit sensitif.
✔️ Tekstur produk oil-free dan non-comedogenic, sehingga tidak menyumbat pori-pori.
❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.
✔️ Produk ini sangat ideal untuk mengatasi masalah kulit kusam, kendur, warna kulit tidak merata, garis-garis halus, serta tanda-tanda penuaan dini lainnya.
❗ Terdapat bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui, yaitu Retinal.
✔️ Sebagai produk lokal, H&H Serum Retinal telah memiliki sertifikasi BPOM dan berstatus halal.
✔️ Kisaran harga produk ini adalah sekitar Rp 270.000 untuk kemasan 20ml.

Leave a Reply