Home » White Story Acne Day Cream Ingredients

White Story Acne Day Cream Ingredients

White Story Acne Day Cream Ingredients

GoNaturalCare.com – White Story Acne Day Cream hadir sebagai solusi pelembap pagi hari dengan tekstur gel ringan yang dirancang khusus untuk merawat kulit berjerawat. Produk ini diperkaya dengan filter UV untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Formulasi utamanya menggabungkan niacinamide, salicylic acid, dan Centella Asiatica, yang bekerja sinergis untuk merawat dan menenangkan kulit berjerawat, menyamarkan tampilan pori-pori besar, serta mengontrol minyak berlebih.

Cara penggunaan produk ini cukup sederhana: oleskan secara merata ke seluruh wajah yang sudah dibersihkan. Untuk hasil yang lebih optimal, disarankan untuk menggunakannya bersama rangkaian produk White Story lainnya.

Penjelasan Ingredients White Story Acne Day Cream

Ingredients: Aqua, niacinamide, cetyl alcohol, glyserine, Propylene Glycol, cetearyl alcohol, phenyl trimethicone, cyclopentasiloxane, dimethicone, glyseryl stearate, aluminum Starch Octenylsuccinate, ethylhexyl methoxycinnamate, ethoxydiglycol, ammonium acryloyldimethyl taurate vp, phenoxyethanol, salicylic acid, peg-100 stearate, polyacrylamide, Centella Asiatica extract, c13-14 Isoparaffin, laureth 7, tetrasodium edta, allantoin, BHT, Hamamelis Virginiana leaf extract, ethylhexylglycerin, citric acid, parfum, anthemis nobilia flower extract, T-butyl alcohol, fomes Officinalis extract, sodium hyaluronate, sodium benzoate, potassium sorbate, polylysine.

Key Ingredients

Niacinamide: Bahan ini dikenal sebagai pencerah kulit, peningkat ceramide, regulator sebum, dan agen anti-inflamasi. Niacinamide membantu memperkuat kulit agar mampu melindungi diri dari efek buruk sinar UV dan blue light.

Salicylic Acid: Dikenal juga sebagai BHA, salicylic acid memiliki kemampuan eksfoliasi dengan menembus lapisan kulit dan membersihkan pori-pori dari dalam. Sifat keratolitiknya mampu mengikis sel kulit mati dan keratin yang menumpuk. Bahan ini merupakan standar emas dalam menangani masalah kulit seperti komedo hitam, jerawat, inflamasi, dan wajah berminyak.

Centella Asiatica Extract: Ekstrak cica ini membantu kulit memproduksi kelembapan alami, memiliki sifat anti-inflamasi yang baik, serta membantu penyembuhan luka dan bertindak sebagai antioksidan. Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan menenangkan kulit sensitif.

Allantoin: Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Hamamelis Virginiana Leaf Extract: Witch hazel populer digunakan dalam perawatan kulit berminyak, pori-pori besar, dan jerawat karena sifat astringent-nya yang dapat meringkas pori-pori dan mengurangi produksi sebum. Selain itu, witch hazel juga membantu pemulihan luka dengan mencegah infeksi bakteri dan mengencangkan jaringan protein sehingga luka cepat menutup.

Anthemis Nobilia Flower Extract: Ekstrak bunga Chamomile ini mengandung komponen aktif bisabolol dan chamazulene yang bersifat menenangkan kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi, efektif mengurangi peradangan dan merawat iritasi.

Fomes Officinalis Extract: Ekstrak jamur agarikon ini memiliki properti astringent yang potensial. Berdasarkan uji klinis, 3% agarikon mampu menyamarkan ukuran pori hingga 54%. Bahan ini populer untuk produk kulit berminyak dan rentan berjerawat karena kemampuannya mengontrol minyak tanpa membuat kulit kering.

Sodium Hyaluronate: Merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin identical) dan memiliki kemampuan mengikat air yang sangat kuat, hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri. Dengan ukuran molekul yang besar (high molecular weight), bahan ini bekerja di permukaan kulit untuk menghidrasi, membentuk lapisan pelindung (protective barrier) yang mencegah kehilangan air transepidermal (TEWL) dan menjaga fungsi skin barrier.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl Methoxycinnamate: Dikenal juga sebagai octinoxate, bahan ini merupakan agen sunscreen generasi lama yang hanya menyerap sinar UVB. Sifatnya tidak photo-stable, yang berarti efektivitas SPF-nya dapat berkurang hingga 10% dalam 35 menit terpapar sinar matahari langsung.

Baca juga : Cetaphil Moisturizing Cream Upgrade formula

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Air, pelarut utama.
  • Cetyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan penstabil emulsi.
  • Glycerine: Pelarut, skin identical, dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • Propylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Cetearyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan penstabil emulsi.
  • Phenyl Trimethicone: Silicone volatil yang mudah menguap, tidak oklusif, bersifat emolien, dan membantu formula agar mudah diratakan.
  • Cyclopentasiloxane: Silicone volatil yang juga mudah menguap.
  • Dimethicone: Silicone yang bersifat emolien semi-oklusif. Membantu mengunci kelembapan, memberikan efek kulit terasa lebih halus, mulus, dan menyamarkan pori-pori.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air.
  • Aluminum Starch Octenylsuccinate: Berupa serbuk halus berwarna putih yang berfungsi menambah kekentalan formula dan menyerap minyak, menciptakan efek sentuhan kulit yang halus seperti beludru.
  • Ethoxydiglycol: Pelarut dan peningkat penetrasi.
  • Ammonium Acryloyldimethyl Taurate VP: Pengental sintetis yang memberikan tekstur pada produk.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.
  • PEG-100 Stearate: Pengemulsi yang membantu menstabilkan formula.
  • Polyacrylamide: Pengental sintetis.
  • C13-14 Isoparaffin: Pengemulsi, peningkat viskositas formula, dan emolien.
  • Laureth 7: Pengemulsi.
  • Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
  • BHT: Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
  • Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Parfum: Pewangi.
  • T-Butyl Alcohol: Pelarut.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Potassium Sorbate: Pengawet.
  • Polylysine: Pengawet makanan alami.

Kesimpulan

✔️ White Story Acne Day Cream mengandung 8 bahan utama (key ingredients) yang sangat bermanfaat untuk merawat kulit berjerawat dan berminyak.

✔️ Bahan-bahan yang efektif untuk mengatasi jerawat antara lain salicylic acid dan witch hazel.

✔️ Untuk kulit berminyak, salicylic acid, witch hazel, dan ekstrak jamur agarikon menjadi pilihan yang tepat.

✔️ Keberadaan niacinamide, si bahan serba bisa, menambah nilai plus produk ini.

✔️ Centella, allantoin, dan chamomile bekerja sama untuk menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan akibat jerawat.

✔️ Produk ini dilengkapi dengan filter UVB, namun tidak memiliki filter UVA. Oleh karena itu, disarankan untuk melapisinya dengan sunscreen tambahan guna memaksimalkan perlindungan dari paparan sinar UV.

✔️ Bebas alkohol.

✔️ Bebas paraben.

✔️ Bebas minyak (oil-free).

Tingkat potensi komedogenik dari bahan-bahan yang digunakan tidak terlalu mengkhawatirkan.

  • Cetyl alcohol (tingkat komedogenik 3)
  • Cetearyl alcohol (tingkat komedogenik 2)

❗ Produk ini tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne, karena mengandung glyceryl stearate dan PEG-100 stearate. Peringatan ini ditujukan khusus bagi pemilik kulit yang memiliki masalah fungal acne.

✔️ Sangat ideal untuk kulit yang berjerawat/bruntusan, berminyak berlebih, rentan berjerawat (acne-prone skin), memiliki pori-pori besar, serta kulit yang mengalami iritasi dan kemerahan.

✔️ Diklaim aman untuk kulit sensitif.

✔️ Boleh digunakan mulai usia 12 tahun ke atas.

✔️ Merupakan produk lokal yang sudah terdaftar BPOM dan diproduksi oleh PT Pillars Cosmetiklon Indonesia.

✔️ Kisaran harga produk ini berada di angka 30.000-40.000 Rupiah untuk kemasan 30ml.

White Story Acne Day Cream. Sumber: shopee

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *