GoNaturalCare.com – Vibrant Glamour Retinol Cream adalah produk perawatan wajah yang diformulasikan untuk mengatasi penuaan, kerutan, lingkaran hitam, dan kantung mata, serta berfungsi sebagai pelembap. Menurut klaim situs resminya, krim anti-aging ini mengandung 2,5% retinol murni. Namun, konsentrasi tersebut tidak tertera pada kemasan produk.
Menariknya, informasi dari situs Skintypesolution menyebutkan bahwa konsentrasi retinol tertinggi yang tersedia secara bebas (over-the-counter/OTC) adalah 3%, namun yang umum beredar di pasaran hanya mencapai 1%. Tingkat konsentrasi 1% ini sendiri sudah dianggap sebagai kekuatan tinggi, seringkali dibanderol dengan harga premium dan disertai anjuran penggunaan yang ketat.
Meskipun demikian, keinginan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari produk perawatan kulit seringkali mendorong konsumen untuk mencari produk dengan bahan-bahan unggulan, terlepas dari kompleksitas penggunaannya.
Penjelasan Ingredients Vibrant Glamour Retinol Cream
Berikut adalah daftar lengkap bahan yang terkandung dalam Vibrant Glamour Retinol Cream:
Water, butanediol, glycerinum, Aloe barbadensis leaf extract, caprylic/capric triglyceride, ethylhexyl Palmitate, isonoanoic acid butyl Ester, tremella Fuciformis polysaccharides, butyrospermum parkii butter, cetostearyl Alcohol, cetearyl glucoside, ascorbic acid, retinol, acetyl hexapeptide 8, arbutin, amino-propanol ascorbate phosphate, hydroxypropyl tetrahydropyranitol, glycyrrhiza Glabra Licorice root extract, deer Bone collagen, trehalose, Oat (avena sativa)- glucan, Citrus aurantium Dulcis fruit extract, ceramide 1, paeonia albiflora root extract, 1,2 hexylene Glycol, tocopherol (Vit E), ectoin, sodium hyaluronate, edta disodium, Essence.
Key Ingredients
Aloe barbadensis leaf extract: Merupakan pelembap yang baik, memiliki sifat anti-inflamasi, dan membantu proses penyembuhan luka. Ekstrak ini juga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang menutrisi, menenangkan, melembapkan, serta melindungi kulit.
Tremella Fuciformis polysaccharides (Snow Mushroom): Kandungan polisakarida tinggi pada jamur salju ini memiliki kapasitas pengikatan air yang luar biasa, berfungsi sebagai humektan yang efektif untuk menjaga kelembapan kulit. Selain itu, ia membantu menjaga elastisitas kulit, menyamarkan garis halus, serta bertindak sebagai antioksidan untuk mencegah stres oksidatif dan inflamasi, sehingga memberikan efek anti-aging.
Butyrospermum parkii butter (Shea Butter): Lemak yang diekstrak dari pohon kacang Afrika ini kaya akan asam lemak esensial seperti linoleic acid dan omega-3. Shea butter berfungsi menutrisi kulit, sebagai pelembap alami, memiliki sifat anti-inflamasi, dan sangat baik untuk menjaga kesehatan lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Ascorbic Acid: Bentuk aktif dan murni dari Vitamin C ini bekerja langsung tanpa perlu konversi di dalam kulit. Manfaat utamanya sebagai antioksidan, memicu produksi kolagen, serta memudarkan pigmentasi dan bekas jerawat. Namun, bentuk ini tidak stabil dan rentan teroksidasi jika terpapar udara dan cahaya.
Retinol: Diakui sebagai salah satu bahan anti-aging paling terbukti secara ilmiah. Retinol memerlukan dua tahap konversi di dalam kulit untuk bekerja optimal. Secara umum, retinol 10-20 kali lebih lembut dibandingkan retinoic acid. Bahan ini efektif membuat kulit tampak lebih halus (mengurangi kerutan), kencang, dan meratakan warna kulit, serta membantu mengatasi masalah jerawat.
Acetyl Hexapeptide-8 (Argireline): Dikenal dengan efek “mirip botox”, argireline diklaim mampu menargetkan kerutan halus, terutama di area garis senyum (smile line) dan sudut mata (crow’s feet). Studi in-vivo menunjukkan bahwa aplikasi 10% Argireline di sekitar mata selama 15 hari dapat mengurangi kerutan hingga 17% dan secara signifikan meningkatkan kadar kelembapan kulit.
Arbutin: Senyawa alami yang diekstrak dari tumbuhan seperti bearberry dan cranberry. Arbutin bekerja sebagai agen depigmentasi dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase, menjadikannya alternatif yang lebih alami dibandingkan hydroquinone untuk mencerahkan kulit.
Amino-propanol Ascorbate Phosphate (AAP): Merupakan turunan terbaru dari Vitamin C yang larut dalam air dan sangat stabil. AAP memiliki tiga fungsi utama: sebagai antioksidan, pencerah kulit, dan anti-kerut. Studi in-vivo pada 33 partisipan menunjukkan bahwa 0,5% AAP mampu mengurangi hiperpigmentasi sebesar 29-33% setelah 8 minggu penggunaan.
Hydroxypropyl Tetrahydropyranitol (Pro-Xylane): Termasuk dalam kategori bahan yang berkomunikasi dengan sel kulit (cell-communicating ingredients). Berbasis Xylose, sebuah molekul gula yang ditemukan pada tumbuhan beechwood, Pro-Xylane diklaim dapat meningkatkan produksi GAGs (Glycosaminoglycans). GAGs adalah komponen penting dalam Natural Moisturizing Factor (NMF) yang menjaga hidrasi, elastisitas, kelembutan kulit, serta melindungi skin barrier.
Glycyrrhiza Glabra Licorice Root Extract (Ekstrak Akar Manis/Licorice): Populer sebagai bahan pencerah yang aman, ekstrak licorice mengandung senyawa aktif glabridin yang membantu mencegah pigmentasi, dan glycyrrhizin yang meredakan peradangan kulit.
Deer Bone Collagen: Kolagen yang berasal dari tulang rusa. Manfaatnya diperkirakan serupa dengan kolagen pada umumnya, yaitu membantu menghidrasi dan menjaga elastisitas kulit.
Trehalose: Sejenis gula alami yang ditemukan pada tumbuhan, termasuk kaktus. Trehalose memiliki kemampuan mengikat air yang kuat, sehingga dapat menahan kelembapan kulit dalam waktu lebih lama.
Oat (Avena Sativa) Glucan: Senyawa glucan yang diekstrak dari oat. Bahan ini membantu menghidrasi, menenangkan (soothing), mengencangkan (firming), serta mempercepat penyembuhan luka. Oat glucan juga memiliki sifat anti-iritasi dan anti-inflamasi.
Citrus Aurantium Dulcis Fruit Extract (Ekstrak Buah Jeruk): Mengandung Vitamin C dan antioksidan flavonoid seperti hesperidin, naringin, luteolin, dan ferulic acid yang bersifat anti-inflamasi. Hesperidin dan luteolin juga dapat bertindak sebagai penghambat tyrosinase, mengurangi produksi melanin. Selain itu, ekstrak jeruk mengandung AHA alami seperti citric acid dan malic acid.
Ceramide 1: Ceramide adalah komponen penting dari skin barrier yang berfungsi menjaga kelembapan kulit dan melindunginya dari faktor eksternal.
Paeonia Albiflora Root Extract: Mengandung antioksidan paeoniflorin yang setara dengan Vitamin E, serta senyawa aktif Paeonol yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Ekstrak ini juga membantu mengaktifkan mekanisme pertahanan alami kulit, regenerasi, toning, dan firming.
Baca juga : Scarlett Whitening Age Delay
Tocopherol (Vitamin E): Vitamin E murni yang lebih mudah meresap ke dalam kulit. Berfungsi sebagai antioksidan, pelembap, melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB, dan menjaga kestabilan formula agar tidak mudah teroksidasi.
Ectoin: Asam amino alami yang diproduksi oleh mikroorganisme yang hidup di lingkungan ekstrem. Ectoin memiliki sifat anti-aging, anti-polusi, dan melindungi kulit dari stres. Bahan ini mencegah kerusakan sel kulit, menstabilkan struktur protein dan sel, serta membantu memperbaiki kondisi kulit seperti iritasi, masalah skin barrier, kulit menua, kering, kasar, dan tekstur tidak rata, sekaligus meningkatkan kemampuan pertahanan kulit.
Sodium Hyaluronate: Bentuk garam dari hyaluronic acid dengan ukuran molekul yang besar (high molecular weight). Bahan ini mampu mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya. Sodium hyaluronate bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung (protective barrier) yang mencegah dehidrasi dan baik untuk kesehatan skin barrier.
|
|
| Vibrant Glamour Retinol Cream. Sumber: website vibrant Glamour |
Bahan Pelengkap
- Water
- Butanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan (menarik kelembapan).
- Glycerinum (Glycerin): Pelarut, mirip dengan komponen alami kulit (skin identical), dan humektan.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien berbasis bahan alami yang membantu melembutkan kulit.
- Ethylhexyl Palmitate: Gabungan alkohol lemak dan palmitic acid. Berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan pelarut. Penggunaannya bisa bervariasi antara 2-50% tergantung formula dan hasil akhir yang diinginkan.
- Isonoanoic Acid Butyl Ester: Bahan ini tidak tercantum secara INCI standar. Kemungkinan yang dimaksud adalah butyl isononanoate, yang fungsinya mirip dengan isononyl isononanoate sebagai emolien.
- Cetostearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Cetearyl Glucoside: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- 1,2 Hexylene Glycol: Penulisan bahan ini dalam INCI kurang jelas. Jika yang dimaksud adalah Hexylene Glycol, fungsinya adalah pelarut. Jika 1,2 Hexanediol, ia berfungsi sebagai pelarut, pengawet, dan humektan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralkan ion logam, mencegahnya mengganggu kestabilan formula.
- Essence: Tidak tercantum secara INCI. Kemungkinan besar merujuk pada fragrance atau parfum.
Kesimpulan
✔️ Vibrant Glamour Retinol Cream mengandung 19 bahan utama yang diformulasikan untuk perawatan anti-aging.
✔️ Bahan-bahan yang bermanfaat untuk anti-aging meliputi: Ascorbic Acid, Retinol, Peptide, Ectoin.
✔️ Untuk mencerahkan kulit (skin brightening), terdapat bahan seperti: Ascorbic Acid, Arbutin, Amino-propanol Ascorbate Phosphate, Licorice, Citrus.
✔️ Ada 10 bahan yang baik untuk menjaga kelembapan dan integritas skin barrier: Aloe barbadensis leaf extract, Tremella Fuciformis Polysaccharides, Butyrospermum Parkii Butter, Hydroxypropyl Tetrahydropyranitol, Deer Bone Collagen, Trehalose, Oat (Avena Sativa)-Glucan, Ceramide 1, Ectoin, Sodium Hyaluronate.
✔️ Tekstur produk dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
|
|
| Tekstur Vibrant Glamour Retinol Cream. Sumber: Shopee. |
✔️ Dianjurkan untuk digunakan hanya pada rutinitas malam hari (PM Routine).
✔️ Produk ini bebas alkohol, paraben, silikon, dan minyak (oil-free).
Potensi komedogenik (menyumbat pori) dari beberapa bahan:
- Ethylhexyl Palmitate (nilai 2-4)
- Cetostearyl Alcohol (nilai 2)
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung shea butter dan ethylhexyl palmitate. Pengguna dengan riwayat fungal acne disarankan berhati-hati.
❗ Produk retinol umumnya tidak disarankan untuk ibu hamil.
❗ Menurut situs Incidekoder, terdapat beberapa bahan yang penulisannya tidak sesuai standar INCI:
- Isonoanoic Acid Butyl Ester, kemungkinan maksudnya adalah butyl isononanoate.
- Amino-propanol Ascorbate Phosphate, kemungkinan maksudnya adalah aminopropyl ascorbyl phosphate.
- Deer Bone Collagen, seharusnya ditulis collagen saja.
- 1,2 Hexylene Glycol. Penulisan ini ambigu, bisa merujuk pada Hexylene Glycol atau 1,2 Hexanediol.
Kesalahan penulisan ini dapat menimbulkan kebingungan.
❗ Berdasarkan Incidekoder, produk ini tidak mencantumkan pengawet meskipun memiliki PAO (Period After Opening) 12 bulan dan masa simpan 3 tahun setelah produksi. Kemungkinan pengawet yang digunakan adalah 1,2 Hexanediol namun salah ditulis menjadi 1,2 Hexylene Glycol.
✔️ Produk ini diproduksi di Tiongkok. Nomor BPOM: NA11220100319. Produsen: Shanghai Yanmei Trading Co., Ltd. Room 48, Floor 1, Building 18, Lane 468, Xinsiping Road, Fengxian District, Shanghai.
✔️ Harga produk berkisar antara Rp 40.000 – Rp 60.000 untuk ukuran 30gr, namun dapat juga ditemukan dengan harga di atas Rp 100.000 tergantung penjual.



Leave a Reply