GoNaturalCare.com – Masalah bruntusan seringkali mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Bruntusan adalah kondisi kulit yang terlihat kusam, kasar, dan tidak rata, biasanya muncul dalam bentuk benjolan kecil yang bergerombol di area tertentu seperti dahi, sekitar hidung, pipi, atau di bawah bibir.
Penyebab bruntusan umumnya sama dengan jerawat, yaitu akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih dan penumpukan sel kulit mati.
Untuk mengatasi bruntusan, ada beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan.

Pertama, hindari penggunaan cream wajah atau make up yang terlalu berat dan oil-based. Produk semacam ini dapat menyumbat pori-pori lebih parah dan memperburuk kondisi bruntusan.
Pilihlah pelembap yang bersifat water-based, seperti gel ringan, yang tidak akan menyumbat pori-pori.
Penggunaan sunscreen tetap penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat memperparah kondisi kulit.
Lakukan pembersihan wajah secara menyeluruh dengan teknik double cleanse untuk memastikan sisa pelembap dan sunscreen terangkat maksimal.
Masker yang memiliki sifat mendetoksifikasi kulit, seperti masker Bentonite clay atau Charcoal mask, juga dapat membantu mengatasi bruntusan.
Selain itu, melakukan eksfoliasi kulit secara berkala sangatlah penting untuk mengangkat sel kulit mati dan mengontrol minyak berlebih.
Eksfoliasi dapat dilakukan melalui physical peeling menggunakan facial scrub atau chemical peeling dengan produk skincare yang mengandung bahan aktif seperti AHA (lactic acid, citric acid, malic acid, glycolic acid) atau BHA (salicylic acid).
Bagi yang ingin mencoba perawatan alami, eksfoliasi dapat dilakukan dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah.
Physical Peeling dengan Bahan Alami
1. Ampas Teh Hijau
Teh hijau kaya akan antioksidan seperti polifenol, flavonoid, tanin, vitamin C, dan E. Sifat astringent, antibakteri, dan anti-inflamasinya sangat efektif untuk mengatasi jerawat dan bruntusan.
Caranya:
- Ambil 1 sendok teh bubuk teh hijau yang sudah dihaluskan.
- Seduh dengan sedikit air panas.
- Setelah dingin, gunakan bubuk ampas teh hijau sebagai scrub.
- Lakukan setiap hari hingga bruntusan menghilang.
Ampas teh celup juga bisa digunakan, namun sebaiknya dihaluskan terlebih dahulu agar tidak terlalu kasar di kulit.
2. Oatmeal
Oatmeal mengandung saponin, bahan pembersih alami yang juga bersifat antibakteri dan anti-inflamasi. Oatmeal sangat lembut di kulit, bahkan untuk kulit sensitif, sehingga aman digunakan setiap hari tanpa risiko iritasi.
Caranya:
- Ambil 1 sendok teh oatmeal, campur dengan sedikit air.
- Benyek-benyek hingga membentuk pasta, lalu gunakan sebagai scrub.
Caution! Sebaiknya hindari scrub wajah dengan ampas kopi karena butirannya terlalu kasar, dan baking soda karena sifatnya yang terlalu basa dapat mengganggu keseimbangan pH alami kulit, sehingga justru merusak lapisan pelindung kulit dan memperparah bruntusan.
Chemical Peeling dengan Bahan Alami
Banyak bahan alami yang mengandung Alpha Hydroxy Acids (AHA), yang bekerja dengan memecah ikatan sel kulit mati dan membuka sumbatan pori-pori, sehingga sel kulit baru yang lebih bersih dan sehat dapat muncul.
Berikut adalah beberapa bahan alami yang mengandung AHA:
1. Yogurt
Yogurt mengandung lactic acid, sejenis AHA yang lembut dan cocok untuk kulit sensitif. Yogurt juga bersifat melembapkan, menyeimbangkan pH kulit, dan mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan kulit.
Caranya:
- Ambil 1 sendok makan yogurt plain.
- Gunakan sebagai masker wajah, diamkan selama 15 menit, lalu bilas.
2. Jeruk Lemon/Nipis
Lemon dan nipis mengandung citric acid yang bersifat antibakteri. Kandungan ini juga dikenal dapat mencerahkan noda bekas jerawat dan memperbaiki tekstur kulit, menjadikannya baik untuk kulit wajah yang bruntusan.
Caranya:
- Buat masker dari jeruk lemon dengan menambahkan susu bubuk hingga membentuk pasta.
- Oleskan sebagai masker, tunggu selama 20 menit, lalu bilas.
3. Apel/Cuka Apel
Buah apel mengandung malic acid yang membantu mengurangi tanda penuaan, meredakan jerawat/bruntusan, meningkatkan produksi kolagen, dan bersifat humektan untuk mengunci kelembapan kulit. Malic acid juga terdapat dalam cuka apel.
Caranya:
- Haluskan buah apel dan gunakan sebagai masker wajah selama 20 menit, lalu bilas.
- Encerkan cuka apel dengan perbandingan 1:3, lalu gunakan seperti toner.
- Basahi kapas dengan larutan cuka apel, kompres area bruntusan, tunggu 15 menit, lalu bilas.
4. Pepaya
Pepaya mengandung glycolic acid dan enzim papain yang dapat melunakkan sel kulit mati sehingga mudah diangkat.
Caranya:
- Gosokkan bagian dalam kulit pepaya pada wajah yang bruntusan, lalu bilas hingga bersih.
5. Nanas
Nanas juga mengandung glycolic acid dan enzim bromelain yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk.
Caranya:
- Parut buah nanas secukupnya, peras untuk diambil airnya.
- Basahi kapas dengan air nanas, kompres bagian wajah yang bruntusan, tunggu 10 menit, lalu bilas.
6. Tomat
Tomat mengandung glycolic acid, vitamin C, A, dan likopen yang sangat baik untuk merawat wajah berjerawat dan bruntusan.
Caranya:
- Belah buah tomat, peras airnya.
- Campur dengan susu bubuk hingga membentuk pasta.
- Gunakan sebagai masker, tunggu selama 20 menit, lalu bilas.
Note: Penggunaan bahan alami yang mengandung AHA dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Disarankan untuk menggunakan masker AHA di sore atau malam hari, dan jangan lupa menggunakan sunscreen di pagi harinya.
Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mengandung AHA, perawatan wajah bruntusan dapat dilakukan secara efektif.
Tetaplah telaten dan semangat dalam merawat kulit Anda!
Sumber:
Baca juga : Milia Oh Milia . . .
https://marlarene.com/natural-aha-alpha-hydroxy-acid-alternatives-chemical-facial-peels-using-fruits-vegetables-acids-skincare/

Leave a Reply