Home » Cek Ingredients Elvicto Brightening Serum

Cek Ingredients Elvicto Brightening Serum

Cek Ingredients Elvicto Brightening Serum

GoNaturalCare.com – Elvicto Brightening Serum adalah produk perawatan kulit wajah pria yang diformulasikan khusus untuk mencerahkan dan mengatasi berbagai masalah kulit. Serum ini mengandung kombinasi bahan-bahan pilihan yang bekerja sinergis untuk memberikan hasil optimal.

Produk ini memiliki beragam manfaat, di antaranya adalah menyamarkan flek hitam dan bekas jerawat, mencerahkan serta meratakan warna kulit, mengontrol minyak berlebih, meringkas pori-pori, menjaga elastisitas kulit, dan merawat kulit yang berjerawat.

Elvicto Brightening Serum diformulasikan dengan bahan-bahan unggulan seperti Collagen, Glutathione, Alpha Arbutin, Niacinamide, Aloe Vera, Goat Milk, dan Witch Hazel. Keberadaan bahan-bahan ini menjadikan serum ini efektif untuk berbagai kebutuhan kulit pria.

Elvicto Brightening Serum. Sumber: shopee

Cara penggunaan Elvicto Brightening Serum cukup sederhana. Pertama, bersihkan wajah dengan sabun dan keringkan. Tunggu sekitar 2-3 menit hingga wajah benar-benar kering. Kemudian, teteskan serum sebanyak 2-3 tetes ke tangan atau langsung ke wajah.

Ratakan serum ke seluruh area wajah dan sebagian leher dengan pijatan lembut menggunakan jari. Dianjurkan untuk menggunakan serum dua kali sehari, yaitu setelah mandi pagi dan sebelum tidur. Pastikan wajah selalu dalam keadaan bersih sebelum mengaplikasikan serum.

Elvicto Brightening Serum tersedia dalam kemasan 30 ml dan dibanderol dengan harga sekitar Rp 180.000. Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA 18181900562, menandakan keamanannya untuk digunakan.

Penjelasan Ingredients Elvicto Brightening Serum

Ingredients:

Aqua, niacinamide, Propylene Glycol, alpha arbutin, ethyl ascorbic acid, hammamelis Virginiana extract, ethoxydiglycol, euglena gracilis polysaccharide, hydrolyzed Collagen, glyserine, alcohol, xanthan gum, phenoxyethanol, aloe barbadensis leaf extract, disodium edta, peg-40 hydrogenated Castor oil, fragrance, goat milk extract, farnesol, ethylhexylglycerin, sodium metabisulfite, arbutin, lecithin, linoleic acid, sodium ascorbyl phosphate, tocopheryl acetate, linalool, glutathione, tocopherol, vitis vinifera extract.

Bahan aktif

niacinamide.

Niacinamide, atau Vitamin B3, merupakan bahan aktif yang memiliki banyak manfaat. Ia berperan dalam mencerahkan kulit (skin brightening) dan memicu sintesis ceramide yang penting untuk memperkuat skin barrier. Selain itu, niacinamide juga efektif dalam mengatur produksi sebum, memiliki sifat anti-inflamasi, dan melindungi kulit dari efek buruk sinar UV serta bluelight.

alpha arbutin.

Alpha Arbutin adalah alternatif yang lebih aman dan alami dibandingkan hydroquinone. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap, sehingga menghambat enzim tyrosinase yang memicu pembentukan pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang dapat merusak sel melanosit, alpha arbutin bekerja lebih lembut tanpa merusak sel penghasil pigmen.

ethyl ascorbic acid.

Ethyl Ascorbic Acid adalah turunan Vitamin C yang stabil dan minim iritasi, larut dalam air maupun minyak. Derivatif ini dapat dikonversi menjadi Vitamin C murni hingga 80%, memberikan manfaat antioksidan, mencerahkan kulit, dan merangsang produksi kolagen. Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 2% ethyl ascorbic acid sudah cukup efektif untuk meratakan warna kulit kusam.

hammamelis Virginiana extract.

Ekstrak Witch Hazel (Hammamelis Virginiana) mengandung komponen bioaktif utama seperti hammamelitannins yang bersifat astringent dan antioksidan, catechin dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan, serta gallic acid yang bersifat antibakteri.

euglena gracilis polysaccharide.

Euglena Gracilis Polysaccharide, yang diekstrak dari mikro alga, memiliki kemampuan sebagai humektan yang sangat baik. Bahan ini berfungsi untuk menghidrasi kulit secara mendalam dan meningkatkan elastisitas kulit.

hydrolyzed Collagen.

Hydrolyzed Collagen adalah kolagen yang telah dipecah menjadi molekul yang lebih kecil, sehingga mampu menembus kulit lebih dalam. Molekul kolagen memiliki kemampuan mengikat air, memberikan hidrasi yang sangat baik, serta membentuk lapisan kaya air di permukaan kulit untuk mencegah penguapan dan menjaga kelembaban kulit.

Baca juga : Cek Ingredients Madam Gie Green Tea Skin Lightener serum

aloe barbadensis leaf extract.

Ekstrak Daun Aloe Vera (Aloe Barbadensis) dikenal memiliki kemampuan melembapkan, menenangkan kulit (soothing), meredakan peradangan (anti-inflamasi), serta mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral yang membantu proses pemulihan luka.

goat milk extract.

Ekstrak Susu Kambing (Goat Milk) kaya akan antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas. Kandungan triglyceride, asam kaprat, kaprilat, dan kaproat membantu menyeimbangkan pH alami kulit. Selain itu, asam laktat di dalamnya mendukung regenerasi sel kulit, meningkatkan elastisitas, dan menjaga fungsi skin barrier.

arbutin.

Arbutin adalah agen depigmentasi yang berasal dari tanaman bearberry. Senyawa alami ini bekerja dengan menghambat produksi melanin, menjadikannya alternatif alami untuk hydroquinone dalam mengatasi hiperpigmentasi.

linoleic acid.

Asam Linoleat (Linoleic Acid), atau Vitamin F, adalah bahan identik dengan kulit yang berperan penting dalam menjaga keutuhan skin barrier. Sangat bermanfaat untuk kulit kering, sensitif, hingga kulit acne-prone. Penelitian menunjukkan bahwa gel LA 2,5% dapat mengurangi ukuran microcomedones (cikal bakal jerawat) hingga 25%. Linoleic Acid juga membantu menyeimbangkan produksi minyak kulit dengan ‘mengelabui’ kulit agar mengurangi produksi sebum.

sodium ascorbyl phosphate.

Sodium Ascorbyl Phosphate (SAP) adalah turunan Vitamin C yang lebih stabil dan dapat bekerja pada pH tinggi. Meskipun penetrasinya tidak sebaik Vitamin C murni, SAP memiliki kemampuan antioksidan, merangsang sintesis kolagen, dan memudarkan noda hitam. Keunggulan SAP adalah sifat antibakteri dan anti-inflamasinya yang baik untuk kulit acne-prone.

tocopheryl acetate.

Tocopheryl Acetate, atau Vitamin E, berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E juga membantu melindungi kulit dari paparan sinar UVB.

glutathione.

Glutathione adalah tripeptide yang terdiri dari tiga asam amino: glutamic acid, glycine, dan cysteine. Bahan ini berfungsi sebagai skin-restore untuk mengembalikan vitalitas kulit dan memperbaiki kerusakan kulit. Glutathione juga dikenal sebagai antioksidan terkuat dan bahan pencerah alami.

tocopherol.

Tocopherol adalah bentuk Vitamin E murni yang lebih mudah meresap ke dalam kulit. Sebagai antioksidan, ia efektif melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

vitis vinifera extract.

Ekstrak Buah Anggur (Vitis Vinifera) kaya akan antioksidan proanthocyanidins yang potensinya lebih tinggi dari Vitamin C dan E dalam menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini. Ekstrak ini juga memiliki sifat menenangkan, melembapkan, dan menutrisi kulit.

Bahan pelengkap


  • Aqua
    , pelarut dasar. 
  • Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan. 
  • ethoxydiglycol. Pelarut dan humektan yang juga berfungsi sebagai peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit serta peningkat efektivitas formula. 
  • glyserine. Pelarut yang bersifat identik dengan kulit dan humektan. 
  • alcohol. Pelarut yang efektif, membantu penyerapan bahan aktif, memiliki sifat mengontrol minyak dan astringen yang kuat, serta berfungsi sebagai penguat antimikroba. 
  • xanthan gum. Pengental alami. 
  • phenoxyethanol. Pengawet. 
  •  disodium edta. Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula. 
  • peg-40 hydrogenated Castor oil. Pengemulsi. 
  •  fragrance, memberikan aroma. 
  • farnesol. Pewangi alami. 
  • ethylhexylglycerin. Penguat pengawet dan humektan.
  • sodium metabisulfite. Pengawet.
  • lecithin. Berfungsi sebagai emolien, humektan, pengemulsi, dan penstabil emulsi.
  • linalool. Pewangi alami.

Kesimpulan

Elvicto Brightening Serum mengandung 15 bahan aktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit pria. Serum ini efektif dalam mencerahkan warna kulit, meringkas pori-pori, dan merawat kulit yang rentan berjerawat.

Kandungan yang berfokus pada skin Brightening meliputi: niacinamide, alpha arbutin, ethyl ascorbic acid (Vit C), arbutin, sodium ascorbyl phosphate (Vit C), dan glutathione. Serum ini menggunakan dua jenis arbutin, yaitu alpha arbutin yang lebih efektif dan stabil dibandingkan beta arbutin, serta dua jenis Vitamin C: ethyl ascorbic acid yang unggul dalam menyamarkan noda hitam, dan SAP yang baik untuk kulit acne-prone berkat sifat antibakteri dan anti-inflamasinya.

Untuk skin moisturizing, serum ini diperkaya dengan: euglena gracilis polysaccharide, hydrolyzed collagen, aloe vera, dua jenis Vitamin E (tocopheryl acetate dan tocopherol), serta linoleic acid.

Bagi pemilik kulit acne prone, kandungan seperti niacinamide, witch hazel, SAP, dan linoleic acid sangat membantu.

Serum ini cocok digunakan untuk rutinitas pagi (am) dan malam (pm).

Produk ini bebas paraben dan silikon.

Formulasinya juga oil-free dan diklaim non-comedogenic.

Penting untuk dicatat bahwa serum ini mengandung alkohol di urutan ke-11. Individu yang sensitif terhadap alkohol disarankan untuk melakukan tes patch terlebih dahulu.

Selain itu, produk ini tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne karena mengandung Peg-40 hydrogenated Castor oil, lecithin, dan linoleic acid.

Jadi apa sih perbedaan Men’s skincare dan Women’s skincare?

Secara umum, jika dilihat dari daftar bahan-bahannya, tidak ada perbedaan mendasar yang membuat suatu bahan hanya cocok untuk pria atau wanita. Bahan-bahan tersebut juga umum ditemukan dalam skincare wanita.

Perbedaan utama mungkin terletak pada “formulasi” yang cenderung lebih ‘berani’ atau kuat pada skincare pria. Hal ini didasarkan pada perbedaan karakteristik kulit pria dan wanita.

Kulit pria umumnya lebih tebal (sekitar 25% lebih tebal), memiliki kandungan kolagen lebih banyak, produksi sebum lebih tinggi, dan jumlah folikel rambut yang lebih banyak.

Oleh karena itu, tidak heran jika dalam serum ini terdapat beberapa bahan yang ‘ganda’, seperti alpha arbutin dan arbutin, ethyl ascorbic acid dan sodium ascorbyl phosphate, serta tocopheryl acetate dan tocopherol. Penambahan ethoxydiglycol bersamaan dengan alkohol bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan bahan aktif ke dalam kulit pria yang cenderung lebih tebal.

Pandangan ini bersifat pribadi dan dapat berbeda.

Menurut para ahli, “Beberapa produk mungkin lebih sesuai untuk pria atau wanita tertentu, tetapi perbedaan tersebut lebih didorong oleh kondisi kulit dan preferensi, bukan gender. Pada akhirnya, rutinitas yang baik adalah rutinitas yang baik, produk yang baik adalah produk yang baik, dan formula yang solid akan memberikan hasil — terlepas dari jenis kelamin.” Cek Sumber referensi.

Intinya, baik itu skincare khusus pria maupun wanita, selama formulasinya tepat untuk kondisi kulit yang sesuai, maka hasil yang diinginkan pasti akan tercapai, tanpa memandang gender penggunanya.

Sumber referensi:

https://westskincare.com/blogs/guides/difference-between-men-and-women-skin

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *