GoNaturalCare.com – Dalam dunia perawatan kulit yang terus berkembang, inovasi produk hadir untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah YOU Dazzling Up Day Cream SPF 20 PA+, sebuah krim siang yang menjanjikan perlindungan dan pencerahan. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai produk ini, mulai dari kemasan, aroma, tekstur, hingga analisis bahan-bahannya, serta pengalaman pengguna.
Penulis artikel memulai ulasannya dengan sebuah sapaan akrab, “Hi Gaes,” dan menyatakan niatnya untuk mereview produk YOU Dazzling Up Day Cream setelah sekian lama tidak melakukan ulasan produk.
Alasan Memilih Produk
Ada beberapa alasan yang mendorong penulis untuk memilih produk ini. Pertama, keterbatasan pilihan produk di minimarket terdekat menjadi faktor utama. Kedua, penulis mengungkapkan ketertarikannya pada kandungan Tranexamic acid. Bukan untuk memutihkan kulit secara drastis, melainkan untuk mempertahankan warna kulit alami yang cenderung mudah menggelap dan rentan terhadap flek akibat faktor genetik. Oleh karena itu, penulis selalu mencari produk perawatan kulit yang mengandung bahan pencerah.
Akhirnya, pilihan jatuh pada YOU Dazzling Up Day Cream.
Kemasan (Packaging)
Produk ini hadir dalam kemasan berbentuk tube yang imut dengan tutup flip-top. Bagian dalamnya dilengkapi dengan seal, yang dianggap higienis oleh penulis. Meskipun begitu, penulis menyatakan bahwa ia pribadi tidak terlalu mementingkan kemasan, melainkan lebih fokus pada daftar ingredients (bahan-bahan).
|
|
| Kemasan You Dazzling Up Day Cream. Dokumen: skincapedia |
Aroma
Mengenai aroma, penulis menggambarkan baunya seperti ragi, bahkan menyebutnya mirip dengan bau fermipan. Penggambaran ini memberikan kesan yang cukup spesifik mengenai aroma produk.
Tekstur
Tekstur krim ini digambarkan sebagai lembut namun agak encer, membuatnya mudah diratakan di kulit. Produk ini juga memberikan efek tone-up dan hasil akhir yang glowing.
|
|
| Mon Maaf gambar nya burik. Sengaja di kompres biar loading cepet😁 |
Kesan pertama saat menggunakan produk ini adalah jika diaplikasikan terlalu banyak, hasilnya bisa terlihat seperti topeng. Namun, lama-kelamaan produk akan menyatu dengan kulit. Penulis juga mencatat bahwa pada kulit dengan tekstur tidak rata, bekas bopeng, dry patches, atau pori-pori besar, produk ini berpotensi menimbulkan white cast dan memberikan sensasi ‘sumuk’ atau gerah pada kulit.
Selanjutnya, penulis menemukan cara untuk mengatasinya dengan menggunakan produk secara tipis-tipis agar hasil lebih natural dan ringan. Penulis kurang menyukai efek glowing karena kulitnya yang memiliki pori-pori besar dan mudah berkeringat bisa membuatnya terlihat kusam seiring waktu. Oleh karena itu, penulis selalu mengakalinya dengan menambahkan bedak tabur untuk menghilangkan kilap, yang ternyata memberikan hasil yang cukup memuaskan.
|
|
| Kiri: bare face. Tengah: You Dazzling Up. Kanan: With loose powder. |
Urutan Penggunaan
Penulis membagikan urutan penggunaan produk ini sebagai berikut: Face wash —- toner —- sunscreen —- You Dazzling Up Day Cream.
Penulis selalu mengaplikasikan sunscreen terlebih dahulu sebelum day cream. Alasannya adalah karena sunscreen yang digunakan bersifat kimiawi, sementara day cream ini mengandung titanium dioxide dan zinc oxide (agen sunscreen fisik). Jika day cream diaplikasikan terlebih dahulu, kandungan titanium dan zinc oxide tersebut dapat menghalangi penyerapan sunscreen kimiawi. Sebaliknya, jika sunscreen diaplikasikan lebih dulu, titanium dan zinc oxide dalam day cream justru akan membantu melindungi agen sunscreen kimiawi agar tidak mudah rusak akibat paparan sinar UV, sehingga memberikan perlindungan ganda.
Selanjutnya, mari kita bahas lebih dalam mengenai daftar bahan-bahannya.
Penjelasan Ingredients YOU Dazzling Up Day Cream
Ingredients:
Water, Isopropyl palmitate, glyserine, Propylene Glycol, ethylhexyl methoxycinnamate, titanium dioxide, cetearyl alcohol, Zinc oxide, Steareth-2, steareth-21, tridecyl trimellitate, dimethicone, xanthan gum, niacinamide, saccaromyces/rice ferment Filtrate, Propylene Glycol, phenoxyethanol, ethylhexylglycerin, Tranexamic acid, phenoxyethanol, ammonium acryloyldimethyl taurate/vp Copolymer, methylparaben, propyl paraben, aroma,
Bahan Aktif
Niacinamide
Vitamin B3 ini memiliki banyak fungsi selain sebagai agen pencerah. Ia dapat memperkuat skin-barrier, berfungsi sebagai moisturizer, mengontrol sebum, mengatasi jerawat, dan meminimalisir ukuran pori-pori.
Saccharomyces/Rice Ferment Filtrate
Bahan ini kaya akan antioksidan, asam organik, asam amino, vitamin, mineral, dan enzim. Manfaatnya meliputi skin-brightening, membantu regenerasi sel, memiliki efek anti-aging, dan menjaga ekosistem mikrobioma kulit.
Tranexamic Acid
Merupakan agen pencerah generasi baru yang efektif untuk mengatasi dark spot seperti melasma (flek akibat hormon kehamilan) serta noda bekas luka atau jerawat yang membandel (PIH). Cara kerjanya ada dua: pertama, menghambat enzim tyrosinase dalam memproduksi melanin. Kedua, memblokir transfer melanosom dari melanosit (sel penghasil pigmen) ke keratinosit (sel kulit permukaan). Dengan terblokirnya transfer melanosome, pigmen tidak akan muncul di permukaan kulit. Tranexamic acid juga memiliki sifat anti-inflamasi dan mengurangi sensitivitas kulit terhadap UV, sehingga aman digunakan bahkan oleh ibu hamil.
Penulis sangat antusias dengan kandungan ini.
Agen Sunscreen
Ethylhexyl Methoxycinnamate
Ini adalah penyerap UVB atau UVB absorber. Merupakan sunscreen generasi lama yang tidak terlalu fotostabil (efektivitasnya berkurang setelah terpapar matahari selama 35 menit). Namun, ia memiliki tekstur yang nyaman di kulit dan sangat populer.
Titanium Dioxide
Merupakan mineral sunscreen atau physical sunscreen yang memberikan perlindungan spektrum luas (broad spectrum). Lebih aman dan fotostabil dibandingkan sunscreen kimiawi. Meskipun tidak se-elegan sunscreen kimiawi dalam hal tekstur, ia memiliki kemampuan menyerap minyak atau oil absorbent serta efek mattifier.
Zinc Oxide
Juga merupakan agen sunscreen fisik/mineral yang bekerja dengan cara memantulkan sinar UV. Zinc oxide sangat stabil dan aman, namun formulanya tidak mudah dibuat dan bisa menimbulkan white cast. Selain itu, zinc oxide memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan oil absorbent.
Bahan Pelengkap
- Water
- Isopropyl Palmitate: Merupakan kombinasi dari isopropyl alcohol dan palmitic acid yang berfungsi sebagai emollient dan slip agent.
- Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin identical, dan humektan.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
- Cetearyl Alcohol: Merupakan lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Steareth-2: Pengemulsi.
- Steareth-21: Pengemulsi.
- Tridecyl Trimellitate: Merupakan emollient cair kental yang membantu formula mudah diratakan dan memberikan efek lembut.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif. Ia dapat mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas, melapisi kulit agar terasa halus dan licin, serta memberikan efek sementara untuk menyamarkan kerutan.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Penguat pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Ammonium Acryloyldimethyl Taurate/VP Copolymer: Pengental sintetis.
- Methylparaben: Pengawet.
- Propylparaben: Pengawet.
- Aroma: Pewangi.
Kesimpulan
Kelebihan:
- Mengandung 3 bahan aktif utama yang merupakan kombinasi pencerah kulit, nutrisi, dan anti-inflamasi.
- Dilengkapi dengan 3 agen sunscreen, bersifat hybrid (kimiawi dan fisik).
- SPF 20 memberikan perlindungan terhadap UVB sebesar 95-97%.
- PA+ memberikan perlindungan UVA yang rendah, namun dapat melindungi kulit dari UVA setidaknya 2-4 kali lebih lama dibandingkan tanpa perlindungan.
- Bebas alkohol.
- Bebas minyak (oil-free).
Potensi Kekurangan:
- Mengandung bahan yang berpotensi komedogenik:
- Isopropyl Palmitate (tingkat komedogenik 4)
- Cetearyl Alcohol (tingkat komedogenik 2)
- Zinc Oxide (tingkat komedogenik 1)
- Dimethicone (tingkat komedogenik 1)
- Steareth-2 (tingkat komedogenik 2)
- Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Isopropyl Palmitate.
Bagaimana Efeknya?
Setelah penggunaan selama kurang lebih 3 minggu, penulis tidak menemukan efek negatif yang berarti. Meskipun awalnya penulis merasa was-was akan timbulnya komedo karena menyadari potensi komedogenik produk ini, nyatanya komedo yang muncul masih dalam batas normal dan tidak sampai ‘panen’. Hal ini mungkin juga dibantu dengan rutinitas eksfoliasi yang dilakukan penulis.
Produk ini tidak menimbulkan jerawat, rasa perih, kemerahan, atau iritasi pada kulit penulis.
Baca juga : Cek Ingredients Somethinc Lemonade Waterless Vit C + Ferulic + NAG
Repurchase?
Penulis kemungkinan tidak akan membeli kembali produk ini. Alasan utamanya adalah ketidakcocokan dengan efek tone-up glowing finished yang terkadang membuatnya terlihat white cast dan terasa ‘sumuk’ jika digunakan terlalu banyak. Penulis berpendapat bahwa jika kulit seseorang mulus dan rata, hasil dari produk ini mungkin akan terlihat lebih flawless.




Leave a Reply