GoNaturalCare.com – Whitelab UV Shield Tank Sunscreen Gel SPF 50++ PA++++ hadir dengan formulasi tekstur gel yang ringan, memudahkan aplikasi dan penyerapan pada wajah tanpa meninggalkan bekas putih (white cast). Produk ini dirancang dengan bahan-bahan minimalis, telah lolos uji dermatologi, tidak memicu komedo, serta bebas pewangi, menjadikannya cocok untuk semua jenis kulit.
|
|
| Whitelab Sunscreen Gel. Sumber: shopee |
Klaim utama produk ini meliputi:
- Perlindungan kulit dari bahaya sinar UV A, UV B, serta sinar blue light.
- Membantu melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas.
- Merawat skin barrier wajah.
- Menjaga kelembaban kulit wajah.
- Membantu menenangkan kulit yang kemerahan akibat paparan sinar matahari.
Cara penggunaan Whitelab UV Shield Tank Sunscreen Gel adalah pada tahap akhir perawatan wajah, sebelum menggunakan riasan. Oleskan produk sebanyak dua ruas jari pada area wajah dan leher. Tunggu sekitar 10 menit hingga meresap sempurna sebelum terpapar sinar matahari langsung.
Penjelasan Ingredients Whitelab Sunscreen Gel
Daftar Ingredients:
Aqua, butylene Glycol, glyserine, triethanolamine, butyl methoxydibenzoylmetane, ethyl hexyl methoxycinnamate, bataine, niacinamide, phenylbenzymidazole sulfonic acid, carbomer, 1,3 butylene Glycol, octocrylene, silica, artemisia capillaris flower extract, hydrolyzed hyaluronic acid, artemisia vulgaris extract, allantoin, panthenol, lecithin, Chlorphenesin, phenoxyethanol, propanediol, triethylene Glycol.
Bahan Aktif
Bataine.
Merupakan skin hydrator berbasis gula beet yang memiliki sifat osmoprotectant, berfungsi mengatur keseimbangan kadar air dalam sel kulit.
Niacinamide 2%.
Kandungan niacinamide sebesar 2% cukup efektif menstimulasi produksi ceramide untuk memperkuat skin barrier, memiliki efek anti-inflamasi, serta menghambat pigmentasi.
Artemisia Capillaris Flower Extract.
Ekstrak bunga Mugwort Jepang (raykami) ini memiliki sifat antibakteri dan mencerahkan kulit, membantu mencegah pigmentasi akibat paparan UV.
Hydrolyzed Hyaluronic Acid.
Bentuk hyaluronic acid dengan partikel nano (low molecular) ini mampu menembus lebih dalam ke lapisan kulit, menjaga kelembapan dari dalam.
Artemisia Vulgaris Extract.
Dikenal sebagai Mugwort, ekstrak ini memiliki sifat anti-inflamasi kuat yang membantu menenangkan kulit berjerawat, bruntusan, kemerahan, bengkak, iritasi, kering, dan gatal. Cocok untuk kulit sensitif dan rewel. Mugwort juga memiliki aktivitas antioksidan setara vitamin C, antibakteri, dan mengandung vitamin E.
Allantoin.
Senyawa alami dari tanaman Comfrey ini bersifat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, membantu merawat kulit iritasi dan sensitif, serta mendukung proses pemulihan luka.
Panthenol.
Merupakan pro-vitamin B5 yang berfungsi sebagai humektan (melembapkan). Membantu produksi lipid untuk melindungi kulit dan memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, sehingga sering digunakan untuk menetralisir potensi iritasi dari bahan lain dalam produk perawatan kulit.
Agen Sunscreen
Butyl Methoxydibenzoylmetane.
Berfungsi sebagai penyerap sinar UVA I dan UVA II, dikenal juga sebagai avobenzone. Bahan ini kurang stabil terhadap cahaya (photostable), konsentrasinya dapat berkurang hingga 36% setelah satu jam terpapar sinar matahari langsung.
Ethylhexyl Methoxycinnamate.
Merupakan penyerap sinar UVB dari generasi lama. Bahan ini tidak sepenuhnya stabil terhadap cahaya, di mana nilai SPF-nya dapat berkurang 10% setelah 35 menit terpapar sinar UV secara langsung. Namun, bahan ini memiliki tekstur yang nyaman di kulit dan sangat populer.
Phenylbenzymidazole Sulfonic Acid.
Dikenal sebagai Ensulizole, ini adalah sunscreen kimiawi yang kuat menyerap sinar UVB. Sebagai agen sunscreen yang larut dalam air, ia membantu menciptakan formula ringan yang cocok untuk kulit berminyak. Bahan ini cukup stabil terhadap cahaya dan dapat membantu melindungi agen sunscreen lain yang kurang stabil seperti avobenzone.
Octocrylene.
Termasuk sunscreen kimiawi yang melindungi dari UVB dan UVA II. Bahan ini cukup stabil terhadap cahaya (hanya berkurang 10% dalam 95 menit pemakaian) dan dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti avobenzone. Selain itu, ia meningkatkan ketahanan terhadap air (water-resistant) agar perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.
Bahan Pelengkap
- Aqua.
- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerine. Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
- Triethanolamine. Pengatur pH yang bersifat basa.
- Carbomer. Pengental sintetis atau agen pembentuk gel yang menambah kekentalan dan membantu menciptakan tekstur gel pada formula.
- 1,3 Butylene Glycol. Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Silica. Pengental mineral yang menambah kekentalan formula, berfungsi sebagai agen pengopak (opacifier), dan memiliki kemampuan menyerap minyak (mattifier/oil absorbent).
- Lecithin. Lesitin kedelai berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien dengan kemampuan mengikat air.
- Chlorphenesin. Pengawet.
- Phenoxyethanol. Pengawet.
- Propanediol. Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Triethylene Glycol. Pengencer, agen penutup aroma (masking), tidak menyebabkan iritasi atau sensitisasi pada kulit maupun area mata.
Kesimpulan
✔️ Whitelab UV Shield Tank Sunscreen Gel adalah 100% sunscreen kimiawi dengan empat agen sunscreen, di mana dua di antaranya kurang stabil terhadap cahaya dan dua lainnya cukup stabil.
✔️ Memberikan perlindungan maksimal terhadap UVB dan UVA, dengan klaim SPF 50++ dan PA++++.
Penting untuk diingat bahwa SPF 50++ tidak berarti perlindungan 100% dari UVB, namun paling tinggi sekitar 99%. Klaim ini menunjukkan bahwa produk buatan manusia tidak ada yang sempurna. Penggunaan sunscreen tetap disarankan untuk diaplikasikan ulang setiap 2-3 jam, terutama saat terpapar sinar matahari langsung. Untuk aktivitas dalam ruangan, re-aplikasi mungkin tidak terlalu krusial karena agen sunscreen cenderung rusak akibat paparan langsung, bukan sekadar berjalannya waktu. Keputusan untuk re-aplikasi bergantung pada kebutuhan dan aktivitas masing-masing.
✔️ Sangat ideal untuk aktivitas luar ruangan.
✔️ Dilengkapi dengan lima bahan aktif yang menggabungkan fungsi mencerahkan kulit, menghidrasi, dan menenangkan. Niacinamide juga berperan dalam memperkuat pertahanan kulit terhadap radiasi UV dan bluelight.
✔️ Memiliki tekstur gel yang ringan.
|
|
| Tekstur Whitelab Sunscreen Gel. Sumber: shopee |
✔️ Bebas alkohol, pewangi, paraben, dan silikon.
✔️ Tidak meninggalkan white cast.
✔️ Ideal untuk semua jenis kulit.
✔️ Bebas minyak dan tidak menyebabkan komedo (non-comedogenic).
❗ Tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne karena mengandung lesitin. Meskipun lesitin kadang dianggap ambigu, beberapa sumber menyebutkan kandungan asam lemak di dalamnya dapat disukai oleh jamur penyebab fungal acne (malassezia). Namun, Whitelab mengklaim produk ini aman untuk fungal acne, sehingga patut dicoba, terutama bagi yang tidak memiliki masalah fungal acne.
Klaim aman untuk fungal acne ini hanya relevan bagi individu yang kulitnya terinfeksi fungal acne. Bagi yang hanya mengalami jerawat biasa, hal ini mungkin tidak perlu dikhawatirkan.
✔️ Produk lokal yang sudah terdaftar di BPOM.
Diproduksi oleh: PT. Pillars Cosmetiklon Indonesia.
✔️ Harga sekitar Rp75.000 untuk kemasan 30ml.
Baca juga : Cek Ingredients Sebamed Antibacterial Facial Foam
✔️ Cek harga promo di Official store.



Leave a Reply